
Keesokan pagi nya setelah selesai mandi bersama selama hampir dua jam. Angel dan juga Cristian sarapan bersama dimeja makan seperti biasa, namun pagi ini tanpa Gean bersama mereka.
"aku sudah selesai, aku pergi dulu , kau jangan kemana mana. Hari ini dikantor ada interview karyawan baru. Jadi aku rasa aku cukup sibuk mengingat Gean belum bisa bekerja" kata Cristian ketika mereka selesai sarapan.
Angel hanya mengangguk dan tersenyum. Mereka pun berjalan beriringan sembari sesekali Cristian mencium pucuk kepala istri nya.
Terlihat diluar Erick sudah menunggu Cristian disamping mobil nya.
Cup
Satu kecupan mendarat dibibir manis Angel.
"jaga dirimu baik baik baby. I love you" ucap Cristian lagi membuat Angel tersenyum dan mengusap lembut wajah tampan Cristian sejenak membuat Erick yang mencuri pandang kearah mereka langsung salah tingkah.
'seperti nya aku harus mencari kekasih setelah ini' batin nya dalam hati.
Cristian meninggalkan Angel yang masih mematung melepas kepergian nya.
Setelah mobil Cristian hilang dari pandangan nya Angel kembali kedalam rumah dan berjalan menuju kamar Gean.
Pintu dibuka nya, dan terlihat pria itu tengah sarapan disofa tak jauh dari ranjang besar nya.
"bagaimana keadaan mu kak?" tanya Angel sembari duduk disamping Gean
"sudah lumayan, ini kali pertama nya aku merasakan peluru bersarang dianggota tubuh ku, rasa nya sungguh menyebalkan" gerutu nya membuat Angel tersenyum tipis
"biar aku ganti perban nya, seperti nya sudah terlihat basah dan lembab" ucap Angel dan Gean pun hanya mengangguk
Setelah beberapa saat keluar untuk mengambil alat alat pengobatan dirumah itu, Angel pun kembali duduk berjongkok didekat kaki Gean.
Dengan telaten dan lembut dia membuka dan mengobati kembali luka Gean.
Dari cara pengobatan dan lilitan perban, seperti nya dia tahu siapa yang sudah mengobati kaki kakak nya ini semalam.
"kau terlihat begitu mahir melakukan itu" ucap Gean tiba tiba
"aku sudah biasa mengobati luka ku sendiri kak" balas nya singkat
Gean pun terdiam, dia masih menatap lekat wajah Angel yang masih fokus pada luka nya.
'apa benar dia bisa terlibat dengan anggota mafia itu. Mereka terlihat sangat berbeda. Tapi sejauh ini rossy memang sedikit misterius dan dingin' batin nya .
Merasa terus diperhatikan, Angel pun menatap kakak nya hingga membuat Gean terhenyak dan tersenyum tipis.
"sudah selesai, sebaik nya kakak jangan banyak bergerak dulu. Luka nya cukup dalam" kata Angel sembari merapikan kembali alat alat nya
"kau tahu siapa yang mengobati ku semalam?" tanya Gean
"siapa?" balas Angel pula
__ADS_1
"Shania" kata Gean membuat Angel langsung mengerjapkan mata dan berhenti bernafas sejenak karena terkejut mendengar perkataan Gean
Gean pun langsung menatap raut wajah Angel yang hanya menampilkan ekspresi datar seperti biasa
"benar kah?" tanya Angel yang masih sibuk dengan kegiatan nya
"dia tangan kanan Queen rose bukan?" kata Gean lagi dan kali ini Gean dapat melihat raut wajah Angel yang terkesiap kaget dan langsung menghentikan kegiatan nya
"bagaimana kakak bisa berfikir begitu?" tanya Angel menatap Gean yang juga menatap nya dengan lekat
"aku kenal suara nya, dan aku masih mengingat nya sampai sekarang. Walau wanita itu memakai topeng diwajah nya tapi suara nya bisa kukenali dengan jelas" ungkap Gean membuat Angel menghela nafas sejenak dan tangan nya menutup kotak alat alat kesehatan tadi.
"entah lah kak, Shania memang sedikit misterius. Aku memang dekat dengan nya tapi aku tak tahu tentang kehidupan nya yang lain" jawab Angel tenang membuat Gean menatap ragu kearah nya
"dan kau pun juga begitu" ucap Gean membuat Angel menatap nya kembali
"maksud mu?" tanya nya
Gean menghela nafas sejenak sebelum membalas pertanyaan Angel
"semenjak aku bertemu dengan mu, semenjak itupula mafia black rose hadir dikehidupan kita. Katakan pada ku dengan jujur rossy, apa kau terlibat dengan mereka?" tanya Gean dengan wajah yang terlihat serius
Angel mengerjapkan mata nya perlahan dengan debaran jantung yang mulai tak terkendali, namun ekspresi wajah nya masih terlihat biasa dimata Gean.
"kenapa kakak berfikir seperti itu? Kakak mencurigai ku sebagai anggota kelompok mereka?" tanya Angel kembali
"anggap saja itu suatu kebetulan. Jangan terlalu difikirkan kak. Baiklah aku harus kebelakang untuk menyirami tanaman ku. Kakak istirahat lah" kata Angel langsung pergi meninggalkan Gean
Namun langkah nya terhenti saat telah didepan pintu
"aku harap kau memang tak terlibat dengan mereka rossy" ucap gean pelan, Angel pun membalikan badan nya dan menatap kakak nya dengan lekat
"mereka orang orang yang hebat bukan" ucap nya dengan senyuman penuh arti membuat Gean terdiam mematung menatap punggung Angel yang menghilang dibalik pintu
..
Sementara diperusahaan berlogo medrict Cristian tengah sibuk melihat beberapa proposal dan surat lamaran karyawan baru diperusahaan nya.
Sebenar nya ini tugas Gean untuk memilih mana yang paling berkompeten untuk diterima diperusahaan nya setelah selesai interview tadi.
Jadi mau tidak mau dia dengan Erick lah yang menghandle pekerjaan Gean.
Tersisa tiga orang terbaik dari yang paling baik yang terpilih diantara ratusan orang yang melamar.
Dengan teliti Cristian membaca satu persatu cv mereka.
"Clara Agustien, lulusan dari universitas new york jurusan bissnis manajement, umur 26 tahun dan pengalaman kerja , disebuah perusahaan terbesar Amerika serikat sebagai manajer pemasaran" gumam Cristian menatap sebuah map ditangan nya.
"ini lumayan bukan, sudah seminggu ruangan manajer pemasaran kita kosong, aku rasa dia cocok ditempatkan ditempat itu" kata Cristian membuat Erick kembali menatap nya.
__ADS_1
"iya tuan, saya rasa juga begitu. Dari pengalaman kerja nya dia juga bagus. Saat di interview dia juga bisa menjawab pertanyaan kami dengan baik." balas Erick pula
"baiklah, selepas makan siang undang dia keruangan ku. Dan tempat kan dua orang yang lain diposisi yang lain" kata Cristian
"baik tuan" Erick pun pergi dari ruangan Cristian meninggalkan pria itu dengan setumpuk pekerjaan nya.
..
Beberapa jam kemudian, jam makan siang pun telah terlewati , Cristian sudah kembali duduk dikursi kebesaran nya dengan beberapa dokumen diatas meja nya.
Mata dan tangan nya masih fokus pada dokumen yang diperiksa nya ketika suara pintu terketuk dari luar.
Terlihat Erick masuk dengan seorang wanita cantik namun terkesan culun dengan kaca mata tebal yang menutupi wajah nya.
"permisi tuan, ini nona Clara Agustien" kata Erick memperkenalkan wanita itu
Cristian langsung menghentikan pekerjaan nya sejenak dan melihat kearah wanita itu yang tersenyum pada nya.
"selamat siang tuan Cris" ucap wanita itu dengan menundukan sedikit tubuh nya.
Cristian pun hanya mengangguk dan mempersilahkan wanita itu untuk duduk dikursi depan meja nya.
Sementara Erick kembali keruangan nya.
"Clara Agustien, kenapa kau memilih untuk bekerja diperusahaan ku, sedangkan disurat lamaran mu yang ku tahu kau pernah bekerja disalah satu perusahaan terbesar diAmerika serikat bukan?" tanya Cristian dingin, namun Clara malah merasa terpana dengan wajah dingin itu, terlihat tampan dan menawan
Melihat tak ada jawaban, Cristian pun menatap kearah gadis itu yang ternyata sedang memandang nya.
"kau mendengarkan aku nona?" tanya Cristian tajam membuat Clara terhenyak kaget
"ah maaf tuan, ya saya pindah ke kota ini dan berhenti bekerja disana karena orang tua saya sedang sakit. Jadi lebih baik saya bekerja disini agar bisa dekat dengan orang tua saya. Lagi pula perusahaan ini juga tak kalah besar dan hebat dibanding perusahaan lain. Jadi saya lebih memilih untuk melamar disini karena saya tahu perusahaan ini adalah perusahaan terbesar dikota ini" jelas nya panjang lebar
"baiklah, tapi kau harus tahu jika kau tak bisa bekerja dengan baik, konsekuensi nya cukup besar" kata Cristian datar
"saya tahu tuan, saya akan bekerja sebaik mungkin untuk membantu memajukan perusahaan ini" jawab gadis itu dengan yakin
"besok kau sudah bisa bekerja disini" kata Cristian membuat senyum diwajah gadis itu terbuka sempurna
"terima kasih tuan" jawab nya dengan senyum bahagia.
"ya, kau boleh keluar" ucap Cristian lagi menatap sekilas wajah gadis itu.
"baik, permisi" . Gadis itu pun keluar dari ruangan Cristian dengan seringaian diwajah nya.
'berhasil' gumam nya senang
..
jangan lupa like and coment nya guys😉
__ADS_1