
Cristian telah tiba diujung pelabuhan dimana sebuah mobil telah tiba didepan nya. Angel masih menatap Cristian yang sedari tadi hanya diam tak bergeming saat membawa nya menjauh dari tempat itu.
"Hei, apa yang terjadi, apa kalian belum bisa mengalahkan nya?" Tanya Hiroshi yang memang telah menunggu Cristian sejak awal mereka tiba. Dia ditugaskan oleh Cristian untuk menjaga adik Kenzo dan tetap berada disana.
"Tolong bawa istriku kerumah sakit" kata Cristian cepat tanpa menghiraukan pertanyaan beruntun Hiroshi
Sontak saja Hiroshi langsung membukakan pintu dan disana ada Clara yang duduk menunggu nya
"Kak Rose" ucap Clara terkejut saat Angel dimasukan kedalam mobil oleh Cristian
"Clara" gumam Angel pula
"Cepat lah Hiroshi, aku percayakan dia padamu, aku harus membantu mereka disana" kata Cristian cepat. Dia memang khawatir akan keadaan Angel, tapi melihat keadaan Kenzo dan yang lain nya membuat dia juga iba
"Tapi Cris" ucap Angel lemah, tubuh nya sudah terasa lemas bahkan darah sudah keluar dari **** ***** nya
"Pergilah dengan mereka. Kau mau Kenzo baik baik saja kan, maka aku akan membawa nya untuk mu" kata Cristian dingin, membuat Angel terdiam kaget, sedangkan Clara mematung saat nama kakak nya disebut
"Cris" panggil Angel saat Cristian berbalik membuat pria itu menarik nafas nya dalam dalam dan berbalik arah menatap Angel
"Aku mencintaimu Angel" ucap nya dan mencium dahi Angel sekilas setelah itu segera berbalik dan berjalan dengan cepat setelah melirik kearah Hiroshi sejenak.
"Kembali lah dengan selamat Cris, kau juga penting untuk hidupku" batin Angel memandang nanar punggung Cristian yang mulai menghilang dari pandangan nya
Hiroshi langsung melajukan mobil nya menuju rumah sakit terdekat untuk membawa Angel yang sudah terlihat sangat pucat, bahkan wajah nya sudah terpejam dibalik topeng nya.
Clara menatap lirih mantan kekasih kakak nya itu, didalam hati dia berfikir pasti mereka terjebak dalam hubungan yang rumit .
"Kak rose, kau masih sadar kan" kata Clara pelan
Angel hanya menganggukan kepala sembari meringis menahan sakit diperut nya, rasa nya seperti ada sesuatu yang luruh didalam sana, begitu sakit hingga dia tidak lagi bertenaga
"Kak, bertahan lah" ucap Clara mulai panik saat Angel mulai tidak sadarkan diri
"Kak Hoishi cepatlah" teriak Clara panik
"Iya, tenang lah" jawab Hiroshi yang juga ikutan panik
Clara membuka perlahan topeng diwajah Angel hingga menampakan wajah cantik yang terlihat pucat itu.
Seketika Hiroshi terpaku dan terus melirik dari kaca depan, dia begitu terpesona melihat istri sahabat nya yang ternyata sangat cantik dan misterius.
"Hei, lihatlah kedepan, kau mau kita mati bertiga saat ini" ketus Clara membuat Hiroshi langsung gugup dan salah tingkah
__ADS_1
"Iya iya, astaga, kenapa kau galak sekali" gumam nya
Hiroshi pun menambah laju mobil nya hingga setengah jam kemudian mereka tiba dirumah sakit terdekat diTokyo.
Hiroshi langsung mengangkat Angel yang sudah tidak sadarkan diri dan membawa nya masuk kerumah sakit itu, mereka disambut oleh beberapa perawat yang berjaga disana, untung nya rumah sakit itu rumah sakit besar sehingga walaupun sudah hampir pagi masih ada perawat yang berjaga.
Angel langsung dilarikan keruang unit gawat darurat untuk mendapatkan pertolongan segera.
..
Dipelabuhan ....
Kenzo kini tengah mengejar Kazume dengan menggunakan speed boat, rasa sakit dan lemas sudah sangat ingin membunuh tubuh nya, namun sebisa mungkin dia berusaha untuk tetap bertahan agar dia dapat membalas perlakuan Kazume pada orang orang nya, terutama pada Angel yang kini entah dibawa kemana oleh Cristian.
Ditengah laut yang dingin dan luas, dia mengendarai speed boat nya dan melepaskan beberapa tembakan kearah Kazume yang selalu berusaha untuk menghindar.
Beberapa anak buah yang membantu nya berhadapan dengan Mr Ceng dan juga Edward. Kenzo masih fokus pada Kazume yang terlihat oleng beberapa kali karena memang tubuh nya juga sudah mulai melemah akibat tembakan yang dilepaskan oleh Cristian tadi.
"Jika aku mati maka kau pun mati sialan" teriak Kazume dan langsung memutar speed boot nya kearah Kenzo dengan kecepatan tinggi, hingga Kenzo langsung melompat kedalam laut saat speed boat nya dihantam keras oleh Kazume. Kazume tertawa sinis saat melihat Kenzo terjun bebas kedalam laut.
"Mati kau" teriak nya lagi hendak menabrak tubuh Kenzo namun secepat mungkin Kenzo langsung menyelam kedalam air yang hampir membuat tubuh nya beku, dia melihat kesana kemari dimana Kazume berada, pistol masih melekat ditangan nya , dan lagi lagi pria Jepang itu berusaha untuk menabrak nya namun itu tidak sampai terjadi saat dari arah lain datang tembakan yang mengarah pada nya. Dan dapat Kenzo lihat Cristian datang dengan speed boat nya dan pistol disebelah tangan nya.
"Cepat naik" teriak Cristian mendekat kearah Kenzo sembari menyeimbangkan speed boat nya
"Kita selesaikan malam ini tuan Kenzo, aku sudah lelah menghadapi kegilaan kalian" kata Cristian kesal sementara Kenzo mendengus senyum
"Baiklah, bawa aku menuju manusia itu tuan Cris" jawab Kenzo . Cristian langsung menyerahkan pistol yang dibawa nya pada Kenzo dan melajukan speed boat nya menuju Kazume yang telah menunggu mereka. Deburan ombak yang dihasilkan speed boat Cristian membelah lautan dimalam itu, tubuh Kenzo hampir oleng namun dengan sigap Cristian menyeimbangkan speed boat nya.
"Kita lihat siapa yang akan mati malam ini" geram Kenzo sembari membidik kedua pistol nya membuat Cristian bergidik ngeri
"Oke, kalian memang mengerihkan" gumam nya sembari terus meliuk liukkan speed boat nya
Dan ditengah laut yang sangat dingin itu mereka saling serang tanpa perduli sebagian tubuh mereka sudah membeku kedinginan
Kazume mulai memainkan speed boat nya dengan gesit hendak menjatuhkan Cristian dan Kenzo, namun usaha nya sia sia karena Cristian masih memiliki tenaga yang cukup dan memang dia lihai memainkan benda itu.
"Oh gila, ini sangat dingin" gumam Cristian sembari menggigil kedinginan sementara Kenzo masih terus berusaha menembaki Kazume dengan sisa tenaga nya
"Diam lah, kau merusak konsentrasi ku" umpat Kenzo melihat Cristian yang terus saja mengoceh
"Bagaimana aku bisa diam, jika tubuh ku sudah bergetar seperti ini. Jika lebih lama aku bisa mati membeku" ucap Cristian yang masih terus memegang kendali Speedboat nya dengan tangan yang bergetar hebat begitu juga dengan Kenzo , bahkan wajah nya sudah mulai membiru kedinginan
Dor dor
__ADS_1
Bluuushh
"Mati kau sialan" teriak Cristian saat Kenzo berhasil menembak Kazume tepat didahi nya membuat pria itu langsung tercebur kelaut
"Oh Cris, jika aku mati tolong cari dimana keadaan adikku" gumam Kenzo yang sudah mulai melemah dan langsung melepaskan pistol ditangan nya hingga jatuh kedalam laut
"Adik mu baik baik saja bodoh. Dia ada bersama ku. Dan kau jangan mati dulu, kau mau Angel bersedih jika kau mati" teriak Cristian yang kini membawa speed boat nya menjauh dari tempat dimana mayat Kazume telah mengapung
"Benarkah adik ku baik baik saja" tanya Kenzo pelan sembari meringis menahan dingin dan sakit dibahu dan perut nya
"Iya, dia ada bersama Angel. Hei, kau bertahanlah sebentar lagi" kata Cristian mulai panik saat Kenzo mulai melemah
"Jaga rose ku dengan baik , kau memang pantas untuk nya " kata Kenzo pelan
"Bertahanlah Ken, setelah ini aku akan membiarkan Angel memilih diantara kita, jika dia memilihmu maka aku akan melepaskan nya untuk mu" ungkap Cristian membuat Kenzo langsung mengernyitkan dahi nya
"Kau serius" tanya Kenzo
"Ya, kau tahu hatiku sakit saat tahu dia masih selalu menyebut nama mu , bahkan masih selalu mengkhawatirkan dirimu. Aku tidak bisa membuat hati nya bingung, meski dia menyebut cinta padaku, tapi hati dan mata nya tidak bisa berbohong, namamu masih selalu ada diingatan nya Ken, dan aku tidak ingin dia mengingat lelaki manapun saat bersama ku. Jadi setelah ini dia bisa memilih siapa diantara kita" jelas Cristian sembari melihat kearah pasukan Mr Ceng yang mulai menguasai keadaan
"Kau tidak benar benar mencintai nya Cris" kata Kenzo kesal
"Karena aku mencintai nya maka aku tidak ingin memaksa perasaan nya Ken" balas Cristian , hati nya sungguh sakit mengatakan ini, tapi dari kejadian ini dia dapat melihat Angel masih terlalu memikirkan orang lain ketimbang diri nya
"Baiklah, jika dia memilihku maka kau harus melepaskan nya untuk ku" kata Kenzo serius,
"Ya" jawab Cristian singkat, dia langsung membantu Kenzo turun dari speed boat itu karena telah berlabuh dipinggiran dermaga
Kenzo langsung terjatuh karena memang sudah tidak memiliki daya untuk berdiri lagi, wajah nya sudah membiru karena dingin dan darah yang sudah banyak keluar
"Hei, bertahanlah" kata Cristian panik. Dia segera membopong tubuh gagah yang sudah mulai tidak sadarkan diri itu
Edward yang baru saja menepi langsung berlari membantu Cristian membopong tubuh Kenzo kearah mobil yang sudah disiapkan oleh pasukan Agen .
Klan Hyuga tamat malam itu, setelah Kazume tewas ditangan Kenzo, para aparatur negara berhasil membekuk semua anggota nya dibantu oleh pasukan black rose dan juga Klan Ardego.
Cristian dan Edward langsung membawa Kenzo kerumah sakit dimana Angel dirawat. Sedangkan Erick dan Jorge tinggal di lapangan untuk membantu Mr Ceng mengamankan dan membereskan kekacauan didermaga itu, karena rekan nya kapten stone telah lebih dulu dibawa kerumah sakit karena terkena ledakan bom sebelum nya.
Cristian dan Edward menatap cemas Kenzo yang sudah tidak sadarkan diri dengan wajah pucat Pasih nyaris membiru. Bahkan denyut nadi nya sudah sangat lemah
Cristian tidak menyangka dapat melewati malam mencekam ini dengan begitu banyak tragedi, awal nya dia berfikir bahwa hanya dia dan aparatur negara yang akan menangkap Klan Hyuga, namun semua diluar dugaan, black rose dan pasukan Kenzo ternyata lebih dulu menyerang klan Hyuga hingga membuat rencana yang sudah disusun nya dengan dua agen negara itu menjadi berantakan.
Dan akhirnya , mereka semua harus berakhir dirumah sakit, dan dia tidak tahu bagaimana keadaan istri dan anak nya saat ini
__ADS_1