Oh My Lady

Oh My Lady
Terungkapnya Identitas Queen Rose


__ADS_3

Cristian menatap Gean dengan lekat, sungguh dia bingung harus melakukan apa sekarang. Apa malam ini mereka akan kehilangan nyawa mereka semua.


Sementara didalam mobil Angel sudah mengepalkan tangan nya dengan erat. Apalagi melihat kondisi kakak nya yang sangat memprihatinkan.


"Shania dimana kalian?" tanya Angel melalui earphone nya


"kami sudah dibelakang anda Queen, pasukan kita sudah mengepung tempat itu, namun karena musuh sangat banyak membuat kami kesulitan menerobos pertahanan mereka" balas Shania dari seberang sana, dapat Angel dengan suara tembakan yang tiada henti nya.


Tidak punya pilihan lain, dia memang harus turun sekarang. Dan sial nya identitas nya harus terkuak dengan cara seperti ini .


Dor


Satu tembakan dilepaskan Aron kearah Cristian dan pria itu langsung menghindar dengan cepat. Dia juga mulai melepaskan tembakan nya pada semua orang yang terlihat dengan membabi buta, begitu juga dengan Erick.


Dua lawan puluhan orang, dengan tangan gemetar dia terus melepaskan peluru nya, dia sudah pasrah jika dia harus mati malam ini, namun dia berharap black rose muncul agar bisa menyelamatkan Gean dan juga Angel , fikir nya.


Cristian terus menembakan peluru nya sembari bersembunyi disebalik pohon yang ada dipinggir jalan itu. Sementara Aron hanya tersenyum sinis melihat suami Queen rose tengah berjuang sendirian.


"hei Queen, apa kau akan diam saja disana. Apa kau akan membiarkan kakak dan suami mu mati haa!!!" teriak Aron membuat Cristian mematung ditempat nya


Angel keluar dari mobil dengan dua pistol ditangan nya. Dia baru saja mengatur strategi bersama dengan Shania dan Jorge yang masih kesulitan menerobos pertahanan musuh.


Cristian membelalakan mata nya melihat Angel keluar dari dalam mobil dengan dua pistol ditangan nya begitu juga dengan Erick.


'sudah ku duga, nyonya pasti ada hubungan nya dengan mafia itu. Tapi siapa dia sebenarnya?'batin Erick


Seketika adu tembak terhenti ketika melihat Queen rose alias Angel keluar dari dalam mobil


Cristian juga keluar dari persembunyian nya dan menatap dalam Angel. Namun lidah nya terasa kelu untuk berbicara


"kau menyerah atau kakak dan suami mu mati ditangan ku Queen?" ucap Aron sembari tersenyum licik


Cristian langsung terhenyak ketika mendengar panggilan Aron pada istri nya, bahkan dia tak lagi memperdulikan beberapa anak buah Aron yang telah menodongkan senjata api dikepala nya.


Angel menoleh kearah Cristian yang juga menatap nya tak berkedip lalu menoleh lagi kearah Gean yang juga menatap nya dengan tatapan tidak percaya. Bahkan Erick terlihat membelalakan mata nya.


"ini urusan kita Aron, dan tidak ada urusan nya dengan mereka" ucap Angel dingin membuat Aron terbahak bahak, namun Cristian juga ikut tertawa getir.


Lelucon macam apa ini, apa ini nyata, bahkan dia merasa ingin ditembak saat ini juga agar otak nya bisa mencerna apa yang sebenar nya terjadi.


Angel menatap Cristian yang masih tertawa getir sembari menggelengkan kepala nya dan menatap nya dengan lirih.


"kau menipuku" gumam nya dengan perasaan tak menentu

__ADS_1


Sungguh demi apapun, Cristian tidak tahu harus apa. Jadi selama ini dia telah dibohongi oleh istri nya sendiri, dan betapa bodoh nya dia karena tidak tahu siapa istri nya yang sebenar nya. Istri yang disangka nya seorang wanita lemah lembut namun ternyata itu hanya topeng, ternyata istri nya adalah seorang pemimpin mafia dan seorang pembunuh yang terkenal kejam bahkan wanita yang paling Cristian takuti.


Bagaimana mungkin dia tidak menyadari itu.


"astaga, apa ini mimpi" gumam Cristian lagi masih menatap Angel tak percaya


Begitu pula dengan Gean yang berdiri mematung memandang adik nya, dia tahu Angel terlibat, tapi dia tidak menyangka jika adik nya adalah Queen rose yang sebenar nya. Setitik air mata jatuh diwajah nya, perasaan nya bercampur menjadi satu, antara kecewa, marah dan rasa bersalah yang teramat besar.


Angel yang melihat raut wajah kakak dan suami nya hanya bisa menghela nafas berat. Tidak ada yang dapat diucapkan nya sekarang, yang difikirkan nya hanya keselamatan mereka semua.


Cristian telah berhenti tertawa, namun sekarang tangan nya yang terkepal dengan erat. Sungguh dia kecewa dan benar benar kecewa. Perasaan tulus nya dibayar dengan sebuah kebohongan.


Cristian menatap beberapa orang yang mengarahkan senjata kekepala nya dan dengan sigap dia menendang semua orang itu dengan cepat hingga membuat mereka jatuh tersungkur.


Seperti orang gila, Cristian menembakan pistol nya kesemua orang yang dilihat nya bahkan rasa takut nya sudah hilang entah kemana berganti dengan rasa marah dan kecewa melebur jadi satu.


Seakan melampiaskan amarah nya pada musuh, Cristian menendang dan menembaki mereka tanpa arah, bahkan ia sama sekali tidak gentar ketika beberapa tembakan melesat kearah nya.


Wajah nya sudah memerah bahkan tangan nya sudah tertembak dan mengeluarkan darah namun rasa sakit nya tidak lagi terasa akibat rasa sakit dihati nya yang jauh lebih besar.


Begitu juga dengan Gean, dengan tenaga yang tersisa dia juga menendang dan merebut pistol anak buah Aron yang memapahnya. Dia menembaki setiap orang yang terlihat dengan sesekali bersembunyi dibalik mobil.


Sesekali dia melirik Cristian yang sudah seperti orang tidak waras karena tidak menghindari peluru dengan benar, bahkan beberapa kali terlihat Erick yang menghadang orang yang hendak menembak nya. Dia tahu pria itu pasti kecewa dengan adik nya.


Angel langsung melepaskan peluru nya kearah Aron ketika melihat kakak dan suami nya sudah melakukan penyerangan, meski dia tahu mereka melakukan itu bukan untuk menyelamatkan diri melainkan untuk melampiaskan rasa kecewa mereka.


Aron tersenyum sinis melihat tatapan Angel yang telah berubah menjadi Queen rose yang mempunyai tatapan tajam nan menusuk.


"kali ini kita akhiri Queen, kau atau aku yang akan mati" ucap nya ketika telah berada didepan Angel yang telah menodongkan pistol nya pada Aron begitu pula dengan Aron.


Cristian dan Gean masih berusaha menyerang anggota black hunter yang lain meski beberapa puluru telah bersarang ditubuh mereka, bahkan Erick sudah terkapar tidak berdaya.


Cristian meringis menahan sakit akibat peluru bersarang dibahu nya bahkan wajah nya sudah pucat karena darah terus saja keluar dan membasahi tubuh nya bercampur dengan keringat.


Angel masih menatap tajam Aron meski hati nya sudah cemas akan keadaan Cristian dan juga Gean yang tidak berdaya. Namun tak berselang lama beberapa puluh orang bertopeng datang dengan menembaki mereka secara membabi buta. Dari arah belakang Aron terlihat Jorge yang memimpin anak buah nya, dari belakang Angel terlihat Shania yang memegang kendali. Dan dari sisi kanan dan kiri juga telah dipenuhi oleh pasukan black rose yang mengepung tempat itu hingga membuat pasukan black hunter panik karena jelas mereka kalah jumlah.


Melihat Aron lengah Angel langsung menembakan pistol nya hingga membuat senjata Aron terlepas dari tangan nya. Dan dengan cepat pula Angel menembak kedua kaki Aron hingga membuat pria itu menjerit dan terduduk dijalan.


Gean langsung tumbang akibat rasa sakit disekujur tubuh nya apalagi luka tembak dilengan nya yang sudah mengeluarkan darah.


Angel langsung berlari kearah Gean dan melihat keadaan kakak nya, dia memerintahkan anak buah nya untuk membawa Gean dan juga Erick kemarkas mereka .


Jorge langsung melemparkan sebuah pedang pada Queen nya dan dengan sigap Angel menangkap pedang itu dan menebas musuh tanpa ampun. Pistol ditangan kiri nya dan pedang ditangan kanan nya. Tidak ada satupun musuh yang lewat dari pandangan nya. Membuat setiap musuh yang berdekatan dengan nya bergidik ngerih bahkan hanya dengan tatapan mata nya saja.

__ADS_1


Cristian yang melihat itu kembali tertawa dan tak habis fikir dengan apa yang terjadi.


Dia langsung jatuh terduduk dan bersandar dibadan mobil dengan wajah pucat nya.


"anda tidak apa apa tuan?" tanya Shania khawatir


"asal kau tahu aku berasa ingin mati sekarang." ucap Cristian memejamkan mata nya dan memegang bahu nya yang tertembak


"tuan" panggil Shania lagi memastikan keadaan suami Queen nya


"pergilah, bantu Queen mu" ucap Cristian dingin


Shania langsung terdiam, dan dia pun pergi meninggalkan Cristian setelah Angel berjalan mendekat kearah mereka


"Cris" panggil Angel membuat Cristian membuka mata nya dan menatap Angel dengan lekat


"kita pergi" ucap Angel sembari memegang tangan Cristian namun langsung ditepis Cristian.


"pergilah" ucap Cristian dingin sembari memejamkan mata nya lagi


"luka mu parah, kau harus segera diobati" ucap Angel lagi


"untuk apa kau perduli. Ini tak lebih sakit dari hati ku yang kau bohongi" jawab Cristian membuat Angel menghela nafas nya


"aku punya alasan untuk tidak memberitahumu. Kita bicarakan itu nanti, sekarang ikut aku" pinta Angel lagi namun Cristian tak bergeming


"Cris" panggil Angel lagi


"pergi" ucap Cristian pelan tanpa mau menatap Angel, rasa nya tubuh nya sudah sangat lemas dan sulit untuk digerakan. Namun ego nya masih terlalu tinggi


"tinggalkan saja dia jika tidak mau ikut dengan mu" ucap seorang pria dengan suara berat nya.


Cristian membuka mata nya perlahan menatap orang itu dan langsung tersenyum sinis sementara Angel terlihat membelalakan mata nya sembari menarik nafas dengan berat.


"kenzo" gumam Cristian


"ck, lelucon macam apa ini" ucap nya kemudian


..


*akhir nya terungkap juga ya...


maaf kalau cerita nya bertele tele. tapi memang begitu alur nya.

__ADS_1


jangan lupa tinggalin jejak ya guys. like dan komen kalian sungguh buat author tambah semangat.


thank you for readers*


__ADS_2