
Setelah dari pertemuan itu, Queen rose masih tetap bersama dengan Kenzo tanpa mau memberitahu Kenzo bahwa ibu nya datang menemui nya untuk memperingatkan Queen rose agar menjauh dari nya.
Hari hari mereka jalani seperti biasa, berkutat seputar dunia mafia dan bisnis mereka. Hingga pada suatu hari tepat nya dimalam hari yang sedang mendung, markas besar black rose diserang oleh komplotan mafia dari Jepang.
Saat itu Queen rose memang tengah berada dimarkas seusai menjalankan misi mereka.
Dan betapa terkejut nya dia melihat ratusan orang yang menyerbu markas nya secara brutal, apalagi anggota black rose yang belum memiliki persiapan apapun karena tidak menduga ada serangan mendadak dimalam hari itu.
Dan dihari itu black rose yang dipimpin oleh Queen rose terlihat kewalahan karena itu merupakan pertempuran terbesar yang pernah mereka lewati.
Kenzo yang sebelum nya tidak tahu apa apa tentang penyerangan itu dibuat terkejut mendengar kabar dari salah satu anggota yang dia tempat kan dimarkas black rose. Tanpa fikir panjang dia langsung memerintahkan para anggota nya diklan Ardego untuk membantu black rose mengalahkan musuh yang dia belum tahu dari mana asal nya.
Pertempuran berlangsung dengan sengit, suara tembakan dan sayatan samurai terdengar dimana mana. Baik Kenzo maupun Queen rose sama sama berjuang untuk memukul mundur musuh yang menyerang.
Dengan lihai dan gesit Queen rose memainkan pistol dan samurai yang saat itu belum terlalu dikuasai nya. Sedangkan Kenzo juga melakukan hal yang sama, dan dia juga tidak pernah jauh dari Queen rose.
disela sela perperangan itu Kenzo mendekat kearah Queen rose yang terus membidik dan menebas musuh
"kau tahu mereka dari klan mana?" tanya Kenzo sembari terus menembaki musuh yang mendekat
"mereka klan Hiyuga dari Jepang, kau lihat yang sedang bertarung dengan Jorge dan Shania itu adalah pemimpin nya" kata Queen rose dengan peluh yang sudah membanjiri tubuh dan wajah nya.
Kenzo terlihat terhenyak sembari menarik nafas berat
"bagaimana kau bisa berurusan dengan mereka rose?" tanya Kenzo heran
"aku tidak pernah berurusan dengan mereka Al. sudah lah aku akan menghancurkan pemimpin nya sekarang" kata Queen rose cepat dan terus menembaki musuh dan sesekali memainkan pedang nya
"berhati hatilah, mereka pasti memainkan mainan mereka saat kita lengah" kata Kenzo berteriak
"mereka sudah memasang nya disegala penjuru tempat ini. dan kita harus cepat" teriak Queen rose pula
"oh sial!" hardik Kenzo
Kenzo lalu memerintahkan Edward untuk menjinakkan sebagian bom yang telah terpasang dan sebagian lagi membantu menghabisi para musuh.
__ADS_1
Dia terus bertarung sembari memikirkan dari mana datang nya musuh ini, tanpa pernah tahu bahwa orang orang ini adalah suruhan ibu nya.
Queen rose bertarung sembari melirik kearah anak buah nya yang terlihat kewalahan , bahkan sudah banyak anggota nya yang tewas dan terkapar. Bahkan Shania sudah terjatuh dengan perut yang terluka. Sedangkan Jorge masih terus menghalau musuh untuk mendekat.
Kini Queen rose berhadapan dengan Hikawa, pemimpin klan hiyuga yang menyerang klan nya.
suara sabetan senjata tajam berdenting memekakan telinga. Hikawa yang memang terlatih dengan membabi buta menyerang Queen rose yang terlihat kewalahan namun dengan sekuat tenaga berusaha untuk mengimbangi nya meski sayatan sayatan pedang sudah menggores kulit tubuh nya.
sraatt
darah langsung bercucuran ketika samurai Hikawa mengoyak kulit lengan Queen rose membuat wanita itu mundur dan memegangi tangan nya yang terluka cukup dalam. Hikawa tertawa sinis sementara Kenzo yang melihat itu langsung mendekat kearah Queen rose.
Akhir nya mereka berdua menyerang Hikawa hingga membuat pemimpin klan Hiyuga itu berbalik terpojok.
duaarrr
baru akan membidik lawan nya, Queen rose dan Kenzo dikejutkan oleh ledakan didalam markas black rose.
dan duaaarrrr
"rose!!!!" teriak Kenzo melihat Queen rose tergelatak tak berdaya namun masih dalam keadaan sadar
Kenzo langsung berlari mendekati Queen rose dan membantu nya berdiri.
Dengan tertatih tatih mereka mencari keberadaan Hikawa.
Dapat Queen rose lihat lebih dari separuh anggota nya telah gugur dalam pertempuran itu. Bahkan dia tidak tahu bagaimana nasib Shania dan Jorge.
"astaga , siapa yang berani berani nya melakukan ini. kurang ajar mereka" geram Kenzo sementara Queen rose terdiam karena ingatan nya langsung mengingat tentang perkataan ibu Kenzo waktu lalu
Dan dapat dia duga bahwa ini adalah ulah dari ibu Kenzo untuk menghancurkan nya. Tangan nya terkepal erat, sakit ditubuh nya tidak lagi dia rasa karena sakit dihati nya jauh lebih besar. Jika bukan wanita itu adalah ibu dari orang yang dicintai nya mungkin sudah dia bunuh karena telah menyebabkan orang orang nya tewas.
Kenzo yang melihat kesekeliling Langsung membelalakkan mata nya, dengan cepat dia mendekap tubuh Queen rose agar tidak terkena tembakan dari Hikawa yang ternyata bersembunyi dibalik tembok yang telah hancur, tubuh nya juga telah dipenuhi luka bahkan darah segar telah mengalir dipelipis nya.
aagh
__ADS_1
gumam Kenzo pelan saat sebuah peluru menembus punggung nya
"Al" panggil Queen rose langsung melepaskan pelukan Kenzo dan mengambil senjata nya kembali . Dapat dia lihat punggung Kenzo telah basah dengan darah namun pria itu masih terlihat baik baik saja.
Queen rose langsung menembaki Hikawa bertubi tubi namun naas sebuah peluru menembus dada bagian atas nya hingga membuat nya jatuh terduduk.
Kenzo yang melihat itu langsung menggeram dan kembali menembaki Hikawa dan tangan kanan nya yang tadi menembak Queen rose, hingga tidak lama pria itu juga terkapar akibat peluru yang menembus jantung. Namun belum sempat mereka bernapas anak buah Hikawa yang masih selamat membidikan senjata api nya kearah Queen rose, lagi lagi Kenzo datang sebagai tameng hingga tembakan itu mengenai dada nya membuat tubuh nya seketika ambruk didepan Queen rose.
"oh tidak, Aldrego!!" teriak Queen rose panik
duar
orang yang menembak Kenzo langsung tewas akibat tembakan yang dilayangkan oleh Edward yang baru tiba setelah menjinakkan beberapa bom yang telah dipasang pihak musuh.
Queen rose langsung merangkak perlahan mendekati tubuh Kenzo yang terlihat tidak berdaya meski dia juga hampir kehilangan kesadaran nya.
"Al bangun" panggil nya dengan suara yang juga terlihat lemah sembari memegang wajah Kenzo
Kenzo membuka sedikit mata nya dan tersenyum lemah
"bertahan lah rose" lirih nya
Queen rose langsung menitihkan air mata nya , dia merebahkan kepala nya didada Kenzo yang telah penuh dengan darah.
Dengan lemah Kenzo mengusap kepala Queen rose yang mulai memejamkan mata nya. Mungkin ini akhir dari mereka, fikir nya
"aku sangat mencintaimu rose" kata Kenzo terbata bata
"aku juga mencintaimu Al" balas Queen rose lemah. Hingga akhir nya mereka berdua menutup mata dan tidak sadarkan diri dalam kubangan darah yang menyatu seperti hati mereka disaat itu.
..
*jangan lupa like dan coment nya ya guys 😊
happy reading. 🙏*
__ADS_1