Oh My Lady

Oh My Lady
Aksi Black Rose


__ADS_3

"hanya segitu kemampuan mu King Aldrego , bagaimana kau bisa menjaga kekasih mu itu he, sebentar lagi dia yang akan menjadi mainan ku" ucap Kazume dengan angkuh memandang Kenzo yang lagi lagi terjatuh dengan darah yang sudah membasahi wajah dan perut nya


"Jangan ganggu dia brengsek, " bentak Kenzo. Sekuat mungkin dia berusaha berdiri dan kembali menghajar Kazume, namun dengan mudah Kazume menghindar dan kembali menendang perut nya membuat Kenzo jatuh terduduk dengan lemas.


Kazume mengambil kembali samurai nya dan menatap tajam Kenzo yang tergeletak di tanah.


"Kau tenang saja, aku tidak akan macam macam dengan nya, aku hanya akan sedikit bermain dengan ratu mafia itu." Ucap nya dengan seringai tajam nya


"Dan sekarang waktu nya untuk menyelesaikan permasalahan diantara kita tuan Amerika" desis nya tajam sembari mengangkat samurai nya dan melayangkan kan pada Kenzo namun dengan sekuat tenaga Kenzo berguling untuk menghindari benda tajam nan mengkilat itu


Kazume hanya menyeringai dan tanpa Kenzo duga dia melayangkan tendangan nya kembali membuat Kenzo terbatuk darah dan kembali pasrah jika malam ini dia mati ditangan Kenzo, dan tentu nya membawa mati cinta nya untuk Queen rose.


Samurai dilayangkan Kazume membuat Kenzo memejamkan mata nya dan


Trang


Suara samurai terjatuh disebelah tubuh Kenzo membuat pria itu membuka mata nya dan melihat Kazume yang meringis saat tangan nya terkena tembakan dari seseorang.


Baik Kenzo maupun Kazume langsung melihat kearah tembakan, dan mata mereka seketika membeliak kaget melihat seorang wanita bertopeng dengan gagah nya namun terkesan anggun tengah menodong kan senjata nya kearah Kazume.


"Rose" gumam Kenzo menatap kaget Angel yang baru tiba disana.


Angel mendapat kabar bahwa saat ini klan Hyuga dengan klan Ardego bertarung dipelabuhan Tokyo, sehingga tanpa fikir panjang dia langsung ketempat itu untuk membantu mantan kekasih nya itu.


"Wow, ternyata kau datang tepat waktu Queen, benar benar pasangan serasi" geram Kazume yang sama sekali tidak mengetahui kedatangan black rose


Kenzo langsung menendang kaki Kazume dengan kuat membuat pria itu langsung terjatuh.


Angel segera membantu Kenzo berdiri karena keadaan nya yang memang sudah terlihat lemah.


Kenzo menatap wajah Angel dengan lekat, meski tertutupi topeng tapi itu sudah cukup membuat hati nya seperti tersiram air yang menyejukkan.

__ADS_1


Mereka langsung berlari dan bersembunyi dibalik kotak chargo untuk bersembunyi dari Kazume yang terlihat kesal dan menggeram, anak buah black rose dan klan Aldrego kini saling membantu untuk mengalahkan musuh.


Dan tentu saja Edward seperti mendapat angin segar saat ini karena beberapa saat lalu saat King nya terdesak dia sudah merasa putus asa, namun kedatangan black rose sungguh membuat semangat nya dan pasukan nya kembali bangkit.


"Kenapa kau kemari rose?" Tanya Kenzo menatap lekat wajah Angel yang kini tengah melilitkan syal nya keperut Kenzo


"Kenapa kau kemari juga, apa kau tidak tahu keadaan mu seperti ini. Jika kau mati bagaimana , dasar bodoh" kesal Angel sembari terus melilitkan syal keperut Kenzo


Kenzo hanya tersenyum sendu menatap wanita yang masih memenuhi seluruh hati dan fikiran nya itu


"Apa kau akan sedih jika aku mati?" Tanya Kenzo masih menatap lekat wajah Angel. Angel juga kembali menatap wajah Kenzo yang dipenuhi oleh luka


"Pertanyaan apa itu Al, kau selalu bilang padaku untuk menjaga diriku dengan baik sehingga kita bisa menua bersama. Dan lihat, apa yang kau lakukan sekarang, kau mau mati sia sia disini" gumam Angel menatap serius wajah Kenzo, seseorang yang pernah mengisi hati nya dahulu


"Kau masih mengingatnya" kata Kenzo terkekeh pelan


"Sudahlah, diam disini, aku akan menyelesaikan ini" kata Angel hendak berdiri namun Kenzo menahan nya membuat Angel kembali bersimpuh didepan Kenzo


"Kita, kita yang akan menyelesaikan nya" kata Kenzo serius


"Kau juga tidak bisa bertarung bukan, kau sedang mengandung, dan apa aku bisa membiarkan mu bertarung sendiri disana, aku tidak selemah itu rose." Kata Kenzo serius membuat Angel menghela nafas nya dengan berat


"Baiklah, tapi ingat "


"Jaga dirimu baik baik agar kita bisa menua bersama" kata Angel dan Kenzo bersama hingga membuat mereka saling tertawa lucu namun dengan mata yang berkaca kaca. Perkataan itu selalu mereka ucapkan dulu saat akan bertarung melawan musuh ataupun saat menjalankan misi mereka.


"Rose, ini permintaan terakhirku sebagai mantan kekasihmu, bolehkah aku memelukmu, untuk yang terakhir kali" kata Kenzo menatap sendu Angel yang langsung terpaku mendengar permintaan Kenzo


Angel pun hanya mengangguk pelan membuat Kenzo langsung memeluk nya dengan erat, menikmati kehangatan yang terakhir dengan wanita yang dia cintai


Setelah itu dia melepaskan pelukan nya dari Angel

__ADS_1


"Terimakasih, jika aku tidak selamat tolong cari dimana adikku berada, dan maafkan kebodohan orang tuaku dulu" pinta Kenzo membuat Angel mengangguk pelan


"Dan jika aku yang tidak selamat, tolong cari suamiku, dan maafkan aku yang pernah menyakiti hatimu" kata Angel pula membuat Kenzo lagi lagi tertawa sendu


"Jadi suamimu juga diculik" tanya nya masih dengan tertawa kecil


"Entah lah, dia tidak ada kabar dari kemarin, dan itu yang membuat ku kemari" jawab Angel


"Baiklah, ayo berjuang bersama untuk yang terakhir kali, my Queen" ajak Kenzo sembari menjulurkan tangan nya pada Angel. Angel pun langsung menggapai tangan Kenzo.


Mereka keluar dari persembunyian mereka untuk menghajar musuh yang sudah berani mengusik mereka.


Edward dan Jorge yang sedang menghalau musuh terlihat memandang King dan ratu mafia itu bergantian.


Mereka menembaki musuh dengan gesit dan lincah tanpa takut apapun.


Tatapan dan sorot mata mereka menajam bak samurai yang tengah dimainkan oleh Kazume dan Nakagame


Kazume langsung menyeringai melihat King dan ratu mafia yang dilihat nya sangat serasi itu.


"Malam ini ku habisi kalian semua" desis Kazume dengan dendam dihati nya.


Angel dan Kenzo menembaki dan menyabetkan pedang nya pada musuh yang baru saja mereka dapatkan dari Edward dan juga Jorge.


Ini pertarungan pertama mereka sejak mereka berpisah beberapa tahun yang lalu. Mereka saling membantu dan saling melindungi tanpa berjauhan sedikitpun membuat seorang pria yang tengah menatap mereka dari kejauhan terlihat sendu dan mendesah nafas dengan berat.


Sedari tadi dia mengamati Angel dan Kenzo , bahkan dia melihat dengan jelas saat mereka berpelukan dan tertawa sedih bersama.


Ada rasa pedih dihati nya, juga rasa cemburu yang tidak bisa dia elakan, tapi ini bukan saat nya dia marah tentang perasaan nya.


Yang terpenting saat ini adalah keselamatan mereka semua.

__ADS_1


..


happy reading. 😉


__ADS_2