
Malam ini Gean telah bersiap untuk pergi keacara peresmian cabang agensi modeling milik mr Ken yang ada dikota buenas Aries itu menggantikan Cristian yang tidak bisa hadir.
Dia sedang berdiri didepan cermin saat pintu kamar nya dibuka oleh Angel
"kau sudah mau pergi kak?" tanya Angel berjalan mendekat kearah Gean
"ya, acara nya akan mulai setengah jam lagi. Ini saja sudah terlambat mengingat perjalanan kesana memakan waktu yang lama" ungkap Gean sembari memasang dasi dileher nya.
Angel pun mengambil alih dasi Gean dan memasangkan nya dileher pria itu.
"kau baik baiklah dirumah. Jangan pernah keluar rumah. Diluar sedang tidak aman" ungkap Gean menatap lekat wajah cantik Angel
"iya" jawab nya singkat.
'huh, aku hampir mengira kau adalah pemimpin black rose. Ternyata dugaan ku salah. Lalu siapa sebenar nya wanita itu, mengapa suara mereka sangat mirip, walau memang Queen rose terkesan lebih dingin' batin Gean masih termenung
Angel pun menepuk pelan dada Gean membuat pria itu sedikit terhenyak.
"kenapa kau suka sekali melamun kak?" tanya Angel dengan senyum nya ketika melihat wajah Gean yang terkejut
"ah, tidak ada. Baiklah aku sudah harus pergi. Jaga dirimu " ucap Gean sembari mengecup singkap pucuk kepala Angel
"ya, hati hati" balas Angel.
Diapun mengantar Gean sampai depan rumah dimana Erick sudah menunggu disamping mobil nya dengan wajah yang mematung menatap kearah Angel.
Gean berjalan mendekat kemobil dan menepuk pelan pundak Erick.
"ayo kita pergi" ajak nya membuat Erick terkesiap
"ah iya, silahkan tuan" ucap Erick sembari membukakan pintu untuk Gean.
Angel melambaikan tangan nya sejenak kemudian kembali masuk kedalam rumah mewah itu.
..
Didalam mobil ..
"tuan" panggil Erick
"hmm" gumam Gean yang masih mengecek ponsel nya
"bagaimana keadaan tuan Criss?" tanya Erick melirik Gean dari kaca depan
Gean terlihat menghela napas nya dan menyimpan ponsel nya kesaku celana.
"entah lah. Ketika ku tinggal dia masih belum sadar. Mereka bilang Cristian terkena racun berbahaya yang bisa merusak seluruh bagian organ vital nya" ungkap Gean sendu dan Erick langsung terhenyak
"apa, lalu dimana tuan Criss sekarang?" tanya Erick lagi
"dimansion black rose" ungkap Gean dan lagi lagi Erick menatap Gean dari kaca depan mobil
"kenapa tidak dibawa kerumah sakit tuan,?" tanya Erick lagi
"entah lah, mereka bilang penawar nya hanya ada pada sipembuat racun, dan mereka akan berusaha untuk membuat penawar nya, mungkin tengah malam nanti penawar itu sudah ada. Aku tak bisa berbuat banyak selain mempercayakan Cristian pada mereka" ungkap Gean lirih
__ADS_1
Erick pun menghela nafas nya sejenak
"lalu siapa sebenar nya pemimpin black rose itu?" tanya Erick lagi dan lagi
"ku kira dia adalah adik ku, dan aku sudah yakin saat berada disana, mengingat mereka memiliki perawakan yang sama meski Queen rose lebih dingin dan tatapan mata nya yang tajam, namun setiba nya aku dirumah, Angel juga masih berada dirumah dan tak ada kemanapun siang tadi ." ungkap nya kembali dengan wajah yang nampak frustasi
"berarti nyonya Angel tak ada hubungan nya dengan mereka" gumam Erick namun masih didengar oleh Gean.
"aku harap begitu" ucap Gean
"sebaik nya kita menyusun rencana untuk menyerang kelompok black hunter tuan. Kita tak bisa terus diam saja seperti ini. Meski kekuatan kita tak cukup, tapi apa salah nya kita mencoba kan. Saya juga yakin black rose pasti ada dibelakang kita nanti" ungkap Erick membuat Gean kembali menatap punggung nya.
"ya kau benar. Mereka sudah bertindak jauh bahkan sampai mencelakai Cristian. Setelah Cristian pulih kita akan menyerang mereka. Kau perintahkan lah anak buah mu untuk berlatih keras mulai sekarang." kata Gean
"siap tuan" balas Erick.
Tak lama kemudian mereka pun tiba disebuah gedung mewah bintang lima yang merupakan gedung agensi milik mr Ken.
Tampak tempat itu sudah ramai para tamu undangan dan juga penjagaan yang ketat. Begitu juga para wartawan pencari berita yang sudah mondar mandir mencari objek yang akan mereka publish nanti nya.
Erick dan juga Gean turun dari mobil dengan topeng yang menutupi separuh wajah mereka.
"bukan kah kita sudah seperti anggota black rose tuan?" tanya Erick disela langkah mereka
"haha, ya kau benar. Hanya tampang kita yang kurang menyeramkan" tambah Gean pula.
Erick pun hanya terkekeh pelan menanggapi omongan Gean.
Mereka berdua diperiksa oleh penjaga keamanan disana.
Kilatan kamera mengiri langkah kaki mereka.
"wow, kita sudah seperti artis saja" kata Erick saat salah satu lampu kamera media membidik kearah mereka
"ya, dan aku sangat risih jika begini. Ini kali pertamanya aku datang keacara yang banyak awak media" timpal Gean pula
"anda benar tuan. Seperti nya tuan Cris mendapatkan teman seorang artis dunia kali ini" kata Erick lagi
"mungkin saja dia juga ingin terkenal mengikuti jejak mr ken" ucap Gean sembari terkekeh pelan diikuti oleh Erick yang juga tertawa kecil
Mereka diarahkan kemeja mereka dimana para pengusaha berkumpul disana.
Terdapat banyak pengusaha dibidang hiduran dan beberapa nya pengusaha terbesar dikota itu, bahkan beberapa artis dan model juga memenuhi undangan dimalam itu.
Erick dan juga Gean duduk dikursi mereka masing masing sembari sesekali berjabat tangan dengan rekan bisnis yang mereka kenal.
Diatas panggung beberapa model telah berlenggak lenggok menampilkan gaya dan busana mereka yang terlihat glamor dan seksi.
"tuan, seperti nya pulang dari sini kita bisa memilih mereka untuk dijadikan kekasih bukan" bisik Erick ditelinga Gean
Gean pun mengernyitkan dahi nya dan menoleh kearah panggung didepan nya, dimana para model menampilkan kepiawayan mereka dengan senyum seindah bintang yang tak pernah pudar.
"Sejak kapan pikiran mu memikirkan wanita?" bisik Gean pula
"sejak tuan Cris dan nyonya Angel menikah tuan. Aku benar benar iri melihat kemesraan mereka" bisik nya lagi ditelinga Gean membuat pria itu tersenyum sinis
__ADS_1
"kau tak melihat mereka setiap saat saja sudah iri, bagaimana dengan ku yang serumah dengan mereka. Terkadang hatiku serasa mau lepas, kau tahu" balas Gean membuat Erick terkekeh pelan
"seperti nya kita memang sudah harus mencari kekasih tuan" kata Erick lagi membuat Gean mengangguk
"kau benar" ucap nya
Dan tak lama kemudian sang pemilik acara naik keatas panggung dengan gagah nya.
Membuat semua orang memandang kagum pria berwajah tampan dan menawan tersebut meski separuh wajah nya ditutupi oleh topeng namun tak membuat kharisma nya menghilang.
"wow, dia sangat keren" kata Gean memandang mr Ken yang tengah memberikan kata sambutan untuk peresmian agensi nya
"lebih keren dari tuan Criss" gumam Erick membuat Gean melirik sinis kearah nya
"eh, maaf tuan" ucap Erick cengengesan
"hmh, tak apa kau memang benar. Dulu aku kira Criss adalah orang yang paling tampan yang pernah kukenal, tapi ternyata diatas langit masih ada langit" jawab nya sembari menatap lekat mr Ken diatas panggung.
Erick langsung mengangguk dan tersenyum membenarkan perkataan Gean.
Setelah beberapa saat berpidato dan meresmikan cabang agensi nya, mr Ken turun dan menyapa seluruh kolega dan tamu nya.
Terakhir dia mendatangi meja Gean dan juga Erick yang langsung berdiri menyambut kedatangan mr ken bersama dengan seorang wanita cantik.
"tuan Gean dan juga sekretasis Erick??" tanya mr Ken memastikan
"ya tuan, anda benar. Selamat atas peresmian cabang agensi ini. Semoga selalu terus berjaya" ucap Gean menjabat tangan mr Ken diikuti oleh Erick
"terima kasih tuan. Oh ya dimana mr El?" tanya Mr Ken lagi
"dia sedang berhalangan tuan. Jadi saya yang menggantikan nya datang keacara anda. Dia menitip pesan maaf yang sebesar besar nya karena tak bisa hadir diacara bergengsi milik anda" dusta Gean
"oh tidak apa. Saya mengerti dia orang yang sangat sibuk. Meskipun sebenar nya saya ingin sekali dia bisa hadir disini bersama istri nya" ungkap mr Ken membuat Gean semakin merasa tak enak
"maaf kan kami mr. Mungkin jika ada waktu luang anda bisa berkunjung ke kediaman nya. Dia pasti senang" kata Gean lagi membuat senyum tipis terbit diwajah mr ken
"tentu, lain waktu saya pasti berkunjung. Dia teman yang baik" balas mr ken
"oh ya, ini kekasih anda mr?" tanya Gean menunjuk kearah wanita disebelah mr ken yang terlihat sangat cantik dan seksi, yang sedari tadi terus menggandeng lengan mr ken
"dia sekretaris saya tuan" ungkap mr Ken membuat Gean terhenyak dan wanita itu tampak menunjukan raut wajah tak suka nya
"oh benarkah, maaf, saya kira dia kekasih anda" balas Gean tak enak
"tak apa. Kalau begitu silahkan nikmati jamuan nya tuan tuan, saya akan menemui tamu yang lain" kata mr ken ramah
"baik tuan, terima kasih" balas Gean sembari membungkukan tubuh nya sedikit
Mr ken kembali berjalan meninggalkan Gean dan juga Erick yang saling berpandangan
"kalau orang tampan memang selalu dikelilingi oleh wanita cantik bukan?" gumam Erick
"ya, dan mr ken adalah gudang nya wanita cantik" balas Gean lagi
Mereka pun tertawa bersama mengingat nasib mereka yang jomblo sejak dari lahir.
__ADS_1