
Sebelum Angel pingsan...
Cristian membuka mata nya perlahan dan menoleh kesana kemari. Dia mengernyitkan dahi nya memandang heran tempat nya terbaring saat ini.
Cristian langsung bangun dan duduk sembari terus memandang sekeliling. Seperti nya dia ingat tempat ini, sebuah pondok kecil tanpa dinding yang berdiri dibawah pohon rindang tepat dibelakang rumah kecil yang terlihat kusam.
Apa yang terjadi , kenapa dia bisa disini, dia kenal benar, ini tempat ia dan ibu nya sering menghabiskan waktu bersama dahulu.
"Cris" panggil seseorang dengan suara lembut nya membuat Cristian menoleh keasal suara
"ibu" ucap Cristian terkejut.
Wanita itupun tersenyum dan mendekat kearah Cristian.
Dia duduk disebelah Cristian dan mengusap kepala nya dengan lembut membuat Cristian langsung memeluk nya dengan erat.
"ini benar ibu, aku sungguh merindukan mu bu" lirih Cristian hingga tak terasa air mata menetes diwajah nya
"ibu juga merindukan mu nak" jawab ibu nya
"apa aku sudah mati, kenapa aku bisa ada disini" tanya Cristian yang sudah melepaskan pelukan ibu nya, dia memandang lekat wajah ibu nya yang terlihat berbinar cerah
"tidak nak, ibu ada didalam mimpimu, kau masih hidup sayang, dan harus tetap hidup" ucap ibu Cristian sembari mengusap lembut wajah tampan itu
"tidak ibu, aku ingin tetap bersama mu, aku ingin kita selalu seperti ini" ucap Cristian menggenggam erat tangan ibu nya
"Cristian, dunia kita berbeda nak, ibu hanya sebentar disini, masih banyak yang harus kau selesaikan didunia mu" jawab ibu nya namun Cristian menggeleng
"tidak, aku tidak ingin kembali, aku ingin ikut ibu saja. Kita bersama seperti dulu" ucap Cristian
"nak, kau sudah memiliki istri bukan. Dia tengah menunggu mu saat ini. Jangan kecewakan dia sayang" kata ibu Cristian dan seketika ingatan Cristian melayang mengingat tentang Angel
"aku kecewa pada nya bu, dia membohongi ku. Hanya ibu wanita yang tulus pada ku" lirih Cristian menundukan kepala nya
"dia punya alasan telah membohongi mu nak. Dan tidak ada alasan untuk kau tidak memaafkan nya. Jadilah suami yang baik, kau harus membimbing istrimu untuk menjadi lebih baik lagi nak" kata ibu Cristian dengan lembut namun Cristian hanya diam membisu
"kau mencintai nya bukan?" tanya ibu Cristian. Dan Cristian hanya menganggukan kepala nya
"kalau begitu jadilah suami yang baik, suami yang mengerti tentang keadaan istri nya. Menikah bukan soal tentang saling mencintai saja nak, melainkan saling mengerti tentang keadaan dan kehidupan pasangan masing masing"
"kembalilah, mereka menanti mu" ungkap Ibu Cristian membuat Cristian langsung terhenyak dan menatap ibu nya yang tengah tersenyum memandang nya.
"dengarkan lah, istrimu memanggilmu untuk kembali" kata ibu Cristian lagi.
Cristian terdiam dan menajamkan pendengaran nya. Dan benar saja sayup sayup dia mendengar suara Angel memanggil nya.
'cristian bangun. Aku dan anak kita membutuhkan mu'
'bangunlah sayang'
__ADS_1
'aku membutuhkan mu Cris'
Cristian memandang ibu nya yang masih tersenyum pada nya.
"kembalilah nak, saat tiba waktu nya nanti kita pasti berkumpul kembali. Jadilah suami dan ayah yang baik" kata ibu Cristian masih dengan senyum nya
"apa aku bisa ibu?" lirih Cristian mendukan kepala nya
"kau pasti bisa nak. Suami yang hebat bukan berarti harus kuat dan tangguh saja, tapi suami yang hebat adalah suami yang bisa membahagiakan istri nya dan membimbing nya dengan baik. Pergilah sayang, mereka menunggumu" kata ibu Cristian membuat secercah senyum terbit diwajah tampan itu.
"terima kasih ibu. Aku selalu mencintaimu" kata Cristian memeluk ibu nya kembali dengan erat
"ibu juga mencintaimu nak"
Hingga pelukan itu terlepas dan Cristian terhenyak kaget ketika ibu nya telah menghilang dari dekapan nya.
"ibu!!" panggil Cristian kesana kemari
Hingga sebuah cahaya datang dan menyilaukan mata nya.
Beberapa suara teriakan orang orang memanggil nama istri nya dan itu seketika menyadarkan Cristian.
Dia membuka mata nya perlahan dan mengerjap ngerjapkan nya karena silau cahaya lampu diatas kepala nya.
"Queen bangunlah!!"
"sebaik nya kita bawa keruangan lain tuan, nona. Agar kami dapat memeriksa nya" ucap seseorang. Namun Cristian masih terlihat kepayahan membuka mata dan menggerakan tubuh nya.
Sekuat tenaga dia mencoba mengeluarkan suara nya namun sungguh dia merasa tidak bertenaga sama sekali.
Hingga suara diruangan itu sudah hening kembali barulah dia bisa mengeluarkan sedikit suara nya
"Angel" lirih Cristian
"Angel" panggil Cristian lagi
Dokter yang masih berada diruangan itupun berjalan mendekat kearah Cristian, begitu juga dengan Gean yang masih berada diambang pintu, dia menghentikan laju kursi roda nya ketika mendengar suara Cristian memanggil nama Angel.
"syukurlah anda sudah sadar tuan" kata dokter itu dan langsung memeriksa keadaan Cristian. Sementara Gean mulai mendekati ranjang Cristian.
Setelah memeriksa kondisi nya dokter itu melangkah mundur dan membiarkan Gean mendekati Cristian.
Cristian mulai membuka mata nya perlahan dan dia melirik kearah Gean berada.
"syukur lah kau sudah sadar Cris" ucap Gean dengan senyum bahagia nya. Hati nya terasa lega melihat Cristian sudah sadar, mengingat panik nya Angel saat jantung Cristian berhenti berdetak tadi.
"Angel" ucap Cristian masih terdengar lemah
"dia sedang beristirahat diruangan sebelah. Kau pulihkan dulu kondisi mu. Jangan banyak bergerak" kata Gean berdusta. Dia sendiri pun tengah mencemaskan kondisi adik nya saat ini, namun karena sudah ada Shania yang menjaga nya maka dia memutuskan untuk melihat keadaan Cristian sejenak.
__ADS_1
"apa dia baik baik saja" tanya Cristian lagi, dia masih menahan dada nya yang masih terasa sesak dan nyeri akibat tembakan yang hampir mengenai jantung nya
"dia baik baik saja. Hanya kelelahan. Tenang lah" jawab Gean
Cristian kembali terdiam sembari memejamkan mata nya kembali. Sungguh dia sebenar nya masih kecewa pada Angel, tapi hati nya tidak bisa berbohong bahwa cinta nya ternyata lebih besar dari rasa kecewa itu.
"tuan, sebaik nya anda juga beristirahat. Keadaan anda juga belum pulih" kata seorang dokter yang baru masuk, dokter itu yang menangani Gean tadi.
Gean menatap Cristian yang hanya mengangguk pelan pada nya.
"baiklah, aku tinggal dulu, kau beristirahatlah" kata Gean lagi dan Cristian hanya mengangguk lagi tanpa menjawab nya.
Dia juga melihat kondisi Gean yang penuh luka dan perban ditubuh dan kepala nya.
Sungguh pertarungan kali ini melibatkan fisik dan hati hingga membuat semua orang mengalami cidera yang cukup serius. Bahkan dia tidak tahu bagaimana keadaan Erick saat ini.
Setelah Gean keluar, para dokter yang menangani Cristian juga ikut keluar setelah memastikan kondisi pria itu baik baik saja.
Cristian terlihat memejamkan mata nya, namun sesungguh nya dia tidak tertidur melainkan memikirkan kejadian yang menurut nya masih seperti mimpi.
Tidak pernah terduga sebelum nya bahwa istri yang selalu membuat nya merasa tenang dan nyaman adalah wanita yang paling dia takuti. Bagaimana mungkin dia tidak dapat merasakan nya bahwa mereka adalah orang yang sama. Dan mengapa Angel tidak memberitahu nya tentang itu.
Dan lagi, jika dia adalah Queen rose berarti Kenzo???
Cristian langsung menghembuskan nafas nya dengan kasar.
Kenapa jadi rumit seperti ini
Apa yang harus dia lakukan
Dia bahkan telah menganggap Kenzo teman nya karena pria itu sangat baik, tapi nyata nya mereka mencintai wanita yang sama.
Cristian tahu bahwa Angel sudah menjadi milik nya, namun dia juga tahu bahwa dulu Kenzo dan juga Angel saling mencintai, mereka berpisah karena tidak mendapat restu dari orang tua Kenzo.
Lalu apa sekarang mereka masih saling mencintai?
Apa dia hanya pelarian untuk Angel agar bisa melupakan Kenzo? Tapi tidak, karena mereka menikah memang karena terpaksa dulu nya.
Cristian meraba kepala nya yang tiba tiba menjadi pusing
"ah sial, kenapa bisa seperti ini" gumam nya pelan
Tapi tunggu dulu
Cristian langsung terpaku sejenak, tadi dia mendengar sayup sayup jika Angel mengatakan jika dia dan anak nya membutuhkan nya, apa itu berarti Angel tengah mengandung anak mereka?
"ya Tuhan. Apa benar dia tengah mengandung anak ku" batin Cristian dengan mata yang menatap langit langit ruangan itu
"maafkan aku Ken, aku tahu kau begitu mencintai istriku. Tapi aku juga mencintainya, walau aku kecewa pada nya, tapi sungguh aku tidak akan pernah melepaskan nya untuk mu atau pada siapapun, karena dia hanya milikku" gumam Cristian lagi
__ADS_1