Oh My Lady

Oh My Lady
Apa aku sanggup ?


__ADS_3

Hari sudah beranjak siang, bahkan matahari sudah berada tepat diatas kepala saat Cristian telah bersiap untuk pergi menjemput istri nya.


Dia menuruni anak tangga dengan cepat dan langsung berjalan keluar menuju mobil nya.


"hei, kau mau kemana?" tanya Gean yang baru saja keluar dari kamar nya


"aku mau menjemput Angel" jawab Cristian


"oh baiklah, tapi aku tidak bisa menemanimu, salah satu diantara kita harus ada yang keperusahaan" jelas Gean


"tidak apa, aku bisa pergi dengan steve, kau dan Erick bisa keperusahaan" jawab Cristian


"ya, hati hati" ucap Gean. Cristian pun hanya menganggukan kepala nya


Setelah itu dia meminta salah seorang anak buah nya yang bernama steve untuk mengantar nya menuju kota dimana Angel berada.


Selama diperjalanan, Cristian menghabiskan waktu nya dengan memejamkan mata nya yang terasa sangat berat.


Steve membiarkan tuan nya itu untuk tidur karena seperti nya Cristian terlihat sangat kelelahan.


Dan selama dua jam lebih mereka tiba dikota itu, Cristian yang telah terjaga memberi tahu dimana alamat rumah Angel.


Tak berselang lama mereka tiba dirumah yang tampak sederhana namun sedap untuk dipandang mata.


Cristian turun dari mobil nya dan berjalan perlahan masuk kerumah itu. Ini kedua kali nya dia datang ketempat itu.


Cristian mengedarkan pandangan mata nya kesegala arah, rumah itu terlihat sepi. Apa Angel tak berada disana.


Dia mengetuk pintu itu beberapa kali namun tidak juga ada yang menjawab.


"Angel" teriak pria itu sembari kembali mengetuk pintu.


Dia mencoba memutar handle pintu, dan ternyata tak dikunci, membuat Cristian mengernyitkan dahi nya heran.


Cristian langsung membuka pintu itu dengan cepat dan langsung masuk kedalam.


Langkah kaki nya langsung menuju kedalam kamar Angel, namun lagi lagi dia mematung karena Angel tak terlihat disana.


"Angel!!" teriak nya lagi sembari berjalan dengan cepat kebelakang rumah dimana taman bunga milik Angel berada.


Cristian lagi lagi mengedarkan pandangan mata nya kehamparan taman bunga yang lumayan luas itu.


Dan terlihat dibawah pohon maple seorang wanita duduk termenung dengan dua tangkai mawar berbeda warna.


Cristian berjalan cepat kearah wanita yang tak lain adalah istri nya.


"baby" panggil Cristian lembut membuat Angel terhenyak kaget karena tak menyadari kehadiran pria itu.


Angel langsung berdiri dengan mata yang berkaca kaca karena hati nya sedang tidak menentu saat ini.

__ADS_1


Cristian langsung berlari kearah nya dan memeluk nya dengan erat.


"maafkan aku, maaf. Aku sangat merindukan mu baby" ungkap Cristian yang langsung menghujani kecupan berkali kali diwajah istri nya.


Sungguh dia sangat merindukan kehangatan wanita itu.


Namun dia sedikit heran karena Angel terlihat tak memberikan reaksi apapun, bahkan tak membalas pelukan nya.


Cristian langsung manangkup wajah Angel yang terlihat sendu


"apa kau marah padaku baby?" tanya Cristian lembut


Namun Angel hanya terdiam dan menundukan kepala nya


"maafkan aku, bukan maksud ku membuat mu kecewa. Jangan marah hmm, ada urusan yang harus aku selesaikan dua hari ini" jelas nya sembari terus menatap wajah Angel yang tak ingin melihat nya.


"baby, " panggil Cristian lembut. Dia mengangkat dagu Angel agar melihat nya.


"maaf" ucap Cristian lagi


Namun Angel masih diam tanpa ekspresi membuat Cristian semakin merasa bersalah


"aku tahu aku salah, aku tak akan mengulangi nya lagi. aku janji" kata Cristian sembari menggenggam erat tangan Angel


'maaf Cris, bukan karena itu. Tapi aku tak tahu kenapa hati ku seperti ini. Aku sungguh merasa bersalah padamu' batin nya sendu


Melihat wajah istri nya yang terlihat sedih Cristian memeluk nya kembali sembari mengusap lembut punggung Angel dan mencium pucuk kepala nya beberapa kali.


Cristian yang berfikir bahwa Angel bersedih akibat ulah nya pun mencoba untuk menenangkan wanita nya itu.


"jangan menangis. Aku tak akan pergi lagi. Aku janji" cristian mengusap lembut air mata diwajah Angel dan mencium kedua mata nya yang terlihat sembab dan basah. Serta mencium bibir nya lama membuat Angel merasa sedikit tenang dengan perlakuan Cristian.


'maafkan aku' batin nya lagi


Cristian lalu mengajak Angel untuk duduk dibawah pohon maple sembari menikmati udara yang terasa sejuk walau matahari tengah bersinar dengan cerah.


Angel merebahkan kepala nya dibahu Cristian, membuat pria itu tersenyum lembut dan membelai sayang wajah istri nya dengan sesekali mengecup puncak kepala Angel dan sebelah tangan nya memeluk pinggang wanita itu.


Angel memejamkan mata nya menikmati sentuhan lembut dari suami nya. Dia ingin seperti ini setiap saat, selalu merasakan ketenangan saat berada didekat pria itu.


Meski saat ini hati nya sedang kacau karena kehadiran masa lalu nya, namun tak bisa dipungkiri bahwa kehadiran Cristian mampu meyakinkan apa yang harus dia lakukan sekarang.


Jauh didalam hati nya dia sungguh tak berdaya melihat Kenzo yang terlihat hancur saat dia mengatakan yang sebenar nya. Namun dia juga tak bisa menutupi apa yang telah terjadi, dia tak ingin lelaki yang pernah mencuri hati nya semakin merasakan sakit hati.


Angel kembali meneteskan air mata nya saat mengingat pertemuan nya dengan Kenzo atau yang biasa disapa King Aldrego pagi tadi


...


Flashback

__ADS_1


Setelah Cristian dan orang orang nya pergi, King Aldrego menatap kembali wajah wanita yang sangat dirindui nya dan dicintai nya beberapa tahun terakhir ini.


Wanita yang membuat hari hari nya tidak tenang , wanita yang mampu memporak porandakan hati nya.


Kenzo mengambil kedua tangan Queen rose dan menggenggam nya dengan erat. Ditatap nya wajah dibalik topeng itu dengan penuh cinta dan kerinduan


"aku sangat merindukan mu rose. Kenapa kau pergi begitu saja, aku tahu aku salah karena membiarkan orang tua ku menghancurkan hubungan kita. Tapi tak tahukah kau bahwa aku hancur saat kau meninggalkan ku begitu saja tanpa tahu apa yang terjadi" ungkap nya lirih membuat Queen rose menatap nya dengan lekat


"ayo kita bicarakan dibelakang" ucap Queen rose sembari menarik tangan Kenzo yang masih menggenggam tangan nya


Mereka berjalan kebelakang mansion dimana disana ada sebuah taman kecil yang terlihat menenangkan.


Mereka berdua duduk disebuah kursi panjang dibawah pohon rindang.


Kenzo masih tak memalingkan wajah nya dari wanita yang beberapa tahun belakangan ini menghilang dari pandangan mata nya


Dia mengangkat tangan nya dan membuka topeng yang dikenakan Queen rose dengan lembut dan terlihat lah wajah cantik nan tajam yang masih menjadi penghuni hati nya.


Dengan perlahan Kenzo membelai wajah Queen rose yang masih terdiam menatap kearah Kenzo dengan perasaan tak menentu


"kenapa kau meninggalkan aku , tak bisa kah kita berjuang bersama?" tanya Kenzo lirih dan tak berpaling sedikit pun dari wanita didepan nya


"kau pergi tanpa kabar. Aku tahu orang tua ku sudah keterlaluan, tapi tak bisa kah kau memikirkan sedikit saja tentang perasaan ku. Kau tahu rose, aku hancur, aku merasa tidak ada lagi yang bisa membuat ku hidup saat kau pergi waktu itu" ungkap Kenzo dengan mata yang berkaca kaca membuat Queen rose langsung meneteskan air mata nya


"maaf kan aku. Tapi orang tua mu benar. Kita bagaikan langit dan bumi yang tidak bisa bersatu. Kita berbeda Al" ungkap Queen rose sedih


"rose, lihat aku." Kenzo menangkup wajah Queen rose yang sudah berderai air mata


"sudah berapa kali aku katakan. Kita sama tak ada yang berbeda. Hanya perlu waktu meyakinkan orang tua ku. Hatiku yang memilihmu, bukan mereka" ungkap Kenzo meyakinkan sementara Queen rose menggelengkan kepala nya


"tidak, mereka memang tidak menyukai ku. Mereka tidak ingin aku menjadi pasangan mu karena status ku yang hanya seorang pembunuh. Bahkan mereka sampai memerintahkan orang untuk menghancurkan klan ku, kau tahu itu kan" balas Queen rose


"Rose percayalah. Sekarang mereka sudah bisa menerima mu, mereka tahu seberapa besar cintaku untuk mu. Jadi ayo ikutlah dengan ku. Kita menikah dan memulai hidup dari awal kembali" pinta Kenzo dengan tangan menggenggam erat tangan Queen rose


Deg


Jantung Queen rose terasa berhenti berdetak. Dia masih melihat cinta yang begitu dalam dimata pria itu, tatapan nya masih sama seperti dulu, bahkan dia dapat melihat gurat kerinduan dan kesedihan yang mendalam dimata nya.


Apa dia mampu untuk mengungkap kan yang sebenar nya


"sayang, kau mau kan memulai semua nya kembali. Dua tahun aku jalani dengan rasa sepi karena kehilangan mu, dua tahun aku mencari mu. Dan betapa bahagia nya aku bisa bertemu dengan mu lagi sayang. Sungguh perasaan ku tak pernah berubah sedikit pun terhadap mu rose" ungkap Kenzo membuat air mata Queen rose semakin deras


Apa


Apa yang harus dia katakan


Sanggupkah dia melihat pria itu bertambah hancur


Pria yang selama ini selalu membuat nya menjadi wanita yang kuat

__ADS_1


Pria yang selalu mendukung apapun yang akan dia lakukan


Apa dia sanggup melihat pria sebaik itu terluka kembali karena nya ???


__ADS_2