
Hari sudah menampakan sinar nya. Suara burung juga sudah mulai terdengar.
Perlahan Angel mulai membuka mata nya, dirasakan nya ada sesuatu yang berat yang menimpa perut nya.
Saat kesadaran nya sudah berkumpul betapa terkejut nya dia melihat tangan Cristian ada diatas perut nya dan tangan nya berada dipinggang Cristian.
Tentu saja hal itu membuat jantung nya kembali berdetak dengan wajah merona malu
'astaga apa apaan ini, ada apa dengan nya, apa dia terkena pukulan saat berkelahi semalam' batin Angel masih menatap lekat wajah pria itu
Sangat tampan dan mempesona, rahang tegas, hidung mancung, dan juga alis yang tebal membuat ketampanan nya sungguh sempurna.
Setelah puas memandang nya, Angel kemudian meletakan tangan Cristian dan bangkit dari tidur nya dengan perlahan.
Dia segera kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah merasa segar dia keluar dengan setelan dress rumahan bewarna merah maroon yang terlihat sangat pas ditubuh langsing nya yang berkulit putih seputih kapas.
Angel duduk dimeja rias nya, diambil nya dua bunga mawar yang berbeda warna itu dengan senyum penuh arti. Diletakkan nya kedua bunga itu kedalam sebuah vas yang ada dimeja rias itu.
Kemudian dia menata rambut panjang nya dengan rapi dan memberikan sentuhan make up tipis diwajah nya agar terlihat lebih segar.
Setelah selesai dia kemudian menyiapkan pakaian kerja Cristian setelah sebelum nya menyiapkan air hangat untuk pria itu mandi.
Setelah semua keperluan Cristian selesai, Angel mendekat kearah pria itu berniat untuk membangunkan nya.
Disentuhnya bahu kokok pria itu dengan sedikit goyangan, membuat Cristian perlahan membuka mata nya.
Ditatap nya wajah Angel yang kini tengah tersenyum manis kearah nya.
Sejenak dia terpaku melihat keindahan dihadapan nya itu, dengan bibir yang juga ikut tersenyum membuat Angel semakin berbinar bahagia.
Gadis itu menunjuk kearah jam dinding yang menunjukan pukul 6.30 pagi membuat Cristian langsung bangkit dan hendak berlalu dari atas ranjang nya namun belum sempat menjauh dia kembali menatap kearah Angel yang hendak membereskan alas tidur mereka
Gadis itupun menatap Cristian dengan heran melihat pria itu yang kini berbalik arah
Cup
Satu kecupan mendarat dibibir Angel membuat gadis itu langsung terpaku dengan wajah yang langsung merona
"kau istriku, jadi terserah padaku akan melakukan apapun padamu" ucap nya santai dan langsung melangkah masuk kedalam kamar mandi meninggalkan Angel yang masih terpaku ditempat nya.
__ADS_1
'seperti nya dia memang sedang Amnesia' batin Angel sembari menggelengkan kepala.
Setelah selesai dengan tempat tidur nya Angel langsung turun kebawah hendak menyiapkan sarapan untuk Cristian dan juga Gean.
Namun hal itu seperti nya tidak akan terjadi lagi karena dimeja makan sudah tersedia berbagai menu sarapan yang sudah disajikan oleh pelayan dirumah itu.
Terlihat Gean sudah duduk santai dengan ponsel ditangan nya
"selamat pagi nona, silahkan duduk" sapa pak chen dan langsung menyiapkan kursi tempat duduk Angel.
Angel hanya menganggukan kepala nya dan tersenyum tipis.
Dilihat nya Gean yang masih asik dengan ponsel nya tanpa menghiraukan diri nya.
Melihat Cristian belum juga hadir dia langsung merebut ponsel pria yang duduk dihadapan nya itu membuat pria itu terkejut dan menatap nya dengan heran
"hei, ada apa hm? " tanya Gean heran
Angel masih diam sembari mengetikan sesuatu diponsel milik Gean
Setelah selesai diapun menyerahkan kembali ponsel itu pada kakak nya dengan wajah yang cemberut
'apa ponsel ini lebih menarik dari kehadiranku' tanya Angel pada ketikan nya membuat Gean tersenyum lucu
'setidak nya berikan senyummu pagi ini untukku. Kau tau, adik mu itu terlihat aneh pagi ini, aku rasa dia sedang mabuk'
'maksudmu'
'dia bersikap manis padaku, apa itu karena ulahmu, atau karena dia memang sedang mabuk' tanya Angel lagi membuat Gean menahan tawa nya, namun baru ingin menyerahkan ponsel itu terlihat Cristian sudah berjalan menuruni anak tangga membuat Gean mengurungkan niat nya.
Melihat Gean yang tak lagi membalas Angel pun mengerti bahwa Cristian sudah muncul.
Cristian langsung duduk dimeja nya dengan wajah sesekali melirik Gean dan Angel bergantian
Dengan telaten Angel mengambilkan sepotong sandwich dan kopi untuk sarapan Cristian membuat pria itu menatap nya dengan tatapan yang sulit diartikan. Tidak seperti biasa berwajah ketus dan dingin, pagi ini dia terlihat lebih hangat dan sedap dipandang.
Melihat itu Gean hanya bisa tersenyum dalam hati
'adik yang baik, dia mendengar kata kataku, semoga dia bisa berdamai dengan takdir ' batin Gean yang kemudian melanjutkan sarapan nya
...
__ADS_1
Kini Cristian dan juga Gean sudah berada didalam mobil mereka dengan Gean dibelakang kemudi.
"hari ini kau terlihat lebih cerah, apa kau sedang menang undian? " tanya Gean memecah keheningan
"tidak juga" jawab Cristian yang masih asik dengan ponsel nya
"aku juga melihat wajah Angel hari ini lebih berseri. Ah, aku rasa sebentar lagi aku akan mendapatkan seorang keponakan yang lucu" ucap Gean membuat Cristian tersedak ludah nya sendiri
"kau kenapa, tebakanku benar bukan? " tanya nya sambil tersenyum lebar, membuat Cristian berdecak sebal
"ck kau ini, menyentuh nya saja aku tidak pernah bagaimana bisa kami punya bayi" ucap nya ketus
"sudah lebih dua bulan kalian menikah dan kau masih perjaka. Ck, menyedihkan! " ejek Gean membuat Cristian terdiam dengan wajah kesal
"sialan kau, aku hanya tidak ingin menyentuh nya sebelum kami sama sama saling mencintai, itu saja" jawab nya ketus
"hahaha, dasar bodoh, buka hatimu lebar lebar agar kau tahu perasaan mu sendiri dan perasaan Angel. Aku yang hanya melihat saja tahu bahwa sudah ada hati diantara kalian" ucap Gean sambil tertawa renyah
"aku sedang usaha" gumam nya kecil namun masih terdengar ditelinga Gean membuat pria itu tersenyum tipis.
"Angel gadis yang baik, aku yakin jika usaha mu tulus kebahagiaan pasti akan kau dapatkan" ungkap Gean membuat Cristian terdiam sesaat
"kau merestui kami? " tanya Cristian membuat Gean terhenyak dan menatap nya dalam dengan kernyitan didahi nya
"sudah selama ini kau menikah dan baru sekarang kau tanyakan itu? " tanya Gean heran dan membuat Cristian terkekeh kecil
"oh ayolah kak, kau tahu dulu aku menikahi nya karena terpaksa, dan sekarang aku ingin memulai semua nya kembali, kau satu satu nya keluarga yang kupunya. Apa aku salah meminta restumu? " tanya Cristian membuat Gean merasa terharu
Diapun kemudian menepuk pelan pundak Crsistian dengan tangan kiri nya
"aku merestui mu, semoga kebahagiaan selalu bersama kalian" ucap nya tulus
"terima kasih, aku tau gadis itu adalah gadis yang baik seperti yang selalu kau bilang, meski kekurangan nya hanya tidak dapat berbicara namun tertutupi dengan pesona keindahan wajah nya" ungkap Cristian dengan mata menerawang jauh membayangkan wajah Angel yang terlihat sangat cantik pagi ini
Mendengar itu Gean pun hanya tersenyum penuh arti
"cintai dia dengan tulus, maka dia pasti akan memberikan semua milik nya untuk mu" ucap Cristian pelan
"kau berbicara seperti itu seolah sebagai wali nya saja" ejek Cristian membuat Gean terkekeh pelan
"anggap saja begitu" jawab nya
__ADS_1
'suatu saat kau pasti terkejut mengetahui bahwa aku adalah wali nya' batin Gean dalam hati.