
Disebuah gudang tua seorang pria muda tengah terkapar dengan wajah babak belur dan seluruh tubuh nya penuh dengan bekas cambukan yang mulai mengeluarkan darah.
Seorang wanita bertopeng duduk dengan anggun disebuah kursi ditemani oleh seorang wanita muda yang berdiri disamping nya. Mereka tengah menikmati penderitaan pria muda yang beberapa saat lalu mereka tangkap dan akhirnya berakhir dengan siksaan yang menyedihkan.
Cambukan berupa ranjau berduri, tombak serta pedang tergeletak disamping tubuh pria yang nampak sudah tak berdaya .
Bahkan tangan nya nyaris putus akibat sabetan pedang tajam oleh pemimpin mereka, Queen Rose.
Dengan wajah dingin dan tatapan mata yang tajam dia menyeringai melihat pemuda itu kesakitan.
"sudah lama aku tak menyiksa manusia, dan kau berani berani nya datang hanya untuk menyerahkan nyawa mu" ucap Queen Rose sinis
"cih, jangan berlagak hebat" dengus pria itu membuat Queen Rose terkekeh pelan
"hmmh, aku tak merasa hebat. Aku hanya berkata yang sebenar nya" jawab Queen rose santai
"jorge, antar kepala nya pada tuan mereka. Dan lemparkan tubuh nya pada piaraan ku. Bungkus dengan rapi dan indah, anggap saja itu hadiah karena telah berani mengusik ku " ucap Queen rose dengan senyum devil nya
"siap Queen" jawab Jorge, kepala anggota black rose
Queen rose beserta tangan kanan nya pun pergi meninggalkan gedung itu dengan mobil sport mewah yang dikendarai nya.
"bagaimana dengan paman dan bibi anda Queen? Apa perlu kami menangkap mereka?" tanya Shania menatap Queen rose yang tengah fokus mengemudikan mobil nya
"tak perlu, kita lihat saja apa yang akan mereka lakukan. Aku sudah memberikan mereka kesempatan menikmati hidup selama beberapa tahun ini. Dan jika mereka melakukan suatu hal yang merugikan ku dan juga keluarga ku, maka aku sendiri yang akan menghabisi nya" ungkap Queen rose dengan tatapan tajam nya yang berbinar
"baiklah"
"bagaimana dengan barang kita, apa semua berjalan dengan lancar?" tanya Queen rose lagi setelah beberapa saat terdiam
"semua masih aman Queen, beberapa kendala dapat kami atasi" jawab Shania
"aku hanya bisa keluar disiang hari, kau tahu pergerakan ku terbatas sekarang, aku menyerahkan semua urusan bisnis kita padamu" ucap Queen rose sembari melirik kearah Shania yang terhenyak kaget
"tapi Queen, aku rasa aku tak akan sanggup jika mengurus nya sendiri. Otak ku terkadang tak mampu untuk mengecoh musuh bahkan beberapa orang anggota kepolisian" jawab Shania lirih membuat Queen rose terkekeh pelan
"tenang lah aku yakin kau bisa. Aku juga sudah memutuskan jika minggu depan adalah transaksi kita yang terakhir. Aku ingin mengakhiri bisnis ilegal kita itu" ucap Queen rose membuat Shania langsung menoleh ke arah nya
"anda serius Queen?" tanya Shania
"ya, aku rasa kita sudah cukup kaya dengan hasil yang kita dapat. Bahkan untuk berpuluh keturunan kita nanti. Bahkan perusahaan perusahaan perhiasan kecil kita juga cukup untuk menggaji semua anggota kita bukan?" tanya Queen rose
Shania pun hanya mengangguk pelan
"apa anda juga akan membubarkan black rose?" tanya Shania hati hati
"tidak Shania, musuh kita dimana mana. Walau kita berhenti berbisnis dan membunuh orang. Tapi kekuatan dan keamanan masih sangat diperlukan. Biarlah anggota kita bekerja untuk menjaga keamanan saja. Aku sudah menganggap mereka keluarga, tak mungkin kita membubarkan nya, biarlah mereka tetap bekerja pada kita. Aku rasa usaha halal kita cukup untuk semua nya. Bagaimana menurut mu?" tanya Queen rose
"aku setuju Queen. Mungkin sudah saat nya kita berhenti berkutat didunia yang kejam ini" ucap nya dengan senyum yang manis
"ya, tapi ku rasa kita memang tak akan bisa tenang. Apa lagi aku, kau lihat semut semut itu masih saja mengganggu" ucap nya sembari terkekeh pelan
"jangan khawatir Queen, kami pasti akan selalu menjaga dan membantumu" kata Shania membuat Queen rose tersenyum simpul.
__ADS_1
..
Sore hari .....
Angel baru saja tiba dirumah mewah Cristian, dia berjalan dengan santai memasuki rumah itu menghiraukan berbagai pertanyaan penjaga dan pelayan yang menyapa nya dengan raut wajah takut.
Diruang tengah pak Chen datang tergesa gesa menghampiri Angel
"nyonya, mengapa anda baru pulang, anda baik baik saja kan?" tanya pak chen khawatir
Angel hanya mengangguk dan tersenyum tipis menanggapi kekhawatiran kepala pelayan rumah itu
Setelah itu dia langsung masuk kedalam kamar, betapa terkejut nya dia melihat Cristian sudah duduk disofa dengan pakaian kerja lengkap dan wajah yang memerah.
Angel mematung ditempat ketika Cristian berjalan cepat kearah nya.
Grep
Pria itu langsung memeluk Angel dengan erat
"kau dari mana saja hm, aku sungguh mengkhawatir kan mu bodoh!" seru Cristian masih memeluk Angel membuat gadis itu merasakan sesak
"aku sudah mencari mu kemana mana, bahkan aku menyuruh anak buahku untuk kekota mu, tapi kau tak ada juga." ucap Cristian lagi
Angel mengusap pelan pundak Cristian yang masih menempel pada nya
"aku takut kau diculik"
"aku takut kau meninggalkan aku"
"aku benar benar mengkhawatirkan mu baby" ucap nya tanpa jeda
Cristian langsung mencium seluruh wajah istri nya , nampak dari raut wajah nya yang terlihat kusut dan cemas membuat Angel merasa bersalah
Angel menarik Cristian kearah sofa kembali, mendudukan pria itu disana dan mengambil sebuah buku catatan. Dia menulis sesuatu membuat Cristian mematung menatap nya.
Setelah selesai , Angel menyerahkan buku itu pada Cristian
...Maaf kan aku membuat mu khawatir...
...Aku keluar untuk melihat taman bungaku...
...Ada sedikit masalah disana...
...Jangan takut...
...Aku tak akan pergi meninggalkanmu...
...Karena aku hanya milikmu...
Senyum diwajah tampan itu pun langsung mengembang sempurna.
Dia langsung menarik tubuh Angel kedalam pelukan nya.
__ADS_1
"lain kali beri tahu aku jika kau ingin pergi kemana pun. Aku akan mengantarmu. Jangan pernah pergi sendiri lagi. Kau membuat jantung ku hampir lepas" ungkap Cristian membuat Angel tersenyum lebar menahan tawa yang hampir keluar.
..
Sementara ditempat lain...
Aron bersama Cessy tengah duduk bersama sembari menikmati sebotor anggur dibar kecil dirumah milik Aron.
Kedua orang tua Cessy juga tengah bersantai diruang tamu rumah itu.
Kesenangan mereka terganggu oleh seorang pelayan yang datang dengan sebuah kotak kado besar bewarna hitam dengan pita hitam diatas nya.
"tuan , ada paket untuk anda" ucap sang pelayan sembari meletakan kotak itu didepan Aron
"siapa yang mengirim?" tanya nya
"kurir paket tuan. Dia bilang itu hadiah dari seseorang, hanya sebuah kue" ucap sang pelayan kembali
Cessy langsung berjalan mendekati kotak itu dan membuka penutup nya.
Dan terlihat lah sebuah kue cantik dengan hiasan mawar hitam diatas nya membuat Aron mengernyitkan dahi nya.
Harum kue itu sungguh menggoda membuat Cessy langsung mencicipi nya sedikit.
"umm, enak " ucap nya dengan mata berbinar
"kue ini kecil, tapi mengapa kotak nya terlalu besar, bahkan terlihat berat" ucap Cessy menilik lekat kotak itu
Aron segera melangkah dan mendekat. Dia mengambil kue tersebut dan membongkar isi bawah nya.
Alis nya mengkerut dalam, ketika melihat sebuah benda yang terlihat aneh bahkan bau nya sangat menyengat.
Cessy langsung menjauh sembari menutup hidung nya.
Dengan cepat Aron mengangkat benda itu, dan betapa terkejut nya mereka melihat benda yang diangkat Aron ternyata adalah kepala manusia yang masih penuh dengan darah bahkan mata mayat itu terlihat melotot keluar.
"aaarrggh" Cessy menjerit kuat dengan wajah takut nya begitu pula dengan sang pelayan. Hingga kedua orang tua Cessy berlari mendekat ketika mendengar teriakan Cessy.
"huek huek" Cessy langsung berlari kewastafel memuntahkan isi perut nya setelah melihat benda itu.
Mereka terkejut melihat penampakan mengerikan itu, bahkan nyonya Jane langsung mual dan ketakutan dibalik punggung suami nya.
Aron begitu terkejut bukan kepalang, dia langsung melempar kepala mayat yang tak lain adalah anggota nya itu menjauh.
Raut wajah nya terlihat menggeram, rahang nya mengeras bahkan tangan nya terkepal erat.
"bu bukankah dia anggota mu , mengapa bisa begitu?" tanya Cessy gemetaran
"ini pasti ulah black rose. Kurang ajar, dia pasti melindungi pria itu" geram Aron
"siapa black rose?" tanya Cessy
"mafia terkejam dinegara ini" ucap Aron dengan nada dingin membuat Cessy menelan saliva nya
__ADS_1
"ba bagaimana bisa mr El berhubungan dengan mafia itu?" tanya Tuan Jose heran
"karena ketua black rose adalah.....