Oh My Lady

Oh My Lady
Keadaan Angel dan Kenzo


__ADS_3

Setelah Kenzo dibawa masuk keruangan nya untuk menjalani pemeriksaan, Cristian segera mencari ruangan tempat Angel dirawat.


Setelah melewati beberapa ruangan dapat dia lihat Hiroshi dan Clara duduk didepan ruangan itu dengan raut wajah cemas.


"Bagaimana istriku" tanya Cristian langsung


"Dia masih belum sadarkan diri. Tapi keadaan nya baik baik saja karena luka nya tidak terlalu dalam, hanya saja" kata Hiroshi terputus melirik Clara yang hanya tertunduk sedih


"Hanya saja anak kalian tidak bisa bertahan" lanjut Hiroshi membuat Cristian mematung dengan nafas yang terasa sesak


Dia langsung terduduk dikursi sebelah Clara dengan tangan yang meremas rambut kepala nya.


"Anak ku" gumam nya sedih


Dia sudah menduga sejak awal saat Angel tertembak, tapi kenapa saat mendengar langsung seperti ini rasa nya sangat sakit, seperti separuh nyawa nya hilang, semangat nya langsung sirna, bahkan jantung nya seperti dihantam sebuah batu besar, sangat sesak hingga rasa nya dia sulit untuk bernafas.


Anak yang selalu dia nantikan kehadiran nya, anak yang menjadi penguat hubungan nya dengan Angel, tapi kini calon anak dan segala harapan nya pupus. Fikiran nya langsung teringat akan perkataan nya pada Kenzo ditengah laut tadi, bagaimana jika Angel lebih memilih Kenzo, bagaimana jika Angel akan meninggalkan nya nanti karena anak yang menjadi penguat ikatan mereka tidak ada lagi.


Dia masih ingat bagaimana keras nya Angel untuk tetap berada disamping Kenzo saat pria itu bertaruh nyawa, dan bagaimana dia tidak perduli pada ketakutan nya tadi dan lebih memilih untuk menolong Kenzo. Dan itu membuat nya semakin frustasi


"Aarrgggjh" geram nya tertahan sembari menarik rambut nya dengan kuat


"Cris, tenang lah. Semua pasti baik baik saja. Istrimu masih bisa hamil lagi bukan" kata Hiroshi menepuk pelan pundak Cristian, bukan , bukan itu yang membuat nya sedih, tapi nasib hubungan nya dengan Angel kedepan yang membuat nya takut. Dia takut kehilangan cinta nya, cukup kehilangan anak nya, jangan lagi cinta nya


"Kak, jangan begini, Kak Rose juga terpukul saat tahu anak kalian tidak bisa diselamatkan. Dia selalu menangis saat sadar dan mengingat anak kalian. Jika kakak begini siapa yang akan menguatkan nya" kata Clara lembut membuat Cristian mematung dengan pandangan nanar kearah pintu kamar Angel


"Ya, dia baru tertidur saat disuntikan obat penenang, kuat lah untuk istrimu Cris. Ini cobaan untuk kalian" kata Hiroshi pula


Cristian masih terdiam dengan kepala yang tertunduk. Tubuh nya lelah namun tidak lagi terasa, bahkan pakaian nya yang basah sudah hampir mengering ditubuh nya


"Aku akan mencari pakaian ganti untukmu" kata Hiroshi dan segera berlalu meninggalkan Clara dan Cristian


"Pergilah temui kakak mu, dia dirawat dilantai bawah" kata Cristian tiba tiba membuat Clara terhenyak kaget


"Apa dia baik baik saja?" Tanya Clara khawatir


"Entahlah, tapi semoga dia baik baik saja" jawab Cristian tanpa menatap wajah Clara yang berubah cemas


"Baiklah, aku akan melihat nya dulu" kata Clara dan Cristian hanya mengangguk


Setelah kepergian Clara, Cristian berjalan pelan masuk keruangan istri nya.


Dapat Cristian lihat Angel masih terpejam dengan tenang dengan selang infus yang melekat ditangan nya.

__ADS_1


Cristian langsung duduk disamping ranjang Angel dan mengusap pelan perut istri nya yang masih diperban


"Sekarang dia sudah tidak ada, apa kau akan tetap bersama ku baby" gumam nya sendu


"Aku tidak meragukan cintamu, tapi aku meragukan keyakinan ku, hati ku sakit saat kau tidak mendengar permintaan ku dan tidak perduli pada ketakutan ku, kau lebih memilih menolong nya dan terluka bersama nya ketimbang percaya padaku , suami mu" gumam nya lagi. Mata nya berkaca kaca dan kembali meraba perut Angel sedang sebelah tangan nya menggenggam tangan Angel


"Maafkan Daddy nak, Daddy tidak bisa menjagamu dan mommy, Daddy harap kau tidak kecewa pada kami" tambah Cristian, dan tanpa dia duga setetes air mata jatuh membasahi wajah nya


Cristian langsung mengusap air mata nya dan menatap lirih wajah Angel yang masih pucat


"Aku menunggu mu bangun baby, jika kau memilih nya maka aku akan melepaskan mu, tapi jika kau masih tetap bersama ku , maka kau harus menghapus nama nya dari hatimu, aku tidak ingin kau terluka untuk orang lain dan mengabaikan ku lagi" ungkap nya menatap lekat wajah Angel


Hati nya masih sangat kecewa karena istri nya tidak mau mendengar perkataan nya hingga mereka harus kehilangan calon anak mereka. Tapi sebagaimana pun kecewa nya dia, cinta nya selalu lebih besar untuk wanita itu sehingga dia tidak bisa berbuat apapun untuk memaksa istri nya. Mungkin ini hukuman atas perbuatan kasar nya pada Angel dahulu, batin nya


Setelah puas memandangi wajah cantik istri nya dia langsung keluar dari ruangan itu dan bertemu dengan Hiroshi yang membawa pakaian ganti untuk nya


"Mr Ceng, memintamu untuk kekantor nya Cris, ada banyak hal yang ingin diselesaikan nya terkait penyerangan malam ini" kata Hiroshi setelah Cristian mengganti pakaian nya


"Jorge dan Erick menunggu mu disana" kata Hiroshi lagi


"Baiklah, tolong jaga istri ku, setelah selesai aku akan kembali" jawab Cristian


"Tentu, semua pasti baik baik saja" kata Hiroshi menepuk pundak Cristian


Cristian pun pergi meninggalkan rumah sakit itu menuju kantor agensi dimana Mr Ceng menunggu nya.


Hari sudah beranjak sore, bahkan matahari sudah mulai menurun kembali, salju yang malam tadi turun ringan sekarang sudah tidak lagi menampakan wujud nya.


Diruangan Kenzo, pria itu masih betah dalam tidur nya. Clara masih dengan setia berada disamping kakak nya dan memandang lekat wajah kakak yang selalu dibanggakan nya itu.


"Kak, bangunlah, kapan kau bangun" ucap Clara sembari mencolek colek pipi Kenzo , kebiasaan yang sering dia lakukan, menjahili Kenzo hingga pria tampan itu sering kesal karena ulah adik nya itu.


"Kau kan kuat, cepatlah bangun. Aku kesepian disini, juga lapar" rengek nya kemudian


"Kak, apa kau tahu, suami kak rose ternyata tampan dan baik hati, ah andai saja ada lagi sisa pria seperti itu" gumam nya sembari cekikikan sendiri dan memegangi wajah nya yang merona merah


Plak


Satu pukulan pelan mendarat dikepala nya membuat Clara terkejut dan langsung terbelalak kaget saat Kenzo ternyata sudah sadar dan menatap jengah kearah nya


"Dasar anak nakal" ucap nya pelan


"Kakak!!! Akhir nya kau bangun" teriak Clara dan langsung memeluk Kenzo dengan erat membuat pria itu meringis sakit

__ADS_1


"Hei, kau mau membuat ku pingsan lagi" kata Kenzo sembari mendorong tubuh Clara pelan


"Eh , hehe maaf, aku sangat merindukan kakak" ucap nya manja


"Kau baik baik saja kan" tanya Kenzo menatap lekat wajah adik nya


"Ya, aku baik baik saja. Kak Cris menolong ku malam itu sehingga aku bisa lepas dari mereka" jelas Clara dengan wajah berbinar sedangkan Kenzo mengernyitkan dahi nya


"Bagaimana Cristian menolong mu?" Tanya nya heran


"Saat itu dia sedang berjalan jalan disekitar stasiun Sugamo tempat dimana orang orang itu membawa ku, aku berusaha memberontak dan saat ada celah aku bisa lolos, lalu bertemu kak Cris yang langsung membawaku pergi jauh dari mereka, bahkan semua pengawal nya tewas dibantai musuh kakak itu saat berusaha menghadang mereka yang ingin mengejar kami" jelas Clara dengan wajah kesal namun terlihat lucu Dimata Kenzo


"Lalu kau ikut bersama nya?" Tanya Kenzo lagi


"Ya, awal nya dia hanya iba melihatku dan membawaku kehotel tempat nya menginap, tapi setelah aku memberitahu nama ku dia terlihat begitu terkejut, tapi aku juga terkejut saat tahu dia suami kak rose" ungkap Clara lagi sambil tertawa kecil membuat Kenzo mendengus


"Kakak tahu, kami mengejar waktu untuk lari dari mereka, saat kak Cris tahu aku adikmu, dia langsung ketakutan dan tahu jika musuh pasti akan menangkap nya juga, jadi malam itu kami langsung pindah hotel dan bersembunyi disebuah rumah kecil pria Jepang teman nya kak Cris" ungkap Clara begitu antusias sementara Kenzo masih setia mendengar celotehan adik nya itu


"Aku juga terkejut saat kak Cris ternyata keJepang hanya untuk membuat rencana menolong kalian, dia bahkan bisa bekerja sama dengan dua agen negara sekaligus, dia benar benar luar biasa kan" kata Clara lagi dengan wajah berbinar begitu antusias menceritakan tentang pengalaman nya bersama Cristian tanpa sadar wajah Kenzo sudah berubah masam


"Dia bilang dia tidak sehebat kakak jika bertarung, dia juga tidak mampu melawan musuh karena dia penakut, tapi dia berusaha untuk bisa membantu kalian dengan usaha nya, dia menghancurkan perusahaan Kazume hingga pria itu tidak bisa terbang kekota kak rose dan mengusik black rose karena disibukan dengan kekacauan perusahaan nya, dia juga membuka semua kejahatan Kazume dimedia sehingga para aparatur negara turun tangan langsung dalam penyerangan malam itu dibantu oleh beberapa klan klan yang memang bertugas memberantas sampah negara seperti dia" ungkap Clara lagi , Kenzo masih terdiam dengan semua omongan Clara. Dia masih tidak menyangka ternyata orang yang dia anggap remeh adalah orang yang menyelamatkan hidup nya , dia juga tidak menyangka Cristian bergerak sendiri tanpa siapapun tahu, hanya berbekal perjalanan bisnis dia bisa memanipulasi keadaan dan berbalik menyerang pihak musuh


"Ah, seandai nya ada pria seperti itu dimuka bumi, aku ingin sekali menjadi istri nya" ucap Clara sembari memegangi kedua pipi nya


"Hei, kau ini" kata Kenzo sembari menjitak kepala adik nya membuat gadis itu mengerucutkan bibir nya kesal


"Kakak, aku berbicara benar kan. Dia tampan, pintar, penyayang dan pasti nya lemah lembut" tambah Clara lagi


Tak


"Kakak, kenapa terus memukulku" teriak Clara sembari mengusap kepala nya yang kembali dipukul Kenzo


"Apa tidak ada hal yang lain yang ingin kau ceritakan selain dia" ketus Kenzo


"Kenapa. Ah, kau cemburu ya" goda Clara membuat Kenzo kembali ingin memukul kepala nya namun Clara segera menjauh


"Dasar anak nakal, kemari kau" kata Kenzo kesal sedang Clara semakin tertawa lucu melihat kakak nya yang cemburu dan sangat kesal ketika dia membanggakan pria lain dihadapan nya


"Hihihi, kau tidak boleh cemburu kak, Kau tahu dia selalu membanggakan mu didepan ku, kata nya kau itu pria hebat dan seorang penguasa, dia saja sampai minder jika didekatmu, padahal yang kulihat dia yang lebih hebat bisa memenangkan kak rose menjadi istri nya, dibanding pria hebat yang tidak bisa apa apa" goda Clara lagi yang berjalan mundur karena melihat wajah kakak nya yang memerah


"Clara Agustin" geram Kenzo


"Kenzo Aldrego" balas Clara

__ADS_1


Kenzo hendak bangun dari tidur nya namun dia urungkan saat bahu dan perut nya masih begitu sakit


"Astaga, aku lupa memanggil dokter" kata Clara menepuk dahi nya pelan membuat Kenzo menghela nafas dalam dan kembali memejamkan mata nya menahan sakit disekujur tubuh nya .


__ADS_2