
"Tolong, jangan terlalu dekat denganku," Ornado langsung menahan langkah kakinya untuk mendekat ke arah ranjang rumah sakit Cladia, begitu mendengar perkataan Cladia.
Dengan sedikit menahan nafasnya Ornado berjalan ke arah kursi yang berada agak jauh dari Cladia, menariknya dan duduk menghadap ke arah Cladia yang terlihat termenung sambil menatapnya dengan pandangan menyelidik.
"Maaf, walaupun semua orang mengatakan kalau kita sudah menikah, tolong beri aku waktu untuk berpikir dengan tenang, karena sampai saat ini aku belum bisa mengingat tentang hubungan kita selama ini, maaf," Dengan wajah tetap tenang Ornado memandang ke arah Cladia dengan tetap tersenyum.
"Apapun yang kamu inginkan Amore mio, aku sudah berjanji akan melakukan apapun yang kamu inginkan asal kamu tersadar kembali," Cladia menatap dalam-dalam ke arah Ornado, berusaha melakukan penilaian, orang seperti apakah laki-laki yang sekarang sedang berdiri di hadapannya ini.
Cladia menarik nafas panjang, semua orang mengatakan bahwa laki-laki yang ada di hadapannya sekarang adalah suaminya, ayah dari anaknya, lalu siapa nama Al yang selalu terngiang dalam ingatannya? Apakah dia sudah berselingkuh? Mengkhianati suaminya? Atau apakah dia sudah menikah dua kali dengan pria yang berbeda? Membayangkan pikirannya yang semakin kemana-mana membuat Cladia merinding.
Jangankan berselingkuh atau menikah dua kali, dalam ingatannya sejak peristiwa 5 tahun lalu dia sudah memutuskan untuk tidak menikah dengan pria manapun.
Selama kamu sudah terbangun dari tidurmu, aku tidak perduli dengan ingatanmu tentang aku yang terhapus, aku akan membuatmu kembali mengingat tentang kita. Jika ingatan itu tidak bisa kembali, aku akan membuat ingatan baru tentang kita berdua dan membawamu kembali ke dalam pelukanku, dan aku akan melakukan apapun untuk itu. Tu sei I'unico per me, tutto per me, la donna della mia vita, ti amo pin di qualsiasi cosa (Kamulah satu-satunya untukku, segalanya untukku, wanita dalam hidupku, aku mencintaimu lebih dari apapun).
Ornado berkata dalam hati dengan matanya tetap memandang ke arah Cladia dengan dengan tatapannya yang lembut dan mesra, membuat Cladia harus buru-buru mengalihkan pandangannya agar laki-laki di hadapannya tidak melihat dia mulai gugup dan salah tingkah akibat tatapannya.
Sebuah suara dari arah pintu kamar yang dibuka membuat suasana hening diantara Ornado dan Cladia terpecahkan. Mata Cladia dan Ornado langsung menatap ke arah pintu. Begitu pintu terbuka tampak Dave dan Laurel yang langsung mendekat ke arah Cladia.
“Bagaimana kabarmu hari ini Cla? Apa sudah jauh lebih baik?” Cladia sedikit mengernyitkan keningnya, mendengar dokter wanita yang terlihat masih muda di depannya dengan santai memanggilnya dengan panggilan “Cla”, tanpa embel-embel seolah-olah hubungan mereka sudah sangat dekat. Melihat reaksi Cladia, Laurel tersenyum, lalu duduk di atas ranjang rumah sakit Cladia.
“Kamu juga melupakan aku? Aku Laurel, sudah beberapa lama ini aku menggantikan Renata untuk menjadi dokter pribadimu,” Mata Cladia terbeliak kaget begitu mendengar dokter itu menyebutkan namanya.
__ADS_1
“Laurel? Laurel Tanputra?” Begitu Laurel mengangguk, tubuh Cladia langsung mendekat ke arahnya dan memeluknya dengan erat.
“Sudah lama sekali, sudah lebih dari 7 tahun kita tidak bertemu, benar tidak?” Laurel tertawa kecil mendengar perkataan Cladia, membuat Cladia melepaskan pelukannya dan memandanganya dengan heran.
“Kenapa kamu tertawa? Apa aku salah bicara?” Laurel langsung mengangguk mendengar pertanyaan dari Cladia.
“Belum ada seminggu lalu kita bertemu, menghabiskan waktu kita untuk berenang di rumahmu, sedang kedua pria hebat milik kita ini melakukan latihan taekwondo mereka,” Laurel mengarahkan tangannya kepada Dave dan Ornado, Cladia kembali terlihat bingung, matanya melirik ke arah Ornado dan Dave bergantian mencoba mencerna kata-kata Laurel.
“Sepertinya aku harus mengenalkan ulang Dave kepadamu, dia suamiku, salah satu teman dari Ornado juga, kita sudah beberapa kali bertemu, termasuk sebelum dan sesudah kalian pulang dari Italia untuk event perusahaan kalian,” Cladia terdiam, rasanya tidak mungkin sekali dia pergi ke Italia, sejak 5 tahun lalu belum pernah sekalipun dia melakukan perjalanan yang mengharuskan dia bertemu banyak orang apalagi bertemu dengan banyak laki-laki asing.
Darimana dia memiliki keberanian sebesar itu untuk pergi ke Italia, dan bersama siapa? Cladia melirik ke arah Ornado sekilas.
Cladia berkata dalam hati dengan sedikit menghela nafasnya, mencoba untuk menenangkan pikirannya, karena dia masih belum bisa mengingat apapun tentang Ornado.
“Oke, jangan terlalu memaksakan dirimu Cla, kamu harus tetap menjaga emosimu supaya tidak mempengaruhi kondisi bayi di dalam kandunganmu,” Laurel bangkit dari duduknya, lalu mendekat ke arah Ornado.
“Ad, kami akan menjelaskan apa yang sedang dialami Cladia, kamu mau kami menjelaskannya disini atau kita pergi ke kantor?” Ornado baru saja mau menjawab pertanyaan Laurel, ketika Cladia langsung memotongnya.
“Jelaskan saja disini, aku juga ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi padaku,” Ornado tersenyum sambil mengangkat bahunya pelan mendengar permintaan dari Cladia.
“Lakukan saja sesuai permintaan istriku,” Ornado bangkit berdiri, berjalan mendekat ke arah Laurel dan Dave yang berdiri tak jauh dari Cladia.
__ADS_1
“Ok, kami akan jelaskan,” Dave memulai penjelasannya.
“Karena terjadi benturan di kepala Cladia sebelum dia tidak sadarkan diri, sekarang Cladia mengalami amnesia (Amnesia merupakan kondisi ketika seseorang kehilangan memori ingatannya, gangguan ini menyebabkan seseorang tidak bisa mengingat pengalaman, kejadian yang pernah dialami, dan mengingat informasi. Selain dipicu oleh adanya kondisi kesehatan yang serius, penyebab amnesia juga bisa terjadi karena orang mengalami cedera kepala, misalnya karena jatuh, kecelakaan lalu lintas, maupun saat sedang berolahrag). Yang dialami oleh Cladia merupakan jenis amnesia global sementara,”
(Ada beberapa jenis amnesia, amnesia retrograde (Amnesia jenis ini ditujukan kepada seseorang yang kesulitan untuk memperoleh kembali ingatan di masa lalu. Hal yang menyebabkan seseorang mengidap amnesia jenis ini karena pernah mengalami cedera pada otak atau pernah menjalani operasi di bagian kepala, sehingga mengakibatkan hilangnya sebagian memori ingatan. Bisa jadi amnesia ini dikarenakan kurangnya nutrisi dalam tubuh atau adanya kerusakan pada otak), blackout amnesia (Amnesia jenis ini disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang. Seseorang yang mengalami blackout amnesia ini akan kehilangan memorinya dalam keadaan mabuk. Setelah sadar, orang yang mengalami blackout ini akan lupa apa yang dikatakan atau dilakukan pada saat mereka dalam keadaan mabuk), Transient Clobal Amnesia (atau disebut amnesia global sementara. Amnesia jenis ini masih belum bisa dimengerti sepenuhnya. Namun, kehilangan ingatan yang terjadi pada kondisi ini biasanya bersifat ringan dan sementara. Saat mengalami amnesia ini, penderita akan merasa bingung atau gelisah yang hilang timbul dan berulang. Pengidap amnesia jenis ini biasanya akan mengalami hilang ingatan pada kejadian tertentu secara total atau sebagian, walaupun kejadian tersebut baru saja dialaminya. Amnesia jenis ini disebabkan karena adanya cedera yang berhubungan dengan kepala), Amnesia Lakunar (Pengidap amnesia ini akan mengalami hilangnya ingatan mengenai suatu peristiwa secara acak. Amnesia jenis ini tidak akan merusak ingatan di masa lalu atau yang baru saja terjadi. Amnesia jenis ini terjadi karena seseorang mengalami kerusakan pada bagian otak yang terjadi pada limbik), Amnesia disosiatif (Amnesia jenis ini merupakan kondisi ketika pengidap tidak mampu untuk mengingat berbagai informasi pribadi yang bahkan dinilai sangat penting. Pengidap amnesia jenis ini bisa saja lupa siapa nama dan segala hal yang erat kaitannya dengan pribadinya. Biasanya, pengidap amnesia jenis ini pernah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan trauma pada kepalanya, atau bisa juga karena mengalami kondisi stres, Amnesia Infantil (Amnesia jenis ini merupakan istilah lain dari childhood amnesia. Amnesia ini mengakibatkan orang dewasa tidak bisa mengingat ingatan atau peristiwa dengan spesifik masa kecil. Penyebabnya bisa saja karena pengidap amnesia jenis ini mengalami reorganisasi otak dengan masuknya berbagai macam hal baru ke dalam otak mereka untuk mereka pelajari), Amnesia Anterograde (Jenis amnesia ini merupakan gangguan daya ingat terkait peristiwa masa lalu yang masih melekat pada pengidap amnesia jenis ini. Namun, pengidap anemia ini hanya dapat mengingat peristiwa yang sudah berlalu. Penyebabnya adalah karena adanya peradangan pada bagian jaringan otak seseorang, akibat dari suatu penyakit. Bisa juga kondisi ini terjadi karena pengidap mengalami keracunan alkohol yang menyerang otak. Nah, akibat dari amnesia anterograde ini, pengidap hanya bisa mengingat kejadian dan peristiwa sebelum mengalami amnesia).
“Seperti yang sudah aku jelaskan kemarin, bahwa karena benturan yang terjadi pada Cladia hanya mencederai dinding otak, maka amnesia yang dia alami sekarang akan mudah disembuhkan. Jadi kemungkinan dia akan mengalami amnesia sementara namun jangka waktunya sembuhnya tidak dapat diperkirakan dengan pasti, karena dari berbagai kasus yang pernah terjadi, waktu penyembuhannya akan berbeda-beda.” Ornado melirik ke arah Cladia yang wajahnya terlihat sedikit lega mendengar penjelasan dari Dave bahwa amnesia yang dialaminya tidak parah dan bisa disembuhkan.
“Apa yang harus kami lakukan agar bisa mempercepat kesembuhannya?” Mendengar pertanyaan Ornado, Laurel mendekat ke arah Cladia, lalu mengelus lembut punggungnya.
“Aku akan meresepkan beberapa vitamin untuknya, tapi selain itu kalian harus menggunakan alat bantu seperti, smartphone, buku catatan, buku-buku yang dia pernah baca, mengajaknya mengunjungi tempat-tempat yang pernah dia kunjungi, menunjukkan foto-foto agar dia dapat mengingat kembali kejadian-kejadian yang pernah dia alami di masa lalu, bahkan mungkin perlu dilakukakan pengulangan tentang peristiwa yang pernah dia alami, supaya dengan efek dejavu (Déjà vu, dari bahasa Prancis, secara harfiah "pernah dilihat", adalah fenomena merasakan sensasi kuat bahwa suatu peristiwa atau pengalaman yang saat ini sedang dialami sudah pernah dialami di masa lalu. Déjà vu adalah suatu perasaan telah mengetahui dan déjà vécu adalah sebuah perasaan mengingat kembali), kita berharap dia bisa mengingat kembali kenangan-kenangan yang pernah dia alami,” Cladia melirik ke arah Ornado yang sedang serius mendengar penjelasan dari Laurel, membuat Cladia tanpa sadar menyungingkan senyum tipis di bibirnya, melihat laki-laki itu begitu terlihat tampan dan berwibawa, sosok pria yang sungguh mengagumkan.
Dan semua orang mengatakan pria menawan itu adalah suaminya. Cladia tak habis pikir, kenapa laki-laki itu mau menjadi suaminya, sedangkan dengan pesonanya dia bisa dengan mudah mendapatkan wanita hebat yang sebanding dengannya.
Sepertinya kamu laki-laki yang baik, dan sepertinya kamu begitu perduli denganku, benarkah dulunya kita saling mencintai? Mungkinkah ada pria yang bisa membuatku jatuh cinta setelah peristiwa 5 tahun yang lalu?Apa yang sudah kamu lakukan untukku sehingga bisa membuatku jatuh cinta padamu? Apakah kamu benar - benar mencintaiku? Dan apa yang telah membuatmu jatuh cinta padaku?
Cladia berkata dalam hati sambil matanya mengarah ke depan dengan pandangan kosong.
“Cla…,” Mendengar panggilan pelan dari Laurel, Cladia sedikit tersentak, kepalanya langsung menoleh ke arah Laurel.
“Jangan khawatir, kamu pasti bisa sembuh, apalagi ada Ad yang aku jamin akan selalu mendukungmu, dia itu sudah seperti malaikat pelindung bagimu, pasti dia akan melakukan yang terbaik untukmu. Aku rasa dia adalah orang yang paling ingin melihat kamu segera mengingat semuanya,” Ornado tersenyum simpul mendengar pujian dari Laurel, sedang Cladia hanya bisa mengangguk, tanpa berani menyungingkan senyum di bibirnya, berusaha keras untuk menahan senyumnya.
__ADS_1