
Malam itu begitu cerah, bintang bertabur indah dilangit malam yang gelap gulita. Cahaya bulan juga menyinari setiap sudut rumah yang terlihat remang remang. Menambah kesan misterius namun ada ketenangan yang terpancar dalam suasana malam itu.
Terlihat Angel sedang duduk dipinggir kolam renang sambil menatap pantulan bintang dan bulan yang menghiasi malam itu.
Sambil memangku setangkai mawar merah dia duduk dengan kaki yang menjuntai kedalam air kolam sembari bermain air kecil.
Sebulan lebih dia hidup dengan tenang dirumah ini meski selalu mendapat perlakuan kasar dari Cristian. Bersembunyi dari dunia yang sebenar nya. Entah sampai kapan dia bertahan, namun semoga semua nya bisa baik baik saja dan keinginan nya segera terwujud.
Dalam keheningan nya tiba tiba dia teringat kembali akan pria yang kini sudah berstatus sebagai suami nya itu.
'kapan dia akan pulang, aku bosan disini' batin Angel kesal
'apa aku yang bodoh jika merindukan perlakuan kasar nya dan bentakan nya' batin Angel namun bibir nya ikut tersenyum lebar dan terkadang terkekeh dingin
Sesekali dia menatap kearah langit sembari menciumi aroma mawar merah yang terus digenggam nya
'seandai nya dia disini, seandai nya dia juga merasakan apa yang aku rasa, ah bahagia nya' batin nya lagi tanpa sadar seseorang sedari tadi menatap nya dari jauh. Pria itu berdiri dengan wajah datar dengan tangan yang ia masukan kedalam saku celana nya. Masih dengan setelan kemeja dan jas nya dia memandang kearah Angel dengan tatapan yang sulit diartikan.
Angel terus saja dengan angan angan dan lamunan nya tentang seorang pria yang kini telah menjadi suami nya meski hanya sebatas status
"hei gadis bisu! " teriak Cristian dari jauh membuat Angel terhenyak kaget
Dia langsung mengerjapkan mata nya melihat orang yang dirindui dan ada dalam fikiran nya saat ini telah berada dihadapan nya.
Seketika wajah nya berubah berbinar cerah dan senyum langsung mengembang di bibir nya.
' oh Tuhan ' batin Angel senang
Angel pun langsung berdiri dan bergegas menemui Cristian. Meski hanya raut wajah datar yang diterima nya namun Angel terus saja memasang senyum manis nya.
"sudah ku bilang jangan tersenyum padaku! Siapkan air mandiku!! " bentak nya dan langsung berlalu dari hadapan Angel
Angel pun dengan segera mengikuti langkah kaki Cristian, namun tiba tiba pria itu berhenti dan langsung berbalik kehadapan Angel, sontak saja itu membuat tubuh Angel menabrak dada bidang Cristian.
Deg deg deg
Ada debaran jantung yang berdetak hebat, namun entah milik siapa
"dasar bodoh, apa kau tak bisa lihat ha!! " teriak nya sambil mendorong keras tubuh Angel hingga membuat gadis itu terjerembab kelantai dan bunga yang digenggam nya sedari tadi pun terlepas jatuh tepat dibawah kaki Cristian
Cristian menatap wajah Angel dengan wajah dingin nya
__ADS_1
"apa yang kau tunggu, aku mau mandi bisu!!!! " teriak nya lagi
Angel pun langsung berdiri dan segera berlalu namun tak lupa dia menyisakan senyum nya untuk Cristian
"kenapa dia suka sekali menebar senyum, apa wajahku kurang menyeramkan" gumam Cristian menatap punggung Angel yang mulai menjauh
'kenapa susah sekali untuk melukai nya, aku yang tak mampu atau karena ingat perkataan ibu? ' batin nya
'akhirnya dia kembali, walau tidak melihat senyum nya, dapat melihat wajah nya sudah cukup untuk ku' batin Angel
Setelah selesai menyiapkan segala keperluan Cristian, Angel pun pergi kedapur untuk menyiapkan segelas kopi untuk pria yang sudah berstatus sebagai suami nya itu.
Dengan penuh perasaan dia membuat kopi sambil terus tersenyum senang.
"kau sedang apa? " tanya seseorang mengejutkan Angel
Angel pun beralih kearah suara yang ternyata adalah Gean.
Ditatap nya Gean dengan tatapan penuh arti, terlihat dari mata nya memendam sebuah rasa. Begitu pula dengan Gean, ada perasaan hangat ketika berada didekat gadis itu.
"apa itu untuk tuan? " tanya Gean lagi berusaha untuk menetralkan detak jantung nya
Angel pun hanya mengangguk, diambil nya lagi gelas lain, dan membuat segelas kopi lagi untuk Gean.
Setelah selesai dengan Gean Angel berlalu dengan senyum manis nya, membuat Gean tiba tiba merasakan sesuatu yang membuat kepala nya berdenyut.
' kenapa setiap melihat nya aku merasakan kehangatan. Dan lagi senyum itu seperti tidak asing, tapi dimana aku pernah melihat nya' batin Gean sembari memijit pelipis nya yang terasa pusing
' suatu saat semua akan kembali ' batin Angel
..
Tok tok tok
Angel berusaha mengetuk pintu kamar Cristian, setelah mendengar kata masuk dari pria itu dia pun datang dengan kopi dan senyum manis nya, membuat Cristian berdecak jengah menatap nya.
"letakan dimeja" ucap nya dingin, Cristian masih sibuk dengan ponsel nya diatas tempat tidur, namun suara pecahan gelas menganggu pendengaran nya.
Angel yang ternyata kurang hati hati jatuh akibat tersandung karpet bulu sehingga air kopi itu pun tumpah mengenai beberapa berkas yang ada dimeja nakas milik Cristian.
"apa yang kau lakukan bodoh!! !" teriak Cristian berang melihat berkas penting milik nya tersiram cairan kopi
__ADS_1
Dia pun langsung bangkit dan berlari kearah meja, dilihat nya berkas berkas nya sudah habis basah dan tak bisa dilihat lagi tulisan nya. Sontak saja itu membuat dia murka, sementara Angel hanya mampu tertunduk takut.
"dasar bisu sialan, ! Kau tau ini berkas penting!! "
Brukk
Berkas berkas itupun langsung dia campakan kearah wajah Angel. Gadis itu hanya diam sembari memejamkan mata nya
Plak plak bukk
Tamparan pun melayang diwajah mulus nya hingga sudut bibir nya mengeluarkan darah segar
"hanya dengan meletakan gelas itu saja kau tak bisa bekerja dengan baik, kau tahu aku berhari hari menyelesaikan berkas itu, dan kau merusak semua nya. Dasar tidak berguna!! " bentak Cristian yang langsung menendang kaki Angel hingga gadis itu langsung terduduk dilantai dan meringis kesakitan
"kau memang bodoh! "
Plak
Tamparan sekaligus menarik rambut Angel dengan kasar
"pantas saja kau ditinggalkan orangtua mu, pantas saja kau dicampakan keluarga mu, kalau kau sebodoh ini! " teriak Cristian menghina Angel
Langsung saja perkataan Cristian membuat mata gadis itu berembun
Brukk
Kembali tubuh nya dihempaskan Cristian .
Angel hanya bisa teriris pilu akibat perlakuan Cristian, bukan karena perilaku kasar nya tapi karena perkataan pria itu yang entah mengapa bisa menyakiti hatinya.
Sejenak Cristian menatap Angel yang kini terduduk dengan keadaan babak belur dengan darah disudut bibir nya.
Cristian pun langsung terduduk dikursi meja nya sembari menarik nafas dalam dan mengacak ngacak rambut nya.
"keluar kau! " ucap nya dingin tanpa mau melihat wajah Angel
Angel pun berusaha untuk berdiri , dengan tertatih tatih dia berjalan keluar kamar Cristian menuju kearah kamar nya.
Beberapa saat dia tiba didalam kamar yang beraroma mawar itu. Langsung saja dia merebahkan tubuh nya diatas kasur tipis nya dengan mata yang masih berkaca kaca namun enggan untuk mengeluarkan air nya
' entah mengapa perkataan nya begitu menyakitkan. Tapi ini memang salah mereka, Cristian hanya korban. Suatu saat nanti dia pasti tahu yang sebenar nya' batin Angel
__ADS_1
'cinta dan benci, aku dan dia. Semua hanya berbeda kata namun makna nya sama, yaitu sama sama dari hati'
'entah aku yang bodoh atau hati ini yang tidak bisa dikendalikan, dia jatuh pada orang yang sama sekali tidak bisa memberikan kehangatan, selalu berharap suatu saat nanti semua akan berbalik'