Oh My Lady

Oh My Lady
Nasehat Gean


__ADS_3

Hari sudah semakin senja. Karyawan diperusahan milik Cristian sudah banyak yang pulang hanya tinggal beberapa petugas kebersihan dan penjaga perusahaan .


Terlihat Gean sudah bersiap siap untuk pulang saat Cristian tiba diruangan nya. Sejak dari perusahaan milik orang tua nya tadi mereka belum ada bertemu sama sekali.


"bagaimana kerja samamu, apa kau yakin bisa merebut perusahaan itu? " tanya Cristian yang tiba tiba sudah berdiri dipintu ruangan kerja Gean.


"jika aku bisa merebut nya apa boleh perusahaan itu menjadi milikku? " tanya Gean sembari berjalan mendekat kearah Cristian


"tentu saja, ambilah sesuka mu, tapi tidak dengan apa yang sudah menjadi milikku" ucap nya singkat menatap wajah Gean dengan sinis


"cih, kau berfikir bahwa aku akan merebut Angel darimu? " tanya Gean serius membuat Cristian gelagapan


"ap apa maksud mu, aku hanya bilang miliku yang lain bukan dia" jawab nya membuat Gean terkekeh sinis


"benarkah, berarti aku boleh merebut nya? " kata Gean lagi membuat Cristian menggeram kesal


"coba saja kalau kau berani" jawab nya ketus


"hahaha, baiklah, jika kau tak bisa menjaga nya dengan baik, ku pastikan aku akan membawa nya pergi darimu" ucap nya santai namun tegas membuat Cristian mengeraskan rahang nya


"kau ingin menjadi pengkhianat ha? " bentak nya tiba tiba


"hahaha, hei tenang lah. Mengapa wajahmu begitu. Aku hanya berkata benar. Jika kau mau dia menjadi milikmu selama nya maka jaga dia dengan baik. " ungkap Gean menatap wajah Cristian yang sudah memerah


"aku sudah punya pilihan lain. Dan tentu saja bukan milikmu" bisik nya ditelinga Cristian membuat pria itu melotot menatap nya


Gean pun segera berlalu dari hadapan Cristian yang masih terpaku ditempat nya


"hei, kau mau berapa lama berdiri disitu ha?? ??" teriak Gean yang sudah tiba didepan lift nya menunggu Cristian


"ck, menyebalkan sekali kau" ketus nya


"kau yang menyebalkan, selalu saja berfikiran buruk tentang ku" jawab Gean tak kalah ketus membuat Cristian langsung terdiam

__ADS_1


Setelah beberapa saat mereka tiba didalam mobil yang dikendarai oleh Cristian sedangkan Gean berada disamping nya.


Entah mengapa sekarang ini dia sudah mulai berani untuk melawan perkataan pria yang berusia dibawah nya itu. Mungkin karena dia tahu bahwa pria yang berstatus sebagai atasan diperusahaan nya itu adalah adik ipar nya sendiri.


Beberapa saat hanya keheningan yang ada didalam mobil itu, hingga Cristian pun mencoba membuka suara


"kau marah padaku? " tanya Cristian, sedari dulu sebenar nya dia sangat menghormati Gean sebagai kakak nya sendiri namun karena emosi nya yang sulit untuk dikontrol terkadang dia menjadi lepas kendali


"tidak" jawab Gean singkat


"lantas kenapa kau diam saja" tanya nya lagi


"ck, aku diam salah, aku bicara juga salah. Kau mau apa? " tanya Gean menatap Cristian tajam


"ayolah kak, kau tau kan aku mudah emosi. Maafkan aku jika kata kataku sudah menyinggungmu, aku tak bermaksud untuk berfikiran buruk terhadapmu. Aku sendiri pun tidak tahu apa yang sebenar nya yang aku rasakan" ungkap Cristian panjang lebar dengan mata fokus kedepan namun fikiran nya melayang jauh mengingat istri bisu nya dirumah


"aku tahu, tenang lah. Aku tidak pernah marah padamu walau terkadang mulut mu itu sangat tajam" jawab Gean sembari terkekeh pelan membuat Cristian tersenyum


"cobalah untuk meredam emosimu dan lupakan dendam mu agar kau tahu apa yang sebenar nya hatimu rasakan" tutur Gean membuat Cristian menatap nya


"aku tahu, kehilangan itu sangat sakit. Bukan kau saja, tapi aku juga kehilangan segala nya. Angel juga merasakan kehilangan bukan, bahkan dia dibuang setelah kehilangan orang tua nya, sama sepertimu, dia menghidupi diri nya sendiri bahkan harus rela untuk tidak melanjutkan sekolah nya setelah kepergian orang tua nya, kehidupan nya jauh lebih menyedihkan daripada kita. Dia sendiri, dan kita berdua. Aku rasa itu sudah cukup membuat nya menderita selama ini. Jangan kau tambahkan lagi derita nya dengan kau terus menyimpan dendam yang jelas jelas bukan kesalahan nya" jelas Gean berusaha untuk membuka hati pria itu


Cristian terdiam mencoba mencerna setiap kata kata yang diucapkan oleh Gean.


"Cris, tidak ada dendam yang bisa membuat mu puas walaupun kau sudah membalas nya. Kau lihat bukan, setelah kau membunuh ayahmu, apa yang kau dapat, rasa sakit itu masih terus ada bukan, apalagi jika kau membalaskan dendam mu pada Angel yang memang bukan salah nya, aku yakin hanya penyesalan lah yang akan kau dapatkan nanti nya" tutur Gean lagi masih menatap lekat wajah Cristian yang menatap kearah depan dan masih berusaha fokus pada kemudi nya.


"aku tidak membela nya, aku juga tidak ada menaruh hati sama sekali pada nya. Dia milikmu, dan akan selalu jadi milikmu. Aku hanya merasa iba sesama manusia, dia dan kau itu sama,


Kalian itu sama sama korban. Jadi berdamailah pada takdir, tidak ada yang perlu disalahkan. Aku yakin hati mu pasti bisa berdamai, kau orang baik. Aku yakin kau pasti bisa" ucap Gean berusaha selembut mungkin


Terlihat Cristian menghembuskan kasar nafas nya


"apa aku sudah salah menempatkan dendam ku selama ini? " tanya nya dengan mata masih fokus kedepan

__ADS_1


"kau tidak salah, hanya emosi mu yang mengendalikan fikiran mu. Jadi cobalah untuk berbaikan dengan takdir" tutur Gean lagi


"lalu aku harus apa, apa aku harus melepaskan gadis itu dan mengembalikan nya ketempat asal nya? " tanya Cristian seolah berat mengatakan nya


"apa tidak ada sedikitpun rasa tertarikmu pada nya? " tanya Gean serius


"aku tidak tahu" jawab nya singkat


"kenapa kau sangat bodoh" ucap Gean kesal


"hei apa maksud mu" tanya Cristian tak terima


"kau marah ketika aku menggoda nya, kau marah ketika aku bilang ingin merebut nya, dan kau menangis ketika selesai menyiksa nya. Apa itu nama nya? " tanya Gean menatap Cristian yang mengendikan bahu nya.


"memang nya apa, aku hanya tidak tega. Kau tau dia miliku, dan aku tak suka miliku diganggu" jawab nya ketus membuat Gean terkekeh. Dia tahu bahwa selama ini Cristian belum pernah terlibat perasaan dengan seorang wanita, apalagi tentang cinta, Angel adalah wanita pertama dalam hidup nya, dan mungkin itu lah sebab nya dia tidak bisa mengartikan perasaan nya sendiri.


"dasar bodoh, aku memang belum pernah merasakan jatuh cinta. Tapi yang aku tahu kau memang sudah jatuh hati pada nya, kau merasa cemburu ketika orang lain mendekati nya dan kau merasa sedih saat kau melihat nya terluka" jelas Gean


"benarkah? " gumam Cristian namun masih terdengar ditelinga Gean


"dasar bodoh, buang sedikit gengsi mu itu agar kau bisa merasakan kebahagiaan didunia ini" ucap Gean kesal


"ck, ya ya ya, terima kasih atas nasehat mu kakak" ejek nya membuat Gean memukul kepala nya kesal


"sialan kau, aku sudah bercerita panjang lebar tapi kau malah menganggapku bercanda" ucap nya kesal


"hahaha, aku dengar, tapi aku rasa kau juga harus mencari pendamping hidup, ingat umur mu jauh lebih tua dariku" ucap nya sembari mengelus kepala nya yang dipukul Gean


"sedang usaha" jawab nya ketus


"sudah ada calon? " tanya Cristian


"sudah, sedang diperjalanan" jawab Gean asal membuat Cristian tertawa

__ADS_1


"diperjalan menuju altar dengan orang lain" ejek nya membuat Gean tertawa.


Dan akhir nya nasehat serius dari Gean pun diakhiri dengan candaan dari kedua pria matang itu.


__ADS_2