Oh My Lady

Oh My Lady
Hasutan seseorang


__ADS_3

Pagi ini Cristian bangun dengan semangat. Ketika membuka mata, wajah cantik istri nya la yang dilihat nya pertama kali.


"good morning baby" sapa Cristian pada Angel yang baru membuka mata.


Gadis itu pun menggeliatkan badan nya dalam pelukan Cristian dan menatap wajah suami nya dengan senyuman manis yang dimiliki nya.


"mau mandi dengan ku?" tanya Cristian sembari mengedipkan sebelah mata nya membuat Angel merona malu dan langsung menyembunyikan wajah bantal nya kedalam pelukan Cristian membuat pria itu terkekeh geli.


Setelah asik bermanja manja sebentar mereka membersihkan diri masing masing dan setelah itu keluar kamar menuju ruang makan dimana Gean sudah menunggu dengan sepiring roti dan kopi nya.


"ck ck ck, seperti pengantin baru saja" decak Gean tanpa menatap dua manusia itu


"apa kau iri?" tanya Cristian sembari menarik tempat duduk untuk Angel


"tidak, buat apa aku iri" dengus nya


Mereka kemudian sarapan bersama sembari berbincang sebentar.


Hingga hari sudah beranjak siang mereka pun kembali kekota dimana tempat Cristian dan Gean tinggal.


...


Saat sore menjelang mereka tiba dirumah mewah milik Cristian.


Mereka disambut oleh pak Chen dan seluruh pelayan dirumah itu.


Cristian membawa Angel kekamar mereka. Tidak ada perubahan sama sekali, masih sama seperti saat dia meninggalkan rumah itu seminggu yang lalu.


Cristian langsung memeluk Angel dari belakang saat gadis itu berdiri mematung memandang keluar kaca jendela besar tak jauh dari tempat tidur mereka.


Angel hanya tersenyum sembari melingkarkan tangan nya pada tangan kekar milik suami nya.


"terima kasih sudah mau kembali kerumah ini. Aku sungguh bahagia kau masih ingin hidup bersama ku meski aku telah menyakiti hati dan fisik mu" ungkap Cristian masih memeluk erat tubuh istri nya


Angel masih terdiam membisu akan ucapan suami nya


"kau cantik, baik dan lembut, sungguh aku adalah lelaki beruntung yang memiliki mu" ucap nya lagi membuat tubuh Angel semakin diam membisu


Angel kemudian berbalik dan menatap Cristian dengan sendu, seolah ada beban berat yang ditanggung nya.


Diusap nya wajah tampan nan tegas milik pria itu membuat Cristian menatap nya dengan heran melihat wajah Angel bersedih.


"kenapa kau bersedih? Apa aku salah bicara?" tanya Cristian lembut

__ADS_1


Angel pun hanya menggeleng dan menundukan kepala nya menyembunyikan raut wajah yang tak bisa diartikan


"jangan bersedih, aku mencintaimu tulus. Hanya dirimu wanita yang mampu mengetuk pintu hatiku. Kau sudah sempurna untuk ku, kekurangan mu adalah sesuatu yang tak pernah kupermasalahkan" ungkap Cristian lagi yang seolah tahu kekhawatiran istri nya, meski bukan itu yang ada dihati Angel sebenar nya. Dan hal itu tentu saja membuat Angel menitihkan air mata nya. Entah lah bersama Cristian dia sangat mudah untuk mengekspresikan suasana hati nya. Bahkan air mata yang sudah lama tak pernah ia keluarkan kini mengalir dengan mudah diwajah mulus nya


'apa yang akan terjadi jika kau tahu siapa aku yang sebenar nya, apa perkataan mu itu masih bisa ku dengar lagi' batin Angel


Suasana dikamar itu menjadi sepi, hanya deru jam dinding yang berdetak menemani suasana haru antara Cristian dan juga Angel.


"istirahat lah, jangan memikirkan apapun yang membuat hatimu tidak tenang. Apapun yang terjadi aku akan tetap selalu bersama mu. Kau bisa pegang janji ku ini" kata Cristian yakin saat Angel masih menundukan kepala nya. Tentu saja perkataan Cristian membuat Angel terhenyak dan langsung menatap nya dalam.


Wajah tampan yang sudah dari lama dipuja nya, tak pernah terfikir kan bahwa dia bisa bersatu dalam ikatan pernikahan bersama pria itu, bahkan dia berharap untuk tidak pernah terikat dengan Cristian karena suatu alasan, bahkan dulu dia sempat menjalin hubungan dengan orang lain karena tak ingin perasaan nya jatuh terlalu dalam pada pria itu. Tapi yang terjadi malah sebalik nya, takdir tak pernah melewatkan apa yang seharus nya memang menjadi milik nya.


...


Keesokan pagi nya Cristian sudah bersiap untuk berangkat ke kantor bersama dengan Gean setelah sebelum nya sarapan bersama dengan Angel.


Angel berdiri didepan pintu melepas kepergian suami dan kakak nya. Entah kenapa meski kini hubungan nya dengan Cristian sudah lebih baik dan tidak ada lagi keterpaksaan bahkan pria itu sudah mengungkapkan perasaan nya pada Angel, namun gadis itu masih saja tidak tenang, ada suatu hal yang belum bisa dijelaskan nya, bahkan kini ketakutan nya bertambah saat telah bersama dengan pria itu.


"nona, mengapa anda masih disini?" tanya pak Chen memecah lamunan Angel


Angel pun hanya tersenyum dan menggeleng, dia langsung masuk kembali kedalam rumah meninggalkan pak Chen yang menatap heran ke arah nya.


Didalam kamar Angel terlihat menghubungi seseorang.


..


"tuan, sebentar lagi ada meeting dengan mr Perlo mengenai tindak lanjutan atas proyek besar pembangunan hotel yang akan kita laksanakan diperbatasan kota ." jelas Gean mengenai agenda harian Cristian


"mr Perlo? Bukan kah proyek itu adalah tanggung jawab mr Ken?" tanya Cristian sembari melirik ke arah Gean sekilas


"ya, tapi dia juga ingin berinvestasi disana, namun karena dia ingin melihat sendiri bagaimana jalan nya proses pembangunan itu dia meminta salah satu dari kita untuk membahas nya, mengingat pembangunan itu memerlukan dana yang tidak sedikit kita juga membutuhkan investor lain selain perusahaan mr ken." jelas Gean lagi membuat Cristian mengernyit


"lalu bagaimana dengan mr ken, kita tak mungkin mengambil keputusan sepihak bukan?" tanya Cristian


"mr Perlo sudah menghubungi mr Ken , dan mr Ken menyerahkan semua pada kita berhubung dia tidak bisa ikut rapat pagi ini karena sedang berada dinegara lain, mr Ken juga sudah memberitahu saya melalu email nya" jawab Gean yakin


"baiklah, aku ingin melihat dulu bagaimana proposal dan kinerja perusahaan mereka. Ini proyek besar, aku tak ingin membuat kerjasama ku dengan mr Ken hancur hanya karena satu semut kecil" ungkap Cristian membuat Gean mengangguk paham


"tapi saya tak bisa menemani anda tuan, saya juga harus menghandle perusahaan cabang kita, ada sedikit masalah disana, anda bisa pergi dengan Erick, dia sudah mempelajari semua nya" jelas Gean lagi dan Cristian pun hanya mengangguk


..


Hingga beberapa jam kemudian Cristian dan Gean pergi ke tujuan mereka masing masing. Gean pergi bersama staff perusahaan nya yang lain sedangkan Cristian pergi bersama Erick.

__ADS_1


Cristian dan Erick telah tiba disebuah restauran yang telah dipersiapkan oleh pihak klien nya.


Setelah bersapa dan berbincang sebentar mereka pun membicarakan masalah mereka dan terlihat beberapa kali Cristian mengernyit dan menatap tajam mengenai penjelasan klien nya.


Beberapa kali pula Cristian berdebat hingga membuat Erick menarik nafas dalam melihat tuan nya ini yang terlihat sangat sulit mengendalikan emosi. Seharus nya Gean yang berada disini sekarang, karena hanya pria itu yang bisa menenangkan suasana .


"baiklah mr Perlo, saya rasa cukup sampai disini dulu pembahasan kita. Saya tidak bisa memutuskan sepihak karena proyek besar ini juga merupakan tanggung jawab dari mr Ken" ungkap Cristian datar dan dingin


"tapi saya sudah menghubungi mr Ken, dan dia berkata menyerahkan semua nya pada anda mr El. Jadi apa lagi yang anda tunggu" tanya mr Perlo mendesak


"seharus nya anda tahu kan, ini proyek besar, bukan hanya sekedar pembangunan hotel biasa, namun mencakup untuk beberapa cabang hingga ke Asia, dan anda belum berpengalaman untuk itu, bahkan sudah beberapa kali anda gagal dalam menjalankan sebuah proyek" jelas Cristian tegas membuat mr Perlo mengeraskan rahang nya


"berapa yang anda minta. Tak usah takut tentang kerugian, saya pasti bertanggung jawab. Bahkan nilai perusahaan anda belum ada apa apa nya" ucap mr Perlo sinis


"oh ya, bahkan aku bisa membeli perusahaan mu itu jika aku mau!" balas Cristian berang dan berusaha untuk menahan emosi nya pada orang ini karena sejak tadi seperti nya dia memang ingin mencari masalah


"hahaha, sombong sekali anda. Anda baru bergabung dengan perusahaan milik mr Ken namun sudah bisa seangkuh ini. Hebat. !!" kata Mr Perlo sembari menepuk kedua tangan nya


Brakk


Erick beserta asisten mr Perlo terperanjat kaget mendengar Cristian menggebrak meja dihadapan mereka


"jaga bicara anda mr Perlo, anda tidak tahu berhadapan dengan siapa ha!" bentak Cristian membuat Erick menatap cemas kearah Cristian dan juga Mr Perlo


"atau kau bangga karena sudah ada yang melindungi mu sekarang? Heh" perkataan mr Perlo masih saja terus berlanjut


"apa maksud mu?" tanya Cristian dengan wajah yang sudah memerah


"jangan berpura pura bodoh, dasar pengecut! Kau sengaja mendekati mr ken dan juga orang yang paling ditakuti dinegara ini hanya untuk membangun bisnis mu . Menjijikan!" ucap mr Perlo dengan sinis membuat Cristian mengepalkan tangan nya namun fikiran nya sedang menebak apa maksud dari perkataan bajingan ini


"jangan berbicara sembarangan, atau ku hajar wajah mu itu. Kau tak tahu hidup ku!" seru Cristian membuat mr Perlo berdecih


"kau!!"


"apa!! Kau berhati hati karena takut aku menghancurkan proyek mu. Tapi yang harus kau takuti sebenar nya adalah orang terdekatmu!" ucap nya dan segera beranjak pergi meninggalkan Cristian yang masih menggeram kesal


Lama Cristian terdiam mencerna perkataan rival nya itu sembari meredamkan emosi nya.


"apa maksud nya" gumam Cristian yang kini terduduk kembali dikursi nya


"jangan difikirkan tuan, saya lihat dia tidak benar benar serius untuk bergabung dengan perusahaan kita. Saya baru saja mendapatkan informasi tentang perusahaan nya, mereka memang salah satu perusahaan besar yang sudah lama berdiri, namun juga sudah hampir berada diujung tanduk karena beberapa usaha kotor nya terkuak oleh media, hingga itu mempengaruhi para investor yang bergabung dengan mereka" jelas Erick membuat Cristian menghembuskan nafas nya dengan berat.


Sebenar nya bukan itu yang mengusik fikiran nya, namun karena perkataan pria itu mengenai orang yang melindungi dan juga tentang orang terdekat nya. Apa maksud nya? Dan siapa orang itu ?

__ADS_1


__ADS_2