Oh My Lady

Oh My Lady
Black Rose


__ADS_3

Semalaman Cristian dan Gean terjaga untuk mengetik ulang berkas yang rusak karena ulah Angel.


Terlihat gurat lelah diwajah kedua nya. Rambut kusut serta kantung mata yang menghitam akibat bergadang didepan laptop semalaman.


Pagi nya mereka sudah harus keperusahaan untuk mengadakan rapat penting dengan klien baru mereka dari luar negeri.


Kini Cristian dan Gean sudah berada diperusahaan nya.


"gara gara gadis sialan itu kepala ku jadi pusing, " gerutu Cristian sambil memeriksa ulang berkas berkas yang sudah ada dimeja nya


"kendalikan emosi anda tuan, sebentar lagi kita akan mengadakan rapat dengan klien baru kita" jelas Gean mencoba menenangkan tuan nya yang sedari malam tadi terus saja menggerutu kesal, padahal diri nya pun juga merasakan lelah yang amat sangat setelah perjalanan jauh semalam ditambah lagi tidak tidur satu malaman.


Cristian pun mencoba menarik nafas dalam dalam sembari memijit pelipis nya yang terasa begitu berat


"mr ken sudah tiba diruang rapat tuan, mari kita bersiap" ajak Gean lagi


Cristian pun hanya mengangguk dan langsung memakai jas kebanggaan nya.


Lima belas menit kemudian Cristian dan juga Gean sudah berada diruang rapat. Terlihat dua orang pria berbadan tegap dan berwajah tampan seumuran dengan Cristian sudah duduk dengan tenang dikursi nya.


"selamat pagi mr ken, maaf menunggu lama" sapa Cristian sambil menjabat tangan seorang yang dipanggil nya mr ken itu.


"tidak apa apa mr El, kami juga baru tiba" jawab nya ramah


Setelah saling menyapa mereka pun memulai rapat untuk proyek kerjasama mereka.


Hampir dua jam mereka berdiskusi mencari kesepakatan, dan akhir nya rapat mereka selesai.


"terima kasih atas kerjasama nya mr Ken, semoga semua berjalan dengan lancar" ucap Cristian


"sama sama, pasti lancar, saya dengar anda seorang pembisnis yang berbakat, diusia muda sudah memiliki cabang perusahaan dimana mana" jelas nya sambil menampilkan senyum nya yang menawan namun terkesan dingin


" anda bisa saja, anda jauh lebih hebat dari saya" kata Cristian merendah


"baiklah kalau begitu kami permisi dulu, senang berjumpa dengan anda" ucap mr Ken sopan


"terima kasih tuan, senang berjumpa dengan anda juga" balas Cristian


Mr ken dan asisten nya pun langsung beranjak melangkahkan kaki mereka. Namun belum sampai didepan pintu ruangan dia kembali menatap Cristian


"berhati hatilah mr El, akan ada musuh dalam selimut yang akan menghancurkan bisnis kita nanti" kata Mr Ken menatap Cristian yang masih berdiri mematung mendengar kata kata nya


"apa maksud anda!?" tanya Cristian tak mengerti


"bisnis kita adalah yang terbesar dinegara ini, jadi pasti akan ada musuh yang mencoba menghalau, jadi saya hanya mengingatkan anda untuk berhati hati" jawab nya yang langsung meninggalkan Cristian tanpa menunggu jawaban dari pemilik perusahaan itu


"apa maksud nya, belum memulai tapi sudah mengancam" gumam Cristian namun masih terdengar ditelinga Gean


"dia hanya mengingatkan tuan" ucap Gean namun Cristian hanya diam tanpa ingin menjawab.


"apa ada meeting lagi hari ini? " tanya nya sambil melangkahkan kaki menuju keruangan nya


"jam sebelas siang nanti dengan perusahaan Gemilang grup dari Indonesia, sekaligus makan siang bersama dengan tuan Reyza" jelas Gean


"baiklah, aku akan tidur sebentar, aku tidak ingin penampilan ku mengecewakan " ungkap nya santai dan langsung berlalu


Sementara Gean hanya bisa menggeleng kan kepala nya kesal


' lalu aku bagaimana, aku juga mengantuk, apa dia tidak memikirkan aku. Enak enak nya saja mau tidur ketika pekerjaan menumpuk. Nasib jadi bawahan' gerutu Gean namun hanya bisa dalam hati


...


Setelah menjalani hari yang begitu melelahkan akhir nya Cristian pun tiba dirumah nya.


Dia segera melangkahkan kaki nya kekamar dan langsung merebahkan diri dikasur mewah nya tanpa melepas sepatu dan juga jas nya.


Sejenak saja mata nya pun langsung terpejam akibat mengantuk dan rasa lelah yang sangat terasa.


Beberapa saat kemudian terlihat Angel masuk kekamar itu dengan perlahan lahan.


Dia pun berjalan menuju tempat tidur Cristian.

__ADS_1


Ditatap nya wajah tampan Cristian yang telah tertidur dengan sangat tenang.


Terlihat jelas gurat lelah diwajah tampan nya membuat Angel menjadi merasa bersalah akibat kecerobohan nya.


Angel kemudian membuka sepatu Cristian yang masih melekat dikaki nya. Kemudian membuka dasi nya secara perlahan. Sekali lagi ditatap nya wajah Cristian yang sangat tampan dan mempesona apalagi ketika tidur seperti ini, terlihat sangat tenang dan sejuk dipandang, membuat Angel tersenyum hangat menatap nya.


Dikecup nya pelan dahi Cristian yang masih belum ada pergerakan sama sekali. Membuat Angel betah berlama lama memandang nya.


' sungguh aku telah jatuh pada pesonamu tuan tampan' batin Angel dengan senyum indah nya.


Setelah hampir setengah jam dia berada didekat pria itu, Angel memutuskan untuk keluar kamar setelah sebelum nya menyiap kan keperluan mandi Cristian.


..


Beberapa jam kemudian ketika hari sudah semakin larut barulah Cristian terjaga dari tidur nya.


Dia langsung duduk dan memperhatikan dirinya dengan seksama


"perasaan ada yang berbeda, tapi apa ?" gumam nya merasa ada yang aneh


Tak mau memikirkan lagi dia pun langsung beranjak kekamar mandi untuk membersihkan diri nya.


Setelah segar diapun langsung turun untuk mencari makanan.


Dilihat nya Angel tengah menyiapkan makan malam nya dengan senyum yang masih terus terpancar diwajah cantik nya.


Namun terkadang pria itu melihat ada aura yang berbeda dengan senyum yang selalu ditebar gadis itu, meski terlihat tulus namun sedikit misterius dan terkesan dingin.


Cristian langsung duduk dikursi nya dan hanya melirik sekilas pada apa yang tengah dilakukan oleh istri bisu nya itu. Dengan telaten Angel mengambilkan makanan untuk Cristian.


Beberapa detik Cristian memandang lekat wajah Angel. Membuat si pemilik terlihat gugup namun masih bisa disamarkan nya.


Setelah selesai Angel pun melangkah menjauh tepat dibelakang Cristian sambil memandang punggung kokoh pria itu.


' kenapa aku tak pernah tega untuk menyiksa nya seperti tujuan ku diawal, bahkan setelah memukul nya aku merasa bersalah. Ah sialan memang' gerutu nya dalam hati sambil terus mengunyah makanan nya.


Tak berselang lama Cristian menyudahi makan nya bersamaan dengan Gean dan juga Erick yang telah tiba diruang makan itu.


"maaf tuan, kita sudah harus pergi sekarang, anak buah kita sudah mencium ada yang tidak beres disana" ungkap Erick sambil sesekali melirik Angel


..


Hampir dua jam perjalanan akhir nya mereka tiba dipelabuhan terbesar dikota itu. Terlihat sebuah kapal besar pengangkut barang sudah merapat didermaga. Namun ada yang aneh, tidak ada satu orang pun yang terlihat disana.


Cristian maupun Gean langsung turun dengan senjata ditangan mereka masing masing.


Terlihat Erick juga turun dari mobil nya bersama anggota lain


"kau sudah mengerahkan seluruh pasukan kita bukan? " tanya Cristian pada Erick


"sudah tuan, sebagian sudah berada dibelakang kita, dan sebagian lagi seharus nya sudah berada disini sejak sore tadi. Tapi tidak ada yang terlihat? " ucap Erick sedikit bingung


"ini pertempuran pertama kita, kalian berhati hatilah" kata Cristian tanpa menjawab pernyataan Erick


"baik tuan, anda juga" balas Gean dan juga Erick bersamaan


Baru beberapa langkah Cristian maju suara tembakan langsung melesat kearah nya.


Cristian maupun Gean langsung berlari mencari tempat berlindung


Sementara Erick terus mengeluarkan tembakan nya untuk melindungi kedua tuan nya itu.


Terlihat pasukan Cristian langsung keluar begitu juga dengan pasukan musuh


Adu tembak pun terjadi ditengah malam buta itu,


Cristian dan Gean melesatkan peluru peluru mereka kearah lawan yang jumlah nya cukup banyak melebihi jumlah pasukan nya.


Cristian dan Gean yang masih pemula didalam dunia mafia dibuat kewalahan karena penyerangan malam ini yang merupakan pengalaman pertama mereka


"kita berpencar, tetap lah berhati hati" ucap Cristian yang langsung berlari menuju kearah selatan tempat dimana dia melihat pemimpin pasukan itu sambil terus menembaki setiap musuh yang mencoba mendekat.

__ADS_1


Gean pun sesekali menembaki musuh yang akan menyerang Cristian. Begitu pula dengan Erick yang masih terus membidik setiap musuh yang jumlah nya sangat banyak itu


"apa maumu, kenapa kau mengangguku ha! " teriak Cristian saat sudah berhadapan dengan Zero, pemimpin the devils


"aku tak suka ada yang menyaingiku, kau cuma semut yang sudah merasa hebat, kau lihat anak buahmu sudah banyak yang mati. Menyerahlah! " kata Zero dengan tatapan sinis nya


"tidak akan" bentak Cristian


Diapun langsung melayangkan peluru nya kearah Zero, namun dengan gesit pria bertato itu mengelak dengan cepat.


Adu tembak pun terjadi antara dua orang itu. Baik Cristian maupun Zero saling menembak dan menghindar dari serangan lawan.


Duar


"ah..! Sialan" ringis Cristian saat sebuah peluru melesat dilengan kanan nya.


Dia langsung bersembunyi dibalik tiang besi untuk menghindari tembakan, ditatap nya sekeliling sudah banyak pasukan nya yang tergelatak dengan darah dimana mana. Terlihat juga gean yang berada dibalik tembok dermaga sedang menembaki beberapa musuh yang terlihat masih kuat, begitu juga Erick yang sudah terluka pada kaki nya namun masih melancarkan tembakan nya dari balik kotak kayu yang berisi barang barang kapal


"sial, aku tak akan menang kalau begini. " gumam nya


Namun baru akan bangkit dia sudah ditodong pistol oleh Zero


"hanya segitu saja kemampuan mu ha, cih, dasar tikus kecil " ejek Zero dengan tatapan menghina membuat Cristian berang namun tak bisa berbuat apa apa


"kau lihat, separuh pasukan mu sudah tewas, dan sebentar lagi tidak akan ada yang tersisa. Menyerah lah, maka aku akan melepaskan kalian" ucap nya dengan sinis


"tidak akan. Aku lebih baik mati dari pada harus menyerah dengan mu" desis Cristian membuat Zero tertawa terbahak bahak


"besar juga nyali mu, kita lihat bagaimana reaksi mu jika melihat semua anak buahmu mati begitu pula dengan asisten kesayanganmu itu" ucap nya sambil melirik kearah Gean yang juga sudah ditodong beberapa pistol oleh anak buah Zero


Melihat itu wajah Cristian memucat, tidak mungkin dia membiarkan Gean yang sudah dianggap nya sebagai saudara sendiri mati dihadapan nya.


Cristian pun akhir nya pasrah dan lebih memilih menyerah.


Namun belum sempat dia berucap, beberapa pasukan bertopeng tiba tiba datang dari arah yang tidak terduga, mereka menembaki pasukan the devils dengan brutal.


Dor


Dor


Dor


Pistol yang berada ditangan Zero terlepas akibat tembakan yang melubangi pergelangan tangan nya.


Zero terbelalak kaget melihat siapa yang kini menjadi lawan nya.


"ba bagaimana mungkin mereka disini" gumam nya dengan wajah gemetar takut.


Cristian yang mendengar itu pun menatap nya dengan heran.


Zero langsung kabur dan berlari sekuat mungkin meninggalkan Cristian namun dua peluru menembus punggung nya membuat dia terjerembab ketanah.


Cristian yang melihat itu hanya meringis, ditatap nya lagi baku tembak yang dilakukan oleh orang orang bertopeng itu sangat memukau. Terlihat seluruh pasukan the devils sudah terkapar tak berdaya.


Begitu juga dengan gean dan Erick yang bagai orang bodoh melihat aksi yang kini nyata didepan mereka.


Setelah semua musuh habis rombongan bertopeng itupun langsung pergi menyisakan seorang wanita yang kini berjalan kearah Cristian yang masih terduduk didekat tiang dermaga. Cristian memperhatikan wanita itu dengan lekat hingga wanita itu tiba didepan nya.


"jika belum sanggup bertarung sebaiknya jangan masuk kedunia mafia, tuan EL" ucap wanita dengan setelan serba hitam yang juga memakai topeng, hanya bibir indah berwarna merah menyala yang terlihat.


Dilemparkan nya setangkai bunga dihadapan Cristian.


Kemudian Dia pun berlalu pergi dari hadapan Cristian yang masih terdiam membisu.


Sesaat kemudian barulah Cristian berteriak pada wanita itu.


"hei, kalian siapa? " teriak Cristian namun wanita itu terus berlalu masuk kedalam mobil dengan beberapa pengawal nya.


Gean dan Erick pun langsung berlari kearah Cristian


"tuan anda terluka" ucap Erick panik

__ADS_1


"aku tak apa, mereka siapa, kenapa menolong kita? " tanya Cristian sembari menatap setangkai bunga mawar hitam yang diberikan wanita misterius itu tadi


"black Rose" ucap Erick singkat sambil memandang bunga yang dipegang Cristian dan Gean yang memandang lekat bunga mawar bewarna gelap itu


__ADS_2