
...kau adalah satu dari kebahagian yang pernah kurasa. kau seperti lilin dalam hidup ku, cahaya mu pernah menjadi berarti untuk hidupku yang pernah meredup. Tetesan darah dan keringatmu mampu membuat ku merasa tenang dan aman saat itu. Tapi sekarang masa mu dalam hidup ku telah habis, cahaya mu telah tergantikan dengan sinar matahari yang akan selalu menghangatkan ku. Terimakasih untuk cinta dan segala pengorbanan mu, nama mu akan menjadi sosok yang selalu aku kenang. Semoga cintamu bisa menemukan seorang bidadari yang akan membahagiakan mu tanpa luka lagi...
~Angelina Rosmarry~
...
Didalam pesawat pribadi milik black rose..
"kau bersedih ?" tanya Cristian lembut , sembari menggenggam tangan Angel dengan erat dan menatap wajah nya penuh cinta.
Angel tersenyum menatap Cristian, senyum tulus yang keluar dari dalam hati nya.
Ya, sekarang dia sudah merasa lega, dan dia berharap Kenzo bisa secepat nya menemukan kebahagiaan seperti dirinya kini, yang telah mendapatkan Cristian, seseorang yang begitu lembut dan sangat mencintai nya.
"tidak Cris, aku bahagia, aku bahagia bisa mendapatkan seorang suami seperti mu. Terimakasih telah mencintaiku yang seperti ini, dan maafkan kesalahanku hingga membuat mu kehilangan anak kita" ungkap Angel dengan mata yang berkaca kaca
Cristian langsung merangkul bahu Angel yang duduk disebelah nya. Dan mengecup pucuk kepala nya dengan lembut
"tidak apa, aku sudah merelakan nya. Meski sakit tapi aku yakin Tuhan pasti menggantikan nya dengan yang lain, sama seperti Kenzo yang kehilangan cinta nya karena aku" jawab Cristian membuat Angel menatap nya
"dia pasti menemukan kebahagiaan nya disana" balas Angel
"ya, dan begitu juga dengan kita. kita akan memulai semua nya dari awal lagi" ucap Cristian dan Angel pun menganggukkan kepala nya
"berjanjilah baby, ini yang terakhir kau terlibat dengan pertarungan lagi, aku ingin kau menjalani harimu seperti wanita lain, tanpa darah dan senjata. Biarkan aku yang bekerja untuk mu, kau cukup diam dirumah dan merawatku saja" pinta Cristian menatap serius wajah Angel
"aku berjanji, aku berjanji akan menjadi istri seperti yang kau mau. aku tidak akan bertarung lagi tanpa seizin mu" kata Angel yakin membuat Cristian menerbitkan senyum nya
"aku pegang kata kata mu" jawab Cristian
"tentu, aku tidak ingin kau diamkan lagi, itu lebih menyakitkan dari tajam nya sayatan pedang" kata Angel membuat Cristian tersenyum lucu melihat wajah Angel yang cemberut.
Sungguh istri nya ini sangat berbeda ketika bersama dengan nya, dia bisa bersikap lembut dan manja, tapi jika sudah menjadi Queen rose, entah kemana sifat kewanitaan nya, yang Cristian lihat hanya wajah dingin dan beringas saja.
"aku hanya ingin kau mengerti betapa tidak enak nya ketika keberadaan mu tidak dianggap" jawab Cristian
"aku tahu, dan aku tidak akan berbuat begitu lagi. Aku mencintaimu Cris, sangat" ucap Angel sembari menjatuhkan kepala dibahu Cristian.
"aku juga sangat mencintaimu baby" balas Cristian
Pesawat mengudara hingga belasan jam meninggalkan segala kenangan buruk yang ada di negeri sakura itu.
Cinta , pengorbanan, sakit, dan luka semua mereka tinggalkan untuk memulai kehidupan yang lebih baik dikota asal mereka.
Baik Kenzo, Angel dan Cristian , mereka memutuskan untuk melupakan kenangan buruk dan segala yang telah terlewati untuk mempermudah kehidupan mereka selanjut nya.
Kenzo pergi dengan luka karena melepaskan cinta nya, dan Cristian pergi dengan merelakan buah cinta yang terenggut akibat kelalaian mereka sendiri.
..
__ADS_1
Pesawat pribadi milik black rose kini telah mendarat di bandara pribadi dibelakang mansion black rose.
Cristian turun bersama dengan Angel yang mengapit lengan nya.
Terlihat Shania dan juga Gean telah menanti kedatangan mereka.
"kakak" seru Angel dan langsung masuk kedalam pelukan Gean yang telah menunggu nya.
"kau baik baik saja kan" tanya Gean sembari mengusap punggung Angel dengan lembut
"aku baik baik saja, tapi anak ku" jawab Angel yang sudah terisak didalam pelukan Gean.
Gean melirik Cristian yang juga terlihat lesu ketika mengingat tentang anak mereka yang tidak bisa terselamatkan
"tidak apa apa, dia sudah tenang disana. kalian masih bisa punya anak lagi " kata Gean menenangkan dan melepaskan pelukan nya sembari menghapus air mata Angel yang mengalir
"sebaik nya kalian istirahat, ini sudah larut malam" kata Gean, Angel hanya mengangguk dan langsung menatap Shania
"apa semua baik baik saja?" tanya Angel
"semua baik baik saja Queen" jawab Shania menundukkan sedikit kepala nya.
"baiklah, kami istirahat dulu" kata Cristian dan Gean hanya mengangguk sembari menepuk pelan pundak nya
Cristian langsung menarik tangan Angel untuk masuk kedalam mansion karena memang mereka tiba saat hari sudah larut malam.
Gean dan Shania terlihat saling pandang dengan wajah yang terlihat sedih.
"mereka pasti begitu terluka" gumam Shania
"yah, apa mau dikata" jawab Gean
Shania menoleh kearah Erick dan juga Jorge yang berjalan mendekat kearah mereka
"kalian baik baik saja?" tanya Gean langsung
"kami baik baik saja tuan" jawab Erick
"seperti nya kalian yang tidak dalam keadaan baik baik saja bukan" ucap Jorge membuat Gean dan Shania saling pandang
"kau tidak pernah memakai baju seperti itu Shan, aku tahu kau pasti terluka karena insiden itu kan" kata Jorge menunjuk pakaian Shania yang menggunakan switer, karena biasa nya Shania selalu menggunakan kaus ketat atau kaus singlet saja. Dan itu membuat Gean memicingkan mata nya menatap Shania dan Jorge bergantian. Sementara Erick langsung tersenyum melihat aura kecemburuan Dimata tuan nya itu.
"kau selalu tahu apa yang sudah aku tutupi" ketus Shania
"kau tidak bisa menyembunyikan apapun dari ku." kata Jorge lalu memandang kearah Gean
"tuan Gean, jangan cemburu begitu. Dia sudah seperti adikku yang bertahun tahun hidup dibawah naunganku, jadi aku tahu apa yang disembunyikan nya dariku, begitu pun dengan hubungan kalian" ungkap Jorge membuat Erick langsung tersedak udara sementara Shania dan Gean langsung memalingkan wajah mereka yang merona dibawah temaram nya lampu
"saya permisi dulu tuan" ucap Jorge dengan senyum smirk nya dan tanpa merasa bersalah meninggalkan mereka yang terlihat canggung.
__ADS_1
"wow , apa telinga saya tidak salah dengar tuan" tanya Erick dengan senyum menggoda nya membuat Gean mendengus kesal
"diam kau, pergi sana" usir Gean membuat Erick terkekeh lucu dan langsung berlari meninggalkan siperjaka tua dan gadis jadi jadian itu.
"bagaimana jika Queen tahu" kata Shania menundukkan kepala nya
"kenapa kau takut?" tanya Gean heran
"aku .... aku malu" jawab Shania pelan membuat Gean terkekeh
"sudah lah. jika mereka tahu mungkin kita akan langsung dinikahkan" jawab Gean dengan tawa kecil nya namun itu bisa membuat wajah Shania merona kembali
"hei, kenapa dengan wajah mu itu he?" tanya Gean lucu
"CK, diam lah" ketus Shania sembari melangkah cepat meninggalkan Gean
"hei, jangan berjalan seperti itu, luka mu masih belum kering" teriak Gean membuat Shania langsung memelankan langkah nya
" belajarlah menjadi wanita yang anggun, kau ini kebiasaan " gerutu Gean yang kini telah berjalan disebelah Shania
"kau itu yang berisik sekali. aku memang seperti ini , dasar perjaka tua" omel Shania
"kalau sudah menjadi wanita jadi jadian memang susah untuk menjadi wanita sesungguh nya" balas Gean membuat Shania melotot kearah nya
"kau " ucap Shania menatap Gean yang juga menatap nya
"jangan galak galak, aku pernah mendengar seseorang berkata waktu itu, jika dia akan berubah menjadi wanita yang lebih baik demi aku" ungkap Gean tiba tiba membuat Shania terpaku dengan wajah yang kembali merona
"kau itu menyebalkan" kata Shania pelan sembari memalingkan wajah nya. Dia langsung teringat dengan kejadian pada hari dimana mansion black rose diserang oleh klan Hyuga saat Angel berada diJepang.
Gean tersenyum dan langsung menggenggam tangan Shania dengan erat, membuat gadis itu melirik kearah dimana tangan nya berada.
Sentuhan hangat dan senyum menawan itu mampu membuat hati nya berdesir dengan jantung yang berpacu kuat
"aku memang menyebalkan , tapi aku ingin kau menepati janji mu itu untuk berubah menjadi yang lebih baik. kau mau kan" pinta Gean lembut
"sejak kecil aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu, dan ketika dewasa aku berada didunia yang seperti ini. Aku tidak pernah tahu bagaimana cara nya bersikap lembut seperti wanita pada umum nya" lirih Shania membuat Gean semakin mengeratkan genggaman tangan nya dan memandang wajah Shania dengan lekat
"aku akan membantu mu, asal niat mu memang benar ingin berubah" ucap Gean dengan yakin
"kau serius" tanya Shania
"tentu. ini janjiku padamu. aku akan membuat mu merasa bahagia menjadi wanita seperti yang lain" kata Gean
"kenapa kau begitu baik, padahal aku selalu bersikap kurang ajar padamu" lirih Shania dengan wajah yang tertunduk
Gean mengangkat dagu Shania hingga gadis itu menatap wajah nya yang tersenyum lembut.
Gean mengusap wajah lembut nan merona itu dengan hangat membuat Shania terpaku dengan sentuhan Gean.
__ADS_1
"karena aku .... mencintaimu" ucap Gean membuat Shania mematung dengan mata yang berkaca kaca.
padahal ini kali kedua Gean mengatakan kalimat cinta pada nya, tapi selalu saja bisa membuat nya merasakan bahagia yang tiada tara.