
"tuan Kenzo" sapa Desmont, dan Cristian tersenyum melihat teman baru nya tanpa dia sadari jantung Kenzo dan Angel berpacu dengan cepat hingga membuat wajah kedua nya berubah pias.
Angel terpaku menatap Kenzo yang juga menatap nya dengan lekat. Seketika suasana diruangan yang terdengar hiruk pikuk berubah menjadi sunyi dan hening ditelinga mereka berdua.
Cristian menatap heran Kenzo yang memperhatikan istri nya tanpa berkedip sedikit pun. Dia mengernyit aneh melihat ekspresi wajah Kenzo yang terlihat terkejut dan memerah.
"Rose" ucap Kenzo dengan tenggorokan yang terasa tercekat.
"kau disini juga?" tanya Kenzo berat menahan segala luapan emosi nya sembari melirik Cristian yang tersentak mendengar nya memanggil nama Rose.
"Rose? Maaf tuan Ken, dia Angel istri ku" ucap Cristian tegas sembari merangkul pinggang Angel posesif membuat Kenzo terbelalak kaget.
"ap apa? Tidak mungkin" ucap kenzo pelan sembari menggelengkan kepala nya dengan wajah yang tidak bisa diartikan dan terus memperhatikan setiap sisi tubuh Angel. Ini memang rose nya, Queen nya, tidak ada yang berbeda, lalu apa semua ini?.
Angel hanya terdiam dan menarik nafas nya dengan berat.
Sungguh ini situasi yang sangat tidak di inginkan nya.
Kenzo menarik lengan Angel hingga lilitan tangan Cristian terlepas
"jelaskan padaku sekarang!!" ucap nya dengan suara yang ditekan, Angel hanya menggeleng pelan
"hei, apa yang kau lakukan pada istriku. Dia istri ku, dan bukan rose mu!!" bentak Cristian yang langsung menarik Angel kebelakang tubuh nya. Membuat Kenzo semakin menggeram melihat Angel
"emm maaf tuan tuan, bisakah kalian selesaikan masalah ini diluar, saya tidak enak dengan tamu yang ada disini" ucap Desmont yang langsung menghentikan perdebatan Cristian dengan Kenzo. Sedari tadi dia hanya terdiam menyaksikan drama dari dua pengusaha ternama itu yang semakin dilihat semakin memanas dan tentu saja dia tidak ingin acara nya berantakan hanya karena masalah pribadi mereka.
Kenzo dan Cristian terlihat menghela nafas mereka. Kenzo mengusap wajah nya dengan kasar. Dan Cristian masih menatap nya dengan emosi
"maaf kan saya tuan Desmont. Sungguh saya tak bermaksud mengacaukan acara anda. Sekali lagi saya mohon maaf" ucap Kenzo tak enak dan membungkungkan sedikit badan nya.
"saya juga minta maaf tuan Desmont. Saya pamit undur diri. Selamat malam" ucap Cristian yang langsung menarik tangan Angel dan meninggalkan mereka yang menatap nya dengan heran.
Kenzo menatap lirih punggung Angel. Sungguh kenyataan yang sangat sulit untuk diterima. Dan dia memang tidak terima dengan semua ini. Dia pun melirik kearah Edward yang tak jauh dari nya sembari memberikan suatu kode.
"sekali lagi maafkan saya tuan Desmont." ucap Kenzo pada Desmont.
"tidak apa. Saya mengerti tuan Ken" jawab Desmont
"jika begitu saya pamit undur diri" ucap kenzo sembari menjabat tangan Desmon.
Untung nya tempat itu dipenuhi oleh berbagai acara musik hingga tidak ada yang memperhatikan keributan kecil yang dibuat oleh Kenzo dan juga Cristian.
..
Cristian masih menarik tangan Angel dengan perasaan tidak menentu nya. Bagaimana mungkin Kenzo mengira Angel adalah kekasih nya, sedangkan sudah jelas Angel adalah istri nya. Dia ingin segera tiba diluar agar dia bisa membawa Angel jauh dari pria itu, sungguh dia tidak ingin milik nya diganggu oleh siapapun.
Namun belum sempat dia tiba dipintu keluar lampu tiba tiba padam, hingga riuh suara tamu seketika menggema diruangan yang sudah gelap gulita itu.
Seketika pegangan tangan nya dengan Angel terlepas hingga membuat Cristian panik. Dia langsung mengambil ponsel nya dan berteriak memanggil nama Angel ditengah gema suara manusia lain nya.
__ADS_1
Cristian langsung menghidupkan lampu ponsel nya, namun tak lama setelah itu lampu diruangan itu kembali hidup dan menyala seperti sedia kala.
Cristian langsung berlari mencari keberadaan Angel yang tiba tiba menghilang dari pandangan nya.
Ditelusuri nya setiap sisi ruangan itu namun keberadaan Angel tak juga dilihat nya.
Ingin rasa nya dia berteriak dan menggeledah ruangan itu jika saja tak memikirkan jika acara itu adalah acara penting rekan bisnis nya.
Hingga tak lama diapun keluar dan bertemu dengan Erick dipintu masuk.
"tuan anda baik baik saja?" tanya Erick cemas melihat wajah Cristian yang kusut
"istriku menghilang Erick. Perintahkan semua pengawal untuk mencari nya sekarang" ucap Cristian cepat dengan wajah memerah.
Entah kenapa fikiran nya tertuju pada Kenzo
Erick langsung berlari keluar dan menghubungi seluruh anggota nya untuk menyebar kepenjuru gedung itu.
...
Sementara disebuah ruangan dilantai atas gedung Kenzo berdiri didepan Angel yang terduduk disebuah kursi dengan wajah yang tak bisa diartikan.
"sekarang jelaskan padaku. Apa benar Cristian yang menjadi suami mu?" tanya Kenzo dingin
"ya" jawab Angel singkat tanpa berani menatap wajah Kenzo
"kau berbohong!" ucap Kenzo membuat Angel menatap kearah nya
"lalu kenapa sewaktu dimansion dia tidak bereaksi saat aku bertemu denganmu?" tanya Kenzo tajam
Angel terlihat menghela nafas nya sebelum menjawab pertanyaan Kenzo
"karena dia tidak pernah tau jika aku adalah Queen rose" jawab Angel membuat Kenzo terhenyak
"apa maksud mu?" tanya Kenzo mengernyitkan dahi nya
"yang dia tahu aku hanya seorang wanita lemah lembut yang manis, bukan seorang wanita kejam tak berperasaan pemimpin mafia black rose. Aku bertemu dengan nya menjadi orang lain Al, bukan menjadi diriku yang sebenar nya" ungkap Angel
"kau tidak mencintai nya" ucap Kenzo dan Angel menatap wajah Kenzo yang nampak memerah
"kau tau, dia orang pertama yang aku cintai, dan sekarang pun begitu" jawab Angel membuat Kenzo terdiam dengan hati yang benar benar patah
"jika kau mencintai nya, kau tidak akan menipu nya Rose" jawab Kenzo dan Angel tertunduk. Dia memang mencintai Cristian, sungguh. Tapi dia juga tidak tahu kenapa dia takut untuk mengungkapkan jati diri nya selama ini.
"kenapa kau diam. Kau selalu menyebut jika kau mencintai nya sedari dulu. Bahkan kau tak pernah menghargai perasaan ku padamu. Bahkan sekarang pun kau begitu" ungkap Kenzo sendu, membuat Angel menitihkan air mata nya
"maafkan aku." lirih Angel terisak, sungguh demi apapun dia tidak bisa melihat Kenzo bersedih seperti itu
"ini sakit rose, bahkan sakit nya melebihi ditusuk seratus pedang sekalipun. Aku mencintai mu dengan tulus, bahkan apapun aku lakukan untuk mendapatkan cintamu, tapi sekarang dengan mudah nya kau membuat luka itu semakin lebar" ucap Kenzo terasa menyayat hati.
__ADS_1
"aku bukan takdir mu, kau harus tahu itu Al" ucap Angel menatap Kenzo yang terlihat terluka
"kau yang tak pernah mau berjuang untuk ku. Apa tidak ada sedikitpun perasaan mu padaku rose" tanya Kenzo menatap lirih wajah Angel
"sampai sekarang rasa itu masih ada. Aku tak bermaksud untuk menyakiti mu Al. Tapi aku tahu kita memang tidak bisa bersama, ku mohon mengertilah. Bukan aku tidak menghargai semua perjuangan mu, aku ingat bahkan sangat ingat. Jika boleh berkata kau adalah bagian yang paling berharga dalam hidup ku, tapi tidak bisa aku miliki. Jika boleh meminta, aku ingin hidup kembali dan ditakdirkan hanya untuk mu. Kau begitu beharga bagiku Al, kau harus tahu itu" ucap Angel dengan isak tangis membuat setitik air mata Kenzo jatuh dipipi nya
"jika aku berharga bagimu, kenapa kau lebih memilih dia Rose, bahkan orang yang sama sekali tidak tahu sisi buruk mu" kata Kenzo sembari menghapus air mata nya
"maafkan aku. Aku tidak tahu jika takdir nya begini. Awal nya aku hanya ingin bertemu kakak ku, tapi takdir malah membuat ku masuk kedalam kehidupan nya, hingga perasaan yang berhasil kau rebut bisa kembali tumbuh dihati ku" ungkap Angel membuat Kenzo menghela nafas nya dengan berat dan terasa sesak
"Al, lepaskan lah aku dari hati mu. Aku yakin kau pasti bertemu seseorang yang lebih baik dariku diluar sana" kata Angel yang berdiri dari duduk nya dan menatap Kenzo dengan lekat
"apa dia mencintaimu?" tanya Kenzo
"seharus nya kau tahu" jawab Angel, dia pun tak tahu harus menjawab apa
"bagaimana jika dia tidak terima kenyataan jika mengetahui siapa kau yang sebenar nya" tanya Kenzo lagi dengan wajah datar dan dingin nya, meski hati nya terasa hancur tak berbentuk
"dia pasti menerima" jawab Angel
"kau terlihat begitu yakin" kata Kenzo terkekeh getir
"karena aku sedang mengandung anak nya Al" jawab Angel membuat Kenzo tercekat dengan jantung yang seketika berhenti berdetak
"kau" Kenzo langsung tertawa getir dan air mata jatuh kembali kewajah nya
Dia langsung terduduk lemas dikursi yang berada dibelakang nya.
Sudah sia sia perjuangan nya selama ini, sia sia penantian panjang nya. Apalagi yang dia harapkan sekarang, kekasih hati nya telah memilih orang lain, bahkan sudah memiliki buah cinta dengan pria itu.
Sungguh kenyataan yang sangat sulit untuk diterima.
"Al" panggil Angel yang berlutut didepan Kenzo. Angel mengambil tangan Kenzo yang sedang menutupi wajah nya dan menggenggam nya dengan erat.
"maaf kan aku. Maaf. Kita tidak ditakdirkan untuk saling memiliki, tapi kita masih bisa bersama sebagai teman bukan. Ku mohon jangan seperti ini" ucap Angel yang juga terisak sedih
Kenzo menggelengkan kepala nya
"tidak, kau tidak mengerti rasa sakit nya Rose. Melihat mu dengan yang lain, itu sama saja membuat ku mati perlahan" jawab Kenzo
"Al" lirih Angel
"bangun lah" kata Kenzo datar dan membantu Angel berdiri
"pergilah" ucap nya kemudian
"Al" lirih Angel lagi. Kenzo berjalan menuju jendela besar diruangan itu dan menatap nanar keluar
"maafkan aku" Angel menatap punggung Kenzo yang enggan berbalik dan menatap nya
__ADS_1
"suatu saat kau pasti bisa bahagia tanpa aku. Aku pergi" ucap nya sambil terisak dan berlari keluar ruangan itu meninggalkan Kenzo yang mematung dengan tangan terkepal dengan erat.
'kau harus tahu rose, aku akan merebutmu kembali, tak perduli meski kau sudah mengandung anak nya' batin Kenzo menggeram.