Oh My Lady

Oh My Lady
Kekesalan Gean


__ADS_3

Diperusahaan Medrict.....


Saat ini Cristian, Gean dan Erick berada diruangan Cristian sedang membahas masalah perusahaan mereka.


"apa rumah ku sudah selesai Erick?" tanya Cristian setelah selesai memeriksa berkas yang ada dimeja nya


"sudah tuan, hanya tinggal mengisi perlengkapan nya saja" jawab Erick lugas


"baguslah, aku sudah lelah harus pulang pergi dengan jarak yang begitu jauh dari mansion Angel, lagipula entah kenapa aku tidak nyaman berada disana" ungkap Cristian membuat Gean menatap nya dengan lekat


"kau masih takut pada istrimu ?" ejek Gean


"CK, kau tidak tahu seberapa menyeramkan nya dia ketika berhadapan dengan anak buah nya" dengus Cristian membuat Gean terkekeh pelan sementara Erick tersenyum simpul


"ya, mau bagaimana lagi, itu kehidupan nya yang sekarang. jika kau mencintai nya kau harus bisa menerimanya " kata Gean pula


"aku sedang belajar untuk menerimanya kakak ipar. tapi aku tidak akan membiarkan nya seperti itu lebih lama. maka dari itu aku ingin mengembalikan sisi kelembutan nya dengan cara awal mengajak nya pergi dari tempat itu" jelas Cristian membuat Gean menganggukan kepala nya


"ya, terserah kau saja. jika itu yang menurutmu baik, maka lakukan lah. aku juga sudah rindu rumah lama kita" jawab Gean


"kau tidak ingin menetap lebih lama dimansion itu?" tanya Cristian membuat Gean memicingkan mata nya


"untuk apa aku tetap disana, kau mau aku jadi umpan pancing wanita jadi jadian itu?" kesal Gean dan kali ini Cristian yang terkekeh


"hahaha, ada apa dengan mu. kau terlihat aneh akhir akhir ini. biasa nya kau selalu menggoda nya," ejek Cristian lagi


"diamlah. aku sedang tidak ingin membahas nya" ketus Gean


"hei, kau yang mulai tadi. kenapa jadi aku yang kau salahkan" kata Cristian kesal


"tuan, jika tuan Gean sudah tidak ingin menggoda nona Shania lagi, bolehkah saya yang mendekati nya, seperti nya menyenangkan jika punya pasangan yang tangguh seperti itu bukan" tanya Erick pada Cristian yang langsung berbinar


"tentu saja. Meski sedikit mengerihkan tetapi kau akan selalu terlindungi" balas Cristian dengan seringai nya menatap wajah Gean yang terlihat kesal


"hei, kau mati ya" kata Gean menatap tajam Erick


"ah tuan, bukan kah tuan Cris bilang anda tidak lagi menggoda nya, jadi saya yang akan mendekati nya, dia cukup cantik meski sedikit kasar" tambah Erick lagi membuat Gean semakin kesal sedangkan Cristian menahan tawa nya, senang sekali dia bisa menggoda kakak ipar nya ini


"coba saja kalau kau berani, aku pastikan kaki mu tidak lagi bisa berjalan" ancam Gean yang langsung keluar dari ruangan itu meninggalkan Cristian yang langsung tertawa terbahak bahak


"lihatlah, gengsi nya terlalu tinggi" kata Cristian disela tawa nya


"sekian lama bergabung dengan mafia kenapa sekarang tuan Gean terlihat mengerihkan ya" kata Erick sembari meraba tengkuk nya


"hei, apa kau lupa, mereka dari bibit yang sama" bisik Cristian


"ah anda benar tuan" kata Erick yang juga ikut tertawa lucu


..

__ADS_1


Setelah berhasil menggoda Gean hingga kesal kini Cristian kembali dengan pekerjaan nya karena setelah ini dia akan mengadakan meeting dengan perusahaan Kenzo.


Gean sudah menunggu nya didepan ruangan nya hingga Cristian keluar dan mereka berjalan beriringan.


"aku tidak tahu proyek ini akan terus berlanjut atau tidak setelah semua yang kita lewati dengan Kenzo" gumam Cristian , kini mereka telah berada didalam mobil yang dikendarai oleh Gean


"kita lihat saja nanti. Setahu ku Kenzo orang yang profesional, dia tidak akan melibatkan urusan pekerjaan dengan urusan pribadi nya" jawab Gean


"kau tidak tahu, dia sudah berkali kali mengancamku, bahkan dengan membawa bawa nama perusahaan kita" kata Cristian lagi


"jika dia mau, sudah dari kemarin dia menghancurkan kita Cris, bukan hal yang sulit bagi nya melakukan itu bukan" balas Gean lagi yang masih fokus pada jalanan didepan nya


"kau benar. Jika bukan karena ini proyek penting, enggan rasa nya aku bertemu dengan dia" ucap Cristian sembari menatap keluar jendela mobil


"bersikap lah profesional. ini hanya masalah waktu. Semoga semua baik baik saja. Dia terluka wajar jika dia bersikap begitu, jika itu kau , aku pastikan kau akan langsung menghancurkan nya bukan" ucap Gean menatap sinis Cristian


"kau benar. aku tidak akan sekuat dia. dengan aku yang sekarang sudah menjadi pemilik Angel saja masih selalu merasa cemburu ketika mendengar Angel menyebut nama nya, apalagi jika menjadi dia yang cinta nya sudah menjadi milik ku" gumam Cristian


"cinta memang rumit bukan" timpal Gean


"rumit, bahkan terkadang susah untuk dimengerti" balas Cristian .


..


beberapa saat kemudian mereka pun tiba disebuah restauran yang sudah mereka pesan untuk mengadakan meeting dengan pihak Kenzo. Namun setelah menunggu hampir lima belas menit yang mereka tunggu belum juga menampakan wujud nya.


"entah lah, tidak mungkin seorang Kenzo Barrent mengacaukan pekerjaan yang sudah mulai berjalan separuh ini" timpal Gean pula


"apa karena dia masih menaruh dendam padaku, atau memang dia sengaja agar menghancurkan nama baikku" kata Cristian yang sudah mulai berprasangka buruk.


Gean hanya terdiam sembari mengetuk ngetuk kan jemari nya dimeja mereka, fikiran nya menerka nerka apa yang sebenar nya terjadi pada Kenzo, pasal nya seminggu yang lalu Edward memberitahukan bahwa mereka pasti datang dalam meeting ini.


Hingga beberapa menit kemudian terlihat pintu dibuka oleh seorang pelayan dan munculah Edward seorang diri disana.


"maaf menunggu lama tuan Cris dan tuan Gean. Saya mengalami kendala diperjalanan" kata Edward dengan sopan sembari menjabat tangan Cristian dan juga Gean.


"tidak apa Ed. Dimana Mr Ken?" tanya Cristian


"tuan Kenzo tidak dapat hadir tuan, dia menyerahkan pembahasan proyek ini pada saya, dia sedang ada urusan penting diNewyork yang tidak bisa dia tinggalkan" jelas Edward yang kini telah duduk dihadapan Cristian dan Gean


"apa dia memang sengaja menghindari ku?" tanya Cristian membuat Gean langsung menyikut lengan nya.


"tidak tuan, tuan Kenzo bukan orang yang seperti itu. Ini masalah yang memang sangat penting sehingga dia memang tidak bisa hadir disini. Saya harap tuan tuan bisa memaklumi dan tidak berfikiran buruk tentang tuan Kenzo" kata Edward tegas


"baiklah Ed, maafkan sikap kami. Sekarang mari kita bahas saja masalah lanjutan proyek kita" kata Gean menengahi suasana yang sudah menghangat karena pertanyaan Cristian


Akhirnya mereka kembali pada rapat mereka mengenai kerja sama proyek yang mereka jalani selama ini hingga dua jam setelah nya barulah mereka menyelesaikan semua nya.


"terimakasih atas jamuan anda sekalian tuan" kata Edward membungkukkan sedikit tubuh nya

__ADS_1


"terimakasih juga sudah menyempatkan untuk hadir Ed" jawab Gean sementara Cristian hanya terdiam dan menganggukan sedikit kepala nya


"tuan Cris, ini ada titipan dari tuan Ken untuk anda" kata Edward sembari menyerahkan sebuah amplop kepada Cristian.


"apa ini?" tanya Cristian menatap curiga Edward


"anda bisa melihat nya sendiri tuan. kalau begitu saya permisi" kata Edward dan langsung keluar dari ruangan itu meninggalkan Cristian dan Gean yang menatap bingung amplop yang berisikan sebuah surat itu.


Setelah Edward pergi, Cristian kembali duduk dikursi nya diikuti oleh Gean.


Cristian langsung membuka dan membaca surat itu dengan dahi yang sedikit mengkerut


...sekarang giliran mu yang harus berjuang untuk wanita yang aku cintai...


...badai akan datang sebentar lagi...


...dan aku berharap kau dapat menjaga cintaku dengan baik...


"apa maksud nya?" tanya Gean menatap heran Cristian yang masih terdiam menatap nanar surat ditangan nya


"apa kau tahu jika saat ini Angel dan orang orang nya tengah dibuat kewalahan oleh musuh mereka?" tanya Cristian kembali


"musuh?" tanya Gean terkejut


"ya, aku tidak tahu siapa, tapi dari yang ku dengar mereka musuh lama black rose dan Kenzo yang akan membalaskan dendam nya pada mereka" jelas Cristian dengan nafas yang terasa sesak


"lantas kenapa kau tidak bilang padaku Cris, dan kenapa kau malah diam saja seperti tidak ada masalah seperti ini?" tanya Gean heran sekaligus kesal


"aku harus apa, sementara Angel dengan sekuat tenaga nya menutupi ini dari kita semua. kau tahu setiap malam dia selalu keluar setelah aku tertidur untuk membahas masalah nya dengan orang orang nya, jika aku tidak mengikuti nya aku juga tidak tahu dia memendam masalah sebesar ini dari kita" ungkap Cristian yang juga terlihat kesal dan kecewa


"kenapa dia begitu. apa dia tidak menganggap kita ini ada?" timpal Gean yang juga merasa kecewa


"aku sudah memerintahkan Erick untuk mencari tahu masalah mereka. kau kira aku akan diam saja melihat istri ku dalam bahaya seperti ini, meskipun dia lebih hebat dan lebih tahu apa yang harus dilakukan nya" jawab Cristian


"bagaimana mungkin Erick bisa mengetahui nya, jika mereka saja menutupi nya dari kita" kesal Gean


"apa kau ingat gadis yang merawat Erick ketika dia kritis waktu itu?" tanya Cristian tanpa memperdulikan kekesalan Gean


"kenapa dengan gadis itu?" tanya Gean kembali


"gadis itu adalah seorang perawat yang ditugaskan untuk membantu mengobati para anak buah black rose yang terluka, dan dia juga ikut ketika black rose menyerang musuh musuh nya. Dan gadis itulah yang digunakan Erick untuk mencari tahu tentang apa saja yang akan dilakukan oleh Angel dan anak buah nya nanti" jelas Cristian membuat Gean mengernyitkan dahi nya


"Erick menjalin hubungan dengan gadis itu" timpal Cristian pula menjawab raut wajah bingung Gean yang kini membelalakan mata nya


"apa, Erick juga menjalin hubungan dengan anggota black rose, lalu dengan Shania tadi?" tanya Gean cepat membuat Cristian mendengus kesal


"dasar bodoh. dia hanya menggoda mu. Dan kini kami tahu jika kau memang menaruh hati pada gadis itu kan. Gengsi mu terlalu tinggi, kau kalah dengan Erick kakak ipar" ejek Cristian yang langsung bangkit dan keluar meninggalkan Gean yang menatap nya dengan kesal


"hei, sialan kalian" teriak Gean kesal

__ADS_1


__ADS_2