
Pagi ini mansion black rose masih seperti biasa, sibuk dengan aktivitas para pelayan dan penjaga yang hilir mudik dengan tugas mereka masing masing.
Didalam kamar utama, Angel terlihat enggan beranjak dari tempat tidur nya. Entah kenapa tubuh nya begitu lemas seperti tak bertulang, kepala nya juga terasa begitu pusing dan berat.
Malam tadi dia hanya makan sedikit dan itupun harus disuapi oleh Cristian didalam kamar. Setelah makan dia langsung tertidur kembali, hingga membuat Cristian bingung dengan sikap nya.
Dia baru bisa membahas masalah perusahaan dengan Gean ketika malam telah raut karena Angel sama sekali tak melepaskan nya barang sejenak.
Angel membuka mata nya perlahan dan meraba tempat disamping nya, namun alis nya mengernyit saat tak dirasakan nya suami nya ada disana.
Angel langsung duduk dan menoleh keseluruh ruang kamar mencari dimana keberadaan Cristian.
Baru akan memanggil nama suami nya, tiba tiba saja dia merasakan perut nya seperti bergejolak dan hendak memuntahkan sesuatu dari dalam.
Sontak saja Angel langsung beranjak dan berjalan dengan terhuyung kearah kamar mandi.
Didalam kamar mandi dia langsung memuntahkan seluruh isi perut nya. Suara kesakitan nya membuat Cristian yang baru masuk kekamar itu begitu terkejut, langsung saja dia meletakan nampan yang berisi sarapan diatas meja dan segera berlari kearah kamar mandi dimana Angel berada.
Dilihat nya Angel yang masih memuntahkan isi perut nya yang hanya tinggal cairan saja.
"astaga baby" gumam nya panik
Dia segera membantu Angel memijit tengkuk nya dan menggenggam rambut Angel agar membuat istri nya lebih leluasa memuntahkan isi perut nya.
huek
huek
Angel terlihat begitu lemas dan meringis menahan nyeri diperut nya, bahkan wajah nya terlihat begitu pucat pasih dengan keringat yang mengucur deras dipelipis nya
"sudah" tanya Cristian saat Angel tampak tak lagi memuntahkan isi perut nya
Angel hanya mengangguk lemah. Cristian membantu Angel membersihkan mulut dan wajah nya diwastafel kemudian membantu Angel berjalan keluar, namun belum sempat dua langkah berjalan tubuh Angel langsung jatuh dan tak sadarkan diri, hingga membuat Cristian panik bukan kepalang.
"ya Tuhan, Angel" gumam nya panik. Dia segera mengangkat tubuh istri nya dan membawa nya ketempat tidur mereka.
"baby, bangun, hei" panggil Cristian panik sembari menepuk pelan wajah Angel yang terlihat sangat pucat, bahkan seluruh tubuh nya dingin dan berkeringat.
Cristian langsung menyambar ponsel nya diatas meja dan menghubungi Gean.
Dia benar benar panik sekarang karena selama ini tidak pernah dilihat nya Angel lemah seperti ini, bahkan luka tembak saja masih mampu ditahan nya, tapi apa yang terjadi sekarang.
Cristian terus mencoba membangunkan Angel, namun istri nya itu masih diam dan tak bergerak
"bangun sayang, Angel" panik Cristian
Dan tidak lama kemudian Gean masuk kedalam kamar bersama dengan Jorge dan juga Shania. Mereka semua terlihat panik melihat Angel tak sadarkan diri dengan wajah yang begitu pucat.
"apa yang terjadi Cris?" tanya Gean langsung, dia yang sedang sarapan bersama Shania dan Jorge begitu terkejut saat Cristian memberitahu nya jika Angel tiba tiba pingsan
"awal nya dia hanya muntah, tapi aku juga heran kenapa bisa sampai pingsan, tak pernah nya dia seperti ini" jawab Cristian
"tolong hubungi dokter Jorge" pinta Cristian pada Jorge yang mengangguk,
"sudah tuan, Brain sedang dalam perjalanan kemari" jawab Jorge, dia juga heran melihat Queen nya yang terlihat lemah seperti ini, apalagi Shania, seumur hidup dia bersama Queen rose baru kali ini dia melihat ratu mafia itu pingsan hanya karena muntah muntah
"apa Queen terminum racun?" tanya Shania pelan membuat semua orang menatap kearah nya dengan raut semakin panik
"dia hanya makan malam tadi, itupun sama seperti yang aku makan, tidak mungkin ada racun didalam makanan nya" jawab Cristian, tangan nya masih menggenggam erat tangan Angel yang terasa begitu dingin
"benar, koki dimansion ini tidak mungkin bertindak ceroboh" timpal Jorge pula
__ADS_1
Gean masih terdiam sembari duduk diujung tempat tidur didekat kaki Angel. Dia menatap pedih adik nya yang begitu lemas
Seketika suasana dirumah itu benar benar menegangkan, Cristian masih terus membangunkan Angel.
"kenapa lama sekali dokter itu Jorge" teriak Cristian panik, apalagi melihat Angel yang tidak sadar sejak tadi
"sebentar lagi tuan" jawab Jorge tak kalah panik, bahkan dia sudah berulang kali menghubungi Brain, dokter pribadi mereka
"sabar lah Cris" kata Gean
Cristian berdecak kesal. Kepala nya benar benar ingin meledak sekarang.
Dan tidak lama kemudian, pintu diketuk oleh seorang pelayan, dan masuk lah seorang pria tua dengan rambut nya yang setengah botak
"permisi tuan, maaf terlambat" ucap nya, Gean segera beralih begitu pula dengan Cristian
"cepat lah, dia tak sadar sejak tadi, aku takut terjadi sesuatu pada nya" kata Cristian panik
Brain langsung mengeluarkan alat alat nya, dia mulai memeriksa denyut nadi dan detak jantung ratu mafia itu. Wajah nya nampak mengernyit, membuat Cristian dan lain nya benar benar tegang saat ini.
Dan mereka heran saat melihat Brain mengeluarkan alat kecil dan entah apa nama nya, Cristian tak tahu itu.
"tuan, bisa bantu saya, saya ingin memeriksa diarea perut Queen" ucap nya pada Cristian yang langsung beranjak dan menyingkap sedikit kemeja yang dikenakan istri nya, sementara Shania langsung menyelimuti bagian pinggang hingga kaki Queen nya.
Brain tampak serius memeriksa disana, dia memperhatikan alat ditangan nya, yang terhubung dengan alat kecil yang kini tengah mengitari area perut Angel.
Bibir nya tiba tiba tersenyum membuat Cristian menatap nya dengan heran
"apa yang terjadi dengan istriku Brain?" tanya Cristian masih dengan wajah tegang nya
Brain menyimpan alat nya kembali dan menatap Cristian dengan senyum yang terlihat bahagia
"Queen, hanya kelelahan tuan, dia lemas karena banyak nya cairan yang dimuntahkan nya" jawab Brain
"itu wajar, karena saat ini Queen tengah mengandung tuan" ucap Brain lagi. Membuat Cristian dan Gean langsung terpaku, sedangkan Jorge dan Shania langsung tersenyum bahagia mendengar kabar itu
"apa, apa aku tidak salah dengar?" tanya Cristian masih tak percaya dengan pendengaran nya
"iya tuan, Queen rose sedang mengandung saat ini, saya perkirakan janin nya sudah berusia lima Minggu" ungkap Brain lagi
Seketika mata Cristian berkaca kaca memandang Angel, bahkan Gean langsung memeluk adik ipar nya itu karena dia juga merasa begitu bahagia mendengar kabar ini
"selamat Cris, akhirnya yang kita nantikan hadir kembali" kata Gean membuat Cristian tersenyum lebar masih dengan mata yang berkaca kaca
"aku akan menjadi ayah lagi" gumam nya begitu terharu, bahkan Shania dan Jorge juga ikut merasakan kebahagiaan ini. Hal yang selama ini mereka nantikan akhir nya hadir kembali, kebahagiaan yang sempat hilang karena tragedi mengerihkan itu.
Cristian masih memandang Angel yang kini tengah dipasangkan selang infus ditangan nya oleh Brain
Setelah selesai menyuntikan sesuatu ditubuh Queen nya, Brain langsung berdiri menatap Cristian yang masih mematung ditempat nya
"selamat tuan, kebahagiaan akan segera tiba dikehidupan black rose" kata Brain, Cristian tersenyum dan mengangguk
"terimakasih Brain, aku akan memberikan bonus untuk mu atas kabar bahagia ini" kata Cristian membuat Brain terkekeh kecil
"ah, terimakasih tuan, besok saya akan kembali memeriksa keadaan Queen. Beberapa saat lagi Queen akan sadar" ucap Brain membuat Cristian mengangguk
"tolong dijaga baik baik tuan, kondisi Queen lemah karena seharus nya diusia kehamilan nya yang terbilang muda, dia tak boleh naik pesawat dan kelelahan seperti ini" ungkap Jorge, membuat Cristian menatap lirih istri nya, berarti sebelum mereka pergi, benih itu sudah ada didalam rahim istri nya
"kami tidak tahu jika dia sudah mengandung Brain, jika aku tahu, aku tak akan pergi kemana pun" lirih Cristian
"tidak apa tuan, saya mengerti. Saya juga sudah menyuntikan cairan penguat kandungan nya. Yang terpenting anda harus menjaga kandungan Queen dengan baik, karena kandungan nya lemah, mungkin karena Queen kelelahan akibat perjalanan jauh, apalagi Queen pernah kehilangan kandungan nya waktu lalu" kata Brain lagi. Gean dan yang lain nya nampak tercekat mendengar pernyataan Brain
__ADS_1
"tentu Brain, aku pasti menjaga nya dengan baik" jawab Cristian
"baiklah, kalau begitu saya permisi dulu" kata Brain, dan Cristian hanya mengangguk dan kembali fokus pada istri nya
Brain langsung keluar kamar meninggalkan Cristian dan yang lain nya
"selamat tuan, ini kebahagiaan yang kita nantikan" kata Jorge pada Cristian yang kini sudah duduk disamping Angel dan mengusap wajah istri nya dengan lembut
"ya, semoga semua akan baik baik saja" kata Cristian yang tak bisa menyembunyikan raut bahagia nya, meski hati nya sedikit khawatir akan perkataan Brain yang terakhir
"kita akan menjaga nya bersama sama Cris" kata Gean pula
"ya, tentu" jawab Cristian
Setelah beberapa saat, Gean dan yang lain nya keluar dari kamar itu dan meninggalkan Cristian bersama Angel.
Cristian menciumi seluruh wajah pucat Angel, tangan nya mengusap lembut perut istri nya. hati nya begitu bahagia saat ini, hal yang paling diharapkan nya akhir nya terwujud, dan dia berjanji akan menjaga buah cinta mereka dengan baik setelah ini, agar kejadian yang lalu tak akan terulang kembali.
Beberapa saat kemudian , Angel mulai sadar, dia mengerjapkan mata nya perlahan
Cristian tersenyum kearah nya
"Cris" panggil nya lemah dan terdengar serak
"sudah bangun, apa ada yang sakit baby?" tanya Cristian lembut, dia masih setia berada disamping Angel
"kepala ku pusing" jawab nya, dia hendak memegang kepala nya namun seketika dia terkesiap saat melihat tangan nya yang terlilit jarum infus
"aku kenapa?" tanya Angel lagi, apalagi dia melihat raut wajah Cristian yang berbeda, terlihat senyum nya yang tak pudar sedari dia membuka mata nya tadi
"tadi kau pingsan setelah muntah dikamar mandi, jadi aku memanggil Brain kemari" jawab Cristian , dia mencium lama kening Angel dan terus mengusap perut rata istri nya itu
Angel terdiam dan mengingat kembali kejadian tadi, dimana dia merasa begitu pusing dan tiba tiba saja mual
"tapi kenapa kau terlihat bahagia?" tanya Angel menatap Cristian dengan aneh, suara nya masih terdengar lemah
"karena dia sudah ada disini" bisik Cristian sembari mengarahkan tangan Angel keperut nya
Angel tertegun sejenak
"dia?" gumam nya
Cristian mengangguk dan kembali mencium dahi Angel
"ya, Brain berkata jika kau sedang mengandung baby, disini, sudah tumbuh anak kita" jawab Cristian dengan senyum haru membuat Angel menatap nya tak berkedip, namun tangan nya meraba perut nya
"aku hamil?" tanya Angel tak percaya dan Cristian kembali mengangguk antusias
"yes baby" jawab Cristian
Angel langsung tersenyum namun air mata juga ikut menetes dipipi nya. Dia terisak bahagia dan menangis tersedu membuat Cristian tersenyum dengan mata yang juga berkaca kaca
"aku hamil Cris, kita akan menjadi orang tua kembali" gumam Angel dengan tangis bahagia nya
Tangan nya dan tangan Cristian masih berada diperut nya
"iya kita akan menjadi orang tua lagi, terimakasih baby, terimakasih telah memberi kebahagiaan ini" kata Cristian yang juga ikut meneteskan air mata nya, sembari memeluk dan menciumi istri nya
Angel menangis terharu, kehilangan yang lalu membuat mereka begitu terpukul, namun sekarang mereka kembali diberi kesempatan untuk merasakan menjadi orang tua
"kita harus menjaga nya dengan baik, ini hadiah yang Tuhan berikan untuk kita" kata Cristian sembari menghapus air mata diwajah Angel
__ADS_1
"iya, aku berjanji untuk menjaga nya dengan baik aku tidak akan mengecewakan mu lagi, aku tidak ingin kehilangan lagi" jawab Angel, membuat Cristian tersenyum dan memeluk tubuh Angel kembali.
Kebahagiaan yang tak terkira dalam sebuah pernikahan adalah hadir nya buah cinta untuk melengkapi kebahagiaan mereka.