Oh My Lady

Oh My Lady
Black Rose Lagi


__ADS_3

Tawa mereka terhenti ketika Gean menyadari bahwa ada beberapa mobil yang mengikuti mereka dari belakang.


"siapa mereka, dimana mobil pengawal kita? " tanya Cristian sambil melirik beberapa mobil yang memang bukan mobil milik pengawal perusahaan nya


"entahlah, lajukan laju mobil mu, kita terlalu asik bercerita hingga tidak tahu ada yang menguntit" gumam Gean sembari mengambil senjata dibawah jok tempat nya duduk


Cristian pun melajukan mobil nya dengan kecepatan penuh namun beberapa mobil dibelakang nya juga tak kalah kencang


"kau sudah menghubungi anak buah kita, perasaan ku tak enak" ungkap Cristian yang masih fokus pada stir nya


"sudah, mereka sedang dalam perjalanan" jawab Gean sembari melihat kebelakang


Tak berselang lama ketika tiba dijalanan yang agak sepi mobil mereka disalip oleh dua mobil penguntit hingga membuat Cristian menghentikan mobil nya secara mendadak


Terlihat dua mobil lain berhenti dibelakang mereka. Cristian dan Gean langsung terlihat waspada dengan memegang senjata masing masing


Terlihat beberapa orang keluar dari dalam mobil dengan memakai jaket hitam mereka berlogo the devils


"mau apalagi mereka" gumam Cristian


Mau tidak mau Cristian dan Gean pun keluar dari mobil mereka dengan senjata ditangan nya masing masing.


"mau apa kalian? " tanya Cristian dengan Gean disamping nya


"tentu saja menghabisi mu, karena ulahmu tuan kami cidera dan karena ulah mu kami juga kehilangan barang yang semestinya milik kami. Kau harus membayar nya" teriak nya yang merupakan tangan kanan Zero


"astaga, bukan aku yang melukai nya bodoh, tuan mu saja yang takut dengan seorang wanita" ejek Cristian membuat kawanan itu semakin berang sedangkan Gean menaikan sebelah alis nya menatap Cristian


"kurang ajar kau! " teriak nya marah


Duarr


Suara tembakan pun terdengar namun bukan mengenai Cristian melainkan kepada kawanan the devils itu.


Cristian dan Gean lagi lagi dibuat heran dengan kedatangan pasukan bertopeng yang lagi lagi menyelamatkan mereka.


Tak ingin ketinggalan Cristian dan Gean juga melesatkan peluru mereka kearah musuh namun bukan untuk membunuh melainkan hanya membuat cidera, berbeda dengan pasukan bertopeng itu yang dengan bringas membabat habis seluruh kawanan penguntit yang berusaha mencelakai Cristian dan juga Gean.


Tak butuh waktu lama orang orang itu sudah terkapar bersimbah darah hanya dengan lima orang pasukan bertopeng.


Beberapa saat kemudian saat Cristian dan juga Gean masih berdiri mematung ditempat nya anak buah Cristian pun tiba.

__ADS_1


Salah seorang pria bertopeng melemparkan bunga mawar hitam pada Cristian dan dengan sigap pria itu menangkap nya.


"hei, terimakasih" teriak Cristian saat orang orang bertopeng itu berlari secepat kilat dari hadapan nya.


"lagi lagi black rose" gumam Gean


"ya, siapa sebenar nya mereka" balas Cristian


"tuan tuan, apa kalian baik baik saja? " tanya Erick sambil melihat kesekeliling nya dimana sudah banyak nyawa yang hilang


"ck, lama sekali kau, kalau tidak ada yang menolong kami mungkin nasib kami sudah seperti mereka" ketus Cristian sambil menunjuk kearah orang orang yang sudah tergeletak dijalanan


"sudah lah, ayo pergi sebelum polisi tiba" ajak Gean yang langsung berjalan kearah mobil nya


Cristian dan anak buah yang lain pun mengikuti mereka.


Hingga beberapa saat kemudian mereka sudah melanjutkan perjalanan mereka kembali. Kali ini Gean yang mengemudikan mobil nya.


"aku penasaran siapa sebenar nya black Rose ini, mengapa dia selalu membantu kita? " tanya Cristian sembari memainkan bunga mawar hitam yang ketiga kali didapat nya itu


"entah lah, aku malah penasaran siapa pemimpin nya. Dia pasti seorang wanita tangguh tak terkalahkan" jawab Gean


"takut kenapa? " tanya nya sambil terkekeh pelan


"jika aku melakukan kesalahan pasti akan langsung ditembak mati" jawab Cristian bergidik


"ah, aku malah ingin menjadikan nya seorang istri, kau tahu aku tak perlu menjaga diriku jika sudah bersanding dengan wanita tangguh seperti itu" jawab Gean yang membuat Cristian ikut tertawa


"aku tak akan sanggup jika hidup dengan wanita seperti itu, bisa mati berdiri. " jawab nya sambil tertawa keras


"hahhaaha, dasar bodoh" ucap Gean


"cukup punya istri yang lemah lembut, dan penuh kasih sayang, bukan istri petarung seperti mereka. Astaga benar benar mengerikan, kau lihat cara mereka bertarung, memukau memang, tapi seperti malaikat pencabut nyawa semua" jelas nya kembali bergidik ngeri


"hahhaha, berarti wanita mu sudah pas bukan, lemah lembut dan penuh dengan senyuman" ungkap Gean melirik Cristian yang tersenyum penuh makna


"ya itu sudah cukup untuk ku, tidak perlu yang mengerikan seperti keinginan mu" ucap nya tanpa sadar membuat Gean mengangguk kecil


"pilihan mu memang terbaik" jawab Gean membuat Cristian tersadar akan apa yang diucapkan nya


Gean pun tertawa terbahak bahak berhasil menggoda Cristian, membuat pria itu memalingkan wajah nya dengan kesal.

__ADS_1


Tak berselang lama mobil yang dikendarai Gean pun tiba dirumah mewah milik Cristian.


Dengan disambut oleh pak Chen mereka masuk kekamar masing masing.


..


ceklek


Cristian membuka pintu kamar nya dengan pelan. Dilihat Angel yang sudah tertidur diatas sofa tempat dia tidur selama pindah dikamar pria itu.


Perlahan dia berjalan mendekat dan memperhatikan wajah cantik Angel yang terpejam rapat. Hati nya berdesir hangat, ada rasa yang tidak bisa di ungkap kan nya. Antara berdamai atau tetap bertahan pada dendam dan kesakitan nya. Namun perkataan Gean kembali terngiang dalam fikiran nya.


'akan aku coba untuk berdamai pada takdir, semoga ini bisa mendamaikan sedikit hatiku' batin nya sembari berlutut dan masih menatap lekat wajah istri nya.


Penglihatan nya beralih pada setangkai mawar merah yang berada digenggaman Angel , dan juga berpaling lagi pada bunga mawar hitam yang sedari tadi masih digenggam nya.


Alis nya mengernyit heran


'kenapa mereka senang sekali dengan mawar, apa mereka ada kaitan nya satu sama lain?' tanya nya dalam hati


Cristian segera mengambil bunga yang ada ditangan Angel dan memandang nya penuh makna. Dia pun meletakan kedua mawar berbeda warna itu diatas meja rias milik istri nya.


Sekali lagi ditatap nya lekat wajah Angel. Dengan menarik nafas dalam dalam dia mengangkat tubuh istri nya dengan pelan dan diletakan nya diatas ranjang nya dengan lembut pula.


cup


satu kecupan singkat namun hangat diberikan nya didahi gadis itu.


'semoga ini bukan suatu kesalahan' batin nya lagi


Cristian beranjak masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri nya. Sementara Angel membuka perlahan mata nya dengan wajah yang tak terbaca.


'ada apa dengan nya? apa dia mabuk?' batin gadis itu sembari meraba dahi nya. Masih terasa hangat nya kecupan itu membuat pipi tirus putih nya merona.


Lama dia terbuai dalam lamunan dan terdengar suara handle pintu kamar mandi terbuka, Angel pun kembali berpura pura untuk tidur namun mata nya melirik sedikit kearah suami nya yang hanya memakai handuk dipinggang nya dengan teresan air yang masih tersisa ditubuh kekar nya. Jelas saja itu membuat jantung Angel kembali berdetak kencang dengan wajah yang semakin memerah. Tak ingin ketahuan gadis itu membalikan tubuh nya kearah lain membuat Cristian melirik nya sekilas.


Setelah selesai memakai pakaian tidur nya Cristian naik ketempat tidur nya, merebahkan diri nya disamping tubuh Angel.


Seketika dada nya bergemuruh karena ini adalah pertama kali nya dia tidur dengan seorang wanita.


Sebuah senyum terbit dibibir kedua nya, beberapa saat sama sama mereka menahan gejolak hati dan perasaan hingga masing masing tertidur dengan nyaman hingga pagi menjelang.

__ADS_1


__ADS_2