
Malam ini terasa indah bagi seorang Cristian. Dapat bertemu dan berkumpul lagi dengan istri cantik nya.
Dia tak pernah menyangka bahwa akhir nya jodoh nya adalah seorang gadis cantik yang baik hati. Yang mampu memberi nya sebuah kesempatan indah untuk melanjutkan hubungan yang di awali oleh sebuah keterpaksaan. Meski yang ia tahu bahwa istri nya memiliki kekurangan namun tetap saja hati nya tak bisa membohongi bahwa dia sudah benar benar jatuh hati pada gadis itu hingga rasa cinta nya mampu menutupi sebuah kekurangan yang dimiliki oleh istri nya. Itulah pemikiran Cristian.
..
Malam ini Cristian beralih profesi menjadi seorang koki untuk istri nya. Tak perduli lelah setelah seharian bekerja dan harus menempuh perjalanan panjang menuju tempat gadis itu. Bahkan markas yang hancur dan juga tawanan yang kabur pun tak lagi ia perdulikan membuat Gean menatap kesal ke arah nya.
Dengan memakai apron yang melapisi kemeja putih nya, pria itu dengan sigap memotong dan mengiris sayuran serta daging yang telah disiapkan oleh Angel.
Wajah nya nampak terus tersenyum membuat Angel yang tengah duduk dikursi meja makan terus menatap nya dengan penuh cinta.
Tubuh tegap nan gagah nya tak mampu tertutupi oleh apron dan keringat , bahkan itu membuat nya semakin terlihat mempesona dimata Angel.
Gadis itupun berdiri dari duduk nya hendak membantu suami nya yang tengah serius dengan potongan daging ditangan nya.
"hei, aku sudah bilang. Kau duduk saja. Biar aku yang mengerjakan ini semua" ucap Cristian menatap Angel yang hendak mencuci sayuran
Angel hanya tersenyum dan terus melanjutkan pekerjaan nya. Namun Cristian berdecak kesal dan mengambil alih sayuran dari tangan Angel membuat gadis itu menatap lekat wajah Cristian.
Cup
Satu kecupan dibibir nya mendarat manis dari pria itu.
"duduk lah saja nyonya, biarkan aku yang menyelesaikan ini. Oke" kata Cristian lembut dan menggiring Angel untuk duduk kembali dikursi nya.
Angel pun hanya menghela nafas pelan dan menuruti keinginan Cristian
"biarkan saja dia, dia memang tukang masak dulu nya" kata Gean yang tiba tiba muncul dari luar dan duduk disamping Angel sembari memakan buah apel ditangan nya
Angel hanya tersenyum dan memandang Cristian kembali
"ya, aku terpaksa karena kau tak pernah bisa memasak, bahkan untuk sekedar merebus air" jawab Cristian ketus membuat Gean tertawa kecil
"hei. Itu bukan keahlian ku" dalih Gean
"ya karena keahlian mu hanya bisa menghitung jumlah saham saja" balas Cristian
"haha, tapi kau harus bersyukur karena bisa memasak. Karena hidup mu tak akan kelaparan jika berdua saja dengan Rossy ku" kata Gean membuat Cristian membalikan tubuh nya menatap Gean heran dan juga Angel yang menatap kakak nya kesal
"kenapa?" tanya Cristian
"karena Angel juga tak bisa memasak bahkan untuk sekedar merebus air" jelas Gean mengikuti bahasa Cristian tadi
Dan jelas saja perkataan Gean membuat Cristian tersenyum menatap Angel yang menunduk malu
"aku menikahi nya untuk ku jadikan istriku, bukan pelayanku" jawab Cristian santai membuat Angel merona malu
"haiss, kalau sudah cinta apapun akan keluar, dasar" dengus Gean
Cristian pun kembali melanjutkan masakan nya. Hingga satu jam kemudian semua sudah tersaji diatas meja makan.
Angel melihat semua hasil karya suami nya. Ia tak pernah menyangka bahwa suami dingin dan datar nya itu bisa memasak dengan lihai bahkan diri nya yang wanita saja tak mampu untuk melakukan itu.
Mereka makan bertiga sambil sesekali ditemani oleh candaan dari Gean.
"apakah enak?" tanya Cristian menatap Angel yang makan dengan santai namun terlihat menikmati makanan nya
Angel pun hanya mengangguk kan kepala nya beberapa kali sambil tersenyum sumringah membuat Cristian juga ikut tersenyum bahagia.
Selesai makan mereka duduk diruang keluarga rumah itu. Dengan Cristian yang terus menempel pada Angel membuat Gean sedikit risih.
"hei, apa kau tak risih rossy, ditempeli oleh makhluk seperti itu. Bahkan lem dan perangko saja tidak serapat itu?" tanya Gean menatap kedua orang itu meski tangan nya masih sibuk pada laptop nya.
"ck, bilang saja kau iri" ejek Cristian yang semakin menempel pada Angel bahkan tangan nya sudah melingkari perut dan pinggang gadis itu dengan kepala yang ia letakkan dibahu Angel.
__ADS_1
Tentu saja hal itu membuat Gean semakin kesal dan berdecih
"oh ya, aku ingat dulu sewaktu dirumah sakit ada seorang gadis yang mengaku sebagai karyawan mu, kemana dia?" tanya Cristian menatap Angel dan perkataan nya tentu saja membuat Gean melirik sinis kearah nya
"untuk apa kau menanyakan nya?" tanya Gean tajam
"hei, kenapa kau menatap ku seperti itu. Aku hanya bertanya, siapa tahu dia bisa jadi jodoh mu" jawab Cristian asal
"seenak nya saja kau bicara. Kau kira jodoh itu seperti lolipop yang mudah untuk didapat" ketus Gean membuat Cristian terkekeh dan Angel hanya tersenyum simpul
"ku rasa kau tertarik pada nya kan, aku melihat kau menatap nya dengan penuh cinta" kata Cristian mendramatisir keadaan membuat Gean melemparkan pena kearah nya
"cih, kau baru bertemu Angel tapi kata kata mu sudah seperti pujangga saja. Menjijikan" balas Gean
"hahaha, aku hanya membantumu kakak ipar. Ingat lah umur mu" ejek Cristian membuat Gean menatap garang kearah nya
"hoho, oke oke. Buang tatapan mengerikan mu itu. Kau terlihat seperti seorang mafia jika begitu" ucap Cristian membuat Angel terhenyak sedikit mendengar perkataan suami nya
"jika aku seorang mafia aku sudah membunuh mu sedari tadi" kata Gean, meski kesal namun dia terus saja membalas setiap ucapan yang dikatakan oleh adik ipar nya itu
"ck, mengerihkan" gumam Cristian yang merebahkan kepala nya kembali dibahu Angel membuat gadis itu mengusap lembut kepala suami nya yang langsung terbuai akan usapan istri cantik nya.
Aroma mawar membuat nya selalu merasa tenang dan damai ketika berada dekat dengan Angel
Setelah perdebatan kosong mereka tadi, Gean kembali melanjutkan pekerjaan nya dan Cristian masih bermanja manja pada istri nya.
Hingga tak lama kemudian Cristian terhenyak dan beranjak duduk kembali membuat Angel dan Gean menatap heran ke arah nya.
"aku baru ingat, apakah Erick sudah menemukan dalang dibalik bebas nya paman dan bibi kalian?" tanya Cristian tiba tiba menatap Gean
"ck, sedari tadi kenapa kau baru menanyakan nya sekarang?" dengus Gean
"aku baru ingat" jawab nya santai membuat Gean semakin kesal dengan tingkah adik ipar nya ini dan Angel hanya menggelengkan kepala nya.
"mereka dibebaskan oleh komplotan mafia black hunter" jelas Gean membuat Cristian mengernyitkan dahi nya
"entah lah, anak buah Erick masih terus melacak nya. Kau tau kan black hunter itu mafia kelas kakap, bukan hal yang mudah mencari tahu informasi mereka" jawab Gean
"padahal dari dulu kita selalu berusaha untuk tak terlibat dengan mereka. Tapi kenapa sekarang malah mereka yang seolah olah mengganggu kita?" tanya Cristian lagi. Gean hanya menghembuskan nafas nya dengan berat, bahkan dia juga ikut pusing memikirkan hal ini. Sedangkan Angel hanya menatap datar mereka.
"sudah lah, untuk melawan mereka pun tak akan mungkin, bernegosiasi juga mustahil. Lebih baik kita perketat penjagaan kita saja" ucap Gean pasrah
"kenapa kau jadi pasrah begitu?" tanya Cristian
"lalu harus bagaimana?" tanya Gean pula
"setidak nya kita harus mencari tahu kenapa black hunter membebaskan tawanan kita bahkan menghancurkan markas kecil kita. Aku masih sangat kesal melihat dua orang tua itu. Rasa nya aku menyesal karena tak membunuh nya saja waktu itu" ucap Cristian
"aku juga kesal. Tapi tak mungkin kita mendatangi markas mereka. Itu sama saja dengan menghantarkan nyawa." jawab Gean membuat Cristian tertunduk lesu
Angel langsung mengusap bahu Cristian membuat pria itu menatap nya lirih
"ah, maafkan kami yang membahas hal ini didepan mu" ucap Cristian namun gadis itu hanya menggeleng dan tersenyum
"sudahlah, biarkan orang suruhan kita yang mencari tahu informasi tentang paman jose dan istri nya" kata Gean dan Cristian pun hanya mengangguk
Akhir nya setelah perdebatan panjang. Mereka masuk ke dalam kamar masing masing.
Dengan Cristian yang mengikuti Angel masuk kekamar milik nya.
Kamar bernuansa putih bahkan semua barang yang berada didalam kamar tersebut bewarna putih terasa sangat nyaman namun terkesan menyimpan sesuatu yang misterius dimata Cristian.
Pria itu mengedarkan pandangan nya kesetiap sudut kamar dimana lagi lagi bunga mawar merah yang menghiasi sudut kamar putih milik istri nya itu.
Wangi mawar lagi lagi menyengat indra penciuman nya ketika ia duduk diatas ranjang empuk milik Angel yang juga bewarna putih yang dilindungi oleh tirai kain tipis yang jatuh tergerai disetiap sisi nya.
__ADS_1
Angel masuk kedalam kamar itu dengan pakaian dan handuk yang berada ditangan nya. Dia memberikan nya pada Cristian yang tersenyum menyambut perhatian istri nya.
"terima kasih" ucap Cristian dan segera beralih kekamar mandi Angel
Setelah beberapa saat membersihkan diri nya cristian keluar dengan wajah yang segar dan tubuh yang harum.
Bahkan tetesan air masih membasahi rambut dan wajah nya. Angel segera meraih handuk kecil dan menggiring Cristian duduk dikursi meja rias nya.
Dengan lembut dia mengusal kepala pria itu hingga membuat Cristian terbuai dan menatap lembut wajah istri nya dari pantulan cermin.
"cantik" ucap Cristian tiba tiba membuat Angel tersenyum manis
Pria itu bangkit dari duduk nya dan langsung memeluk Angel yang terdiam dengan pelukan mendadak milik Cristian.
"terima kasih, terima kasih karena telah memberiku kesempatan ini. Aku janji tak akan menyakitimu lagi" kata Cristian dalam pelukan nya
Angel hanya menjawab dengan mengeratkan pelukan nya ditubuh Cristian
"aku mencintaimu" ungkap Cristian membuat binar indah diwajah cantik istri nya.
Cristian melepaskan pelukan mereka dan membawa Angel keatas tempat tidur mereka.
Direbahkan nya tubuh istri nya dengan lembut dan menutupi tubuh nya dengan selimut hingga batas dada.
Cup
Cup
Cup
Kecupan didahi lama, turun ke hidung hingga terakhir berlabuh kebibir ranum istri nya yang selalu membuat nya candu.
Ditatap nya lama wajah Angel dengan senyuman tulus dan penuh cinta membuat Angel lagi lagi merona dan berdebar hebat,
'apa sudah waktu nya' batin nya gugup. Untuk pertama kali dalam hidup nya dia merasakan gugup ditatap oleh seseorang hingga seperti ini, bahkan orang itu adalah suami nya sendiri
Cristian mengusap lembut wajah Angel yang merona dan gugup, ditatap nya dalam dalam wajah istri nya hingga lagi lagi bibir manis itu menggugah hasrat nya.
Cristian segera menyambar benda kenyal itu dan menikmati setiap madu yang dirasakan nya bahkan lidah nya sudah bermain didalam sana membuat Angel juga terbuai dalam ciuman suami tampan nya itu.
Lama mereka saling mengecap dan mencumbu hingga sama sama saling kehabisan nafas.
Dengan lembut Cristian mengusap bibir Angel yang kelihatan sedikit membengkak karena ulah nya. Tatapan nya sungguh sudah berkabut, bahkan sesuatu dibawah sana sudah sangat menuntut, begitu juga dengan Angel yang sudah merasakan panas disekujur tubuh nya. namun otak Cristian seketika teringat akan kejadian yang lalu dimana Angel menolak nya.
Dia pun mencium dahi Angel kembali dan membenarkan letak selimut gadis itu membuat Angel mengernyit bingung.
"tidur lah, kau pasti lelah" kata Cristian lembut namun dia sedang berusaha keras untuk menekan hasrat yang sudah hampir mencapai puncak nya.
Angel hanya mampu terdiam dengan segudang pertanyaan dihati nya
Cristian langsung merebahkan diri nya disamping Angel dan mulai memejamkan mata nya sembari mengatur nafas yang terasa berat.
Begitu pula dengan Angel .
'ada apa dengan nya?' batin Angel heran
Sedangkan Cristian masih memejamkan mata nya untuk menetralkan hasrat nya.
Hingga beberapa saat kemudian dia membuka mata nya dan melirik kearah Angel yang terlihat sudah memejamkan mata.
Dia mengambil kepala Angel dengan pelan dan diletakan dilengan nya dengan tangan satu lagi memeluk nya dengan erat membuat gadis itu juga melingkarkan tangan nya diperut Cristian.
Cristian hanya tersenyum dan mengecup sayang dahi Angel .
'aku mencintaimu' batin Cristian dan juga Angel bersamaan
__ADS_1
..
jangan lupa tinggalin jejak ya guys ... like and vote kalian sungguh membuat ku semangat😉