Oh My Lady

Oh My Lady
Perdebatan Cristian dan Kenzo


__ADS_3

Hari sudah menjelang tengah hari. Baik Angel, Gean dan juga Cristian masih berada diruangan masing masing. Begitu pula dengan Erick yang masih belum sadarkan diri akibat beberapa tembakan ditubuh nya, hingga membuat nya masih tenang dalam alam bawah sadar. Seorang gadis berambut pendek dengan pakaian perawat masih setia menjaga nya.


Diruangan Angel, terlihat ada Shania yang dengan setia berada disisi nya. Angel tertidur begitu lama setelah pingsan pagi tadi. Dia mengalami tekanan dan kelelahan akibat pertarungan itu hingga membuat janin yang ada dirahim nya sedikit tertekan, namun beruntung janin itu begitu kuat sehingga masih bertahan hingga sekarang.


Angel terlihat membuka mata nya perlahan, dia memandang kesekeliling dan Shania langsung berjalan mendekati nya.


"Queen anda sudah sadar" kata Shania, dia segera memencet tombol pemanggil dokter hingga tak lama kemudian seorang dokter pria datang dan memeriksa nya.


"bagaimana?" tanya Shania pada dokter itu


"semua baik baik saja nona, Queen hanya perlu beristirahat dan jangan melakukan hal yang membahayakan janin untuk sementara waktu ini" jelas sang dokter


Angel masih terdiam sedari tadi, hingga dia langsung teringat akan sesuatu


"shania, bagaimana Cristian?" tanya nya dengan wajah cemas tanpa menghiraukan penjelasan dokter tentang keadaan nya


"tuan Cris sudah sadar Queen, sekarang dia tengah beristirahat karena keadaan nya masih lemah" ungkap Shania membuat Angel dapat bernapas lega. Namun kenapa sekarang dia malah takut untuk menemui Cristian, bagaimana dia menjelaskan semua nya pada Cristian nanti.


Angel terlihat menghela nafas nya dengan kasar, hingga Shania mengagetkan nya


"Queen, ada yang ingin bertemu dengan anda" kata Shania, Angel menatap Shania dalam dan melihat kearah pintu, dan entah sejak kapan juga dokter yang memeriksa keadaan nya keluar dari ruangan itu.


Seorang pria terlihat membukakan pintu untuk pria yang terlihat sangat dihormati nya.


Dan Angel langsung terhenyak kaget melihat pria itu adalah Kenzo, mantan kekasih nya dimasa lalu, seorang pria hebat pemimpin klan Ardego dinegara nya.


Shania dan Edward keluar meninggalkan ruangan itu membiarkan Queen dan king mereka untuk berbicara.


"bagaimana keadaan mu?" tanya Kenzo dengan ekspresi datar nya


"aku baik baik saja" jawab Angel


"kau tahu, sebenar nya aku benci cerita kita jadi seperti ini" kata Kenzo yang telah duduk dikursi samping ranjang Angel


"apa maksud mu?" tanya Angel mengernyitkan dahi nya

__ADS_1


"aku kira pengganti ku adalah seorang pria hebat yang berkuasa, namun ternyata dia adalah pria biasa yang malah sudah ku anggap sebagai teman pertama ku disini" ucap Kenzo dan dia tertawa getir setelah itu membuat Angel menghela nafas nya


"Al, " ucap Angel lirih, dia masih melihat jelas gurat kekecewaan diwajah Kenzo


"sebenar nya aku tidak ingin menemui mu lagi, karena hatiku begitu sakit saat melihat cinta dimatamu untuk pria lain, tapi dengan bodoh nya kaki ini melangkah dan pergi menemui mu." kata Kenzo masih menatap lekat wajah Angel


"Rose, sungguh cinta ini lebih tajam dari sebuah samurai, dia mampu melukai tanpa jejak, dan aku tidak tahu sampai kapan aku akan bertahan" lirih Kenzo membuat mata Angel berkaca kaca. Sungguh demi apapun hati nya juga sakit, dia memang mencintai Cristian, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa Kenzo adalah pria terbaik dihidup nya, mereka berpisah karena restu orang tua bukan karena keinginan mereka sendiri. Namun apa lagi yang diharap, semua sudah berubah.


"Al, kau pasti bisa. Diluar sana pasti ada seseorang yang mampu mengobati luka hatimu" jawab Angel menatap wajah lesu Kenzo, pria tampan dengan sejuta pesona, dingin dan datar namun saat ini yang terlihat hanya wajah lesu dan kecewa


"tidak, aku hanya ingin dirimu rose. Aku hanya mencintai Queen ku" jawab Kenzo tegas


"apa tidak ada kesempatan untukku lagi?" tanya Kenzo untuk yang entah keberapa kali


"Al, semua sudah berlalu. Lepaskan lah aku. Aku sudah dimiliki Cristian" jawab Angel


Kenzo memegang erat tangan Angel, Angel hendak menepisnya namun Kenzo semakin mengeratkan genggaman nya.


"aku mencintaimu rose. Sungguh, aku...


Belum lagi Kenzo menyelesaikan ucapan nya pintu langsung terbuka lebar dan terlihat Cristian dengan wajah dingin nan pucat nya masuk dengan seorang dokter. Dia duduk diatas kursi roda nya memperhatikan Angel dan juga Kenzo secara bergantian.


Angel terlihat gugup dan langsung melepaskan genggaman tangan Kenzo. Sementara Kenzo terlihat biasa dengan wajah datar nya.


Cristian dan Kenzo masih terdiam sembari saling memandang dengan tatapan sinis dan tajam membuat dokter yang membawa Cristian terlihat tegang karena aura didalam ruangan itu terasa sangat mencekam bagi nya


"bawa aku mendekat kemereka" kata Cristian pelan. Dokter itu langsung mendorong kursi roda Cristian mendekat keranjang Angel dan tepat dihadapan Kenzo yang telah berdiri menghadap nya.


Angel masih terdiam dan semakin tegang melihat aura mengancam dari kedua lelaki itu. Sungguh dia lebih baik berada ditengah tengah pertarungan yang dipenuhi oleh senjata dan darah dari pada berada disituasi seperti ini.


Dokter yang membawa Cristian langsung pamit untuk meninggalkan ruangan itu, jangan sampai dia terkena imbas nya, melihat tatapan mata mereka yang seperti sinar laser yang dapat membelah tubuh lawan nya sudah membuat nya tegang setengah mati.


Sekarang tinggalah mereka bertiga didalam ruangan itu. Suasana masih hening dan tegang, membuat Shania dan Edward yang ada didepan ruangan itu juga ikut merasakan ketegangan yang sama. Entah apa yang akan dilakukan oleh dua orang pria didalam sana. Shania dan Edward saling milirik dari kursi mereka masing masing.


Didalam ruangan...

__ADS_1


"aku tahu kalian saling mencintai dulu, dan mungkin sampai sekarang. Tapi satu yang harus kalian tahu, terutama kau tuan Kenzo yang terhormat, Angel adalah milik ku, dia istriku, dan bukan Rose mu!!" tegas Cristian dingin membuat senyum sinis terbit diwajah Kenzo, walau sebenar nya hati nya bagai tercabik cabik mendengar penuturan Cristian.


Angel masih terdiam, dan dia sedikit terpaku mendengar penuturan Cristian.


"aku tahu. Tapi dia tetap Rose ku sampai kapan pun" desis Kenzo tajam


"dia bukan Rose mu, dia Angel ku. Rose mu sudah mati sejak dia pergi meninggalkanmu dulu. Seharus nya kau tahu itu!" ucap Cristian membuat Kenzo maupun Angel sama sama terhenyak.


Entah apa yang mereka fikirkan, tapi perkataan Cristian terdengar begitu menusuk hingga kehati mereka masing masing.


"aku benci situasi seperti ini, berada diantara cinta kalian. Tapi aku minta maaf padamu tuan Ken, aku sungguh tidak bisa melepaskan istriku," ungkap Cristian dengan yakin.


Angel terdiam dengan mata yang berkaca kaca, berarti Cristian masih menganggap nya masih mencintai Kenzo. Dan dia sedikit kecewa akan hal itu.


"meski aku merebut semua hartamu?" tanya Kenzo sinis


Cristian menatap nya dengan lekat


"kau ingat proyek besar kita? Jika aku membatalkan nya aku jamin separuh kekayaan mu akan habis untuk itu, dan tak lama kau akan jatuh miskin saat aku membatalkan semua kontrak kerja sama kita, kau tahu nama ku seperti apa disini" ungkap Kenzo dengan senyum menyeringai nya


Angel menatap Kenzo dengan lekat, begitu juga dengan Cristian.


"kau mau aku menukarkan Angel dengan hartaku ha!! Dasar gila. Meski aku jatuh miskin aku tidak akan pernah melepaskan istri ku, apalagi ada anak ku didalam rahim nya!" bentak Cristian


"heh, kita lihat saja nanti." ucap Kenzo sinis


"Al, kenapa kau begitu" tanya Angel menatap tajam Kenzo yang tersenyum menatap Angel


"karena aku mencintamu my Queen" ucap Kenzo lantang membuat Cristian semakin emosi melihat nya


Kenzo melangkah kan kaki nya mendekat kearah Cristian


"aku akan merebut nya kembali, tidak perduli meski ada anak mu didalam rahim nya" bisik Kenzo ditelinga Cristian dan langsung berlalu keluar dari ruangan itu.


"kau" Cristian menggeram dengan kedua tangan yang sudah terkepal dengan erat.

__ADS_1


Jika saja kondisi nya tidak seperti ini, sudah dia hajar wajah tampan pria itu.


__ADS_2