
Setelah keluar dari ruangan Aron, Cristian mengikuti langkah Angel yang ternyata kembali keruangan Cessy dan orang tua nya.
Belum lagi mereka masuk namun suara jeritan manusia yang merintih kesakitan sudah terdengar. Cristian melirik kearah Gean yang berjalan disamping nya, pria itupun menggelengkan kepala nya.
Meski terlihat bingung namun mereka tetap mengikuti langkah kaki Angel dan Shania yang berjalan didepan mereka, sementara Jorge dan anak buah yang lain berjalan dibelakang mereka.
Shania membukakan pintu untuk mereka semua dan saat punggung Angel bergerak masuk mata Cristian dan Gean kembali terbelalak lebar dengan mulut yang sedikit terbuka.
Cristian langsung berhenti diambang pintu, kaki nya seolah enggan untuk beranjak, antara ngeri, jijik dan tidak tega melihat keadaan tiga manusia itu. Bagaimana tidak, dia melihat kondisi Cessy dan orang tua nya yang begitu mengerihkan.
Seluruh tubuh mereka melepuh seperti terkena api dan mengeluarkan cairan dan darah. Bahkan mereka juga terlihat menggaruk garuk luka mereka hingga daging dikulit mereka mengelupas, mungkin efek serum itu menyebabkan rasa gatal yang teramat sangat, hingga mereka menggaruk nya dengan kuat namun setelah itu mereka berteriak kesakitan karena luka yang menganga lebar.
Cristian menelan Saliva nya dengan berat, dia masih terpaku berdiri ditempat nya, membiarkan Angel dan yang lain berjalan mendahului nya. Cristian masih memperhatikan keadaan Cessy dan orang tua nya yang masih menjerit kesakitan sembari terus menggaruk tubuh mereka. Bahkan dia dapat melihat hampir di setiap bagian tubuh mereka terdapat lebam bewarna biru dan hitam.
Mata paman Jorge telah robek akibat luka yang digaruk nya, begitu juga dengan bibi Jane yang seluruh wajah nya telah hancur dan berdarah.
Sungguh ini adalah pemandangan yang paling mengerihkan yang pernah dia lihat. Dia memang ingin membalas kematian ibu nya, tapi dia tidak pernah menduga bahwa ajal orang orang itu akan mengerihkan seperti ini.
Cristian bersandar di dinding ruangan itu memperhatikan keadaan orang orang yang masih berteriak kesakitan. Dia juga menoleh kearah Angel yang duduk dengan senyum menyeringai nya, entah kenapa dia jadi takut untuk dekat dengan istri nya itu setelah ini.
Dapat dia lihat Angel yang sebenar nya, seorang ratu mafia yang mempunyai jiwa psikopat, sangat berbeda jauh dengan Angel si gadis bisu yang lemah lembut dan penyayang. Dan sungguh dia lebih mencintai istri bisu nya yang dulu dari pada yang sekarang.
Tanpa sadar Cristian termenung dalam lamunan nya, memikirkan bagaimana cara nya dia membawa Angel pada kehidupan normal tanpa darah dan benda berbahaya, dan bagaimana cara nya dia merubah istri nya itu menjadi wanita yang lemah lembut dan penyayang yang sesungguh nya, bukan hanya sebuah alibi untuk menutupi jati diri nya seperti dulu.
Lamunan Cristian buyar saat mendengar teriakan Cessy yang membentak Angel.
__ADS_1
"Brengsek!!! Apa yang kau suntikan pada kami sialan!!!!!" Teriak Cessy namun dengan ringisan diwajah nya akibat rasa sakit yang tak terhingga
"Itu akibat dari keserakahan kalian, kalian harus merasakan kesakitan yang pernah kami alami" jawab Angel dengan tatapan tajam nya
"Aaarrrggg bunuh aku sekarang Angeeelll!!!" Teriak Cessy lagi, tubuh nya sudah terduduk menyandar didinding ruangan, sementara orang tua nya sudah tergeletak tak berdaya, hanya rintihan suara mereka yang terdengar.
"Kau pasti mati, tapi tidak dengan mudah, nikmatilah sisa waktu terakhir kalian, terimakasih telah memberikan luka yang tidak akan pernah kami lupakan" desis Angel , bagaimana pun dia puas telah membuat orang yang membuat hidup nya penuh dengan perjuangan itu mendapatkan balasan yang setimpal.
Cessy terus menjerit dan meringis kesakitan, wajah nya sudah hancur dan melepuh. Gean yang menatap itu hanya bergidik jijik namun tanpa rasa iba, karena walau bagaimana pun itu adalah balasan yang setimpal atas keserakahan mereka yang menyebabkan dia kehilangan orang tua nya, dan juga berpisah lama dengan Angel.
"Jorge" panggil Angel. Dan dengan sigap Jorge datang bersama dengan beberapa orang bertopeng lain nya.
"Beri makan anak anak ku" titah Angel dengan senyum puas nya. Dan lagi lagi Cristian bersama Gean saling melirik bingung.
"Queen, saya akan ikut memberi makan mereka, apa anda akan ikut?" Tanya Shania
"Baiklah, kalau begitu saya permisi" kata Shania, Angel hanya mengangguk sedangkan Gean menoleh kearah Shania yang hanya melirik nya.
"Hei, apa maksud anak anak mu?" Tanya Cristian menatap Angel namun sesekali melirik kearah Jorge dan anak buah black rose yang menyeret tubuh busuk tiga manusia itu.
"Bukan apa apa" jawab Angel acuh, dia segera beranjak keluar diikuti oleh Cristian dan juga Gean
"Hei, jangan bilang itu juga binatang buas peliharaan mu?" Tanya Gean pula
Angel hanya tersenyum tipis menanggapi perkataan Gean yang memang benar ada nya.
__ADS_1
"Astaga, aku sungguh merindukan Angel ku yang manis" gumam Cristian, namun masih terdengar ditelinga Angel
"Kau kira aku siapa?" Tanya Angel yang langsung menghentikan langkah kaki nya dan menoleh kebelakang dimana Cristian berada
"Kau kan Queen rose, si malaikat pencabut nyawa!" Seru Cristian membuat Angel menatap nya tajam
"Kau mau ku tembak ya, selalu saja menyebut ku seperti itu" dengus Angel
"Hei, kau lihat apa yang kau lakukan tadi, kau seperti seorang psikopat yang kejam. Apa kau tidak ingat ada anak ku dirahim mu, akan jadi apa dia jika tahu ibu nya seperti ini" jawab Cristian kesal, entah keberanian apa yang keluar dari hati nya, namun dia juga tidak bisa membiarkan Angel berbuat seperti itu lagi, hal yang tak wajar dilakukan oleh makhluk yang seharus nya bersikap lemah lembut dan manis
Angel terpaku menatap dalam Cristian
"Ini kehidupan ku, dan inilah aku. Aku tidak perduli dia mau menerima ku atau tidak, tapi yang pasti aku akan jadi ibu yang terbaik untuk nya nanti. Dan kau, ini lah kenapa aku merahasiakan semua nya dari mu, aku tahu kau pasti tidak bisa menerima kehidupan ku yang sekarang, dan semua terserah padamu, mau bertahan atau tidak, aku tidak akan memaksa mu untuk tetap tinggal bersama wanita pencabut nyawa seperti ku" desis Angel dengan mata yang berkaca kaca. Dia pun langsung meninggalkan Cristian yang terdiam membisu mendengar penuturan Angel. Sementara Gean hanya diam melihat perdebatan antara Cristian dan adik nya.
"Apa aku salah, aku hanya ingin dia menjadi Angel ku yang manis seperti aku mengenal nya pertama kali. Aku hanya ingin anak ku mengenal nya sebagai ibu yang manis dan lemah lembut, bukan seorang ratu mafia seperti ini" lirih Cristian tertunduk
"Sabar lah, aku mengerti perasaan mu, aku juga ingin Angel kembali seperti dulu, kita butuh waktu untuk ini, begitu pula diri nya. Pelan pelan Cris, kita akan mengubah nya menjadi Angel yang manis kembali. Bersabarlah, kau mencintai nya bukan?" Tanya Gean
Cristian pun mengangguk lemah
"Maka dari itu berjuanglah untuk mengembalikan karakter asli nya, buat dia menjadi Angel mu yang manis, kau harus bersabar, kau juga harus dewasa dalam menyikapi ini, tidak mudah bagi nya meninggalkan dunia yang sudah lama dijalani nya, kau harus mengerti itu" jelas Gean
"Aku tahu, aku tidak memaksa nya untuk meninggalkan dunia yang sudah dia bangun, tapi aku hanya ingin dia tidak terlibat lagi dalam menyiksa dan membunuh orang" balas Cristian
"Bersabarlah, kau harus jadi suami yang berjiwa besar. Semua ini akan segera berakhir. Yakin lah" ucap Gean
__ADS_1
"Hmh, semoga" jawab Cristian
"Sekarang pergilah kejar dia, walau dia tangguh tapi sisi sensitif sebagai perempuan pasti melekat didiri nya" ungkap Gean lagi. Cristian pun mengangguk, dia tahu perkataan nya memang sudah keterlaluan, tapi dia tak pernah bermaksud untuk menyakiti hati istri nya itu. Semoga suatu saat Angel bisa menjadi seorang wanita yang manis tanpa darah dan benda berbahaya lagi, tapi siapa yang tahu kedepan nya ???