
"hei ada apa dengan mu???" tanya Cristian cemas. Angel segera menghampiri kakak nya dan duduk disebelah pria itu.
"aku diserang oleh beberapa orang anak buah black hunter saat perjalanan pulang. Bahkan anak buah yang kau kirim semua mengalami luka luka, bahkan ada seorang yang tewas" jelas Gean membuat Cristian menggeram kesal
"sialan, mereka selalu saja mencari masalah" geram Cristian.
Erick melirik sekilas pada Angel yang terlihat menarik nafas dalam dalam dengan raut wajah yang terkesan dingin
"kita harus melakukan sesuatu tuan" ungkap Erick pula
"ya kau benar. Kita tak bisa diam saja seperti ini" kata Gean pula
"baiklah, apa rencana kalian?" tanya Cristian menatap Gean dan Erick bergantian
"kita awasi dulu markas mereka, cari tahu dimana paman dan bibi bersembunyi. Aku tahu pasti ada campur tangan mereka dalam penyerangan ini" jelas Gean
"ya, seharus nya mereka sudah bergerak, tapi hingga sekarang mereka hanya berani main belakang. Padahal aku rasa jika mereka mau, mereka bisa menyerang kita langsung bukan, kita bagaikan semut kecil dibandingkan dengan pasukan mereka" kata Cristian pula
"seperti nya ada yang mereka takuti dari kita" timpal Erick
"maksud mu? Kita bahkan tak punya anggota yang kuat, apa yang mereka takuti?" tanya Cristian menatap Erick lekat
"black rose" ucap Gean membuat Cristian terhenyak dan Erick menganggukan kepala nya
Namun satu hal yang mengganjal dalam hati Erick dimana dia melihat Angel juga sedikit mengubah ekspresi nya ketika Gean mengucapkan kata black rose.
Cristian terdiam sejenak dan menghembuskan nafas nya cepat.
"yah, setiap kita berada dalam masalah pasti black rose selalu membantu." gumam Cristian
"ya, karena itu juga aku masih bisa pulang dengan selamat" ungkap Gean membuat semua orang menatap kearah nya.
..
Flashback
Hari sudah mulai petang dan langit sudah bewarna kemerahan. Gean mengendarai mobil nya sendiri. Namun diikuti oleh dua mobil dari belakang. Dia tahu bahwa itu adalah orang suruhan dari Cristian.
"cih, anak itu terlalu berlebihan mengirim pengawal sebanyak itu, seperti aku seorang presiden saja" gumam nya sembari masih menatap fokus kearah jalanan yang mulai sepi karena berada didaerah minim penduduk bahkan cuaca juga mulai mendung dan mulai meneteskan rintik air nya.
Hingga tak lama kemudian dia merasa ada yang aneh, satu dari mobil pengawal nya tak lagi mengikuti nya, bahkan beberapa suara tembakan mulai terdengar jauh dibelakang sana.
Saat fokus akan apa yang terjadi dibelakang, tiba tiba dari arah depan muncul beberapa sepeda motor yang menghalangi jalan nya. Dengan sigap Gean langsung menginjak pedal rem hingga kepala nya hampir terhantuk dashboard mobil dan tentu saja menimbulkan suara decitan memanjang disepanjang jalan yang membasah .
Beberapa orang turun dari atas motor dengan membawa senjata api dan juga senjata tajam.
Dilihat dari jaket nya , jelas itu adalah anggota kelompok mafia black hunter.
Gean segera mengambil senjata api milik nya dan melirik kearah spion dimana pengawal nya juga tengah menghadapi musuh yang datang dari belakang mereka.
Namun tiba tiba Kaca pintu mobil langsung ditendang oleh seorang pria berwajah sangar dengan sebuah tato bergambar tengkorak kepala dirahang nya.
Dengan sekuat tenaga dia balik menendang pintu itu hingga pria bertato tersebut jatuh terpental kejalanan .
Gean langsung menembakan peluru nya kearah pria tersebut hingga membuat pria itu terkapar dan tak bisa bergerak.
Tembakan Gean membuat anggota black hunter yang lain mulai menyerang nya dengan tembakan dan juga pukulan.
Dengan sekuat tenaga, Gean mencoba melawan dan juga menghindari puluhan peluru yang mengarah pada nya.
Beberapa kali dia jatuh tersungkur akibat pukulan beberapa orang pria berbadan besar, hingga satu peluru menancap sempurna dikaki nya saat dia mencoba menghindar dan bersembunyi dibalik badan mobil.
__ADS_1
"ah sial!!" seru nya sembari meringis menahan sakit.
Dilirik nya pengawal yang dikirim Cristian sudah banyak yang tergeletak tak berdaya membuat nyali nya sedikit menciut dan pasrah jika memang nyawa nya akan berakhir malam itu juga.
Dor
Dor
Dor
Berkali kali dia menembakan peluru nya pada anggota black hunter yang memang terlihat sangat kuat.
Jalanan yang sepi membuat suasana semakin mencekam menurut Gean, dimana hujan juga sudah mulai menumpahkan air nya dengan deras.
Hingga dia semakin frustasi saat kehabisan peluru.
"uugghhh sialan, aku bisa mati sia sia disini" gumam nya menggeram pasrah
Hingga tak lama kemudian senyum langsung mengembang diwajah pucat nya ketika melihat beberapa orang bertopeng datang dengan seorang wanita bertopeng pula.
Mereka menyerang membabi buta hingga membuat anggota black hunter kewalahan dan terlihat ketakutan.
Suara tembakan terdengar dengan begitu beringas , begitu juga suara pukulan dan hantaman benda tajam. Membuat Gean lagi lagi bergidik ngeri melihat kelompok mafia yang diketahui nya sebagai black rose itu membabat habis musuh nya tanpa ampun.
Dan ketika Gean tengah fokus memandang kearah orang orang yang tengah saling membantai, seorang wanita bertopeng datang menghampiri nya , membuat Gean terhenyak kaget dan memandang wanita itu dengan lekat.
"kau bisa berjalan tuan?" tanya wanita bertopeng itu memandang kearah kaki Gean yang terluka.
Gean pun menganggukan kepala nya dengan ragu sembari terus mengingat dimana dia pernah mendengar suara wanita ini.
"mari ikut saya, luka anda harus segera diobati" ucap wanita itu dan membantu memapah Gean yang terlihat kesusahan.
Dengan ragu Gean mengikuti langkah kaki wanita itu membawa nya kesebuah mobil tak jauh dari lokasi dimana Gean diserang.
Wanita itu terlihat mengeluarkan sebilah pisau kecil dengan mata pisau yang terlihat tajam namun sedikit melengkung diujung nya.
Tatapan mata wanita itu terkesan dingin dan tajam membuat Gean bergidik ngeri.
"hei, apa yang mau kau lakukan?" tanya nya gemetaran ketika wanita itu mengarahkan mata pisau nya kearah Gean
Wanita bertopeng itupun menatap Gean dan tersenyum sinis melihat raut ketakutan diwajah pria itu.
"saya hendak mengeluarkan peluru dikaki anda tuan, anda kira apa?" tanya nya dengan melirik ke arah kaki Gean yang sudah basah dengan darah dan juga air hujan
"ap apa kau bisa?" tanya nya pelan dan penuh keraguan
"anda meragukan saya tuan?" tanya wanita itu dengan seringaian nya membuat Gean semakin merasa terancam
"bi biar saja. Aku akan kerumah sakit nanti" ucap nya terbata
"rumah sakit jauh dari tempat ini, dan kau bisa kehabisan darah jika luka itu tidak segera diobati" kata wanita itu
"ta tapi" ucap Gean masih meragu
"tak perlu takut tuan. Seharus nya anda malu dengan wajah dan umur jika takut pada sebilah pisau kecil seperti ini" kata wanita itu dengan nada sinis membuat Gean seketika terbungkam
'sialan, dia mengataiku' maki Gean dalam hati
Tanpa berkata apapun lagi wanita itu langsung melepaskan sepatu Gean dan juga merobek celana laki laki itu tanpa ampun. Gean hanya terdiam takut melihat betapa lihai nya tangan wanita itu.
Cairan alkohol pun langsung disiram diatas luka Gean membuat pria itu langsung meringis menahan sakit yang sangat perih.
__ADS_1
Dan
"aaarrggghh!!!!!!!" teriak Gean sekuat tenaga saat peluru berhasil dikeluarkan dari dalam daging nya, bahkan air mata nya sampai menetes karena sakit yang sangat menggigit.
Wanita bertopeng itu tak menghiraukan sedikit pun reaksi kesakitan Gean, dia terus saja memberikan obat dan membalut luka dikaki Gean dengan perban .
Masih dengan meringis menahan sakit Gean menatap kesal ke arah wanita itu
"hei, apa kau tak bisa pelan sedikit. Kau mau membunuh ku ya?" tanya nya dengan nada yang terlihat marah
Wanita itu hanya melirik sekilas dan melanjutkan kegiatan nya lagi
"kau benar benar mengerikan!" seru nya membuat wanita itu menghembuskan nafas nya kesal karena Gean yang tak bisa diam
"anda yang terlalu penakut tuan, luka sekecil ini tapi sudah berasa seperti mau mati saja" ucap nya ketus membuat Gean membelalakkan mata nya
"apa kau bilang!" ucap Gean kesal, wanita itu pun langsung menarik tali pengikat perban dengan kuat membuat Gean lagi lagi berteriak kesakitan
"arrgghh!!"
"kau!!" keluh Gean menatap tajam wanita itu yang tersenyum sinis menatap nya
"sudah selesai. Aku harus pergi. Kau akan diantar oleh rekan ku yang lain." ucap nya santai mengabaikan raut kesal di wajah Gean
Gean hanya menggelengkan kepala . Meski kesal namun wanita ini sudah menolong nya dari maut dimalam ini
"baiklah, terima kasih. Semoga aku tak berjumpa dengan mu lagi" dengus Gean
"aku juga berharap begitu. Tapi seperti nya takdir berkata lain" jawab nya sembari melangkah menjauhi mobil itu meninggalkan Gean yang masih terpaku dengan kata kata nya.
Flashback off
..
"dia pemimpin black rose ?" tanya Cristian namun Gean menggeleng
"seperti nya bukan" jawab Gean membuat Cristian mengerutkan dahi nya
"aku rasa dia tangan kanan Queen rose, aku masih ingat perawakan Queen rose lebih terlihat dingin dan kaku, tapi wanita yang menolongku terlihat sangat menjengkelkan" ungkap Gean membuat Cristian mendengus dan Erick hampir melepaskan tawa nya
"ya Queen rose memang sangat kaku dan dingin, berada didekat nya seperti berada didekat malaikat pencabut nyawa" kata Cristian membuat Angel terhenyak dan langsung menatap pria itu dengan lekat
"ya mereka memang malaikat pencabut nyawa berwujud manusia" timpal Gean pula membuat Angel memejamkan mata nya sejenak dan menghembuskan nafas nya perlahan.
Erick yang sedari tadi melirik istri tuan nya pun sedikit terhenyak melihat perubahan ekspresi Angel, namun saat masih menatap Angel dengan lekat wanita itu malah berbalik menatap nya dengan tatapan tajam nya membuat Erick terhenyak dan segera mengalihkan pandangan nya pada Gean dan juga Cristian yang masih asik membahas tentang black rose.
'sungguh aku mencurigai nyonya Angel dalang dibalik ini semua' batin nya ngeri
..
Sementara Gean yang masih mendengarkan cerita Cristian melirik kearah adik nya yang menatap Cristian lekat.
Dan seketika saja sebuah ingatan langsung mengalir dikepala nya
'bukan kah suara itu ada lah suara Shania, seorang gadis yang mengaku sebagai karyawan Rossy ku,
berarti...
apakah ketua black rose itu ...?
..
__ADS_1
...*apakah Gean tahu yang sebenar nya...
yuk, jangan lupa terus kasih semangat aku ya readers. like and coment serta vote kalian😉*