Oh My Lady

Oh My Lady
Kerelaan Kenzo


__ADS_3

Hari sudah larut malam, Clara sudah kembali keruangan kakak nya untuk beristirahat. Angel juga sudah memejamkan mata nya setelah diperiksa oleh dokter.


Pintu terbuka dengan pelan, dan Cristian melangkah perlahan mendekat kearah ranjang dimana Angel berbaring.


Dia berdiri menatap lekat wajah istri nya yang terpejam. Namun dia terhenyak saat tiba tiba Angel membuka mata nya dan menatap nya dengan sendu.


"Cris" panggil Angel pelan namun Cristian masih diam tak bergeming


"Maaf" ucap nya lagi menatap wajah tampan suami yang dirindukan nya itu


"Istirahatlah" kata Cristian masih menatap wajah sendu Angel tanpa berkedip membuat Angel semakin merasa sakit hati nya melihat sikap dingin Cristian


"Anak kita" ungkap nya dengan air mata yang mulai menetes membasahi wajah nya.


Sungguh Cristian tidak tega melihat air mata itu, hati nya juga sakit, bahkan sangat sakit. Tapi dia masih tidak ingin bersikap seperti biasa nya pada Angel karena rasa kecewa yang begitu dalam.


"Maafkan aku, aku tidak bisa menjaga nya" kata Angel terisak , dia meraih tangan Cristian yang hanya diam tanpa membalas apapun


"Semua sudah terjadi, tidak ada yang perlu ditangisi. Sekarang istirahat lah, Gean sudah menunggu mu pulang" kata Cristian datar dan melepaskan genggaman tangan Angel


"Aku harus pergi" kata Cristian segera berlalu meninggalkan Angel yang terisak pilu


"Cris" panggil nya lemah dan langsung menumpahkan air mata nya. Tidak pernah dia melihat Cristian sedingin ini, bahkan ketika marah dia hanya diam sebentar dan tidak pernah bersikap dingin dan tidak perduli, tapi sekarang Cristian terlihat begitu kecewa pada nya, tapi apakah tidak Cristian tahu, jika dia juga sangat terluka kehilangan anak mereka.


Angel menangis tersedu sedu dengan suara yang terdengar pilu.


Sementara diluar ruangan itu Cristian juga ikut menangis tanpa suara. Dia duduk dengan bersandar didinding ruangan itu dengan tangan yang menutupi wajah nya. Air mata nya mengalir deras membasahi wajah tampan nya, sungguh dia tidak tega melihat Angel menangis meraung seperti itu, bahkan baru kali ini dia melihat Angel seperti itu.


Hati nya sakit sangat sakit, tapi saat ini dia ingin memberikan waktu untuk Angel agar bisa menetapkan hati nya. Dia ingin membangun sebuah hubungan tanpa ikatan masa lalu, karena itu sangat sulit untuk nya dan untuk kedepan nya.


Bahu Cristian bergetar hebat menahan Isak tangis nya, sungguh menangis tanpa suara itu lebih sakit dari sebuah sayatan pedang. Rumah sakit ditengah malam itu sudah sepi, sehingga hanya ada suara Isak tangis Angel yang mulai mereda dan Isak tangis Cristian yang tertahan.


Cristian masih duduk bersandar dengan tangan yang masih menutupi wajah nya , tanpa tahu Kenzo dan Clara memperhatikan nya dari jauh. Kedua kakak beradik itu hendak menjenguk Angel ketika tahu Cristian sama sekali belum menemui nya, namun saat baru tiba tidak jauh dari ruangan Angel mereka melihat Cristian keluar ruangan itu dan langsung menangis tertahan sehingga Clara membawa Kenzo yang duduk dikursi roda bersembunyi di sebalik dinding.


"Apa yang terjadi?" Gumam Clara pelan


"Kita kembali saja" jawab Kenzo pelan, dia menarik nafas nya dengan berat melihat Cristian yang begitu terpuruk . Bukan senang yang dirasakan nya, tetapi juga ikut bersedih karena wanita yang dicintai nya bersedih, apalagi dia tahu Cristian sengaja tidak menemui Angel karena pasti kecewa pada ratu mafia itu.


..


Keesokan hari nya...


Angel bersandar diranjang nya dengan pandangan kosong. Sedari semalam setelah meninggalkan nya Cristian tidak ada lagi menemui nya sampai siang ini.


Dia tahu Cristian kecewa, tapi tidak kah Cristian berfikir sedikit saja , jika dia sedang membutuhkan suami nya saat ini, dia juga hancur karena kehilangan calon anak nya.


Angel menghembuskan nafas nya dengan kasar. Hingga lamunan nya buyar saat pintu ruangan nya terbuka dan Kenzo masuk kedalam ruangan itu dengan tertatih tatih sembari memegang tiang infus nya.


"Kenapa kemari?" Tanya Angel heran, pasal nya untuk berjalan saja dia masih terlihat kesusahan


"Aku hanya ingin melihat keadaan mu" jawab Kenzo dan segera duduk dikursi samping ranjang Angel


"Kau belum makan?" Tanya Kenzo melihat nampan makan siang Angel masih utuh


Angel menggelengkan kepala nya pelan


"Aku juga belum, kau mau makan bersama ku?" Tanya Kenzo dan Angel menatap lekat wajah menawan mantan kekasih nya itu


"Aku tidak berselera, jika kau mau maka makan lah" jawab Angel dan Kenzo hanya tersenyum kecil


"Kau bersedih karena kehilangan calon anak atau bersedih karena Cristian?" Tanya Kenzo sembari meraih nampan makanan Angel

__ADS_1


"Tidak" jawab Angel singkat sembari memperhatikan ulah Kenzo yang terlihat kepayahan mengambil makanan nya


"Ah, biasa nya Clara yang membantuku, entah kemana anak nakal itu, membuat ku kelaparan saja" gerutu nya dan masih berusaha untuk menyuap makanan dalam piring itu


"CK, kemarikan" pinta Angel menjulurkan tangan nya


"Hei, kau bilang ini untuk ku" balas Kenzo pula


"Biar aku bantu" jawab Angel membuat senyum tipis diwajah Kenzo langsung terbit


Diapun menyerahkan piring itu kepangkuan Angel


Dengan ragu Angel menyuapkan makanan nya kemulut Kenzo yang dengan senang hati menerima nya.


"Tidak enak. Ini terlalu asin" ucap Kenzo membuat Angel mengernyit heran


"Benarkah" tanya nya dan Kenzo langsung mengangguk


"Coba kau rasakan sendiri" kata Kenzo yang mengambil alih sendok dari tangan Angel dan menyuapkan nya kemulut Angel yang dengan polos nya menerima suapan pria itu


"Tidak asin" gumam Angel namun Kenzo malah tertawa lucu membuat Angel baru tersadar akan kebodohan nya


"Hei, kau mengerjai ku" kesal Angel membuat Kenzo semakin tertawa


"Kau masih saja bodoh seperti dulu, mudah sekali ku akali" jawab Kenzo masih menahan tawa nya


"Sialan kau" dengus Angel


"Enak kan. Ayo lagi" kata Kenzo yang kembali menyodorkan suapan pada Angel


"Tidak mau" jawab Angel memalingkan wajah nya


"Aku bisa makan sendiri" balas Angel langsung mengambil sendok dari tangan Kenzo


"Maka habiskan lah, jika tidak aku akan memasukan semua nya sekaligus kemulutmu" kata Kenzo pula


Angel pun melengos dan memakan makanan nya dengan perlahan, sedangkan Kenzo menatap wajah cantik itu dengan senyum penuh arti


"Kau ingat, jika dulu kau selalu marah saat aku menyuapi mu, kau bilang kau bukan wanita lemah dan penyakitan" ungkap Kenzo terkekeh pelan


"Memang begitu kan" jawab Angel dengan terus mengunyah makanan nya.


"Iya, kau memang wanita tangguh yang tidak akan pernah ada dua nya" kata Kenzo pula


"Bahkan aku sampai bingung harus bersikap seperti apa dulu. Kau terlalu kaku sehingga aku juga tidak tahu bersikap manis seperti apa padamu" ungkap Kenzo lagi dengan tawa kecil membuat Angel tersenyum tipis


"Kau yang kaku dan datar, bahkan senyum pun kau jarang, coba lihat banyak wanita cantik disekitarmu tapi kau malah tertarik pada wanita seperti ku" jawab Angel


"Kau terlihat menarik dan menantang rose, mendapatkan mu begitu sulit, dan aku suka itu, ya walaupun akhir nya kau tidak bisa menjadi milikku" kata Kenzo lagi


"Kau akan mendapatkan wanita yang lebih baik lagi Al" jawab Angel dengan meletakan piring makan nya dibantu oleh Kenzo


"Aku hanya ingin wanita seperti mu" jawab Kenzo santai


"Aku tidak ada dua nya" balas Angel


"Aku tahu, maka dari itu akupun tidak berharap banyak mendapatkan yang lain" kata Kenzo lagi membuat Angel menatap nya lekat


"Jangan buat aku seperti ini Al" lirih Angel


"Bagaimana maksudmu?" Tanya Kenzo heran

__ADS_1


"Kau tahu, aku berusaha untuk bisa menetapkan hatiku hanya untuk suami ku. Dan aku berhasil mencintainya sepenuh hatiku. Tapi saat mengingatmu aku tidak tahu apa yang terjadi pada hatiku, aku sakit melihat kau sakit, aku sedih melihat kau hancur, tolong jangan seperti ini, bahagia lah untuk ku Al" ungkap Angel serius


"Apa tidak ada sisa cinta untuk ku ?" Tanya Kenzo pula


"Perasaan ku padamu sudah kulepas saat aku meninggalkan mu dulu, tapi walaupun begitu kenangan kita dan semua perjuangan mu tidak akan pernah terhapus dari ingatan ku" jelas Angel membuat Kenzo tersenyum sendu


" Sekali lagi aku tanya, apa tidak ada lagi namaku dihatimu?" Tanya Kenzo menatap serius Angel


"Maaf, tapi Cristian sudah memenuhi setiap sudut hatiku" jawab Angel tertunduk


"Kau benar benar mencintai nya?" Tanya Kenzo lagi membuat Angel menatap kearah nya


"Tentu saja, dia suami ku" jawab Angel yakin. Lagi lagi Kenzo hanya tersenyum, meski sudut hati nya terasa sakit, tapi sekarang dia memang harus rela melepaskan cinta nya itu.


"Kau ingatkan aku pernah berjanji bahwa aku tidak akan melepasmu jika orang itu tidak benar benar mencintaimu , dan sekarang aku tahu jika Cristian memang benar benar mencintaimu, maka kau tidak usah lagi memikirkan ku rose, aku sudah rela melepasmu dengan orang yang memang pantas untuk mu." Ungkap Kenzo membuat Angel tertegun


"Aku tidak bisa seperti nya yang bisa meluluhkan mu, bahkan hanya dengan tatapan mata nya saja kau bisa patuh dan tunduk pada nya. Cintaku begitu besar untuk mu, tapi cinta nya yang lebih manis padamu yang aku yakin lebih bisa membuatmu bahagia" kata Kenzo lagi membuat mata Angel berkaca kaca


"Jadi mulai sekarang, berbahagialah tanpa memikirkan aku. Aku sudah bahagia melihatmu bahagia. Jangan pernah sebut namaku ketika bersama nya, kau tahu walau sebesar apapun cinta seorang pria, tapi mereka tidak akan pernah rela jika wanita nya selalu menyebut nama pria lain ketika kalian bersama" ungkap Kenzo


"Al aku" Isak Angel yang mulai mengeluarkan air mata nya, dia tahu sekarang Cristian bukan hanya kecewa karena kehilangan anak mereka, tapi juga kecewa karena dia yang masih memikirkan tentang masa lalu nya


Kenzo mengusap air mata Angel dengan senyum sendu diwajah nya.


"Jangan menangis, dia hanya kecewa sebentar padamu. Kau tahu , karena cinta nya dia padamu dia rela menolongku dan menyelamatkan nyawaku ditengah laut hanya agar kau tidak bersedih, dia bahkan berkata saat kami berada ditengah laut, jika dia rela melepaskan mu untuk ku asal kau bahagia" kata Kenzo dengan senyum sendu nya mengingat perkataan Cristian waktu lalu


"Dia bilang begitu" kata Angel mengernyit heran


"Ya, awal nya aku kesal , aku beranggapan dia tidak benar benar tulus padamu. Tapi kemudian aku sadar saat dia berkata kau masih selalu memikirkan aku ketika bersama nya, bahkan kau sampai rela mengorbankan keselamatan mu hanya untuk menyelematkan ku. Dia beranggapan kau masih memiliki cinta untuk ku" jawab Kenzo membuat Angel mendengus kesal sembari menghapus air mata nya


"Dasar bodoh" dengus Angel membuat Kenzo tertawa kecil


"Siapapun akan beranggapan seperti itu rose. Bahkan aku juga beranggapan kau masih mencintaiku" jawab Kenzo


"Bukan seperti itu. Aku hanya merasa bersalah padamu, kau tahu aku merasa seperti orang yang paling jahat ketika meninggalkan mu tanpa pesan saat kau kritis, membuat mu mencari ku bertahun tahun dan tenggelam dalam cinta yang semu, aku hanya merasa bersalah sudah menyakiti hatimu yang benar benar tulus untuk ku" ungkap Angel sedih


"Aku tahu. Mulai sekarang aku berjanji akan bahagia untuk mu" kata Kenzo menatap lekat wajah Angel


"Kau berjanji" tanya Angel dan Kenzo mengangguk yakin


"Kau juga harus berjanji untuk membuka hatimu untuk wanita lain, agar aku bisa melihatmu bahagia dan merasakan cinta yang sesungguh nya" kata Angel lagi


"Aku berjanji. Meski aku tidak tahu kapan seseorang itu datang, tapi aku akan selalu bahagia untuk mu" jawab Kenzo


"Terimakasih, aku lega sekarang" ungkap Angel


Kenzo mengusap pelan punggung tangan Angel.


"Sekarang yakin kan lah suami mu bahwa cintamu memang hanya untuk nya. Aku sudah rela melihat kau bersama nya, dia memang pantas untuk mu" ujar Kenzo membuat Angel mengangguk pelan


"Kau yang terbaik" kata Angel


"Aku tahu" balas Kenzo.


Sekarang dia sudah merelakan cinta nya, meski berat tapi dia sadar sekuat apapun dia berusaha namun jika bukan takdir nya, maka genggaman nya akan terlepas juga.


..


*happy reading


jangan lupa like dan koment nya*

__ADS_1


__ADS_2