
Setengah jam kemudian Cristian tiba didepan sebuah rumah sederhana namun nampak sedap dipandang mata sebab dikelilingi oleh berbagai pohon dan tanaman bunga mawar.
Cristian turun dari mobil nya dengan kaca mata hitam bertengger menutupi mata tajam nya.
Meski langit sudah mulai gelap namun suasana petang itu terasa mendamaikan mata dan fikiran.
Terlihat Cristian mengedarkan pandangan nya kesekeliling rumah yang baru kali ini dilihat nya. Dengan debaran jantung yang semakin kencang dia mulai melangkahkan kaki nya masuk ke pekarangan rumah itu.
"apa benar ini rumah nya?" tanya Cristian pada Erick yang berjalan dibelakang nya
"benar tuan" jawab Erick
Nampak pria itu menghembuskan nafas nya sebelum mengetuk pintu rumah itu.
Setelah beberapa kali mengetuk pintu terbuka dan keluarlah Gean dengan wajah terkejut nya namun kemudian tersenyum senang.
"wow, baru beberapa menit yang lalu kita berbicara , tapi sekarang kau sudah ada disini, benar benar hebat" kata Gean terkekeh geli sembari menatap Cristian yang memandang kedalam rumah itu
"ck, diam lah. Dimana dia?" tanya Cristian langsung
"kau sudah tidak sabar ternyata" kata Gean menggelengkan kepala nya
"oh ayolah, sudah beberapa hari aku menahan nya dan jangan mempersulitku" kata Cristian kesal dan itu membuat Gean terkekeh geli
"masuk lah, dia dibelakang sedang merangkai bunga." kata Gean sembari mengajak Cristian masuk kerumah itu
Cristian pun mengikuti kemana Gean pergi, sepanjang ruangan dia sesekali memperhatikan dekorasi ruangan itu yang terlihat rapi namun unik dimana setiap sudut nya terdapat rangkaian bunga mawar merah dan putih hingga aroma dirumah itu terasa segar dan nyaman.
'apa dia maniak mawar' batin Cristian heran
"hei, apa tidak ada yang kau curigai tentang markas kita yang hancur itu, bahkan beberapa orang pengawal kita tewas akibat ledakan itu" ungkap Gean tiba tiba membuat lamunan Cristian buyar seketika
"hmh, tidak ada, aku tidak pernah merasa punya musuh. Aku serahkan masalah itu padamu saja" jawab Cristian
"baiklah, aku akan menyelidiki nya" kata Gean pula .
Mereka pun tiba dibelakang rumah milik Angel, dan terlihat gadis itu masih asik merangkai berbagai jenis bunga ditangan nya.
"pergilah, selesaikan masalah kalian, aku tunggu didalam" kata Gean menepuk pundak Cristian yang terlihat diam membeku menatap istri nya
Cristian pun hanya mengangguk.
Setelah Gean pergi, Cristian mulai melangkah mendekati sebuah gazebo tempat Angel duduk dengan bunga bunga nya.
Semakin dekat semakin jantung nya tidak bisa dikontrol, bahkan debaran nya bisa didengar nya.
Perlahan dia berhenti dibelakang tubuh gadis itu yang seperti nya belum tahu entah pura pura tidak tahu akan keberadaan nya,
Cristian menarik nafas nya dalam dalam sebelum melangkah kembali.
"Angel!" panggil nya ragu
__ADS_1
Gadis itupun menoleh kearah nya membuat Cristian terpaku sejenak. Ditatap nya wajah istri nya yang semakin dilihat semakin cantik dan mempesona.
"boleh kah aku duduk?" tanya nya pelan
Angel pun hanya mengangguk dan terus menatap wajah pria yang dirindukan nya itu.
Kedua nya masih sama sama terdiam, terutama Cristian yang seakan tidak mampu untuk berucap , bahkan kata kata yang telah dipersiapkan nya sedari semalam hilang entah kemana setelah melihat wajah istri nya.
Ingin rasa nya dia memeluk tubuh gadis yang ada dihadapan nya itu namun entah mengapa kaki nya seolah membeku dan enggan untuk bergerak.
Lagi lagi Cristian menarik nafas dalam dalam sebelum berbicara membuat Angel tersenyum dalam diam
"a aku, aku minta maaf. Aku tau aku sudah salah padamu, tidak seharus nya aku berlaku kasar dan memperlakukan mu seperti itu. " kata Cristian sembari menatap wajah Angel yang juga menatap nya
"Angel, beri aku kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki hubungan kita" ungkap Cristian sembari mengambil tangan Angel dan menggenggam nya dengan erat membuat gadis itu mengerjapkan mata nya beberapa kali
"aku salah, aku minta maaf. Aku tahu hatiku yang sebenar nya, maafkan kebodohanku ini yang baru menyadari akan perasaan ku sendiri, aku , aku sudah jatuh hati padamu. Aku mencintaimu Angel" ungkap Cristian membuat Angel terpaku dengan mata yang berkaca kaca
Angel pun langsung menarik kembali tangan nya dan memperhatikan raut wajah Cristian yang terlihat jelas dia bersungguh sungguh
Cristian langsung berlutut didepan gadis itu sembari menggenggam kembali tangan istri nya.
"aku tau kau ragu akan perkataan ku karena perlakuan ku selama ini. Tapi kumohon berikan aku kesempatan untuk membuktikan perasaanku padamu, sungguh, aku benar benar mencintaimu, istriku" ungkap Cristian sembari mengecup tangan Angel membuat gadis itu menitihkan air mata nya.
Cristian menatap lekat wajah Angel yang kini sudah memerah akibat terharu oleh perkataan nya
"maukah kau memberiku kesempatan sekali lagi?" tanya Cristian penuh harap
Angel membalas memeluk suami nya meski dalam hati ia masih sedikit ragu atas apa yang dilakukan nya.
'maafkan aku belum bisa jujur sekarang, aku masih ingin membuktikan perasaan mu yang sesungguhnya, jika sudah waktu nya ku harap kau tidak akan kecewa menerima kenyataan nya' batin Angel
Lama mereka berpelukan saling melepas rindu dan rasa yang sama sama sudah membelenggu jiwa.
Cristian melepaskan pelukan nya kemudian mencium lama dahi istri nya dengan lembut dan penuh sayang, ciuman itu turun ke kedua mata gadis itu dan yang terakhir berlabuh kebibir ranum istri nya.
"terima kasih, aku berjanji tidak akan melukai mu lagi, aku berjanji akan selalu menjaga mu semampu ku" ungkap Cristian sembari mengusap lembut wajah istri nya.
Angel pun hanya tersenyum manis menatap wajah pria yang dicintai nya sejak sedari dulu itu.
Cristian kemudian mengeluarkan sesuatu dari saku jas nya.
Sebuah cincin bermata berlian bewarna merah, simple namun terkesan indah dan elegan.
"Angelina Rossmarry, maukah kau menjadi istri ku dan hidup selama nya dengan ku??" tanya Cristian yang sudah berlutut kembali didepan Angel
Angel lagi lagi dibuat terperangah oleh kelakuan suami nya itu. Bagaimana mungkin mereka sudah menikah tapi dia malah melamar lagi
Cristian yang melihat itu langsung tersenyum dan berkata
"aku tahu pernikahan kita yang lalu hanya paksaan dariku, tapi kali ini aku benar benar serius memintamu menjadi istri ku dan memulai semua nya dari awal kembali" ungkap Cristian
__ADS_1
Angel pun hanya tersenyum dan mengangguk kan kepala nya kembali
Cristian langsung berdiri dan memakaikan cincin itu dijari manis istri nya.
Terlihat manis dan indah , sangat cocok ditangan istri nya.
Pria itupun langsung mencium kembali punggung tangan Angel dan memeluk nya kembali seolah enggan untuk berpisah lagi.
Hingga keromantisan mereka terhenti saat mendengar suara seseorang yang sangat mereka kenali.
"ehemmhh, kalian melupakan ku" ketus Gean membuat Angel dan Cristian menoleh kearah nya
"kenapa kau disini" tanya Cristian kesal dan duduk disebelah Angel yang tengah memasang senyum bahagia nya
"hei, ini rumah ku" jawab Gean tak kalah kesal namun begitu dia terlihat bahagia melihat adik adik nya sudah bersatu kembali
"ck, aku tau, tapi tak bisa kah kau jangan mengangguku sebentar saja" kata Cristian lagi
"tidak bisa, dia juga adik ku, aku juga merindukan nya" jawab Gean yang kini juga duduk disebelah Angel. Jadilah wanita itu diapit oleh dua orang pria yang menurut nya tidak pernah diam itu.
"hei, kau sudah hampir seminggu disini, bahkan aku baru setengah jam, astaga menyebalkan" jawab Cristian mendengus
"hahaha, lihat lah Rossy, suami mu ini , aku kira dia tidak akan datang lagi, ternyata dia tak tahan jauh darimu" ejek Gean
"tentu saja dia istriku" jawab Cristian membuat Angel tersenyum sembari menggelengkan kepala nya mendengar perdebatan antara kakak dan suami nya itu
"baiklah baiklah, aku mengalah, jadi apa kau akan langsung menjemput Angel pulang?" tanya Gean
"tentu saja, kau mau ikut pulang bersama ku kan?" tanya Cristian menatap Angel.
Angel pun hanya tersenyum dan mengangguk membuat Gean mengernyitkan dahi nya
"dan kau juga harus pulang, perusahaan membutuhkan mu" kata Cristian lagi
"kan ada kau yang mengurus nya , aku akan mengurus perusahaan ku yang disini" jawab Gean
"tidak bisa, disini hanya perusahaan kecil , kau bisa menyuruh orang untuk mengurus nya, atau sesekali kau bisa kemari, tapi jangan buat aku mengurus perusahaan medrict sendiri, oh aku tidak akan sanggup. Beberapa hari kau tinggal kepala ku hampir pecah" ungkap Cristian membuat Gean tertawa kecil
"tidak bisa begitu, aku juga punya tanggung jawab disini. Meski kecil namun itu peninggalan orang tua kami yang harus aku jalankan" jelas Gean pula
"oh ayolah kakak ipar, kau masih bisa menjalankan nya dari jauh, aku juga akan membantu. Setidak nya sampai kau menikah, setelah kau menikah maka aku akan melepasmu, bagaimana menurutmu Angel?" tanya Cristian membuat Angel dan Gean saling pandang dan berfikir
Angel mengangguk menatap kakak nya, dan Gean pun hanya menghela nafas kasar
"hmh, baiklah, aku akan ikut kalian dan sesekali saja melihat perusahaan disini" kata Gean akhir nya mengalah membuat Cristian tersenyum puas
"kau juga harus memikirkan masa depan mu, ingat, umur mu sudah bau tanah" goda Cristian membuat Angel menahan tawa nya dan Gean mendengus kesal
"ck, sialan kau" dengus Gean
Mereka pun bercengkrama bersama meski hanya Gean dan Cristian yang berbicara.
__ADS_1
Sebenar nya Gean heran melihat adik nya mengapa ia masih berpura pura bisu dihadapan suami nya. Namun itu akan Gean tanyakan nanti jika waktu nya sudah tepat.