
Cristian membawa Kenzo, Clara dan Angel kemansion nya. Mereka meninggalkan pesta mewah Gean dan Shania begitu saja hanya untuk memenuhi hasrat ibu hamil satu ini.
Kenzo yang duduk disebelah Cristian yang mengemudi nampak duduk dengan tenang dengan wajah datar nya. Sedangkan Cristian sudah bergerak gelisah sejak tadi, bahkan jemari tangan nya mengetuk ngetuk stir mobil beberapa kali.
Angel duduk santai sembari memainkan ponsel ditempat duduk nya, tanpa memperdulikan suami dan mantan kekasih nya itu, begitu juga dengan Clara yang sesekali mencuri pandang pada Cristian yang terlihat keren saat menyetir, dia memang sangat mengagumi suami ratu mafia itu.
Namun tiba tiba Angel bergeming dan langsung tersenyum memandang kedepan.
"Cris, berhenti" pinta Angel tiba tiba
Cristian mengernyit bingung dan memelankan laju mobil nya sementara Kenzo dan Clara hanya melirik nya sekilas
"ada apa baby?" tanya Cristian heran
"Al aku ingin kau yang membawa mobil nya" kata Angel lagi
Cristian dan Kenzo saling pandang bingung
"kenapa aku?" tanya Kenzo termangu
"Cris lama. aku ingin segera sampai dirumah" jawab Angel
"hei, ini sudah terlalu laju baby, mau cepat bagaimana lagi" gerutu Cristian kesal, seperti nya istri nya ini memang sedang ingin membuat nya kesal saat ini, atau entah karena perasaan nya saja karena ada mantan rival nya
"aku mau Kenzo Cris" pinta Angel lagi dengan nada yang sedikit memaksa
"it's ok, seperti nya istrimu ingin aku jadi supir kalian malam ini" kata Kenzo terkekeh membuat Cristian menghela nafas kasar sementara Angel langsung tersenyum sumringah
"ya, aku yakin kau sudah lama tak bermain kan. jadi tunjukan bakat mu padaku malam ini" kata Angel dengan senyum penuh arti membuat Cristian menjadi tidak enak perasaan nya
"tentu saja. dan aku harap anak kalian tidak terkejut nanti nya" jawab Kenzo sembari membuka pintu mobil dan keluar untuk berganti posisi dengan Cristian
"wow, seperti nya kita akan uji adrenalin," gumam Clara langsung
"apa yang kalian bicarakan ha, jangan macam macam" ancam Cristian yang kini sudah berpindah duduk disamping Kenzo
"pejamkan matamu Cris, anak kita ingin melihat kehebatan uncle Ken" kata Angel memperkuat sabuk pengaman nya, begitu juga dengan Clara
"tenang lah kak Cris, jangan ragukan kemampuan tuan Amerika ini" tambah Clara tertawa lucu menatap ekspresi bingung dan kesal diwajah Cristian
"are you ready?" tanya Kenzo mengambil ancang ancang dengan tangan yang mempererat kemudi dan kaki yang sudah siap untuk menginjak pedal gas
"ready!!" seru Angel dan Clara bersamaan
dan
wusshhh
mobil sport mewah milik Cristian melaju dengan sangat kencang ditengah jalanan malam, mata tajam Kenzo menatap kedepan dan senyum langsung merekah dibibir seksi nya
"wooooowww!!!" teriak Clara begitu semangat
"Ken, kau gila!!!" pekik Cristian sambil memegang erat sabuk pengaman nya karena aksi Kenzo yang benar benar membuat jantung nya hampir lepas saat ini
Angel tertawa lebar sembari mengusap perut nya karena janin yang mulai bergerak karena ikut merasakan kebahagiaan ibu nya.
Beberapa kali Kenzo menyalip mobil mobil lain, meskipun jalanan sempit namun Kenzo begitu lihai memainkan mobil milik Cristian.
__ADS_1
Beberapa kali pula dia bermanuver membuat Cristian merasakan sport jantung yang tak terkira
"Oh astaga, aku harap anak ku tidak mabuk setelah ini" gumam Cristian
"tenang saja Cris, anak kita benar benar menikmati nya, ayo Al, tunjukan bakat mu yang lain" seru Angel lagi
Kenzo tersenyum tipis sembari melirik Angel yang tertawa lepas , dia begitu senang melihat Angel yang terlihat begitu bahagia sekarang. Meskipun bukan bersama nya, tapi setidak nya, diri nya masih bisa melihat tawa dan senyum itu lagi.
Pedal gas diinjak dengan kuat seirama dengan injakan rem hingga membuat ban mobil Cristian berdecit dan berputar pada poros nya, bahkan mobil itu sampai terlihat begitu miring hingga asap mengepul diatas jalanan aspal
"wowwe, ini kereeeennnn!!!!!" teriak Clara lagi
Brukk
nguuunggg
setelah puas berputar dan bermanuver mobil kembali melaju dengan kencang membelah jalanan dimalam itu. Membawa Angel dan Clara yang begitu antusias dengan kelihaian seorang Kenzo Barrent dengan aksi nya. Sudah sangat lama sekali mantan ratu mafia itu tidak menikmati suguhan seperti ini, rasa nya adrenalin nya langsung berpacu dengan cepat.
hingga tak terasa akhirnya mobil yang dikendarai Kenzo tiba dirumah mewah milik Cristian.
Cristian langsung keluar dari mobil dan langsung memuntahkan seluruh isi perut nya.
Kenzo dan Clara langsung tertawa melihat suami ratu mafia itu
"Cris, kau tak apa ?" tanya Angel mendekati Cristian yang nampak berkeringat usai muntah
"kalian memang gila" gumam nya
"CK, aku bahkan belum meminta yang lain" jawab Angel santai
"kak Cris, seperti nya kau memang harus menyiapkan jantung cadangan jika berada didekat dua orang ini" timpal Clara
"kau benar Cla, bukan hanya membuat ku cemburu, tapi mereka juga mampu membuat jantungku hampir lepas" gerutu Cristian membuat Kenzo dan Angel langsung terbahak karena nya.
Mereka masuk kedalam rumah sembari mentertawakan Cristian yang terus saja menggerutu kesal
"ku sumpahi kau mendapatkan istri yang seperti ku, penakut dan cengeng, agar kau tahu susah nya nanti" umpat Cristian kesal
Clara langsung tertawa kencang mendengar nya, sementara Kenzo hanya tersenyum smirk mendengar nya
"ya, dan ku doakan semoga anak mu tidak mengikuti sifat mu yang penakut itu, agar Angel tak bertambah susah" balas Kenzo tak kalah tajam membuat Clara tak berhenti tertawa
"diam lah, kalian kenapa saling menyumpahi. aku lelah, aku ingin tidur, kepala ku pusing melihat kalian berdebat terus" kata Angel mulai beranjak dari duduk nya
"kau baik baik saja?" tanya Cristian khawatir
"ya, aku hanya lelah." jawab Angel
"pak Chen sudah menyiapkan kamar untuk kalian. Aku ingin istirahat duluan dan menyiapkan tenaga untuk besok, bersiaplah Al, aku ingin melihat kemampuan mu, dan Clara aku ingin membuat sesuatu bersama mu besok" kata Angel pada Clara dan Kenzo yang saling pandang bingung namun langsung mengangguk patuh
"ya, istirahatlah. Aku harap suami mu tidak akan pingsan melihat mu besok" ejek Kenzo membuat Cristian mendengus
"kalian memang gila" gumam Cristian kesal.
Cristian langsung masuk kedalam kamar menyusul Angel setelah sebelum nya berbincang sebentar bersama Kenzo dan Clara.
Sedangkan Kenzo dan Clara juga masuk kedalam kamar mereka masing masing dimana pak Chen dan salah seorang pelayan wanita menjamu dan melayani mereka dengan baik.
__ADS_1
...
Dihotel ....
Sepasang pengantin baru terlihat sedang berdebat didalam kamar pengantin mereka.
Mereka berdiri dengan saling pandang kesal namun juga tampak rona merah diwajah pengantin perempuan nya.
Ya Shania terlihat malu dihadapan Gean yang menatap nya tak berkedip
"sudah ku bilang kan, biar aku yang membukakan nya, kenapa kau tak pernah mau mendengarkan aku" ucap Gean kesal
"CK, aku kira aku bisa, tapi ternyata susah. Gaun ini begitu rumit" balas Shania dengan wajah cemberut nya
"ya, dan karena ulah mu, aku belum mandi sampai sekarang, hampir satu jam kau didalam sana hanya untuk melepaskan gaun sialan ini" gerutu Gean membuat Shania tersenyum kecut.
Ya, setelah pesta selesai, mereka masuk kedalam kamar pengantin yang sudah disulap sedemikian rupa. Gean begitu tidak sabar awal nya, namun Shania meminta untuk membersihkan diri nya terlebih dahulu, namun yang terjadi malah dia kesusahan untuk membuka gaun nya, karena malu meminta bantuan Gean, alhasil hampir satu jam dia berada didalam kamar mandi. Ingin rasa nya dia mengoyak gaun itu karena kesal, namun dia urungkan mengingat gaun itu adalah gaun pilihan Queen nya, apalagi gaun itu akan menjadi kenang kenangan untuk seumur hidup nya.
Dan karena itulah, Gean begitu kesal hingga saat ini.
"kemari" kata Gean langsung menarik tangan Shania dan memutar tubuh nya
Shania hanya terdiam pasrah dengan perlakuan Gean
Jantung kedua nya tiba tiba saja berdetak tak beraturan dengan jarak yang sedekat ini. Bukan sekali ini saja mereka saling bersentuhan, namun entah kenapa untuk malam ini semua terasa berbeda.
Gean meneguk Saliva nya dengan berat saat tangan nya menarik kancing gaun itu hingga menampilkan punggung putih mulus milik Shania. Begitu pula dengan Shania yang langsung memejamkan mata nya karena sentuhan jemari tangan Gean yang tersentuh dikulit punggung nya. Ada sensasi kejut yang menjalar ke seluruh bagian tubuh nya hingga dia merasakan hawa panas mulai merangsang tubuh dan wajah nya.
"sudah?" tanya Shania saat merasa tak ada lagi pergerakan dari Gean
Gean terkesiap dan langsung mundur menjauh
"ya, mandilah . dan jangan lama" ucap Gean memalingkan wajah sembari tangan nya membuka jam di tangan nya. Rasa nya sungguh jantung nya ingin lepas saat ini
Shania langsung berlari dan masuk kedalam kamar mandi, dan Gean langsung terduduk lemas disisi tempat tidur mereka sembari meraup wajah nya dengan kasar
"astaga, kenapa aku menjadi gugup" gumam nya lucu
Dia duduk termenung hingga tak sadar Shania sudah keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan bathrop.
"mandilah, air nya sudah kusiap kan" kata Shania sembari mengeringkan rambut nya
Gean menatap Shania tak berkedip, semakin kesini wanita jadi jadian itu semakin terlihat seksi membuat Gean terasa tidak dapat menahan lagi
Gean berjalan mendekat kearah Shania yang berada didepan meja rias. tangan nya langsung terdiam ketika Gean langsung menarik pinggang nya dengan tatapan yang benar benar berarti
"kenapa kau semakin terlihat seksi hmm?" gumam nya dengan tangan yang membelai wajah Shania yang kini telah merona
"mandilah" elak Shania, namun Gean malah semakin mengeratkan rangkulan nya
"aku sudah tidak tahan, kau sudah membuat ku menunggu terlalu lama" ucap Gean yang langsung menyambar bibir ranum yang berisi milik Shania
tak ada penolakan, Shania langsung membalas ciuman itu dengan ganas, bahkan tangan nya telah melingkar dileher Gean saat ini
Ciuman itu kini semakin panas dan begitu membuai hingga membuat kedua pengantin baru itu menikmati malam panjang mereka yang telah lama mereka nantikan
Suara kenikmatan memenuhi sudut kamar yang menjadi saksi bisu cinta mereka. Dua orang yang awal nya saling membenci akhir nya bisa bersatu dalam ikatan suci pernikahan.
__ADS_1