Oh My Lady

Oh My Lady
Kakak Adik


__ADS_3

"tuan anda disini? " tanya Gean berusaha untuk duduk diatas ranjang nya


"apa yang terjadi denganmu, kenapa bisa sampai masuk ketempat ini? " tanya Cristian tanpa menjawab pertanyaan Gean


Gean menatap Shania yang menggelengkan kepala nya sedikit membuat Gean menghembuskan nafas nya dengan kasar.


"saya hanya kelelahan tuan, mungkin hanya kurang tidur" jawab nya singkat membuat Cristian menaikan sebelah alis nya dengan tatapan tidak percaya


"apa benar begitu? " tanya nya pada Erick yang juga menganggukan kepala nya


"iya tuan, dokter bilang akibat cidera otak yang dulu pernah dialami oleh tuan Gean membuat nya mudah sakit kepala hingga tidak sadarkan diri" jelas Erick membuat Cristian berdecak sinis


"ck, lemah sekali kau ini" ejek nya dan langsung duduk dikursi disamping ranjang Gean


"saya juga manusia tuan" jawab Gean malas.


Cristian beralih menatap Shania yang berdiri dibelakang Erick.


"siapa gadis itu? " tanya Cristian menunjuk Shania dengan dagu nya


"dia Shania tuan, orang yang bertugas merawat rumah nona Angel dan juga taman bunga nya" jawab Erick


Cristian pun hanya menganggukan kepala nya tanpa berusaha untuk peduli padahal hati nya mengingat Angel yang ditinggal nya sendiri dirumah sakit lain.


'Shania, nama yang cantik' batin Gean


Cristian memperhatikan Gean yang sedari tadi menatap gadis berwajah datar itu.


"pergilah antar dia kembali ketempat nya" titah Cristian pada Erick


"baik tuan" jawab Erick tegas


"saya permisi dulu tuan Cristian dan tuan Gean, senang berjumpa dengan kalian" ucap nya kemudian pergi mengikuti langkah kaki Erick


Gean masih menatap punggung gadis itu, fikiran nya masih memikirkan kata kata yang dituturkan gadis itu tadi.


'sebenar nya seberapa dekat mereka, dan bagaimana dia bisa menghubungi Angel padahal dia sedang berada dirumah sakit dan tidak memiliki alat komunikasi apapun' batin Gean heran


Lamunan nya terpecahkan saat Cristian menepuk punggung nya

__ADS_1


"apa yang kau fikirkan, dia sudah pergi dan tidak akan kembali" ketus nya


"oh maaf " jawab Gean gelagapan


"kau jatuh hati pada nya, sehingga kau datang lagi ketempat itu bukan? " terka Cristian membuat Gean mengernyitkan dahi nya heran. Bagaimana bisa Cristian menganggap nya begitu


"saya hanya ingin mencoba menyelidiki kasus kecelakaan itu tuan, " jawab nya


"lalu apa yang kau dapat? Gadis itu? " tanya nya dengan senyum sinis


"oh ayolah tuan, saya yakin orang tua nona Angel tidak sepenuh nya bersalah, bukan kah anda tahu bahwa mereka pun ikut tewas setelah kecelakaan itu? " jelas Gean membuat Cristian berdecak


"ck, entah lah, aku hanya melihat bahwa mereka lah yang jelas jelas menabrak ibuku hingga tewas. Kau bisa bayangkan sakit nya jadi aku, kehilangan orang yang sangat kau cintai didepan matamu sendiri" ungkap Cristian dengan tangan dilipat kedada nya


"ya, dan nona Angel juga merasakan itu, bahkan dia kehilangan semua nya" gumam Gean semakin kesal atas sikap Cristian setelah dia mengetahui semua nya


"itu karma. Hei, kenapa kau selalu membela nya ha? Jangan bilang kau sudah jatuh hati pada nya? " tanya Cristian tajam


Gean pun mencoba menetralkan perasaan nya, menarik nafas dalam dalam sebelum berbicara pada orang yang tidak mengerti akan perasaan nya sendiri


"saya hanya mencoba mencari kebenaran nya tuan, apa anda tidak ingin tahu apa yang sebenar nya terjadi? " tanya Gean lagi


"entah lah, aku bingung. " jawab nya pelan membuat Gean menatap nya geram


"jangan mengumpatku" ucap nya ketus membuat Gean lagi lagi menghembuskan nafas nya dengan kasar


"saya akan terus mencari tahu kebenaran nya agar suatu saat tidak ada penyesalan pada diri anda" ungkap Gean


"terserah, asal kau tahu batasan mu pada milikku" jawab nya ketus


"anda yang sudah jatuh hati pada nya tuan" ungkap Gean dengan senyum sinis


"cih, jangan berkata sembarangan, aku hanya tidak suka ada yang mengganggu mainan ku" jawab nya memalingkan muka dari Gean membuat pria itu tersenyum sambil geleng geleng kepala


"kau sudah cerewet, berarti kau sudah sembuh. Kita harus segera pulang kalau tidak gadis itu bisa kabur" jawab nya sambil menelpon seseorang


"anda mengkhawatirkan nya tuan? " goda Gean lagi membuat Cristian menatap nya tajam


"kau mau aku buat lama disini ha? " tanya Cristian kesal

__ADS_1


"tidak, tapi jika dirumah sakit yang sama dengan nona Angel aku mau" jawab nya mengejek membuat Cristian semakin berang


"kakak!!!! " teriak nya


Membuat Gean tertawa terbahak bahak dengan mata yang berkaca kaca


Ya dulu Cristian memang memanggil Gean dengan sebutan kakak saat mereka masih sekolah dan merintis peruhasaan Medrict yang kini menjadi milik Cristian.


Sama sama kehilangan membuat Cristian menganggap Gean sebagai saudara nya. Terpaut usia lima tahun membuat Cristian menganggap Gean sebagai kakak nya. Sifat Gean yang memang lebih dewasa dan lebih sabar membuat Cristian nyaman berada dekat dengan pria itu.


Sama sama bersekolah dan merintis perusahaan dari nol hingga seperti sekarang, juga tak luput dari campur tangan Gean yang selalu setia berada disamping nya.


Namun sejak perusahaan berkembang pesat Gean lebih memilih menjadi asisten Cristian meski pria itu sudah memberi pilihan bahwa Gean yang menjadi pemimpin karena dia lebih mengerti dan lebih dewasa dibanding Cristian, namun Gean menolak dan lebih memilih menjadi asisten pribadi Cristian.


Dari situlah Cristian jarang memanggil sebutan persaudaraan mereka, hanya sesekali saat mereka berdua seperti ini barulah Cristian dan Gean bersikap layak nya seperti seorang adik dan kakak.


"ah, aku sangat merindukan adikku" ucap Gean membuat Cristian langsung memeluk nya


"sialan kau, aku tak pernah kemana mana, bahkan kita dianggap gay oleh sebagian orang" kelakar Cristian membuat mereka berdua tertawa terbahak bahak


"ya maka dari itu aku juga harus segera mencari pasangan bukan" ucap Gean saat Cristian sudah melepaskan pelukan nya


"hahaha, jadi kau iri denganku? " tanya Cristian


"ah, jadi kau sudah mengakui dia sebagai istrimu" tanya Gean kembali menggoda membuat Cristian terdiam


"hei ayolah, buka hatimu, aku yakin dia gadis yang baik. Dia istrimu sekarang" ucap Gean lembut membuat Cristian menatap nya


"kau tau kan , dia anak dari orang yang sudah membuat ibuku meninggal. Tapi dengan bodoh nya aku malah memperistri nya. Aku tak tau apa yang harus aku lakukan kedepan nya" lirih Cristian membuat Gean menarik nafas nya dalam dalam.


"tenang lah, aku akan membantumu mencari jalan keluar nya. Aku yakin Tuhan sudah menentukan takdir nya dengan menghadirkan dia dihidupmu" jelas Gean namun Cristian masih tetap diam dengan sejuta fikiran nya


"kau mau kan kalau aku terus menyelidiki kasus kecelakaan itu sampai keakar akar nya? " tanya Gean lagi


Cristian pun mengangguk


"terserah kau saja" jawab nya pasrah


"baiklah, jangan pasang wajah seperti itu, pamor tuan kejam dan dingin akan hilang jika wajah mu seperti itu" ejek nya lagi

__ADS_1


"ck, sialan kau! " ketus Cristian membuat Gean tersenyum penuh arti.


'takdir tuhan memang tak disangka, Tuhan mempertemukan kita saat kita sama sama kehilangan orang orang yang kita sayang, dan sekarang Tuhan mempertemukan mu dengan adikku yang membuatku mengingat kembali apa yang sudah terlupakan' batin Gean


__ADS_2