
Beberapa hari sudah berlalu, Cristian dan Angel juga sudah berada dirumah utama begitu juga dengan Gean.
Pagi ini Cristian sudah berangkat keperusahaan nya bersama dengan Erick, sedangkan Gean masih belum bekerja sebab keadaan nya baru mulai pulih.
Angel masuk kekamar kakak nya dengan membawa sebuah nampan berisi makanan yang sudah disiapkan oleh pak Chen.
Dia meletakan nampan itu dimeja nakas samping tempat tidur Gean.
Gean hanya tersenyum melihat Angel. Sungguh semakin hari kecurigaan nya semakin besar pada adik nya ini. Beberapa hari dimarkas black rose dia sama sekali tidak melihat kemunculan ratu mafia itu. Sudah beberapa kali juga dia menanyakan pada Shania tentang keberadaan wanita itu namun gadis itu hanya menjawab jika Queen nya sedang ada pekerjaan.
"sebaik nya kau sarapan dulu kak" kata Angel . Gean hanya mengangguk dan membenarkan posisi duduk nya.
Dengan pelan dan hati hati Angel menyuapi Gean makan. Gean menerima setiap suapan Angel dengan senang hati namun tatapan nya tak lepas dari wajah Angel.
"kenapa kakak memperhatikan ku seperti itu? Apa ada yang salah dengan wajah ku?" tanya Angel ketika Gean sudah meminta berhenti
"kapan kau akan jujur pada suami mu? Kau tak bisa membohongi nya terus menerus rossy" kata Gean tiba tiba membuat Angel menghela nafas nya sejenak
"tidak lama lagi. Aku pasti mengatakan semua pada nya" ungkap Angel dengan senyum manis nya
"semua nya?" tanya Gean mengernyit
"ya, semua nya." jawab Angel
"coba jawab jujur, kau memang terlibat dengan mafia black rose bukan?" tanya Gean serius
Lagi lagi Angel menghela nafas nya
"kenapa kakak berfikir seperti itu?" tanya Angel kembali
"sudah pernah aku katakan bukan, black rose muncul setelah kau kembali. Sebelum nya kami tak pernah berurusan dengan mafia manapun, walaupun kami pernah memasuki dunia itu dulu" ungkap Gean
"apa kakak keberatan jika aku memang terlibat dengan mereka?" tanya Angel balik
Dan kali ini suasana dikamar Gean sudah terasa panas, bahkan jantung Gean maupun Angel sudah berdetak lebih cepat dari biasa nya.
"rossy, tentu aku keberatan jika kau memang terlibat dengan mereka. Kehidupan didunia mafia itu berbahaya, apalagi black rose yang terkenal sebagai pembunuh bayaran, kau masih waras untuk berfikir tidak mengikuti jejak mereka bukan" kata Gean tajam
Namun Angel hanya tersenyum, namun bukan senyum manis seperti biasa, melainkan senyum penuh arti dan terkesan dingin
"sayang nya aku memang sudah terlibat dengan mereka kak" ucap Angel membuat Gean terpaku menatap Angel dengan lekat
"apa karena itu black rose selalu ada untuk membantu kita?" tanya Gean lagi dan kali ini wajah nya sudah tak dapat terbaca, antara sedih, kesal dan merasa bersalah karena telah membiarkan adik nya terlibat dengan mafia kejam seperti black rose.
"ya" jawab Angel singkat
__ADS_1
"mulai sekarang demi aku dan juga Cristian, berhentilah terlibat dengan mereka. Cukup jadi adik dan istri yang baik untuk kami. Aku sungguh tak rela kau mengikuti jejak mereka rossy, kau lihat bukan pemimpin mereka, sungguh menyeramkan dan aku tidak ingin kau seperti itu." ungkap Gean . Angel hanya terdiam sembari menatap kearah jendela besar kamar kakak nya. Bagaimana jika Gean tahu bahwa dialah sebenar nya pemimpin mafia yang mereka kenal kejam itu.
"Rossy, jika daddy dan mommy tahu , mereka pasti kecewa padamu, apalagi padaku karena tak bisa menjaga dan mendidik mu dengan baik" ungkap Gean sendu. Angel menoleh kearah kakak nya dengan raut wajah tak terbaca.
Sungguh dia pun tak tahu harus bagaimana, tapi dia memang sudah berjanji untuk tidak lagi membunuh orang jika bukan musuh nya.
"kak, ini semua keinginan ku. Bukan kesalahan kakak. Jadi kau tak perlu menyalahkan dirimu seperti itu." ucap Angel sembari menggenggam tangan Gean demi meyakinkan nya.
"bagaimana aku tidak menyalahkan diriku, aku kehilangan dirimu selama lima belas tahun ini. Kau hidup seorang diri tanpa siapapun, kau menjalani hari hari mu dengan berat hingga kau bisa terlibat dengan mafia itu" jelas Gean membuat Angel terdiam
"sekarang katakan padaku, bagaimana kau bisa terlibat dengan mereka? " tanya Gean
"suatu saat nanti aku pasti akan menjelaskan semua nya kak, beri aku waktu" pinta Angel membuat Gean menghela nafas nya dengan kasar
"Rossy, jangan terlalu lama memendam sesuatu, apalagi kau sudah menikah. Hubungan yang penuh dengan rahasia tak akan bisa berjalan dengan baik" kata Gean serius
"aku tahu. Suatu saat aku pasti akan menceritakan semua nya pada kalian" jawab Angel
Dan Gean hanya menghela nafas nya dengan kasar
..
Ditempat lain....
Shania bersama dengan Jorge dan anggota yang lain sedang mengintai sebuah rumah kecil yang terletak dipinggir hutan dan jauh dari kota.
Shania sudah siap dengan dua pistol ditangan nya, sedangkan Jorge dengan sebuah bom berdaya ledak kecil ditangan nya yang akan dilemparkan untuk menghancurkan separuh rumah itu.
Sementara anak buah yang lain sudah menyebar untuk menyergap dari berbagai arah.
Jorge melempar bom berbentuk bola kecil itu kedepan rumah dimana terdapat beberapa orang yang berjaga disana.
Dan
Duarr
Semua penjaga langsung terpental karena rumah bagian depan hancur berantakan dan hanya menyisakan asap dari bangunan yang meledak.
Anak buah black rose langsung menyerang dari berbagai penjuru hingga membuat pasukan black hunter panik bukan kepalang apalagi Aron dan Cessy yang berada didalam rumah itu, mereka sama sekali tak menyangka akan diserang dipagi hari seperti itu, dan tak menyangka bahwa tempat persembunyian mereka telah diketahui oleh pihak black rose.
Adu tembak terjadi dan beberapa puluh anak buah black hunter sudah tewas akibat tembakan dan ledakan yang terjadi.
"tembak semua yang terlihat, jangan biarkan siapapun lolos dari sini!!!" teriak Jorge dengan pistol yang terus ditembakan nya kesegala penjuru dimana terdapat anak buah Aron
"bagaimana ini Aron" tanya Cessy yang sudah panik
__ADS_1
"ck diam lah. Ambil ini dan tembak mereka" ucap Aron sembari melempar sebuah pistol kepada Cessy
Braakk
Pintu didobrak oleh Shania dan juga Jorge, mereka langsung menembaki Aron dan anak buah nya diruangan itu tanpa ampun.
Begitu pula dengan Cessy, dia juga menembaki Shania dan anak buah nya.
Adu tembak terjadi dikamar Aron dan Cessy, bahkan anak buah black hunter maupun black rose sudah banyak yang tumbang.
Arrgg
Cessy menjerit saat kaki nya tertembak oleh Shania, dengan cepat Shania menarik Cessy dan mengarahkan pistol nya kepelipis wanita itu.
"menyerah atau dia ku tembak" teriak Shania membuat Aron berdecak kesal
"ck, sial" geram Aron.
Dan tanpa pikir panjang dia melemparkan bom asap andalan nya hingga meledak dan membuat pandangan siapapun menjadi gelap.
Trang.
Suara pecahan kaca terdengar dan saat asap mulai mereda Aron sudah menghilang dari ruangan itu.
Shania berdecak kesal sedangkan Jorge langsung berlari mengejar Aron yang berlari kearah hutan.
Dor
Satu tembakan dilepaskan shania pada Cessy hingga membuat wanita itu tak sadarkan diri akibat peluru bius
Anak buah black rose membawa Cessy kemarkas tempat dimana orang tua nya berada. Sedangkan Shania membantu Jorge mengejar Aron yang melarikan diri.
Tak lupa sebelum meninggalkan rumah itu mereka meledakan nya terlebih dahulu.
Didalam hutan Shania bertemu dengan Jorge dan anggota yang lain nya.
"bagaimana Jorge?" tanya Shania dengan nafas yang terengah engah
"dia berhasil kabur" jawab Jorge kesal
"cih, dasar pengecut!" geram Shania
Mereka segera kembali kemarkas sembari mengabarkan pada Queen mereka jika mereka kembali gagal menangkap Aron dan hanya berhasil menangkap Cessy.
..
__ADS_1
jangan lupa like and coment nya guys