
Hari sudah mulai beranjak petang saat Angel membuka mata nya.
Dengan pelan dia menggeliatkan tubuh nya yang masih berada dalam dekapan Cristian.
Ditatap nya wajah damai Cristian yang masih terlelap dalam tidur nya. Sebuah senyum tipis terbit diwajah Angel, namun itu tak lama, karena tiba tiba saja wajah Kenzo terlintas dibenak nya.
Lagi lagi perasaan tak nyaman kembali muncul membuat nya mendesah nafas lelah.
Dengan perlahan dilepaskan nya tangan Cristian yang melingkari perut nya dan dia segera beranjak kekamar mandi untuk membersihkan diri.
Tak lama setelah Angel bangun Cristian juga mulai membuka mata nya.
Dilihat nya Angel yang sudah tidak ada lagi disamping nya membuat Cristian segera beranjak bangun.
Didalam kamar mandi masih terdengar suara gemerisik air yang menandakan Angel masih membersihkan diri nya.
Cristian berjalan perlahan menuju kamar mandi, dia membuka handle pintu yang terlihat tak dikunci.
Ketika dia masuk kedalam Angel masih berada dibawah shower dan membelakangi diri nya. Entah apa yang difikirkan wanita itu hingga Cristian masuk kedalam dia sama sekali tidak tahu.
Cristian langsung tersenyum melihat istri nya yang hanya mengenakan pakaian dalam nya saja. Dengan segera dia melepaskan pakaian nya dan langsung memeluk Angel dari belakang hingga membuat Angel tersentak kaget.
"mandi bersama baby" bisik Cristian ditelinga nya membuat bulu roma Angel langsung meremang.
Cristian menciumi bahu polos Angel membuat Angel memejamkan mata nya sejenak menikmati sentuhan lembut Cristian.
Dia ingin mereka seperti itu sebentar agar perasaan nya segera membaik.
Cristian mulai menjelajahi tubuh Angel. Mereka berciuman lama hingga ciuman mesra itu perlahan berubah menjadi ciuman penuh damba.
Dan akhir nya Cristian meluapkan kerinduan nya selama beberapa hari ini dengan memanjakan Angel didalam kamar mandi.
Angel membiarkan saja apa yang dilakukan oleh Cristian.
Dia harap mereka akan selalu seperti ini walau badai akan datang menerpa.
Setelah lebih dari satu jam dikamar mandi mereka keluar dengan wajah berbinar terutama Cristian.
Dia membantu Angel memakai pakaian nya juga membantu mengeringkan rambut Angel dengan lembut.
Angel hanya terdiam bahkan tatapan nya tampak jauh melayang membuat Cristian heran melihat sikap Angel.
Apa Angel masih marah pada nya? Batin Cristian
Cup
Satu kecupan mendarat dibibir Angel membuat Angel tersentak dari lamunan nya.
__ADS_1
"apa yang sedang kau fikirkan baby, kau masih marah padaku?" tanya Cristian yang kini sudah mengurung Angel dalam dekapan nya
Angel hanya menggeleng dan tersenyum tipis
"jangan marah lagi hm, aku sungguh rindu dengan senyum manis mu ini." ucap nya sembari mengusap bibir Angel dengan ibu jari nya
"ayo beri aku satu senyuman" ucap nya lagi menatap lekat wajah Angel yang juga menatap kearah nya
Angel pun mencoba untuk tersenyum pada Cristian. Namun Cristian tahu ada sebuah beban dalam senyuman istri nya.
"kemari" ajak nya sembari menarik Angel keatas pangkuan nya dan dia duduk dikursi rias Angel.
Angel pun hanya patuh dan melingkarkan tangan nya keleher Cristian
"aku tahu aku salah. Tapi seperti yang aku bilang, aku tidak bermaksud untuk membuat mu sedih. Semalam aku membantu Gean dan juga Erick untuk menangkap paman dan bibimu, maka dari itu aku tak sempat mengabari mu." ungkap Cristian dengan tangan yang melingkari pinggang Angel
"kau tak keberatan bukan jika paman dan bibimu aku beri pelajaran karena sudah mencelakai orang tua kita?" tanya Cristian lagi
Angel menggeleng dan tersenyum membuat Cristian juga ikut tersenyum melihat nya
"maka dari itu jangan marah lagi , kau tahu dua hari ini aku seperti berada dipenjara, bukan bukan. Ini lebih dari penjara karena sang pemilik sungguh menyeramkan" ungkap nya sembari bergidik ngeri mengingat kelakuan kejam Queen rose.
Angel tampak mengerjapkan mata nya beberapa kali sembari mengulum senyum
'kenapa suami nya ini polos sekali' batin nya
"ayo berikan senyum mu baby"
Pinta Cristian dengan wajah memelas namun terlihat lucu dimata Angel
Angel masih terdiam sembari menggeleng pelan membuat cristian mematutkan wajah nya
"oh ayolah sayang. Kau tidak kasihan melihatku. Lihatlah wajah ku ini sudah terlihat tua karena dua hari tidak melihat senyum manis mu. Disana aku hanya melihat wajah datar menyeramkan, dan setelah dirumah apa aku harus melihat wajah kusut istri ku juga. Ayo beri suami mu ini satu senyuman manis mu" pinta Cristian lagi sembari mengusal ngusal kepala nya didada Angel membuat Angel menggeliat geli dan mulai tersenyum lebar
"kau tak mau memberi senyuman mu hm?" tanya Cristian semakin erat memeluk Angel yang menggeleng menahan senyum
Cristian langsung menggelitiki perut Angel yang mulai menahan tawa nya akibat geli. Jangan sampai dia kelepasan tertawa jika tidak sudah lah.
Angel langsung menyembunyikan wajah nya dileher Cristian membuat pria itu menghentikan aksi nya.
Dia menangkup wajah Angel yang sudah memerah dan sudah tersenyum kembali menatap nya.
"kalau begini kau terlihat lebih cantik. Jangan berhenti untuk tersenyum baby, karena satu senyuman dapat menghilangkan satu beban dalam hidup mu" ucap nya lembut sembari mengusap lembut kepala Angel dan mencium sayang bibir nya.
Angel pun tersenyum dengan manis dan langsung memeluk Cristian dengan erat.
Dia tahu Cristian tak sehebat Kenzo, dia juga tahu Cristian tak sepintar Kenzo, tapi satu yang dia tahu, Cristian bisa lebih lembut dan manis memperlakukan nya dari pada Kenzo yang mencintai nya dengan aksi dan kebebasan.
__ADS_1
Dia yakin jika suatu saat nanti dia bisa meyakinkan Kenzo bahwa Cristian lah yang memang ditakdirkan untuk nya, dan ada orang yang lebih daik dari nya untuk Kenzo kelak.
..
Setelah bisa membuat Angel tersenyum kembali, Cristian membawa Angel kedapur untuk membuat makanan karena perut mereka sudah meminta untuk diisi. Bahkan suara cacing diperut Angel sudah berteriak memecahkan momen kemesraan mereka.
Cristian memerintahkan Angel untuk duduk menunggu dimeja makan sedangkan dia langsung memeriksa isi kulkas dirumah itu.
Tidak ada apa apa, hanya tersedia spagetti instan dan beberapa buah telur. Cukuplah untuk mengganjal perut mereka.
Setelah memakai apron ditubuh nya Cristian langsung mengeksekusi makanan itu menjadi makanan yang menggugah selera disaat lapar.
Angel hanya memperhatikan Cristian yang nampak telaten dalam menyiapkan makanan. Bahkan dia sendiri yang wanita bisa dihitung berapa kali menggunakan kompor selama dua puluh delapan tahun ini.
Beberapa saat kemudian Cristian sudah melepaskan apron nya dan membawa dua piring spagetti dengan telur diatas nya.
"hanya ada ini dikulkas. Cukup untuk mengganjal perut yang lapar. Makan lah, nanti aku akan meminta steve untuk membeli makanan diluar" kata Cristian sembari menarik kursi disamping Angel.
Dengan lembut dan sabar Cristian menyuapi Angel makan membuat Angel merona kembali. Sungguh perlakuan Cristian membuat nya bisa menenangkan hati nya yang tengah gundah.
Selesai makan mereka keluar menuju halaman belakang rumah untuk bersantai.
"apa kau tak ingin membawa ku melihat taman bunga mu?" tanya Cristian saat mereka telah berada dibelakang rumah
Angel pun mengangguk dan kemudian membawa Cristian ketaman bunga milik nya yang tak jauh dari belakang rumah nya.
Mereka hanya perlu berjalan beberapa meter saja karena taman itu tak jauh dari rumah Angel.
Suasana disana sungguh menenangkan, ditambah lagi dengan hembusan angin dimusim semi ini membuat aroma bunga mawar berbagai warna menyebar kesegala penjuru.
Cristian memperhatikan area taman yang cukup luas, taman itu ditanami oleh beberapa bunga namun yang lebih mendominasi adalah tanaman mawar.
Mawar merah, biru, kuning, hijau, pink dan hitam???
Seketika saja dia jadi mengingat tentang Queen rose yang juga suka mengoleksi mawar hitam. Terbukti disekitaran mansion nya terdapat beberapa tanaman mawar hitam.
Angel memetik beberapa tangkai mawar merah dan Cristian berjalan mendekat kearah nya dan memeluk nya dari belakang.
"kau seperti maniak mawar baby" ucap Cristian sembari mengecup pelan bahu Angel yang sedikit terbuka karena dia menggunakan dress dengan motif leher lebar yang hampir melihatkan semua bahu nya, bahkan tato mawar nya juga terlihat.
Angel hanya diam sembari mengusap lembut tangan Cristian yang melingkari perut nya.
"kenapa kau juga menanam mawar hitam?" tanya Cristian yang kini berjalan kearah tempat mawar hitam berada
Diusap nya bunga mawar hitam yang nampak mengkilat karena baru saja disiram oleh para pekerja disana
Angel hanya terpaku melihat Cristian. Fikiran nya kembali menerawang.
__ADS_1
Bagaimana jika nanti Cristian tahu yang sebenar nya?????