Oh My Lady

Oh My Lady
The End


__ADS_3

Beberapa bulan berlalu, waktu bergulir tanpa terasa dengan musim yang silih berganti.


Kehidupan Cristian dan Angel benar benar dipenuhi oleh kebahagiaan dalam menantikan buah hati mereka.


Kesabaran dan keuletan Cristian dalam menghadapi sikap Angel yang berubah ubah saat kehamilan benar benar membuat Angel merasa begitu sangat sempurna.


Kesakitan , kehilangan, kesepian dan semua pengorbanan yang dirasakan nya dahulu kini telah berganti menjadi hari hari yang tak pernah dibayangkan sedikitpun oleh nya.


Kehamilan Angel telah memasuki usia matang, dimana mereka hanya tinggal menunggu hari untuk menantikan buah hati mereka.


Cristian sudah mengambil cuti mengingat beberapa hari lagi Angel akan melakukan operasi untuk melahirkan anak mereka.


Shania dan Gean juga tinggal dirumah Cristian karena saat ini Shania juga tengah mengandung anak pertama mereka. Kebahagiaan yang terasa begitu lengkap ditengah tengah keluarga mereka. Meski tak lagi mempunyai orang tua, namun mereka cukup bahagia dengan saling melengkapi satu sama lain.


Erick juga baru saja melangsungkan pernikahan nya dengan Reina sebulan yang lalu. Semua sudah berjalan dengan semesti nya.


Hanya Jorge yang nampak nya masih setia sendiri. Dia masih selalu siaga mengawal kemanapun Angel dan Cristian pergi.


...


"Cris, kau sudah menyiapkan nama untuk anak kita?" tanya Angel pada Cristian yang tengah membantu nya mengemasi barang barang dan perlengkapan persalinan nya besok


"sudah baby, aku sudah menyiapkan nya jauh jauh hari" jawab Cristian dengan senyum teduh nya


Angel hanya tersenyum dan mengangguk


"aku sangat gugup Cris, entah kenapa aku begitu takut, padahal aku sudah terbiasa dengan luka" ungkap Angel tiba tiba, membuat Cristian langsung menghentikan kegiatan nya dan beralih menuju Angel yang duduk ditepi tempat tidur mereka


"kemari" pinta Cristian yang merentangkan kedua tangan nya meminta Angel masuk kedalam rengkuhan nya


dengan sedikit kepayahan karena perut nya yang sudah begitu besar, Angel langsung beranjak dan duduk disamping Cristian dan langsung memeluk suami nya itu


"jangan takut, oke. aku akan selalu menemanimu. kau pasti bisa, demi buah hati kita" kata Cristian mencoba menenangkan Angel , tangan nya mengusap lembut punggung istri nya itu dan menciumi pucuk kepala Angel


Angel hanya mengangguk dan mengeratkan pelukan nya


"tenang lah, Angel ku adalah wanita kuat, anak anak kita sudah ingin bertemu dengan mommy nya" kata Cristian lagi


"iya, kau akan menemaniku kan" kata Angel menatap dalam wajah teduh Cristian


"tentu baby" jawab Cristian sembari mengusap wajah Angel yang sudah terlihat sembab


"sekarang tidur dan istirahat, kau tidak boleh lelah" kata Cristian sembari menarik Angel dan membantu nya merebahkan tubuh diatas tempat tidur mereka.


Memasuki bulan terakhir kehamilan nya, Angel sudah terlihat begitu kepayahan. Apalagi dia mengandung dua anak sekaligus, sehingga perut nya terlihat begitu besar.


Cristian selalu terenyuh melihat perjuangan Angel dalam mengandung buah hati mereka. Setiap malam Angel akan kesulitan tidur, dia terus mengeluh kepanasan, pinggang nya yang nyeri, bahkan perut nya yang tiba tiba kram karena pergerakan bayi mereka. Dan untuk siang hari, Angel lebih banyak duduk dari pada bergerak, kaki nya sering sekali mengalami pembengkakan bahkan perut nya juga sering kram hingga mengakibatkan dia harus menjalani operasi untuk melahirkan nanti.

__ADS_1


Cristian tidak pernah meninggalkan Angel sedetikpun, dia selalu menemani istri nya hingga Angel tertidur dengan lelap, meski hanya sebentar, begitu pula disiang hari nya, Cristian selalu memapah kemanapun Angel pergi, meski hanya disekitaran rumah mereka.


Gean lebih banyak diperusahaan membantu Erick, apalagi kini dia juga fokus membangun perusahaan orang tua nya agar lebih besar. Cristian sudah jarang keperusahaan, dia hanya bekerja dari rumah, mengingat kondisi Angel yang tidak bisa ditinggal terlalu lama.


Gean terpaksa meninggalkan Shania bersama Angel, meski berat namun kondisi Shania terlihat baik baik saja meski dia baru memasuki bulan bulan pertama kehamilan nya.


....


Keesokan hari nya, Cristian sudah berada dirumah sakit tempat dimana Angel akan menjalani operasi nya. Shania sudah ada disana bersama Reina untuk menemani Angel dan Cristian.


Sementara Gean dan Erick masih dalam perjalanan setelah dari perusahaan terlebih dahulu.


Cristian dan Angel sudah ada didalam ruangan operasi, dimana sudah ada beberapa dokter dan perawat yang akan membantu Angel bersalin.


Wajah Angel dan Cristian terlihat tegang, namun mereka tetap memberi semangat satu sama lain.


"kau pasti bisa" bisik Cristian ditelinga Angel saat para dokter mulai melakukan tugas nya. Angel hanya tersenyum dan mengangguk. Dalam hati dia terus berdoa meminta pada Tuhan agar semua nya dilancarkan.


Dia sudah terbiasa dengan darah dan luka, namun kali ini dia sangat gugup karena sebentar lagi dia akan melihat dua buah hati nya hadir kedalam kehidupan nya.


Cristian meringis ngilu saat sesekali melihat para dokter membedah perut Angel. Mata nya berkaca kaca melihat bagaimana pisau bedah menyayat perut istri nya. Tangan nya terus menggenggam tangan Angel dengan erat, sungguh pemandangan yang benar benar melukai hati nya, namun luka itu yang akan mewujudkan impian mereka nanti nya.


Senyum langsung merekah diwajah Cristian saat bayi pertama mereka diangkat dari dalam perut Angel.


Tangisan kuat seorang bayi menggema diseluruh sudut ruangan itu membuat Cristian langsung menangis haru karena nya


"anak yang tampan, biarkan dia mengenali mommy nya" kata seorang dokter yang membawa bayi tersebut kedada Angel


Cristian dan Angel langsung memeluk bayi itu dengan lembut dan penuh kebahagiaan


"Cris, dia begitu tampan, dia anak kita" ucap Angel begitu terharu


"ya, baby, dia anak kita" jawab Cristian yang kini membelai lembut wajah mungil bayi nya


"anak kedua kalian tuan, nyonya, dia begitu cantik seperti ibu nya" kata dokter itu lagi, dia meletakan bayi itu kembali didada Angel sedangkan bayi laki laki sudah berada dalam gendongan Cristian. Pria itu tampak masih begitu kaku


Kebahagiaan yang tak pernah bisa diutarakan dengan kata kata. Cristian menciumi anak anak dan istri nya dengan penuh cinta.


"terima kasih baby, terimakasih. ini hadiah terindah dalam hidupku" ucap Cristian pada Angel yang masih menangis bahagia


"aku mencintaimu, dan juga mereka" ucap Cristian


"kami juga sangat mencintaimu Cris" balas Angel , para dokter yang ada diruangan itu tersenyum haru melihat pemandangan yang begitu menyejukkan mata mereka.


Setelah beberapa saat Cristian keluar dari ruangan itu, karena para dokter harus membersihkan bayi bayi mereka dan juga menjahit kembali luka Angel, Angel juga perlu dipindahkan keruang perawatan setelah ini.


Saat keluar dari ruangan, terlihat orang orang terdekat nya telah hadir disana, termasuk Jorge yang dengan setia mengawal mereka.

__ADS_1


"bagaimana Cris" tanya Gean langsung


Cristian tersenyum dan langsung memeluk Gean dengan erat


"aku telah menjadi daddy kak, aku menjadi daddy" adu nya pada Gean dengan mata yang berkaca kaca


Gean langsung tersenyum dan menepuk nepuk pundak nya dengan lembut, dia juga ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh Cristian dan Angel. Kebahagiaan yang selama ini mereka nantikan


"ya, selamat Cris, kebahagiaan mu telah lengkap sekarang. jaga mereka dengan baik" kata Gean


"tentu" ucap Cristian sembari melepaskan pelukan nya


"selamat tuan" kini giliran Erick dan yang lain nya yang mengucapkan selamat pada pria itu


"terimakasih"


...


beberapa jam kemudian, mereka semua telah berada diruang perawatan Angel.


Angel terlihat sudah lebih baik, dia berbaring ditemani oleh Cristian yang menggendong bayi perempuan mereka sedangkan bayi laki laki nya berada ditangan Shania.


"ah, dia sangat lucu dan menggemaskan" ucap Shania yang sedari tadi tidak berhenti menatap kagum bayi tampan itu bersama Gean dan juga Reina


"dia mirip aku bukan" kata Cristian bangga


"tentu saja, karena kau Daddy nya, jika mirip Kenzo itu baru bahaya" ejek Gean membuat Cristian berdecak kesal, sementara yang lain langsung tertawa mendengar nya


"kau merusak suasana" ketus Cristian


"CK, begitu saja kau sudah jealous. sudah lah, siapa nama para keponakan ku ini" kata Gean sembari menoel pipi merah milik si tampan


Semua orang langsung menoleh kearah Cristian dengan raut wajah penasaran, begitu juga dengan Angel


"si cantik ini aku namakan Michella Roseliena Medrict" ucap Cristian lalu mendaratkan ciuman lembut nya dipipi putri kecil nya


" dan si tampan itu aku beri nama Michael Grendrio Medrict" tambah Cristian pula


"bagaimana baby, kau suka?" tanya Cristian pada Angel yang langsung tersenyum dan mengangguk


"tentu, nama yang indah" jawab Angel


"ya, nama yang bagus untuk mereka. Michel dan Michael, welcome to the world sayang" kata Gean mengecup singkat wajah Michael


The End


...segala kesakitan, kehilangan dan kesedihan, akhir nya terbayar tuntas. Kami pernah kehilangan, namun Tuhan memberikan dengan kebahagiaan yang berlipat ganda. Terimakasih sudah setia bersama kami, semoga kebahagiaan juga selalu menyertai kalian semua...

__ADS_1


_Cristian&Angel_


__ADS_2