
Malam hari dikota Newyork .....
Saat ini Cristian, Angel, Kenzo dan juga Clara telah berada disalah satu restauran berkelas diNewwyork. Masa, Manhattan
Restoran Jepang dan Sushi yang terletak di lantai empat Time Warner Center di 10 Columbus Circle di Manhattan ini merupakan salah satu restoran termahal di dunia, dan termahal juga di New York. Restoran yang dibuka oleh Chef Masa Takayama tahun 2004 ini, memiliki hidangan yang sangat segar dan berkualitas.
Kenzo sengaja memilih tempat ini untuk dua tamu penting nya itu. Karena selain hidangan nya yang memang berkualitas, tempat makan itu juga sangat nyaman dan tentu nya berkelas untuk seorang pengusaha nomor satu seperti diri nya.
Cristian dan Angel dengan setia mengikuti langkah kaki Kenzo masuk kedalam restauran itu dengan diantar oleh manager restauran itu langsung.
Clara menggandeng lengan Angel sedari mereka turun dari mobil, membuat Cristian sesekali berdecak kesal melihat kelakuan adik dari mantan rival nya itu yang sudah mengambil alih istri tercinta nya.
Mereka masuk dan duduk disalah satu ruang VVIP yang telah disediakan oleh pihak restauran untuk Kenzo dan tamu nya. Ruang makan yang terlihat sangat unik dan tentu nya tidak meninggalkan kesan mewah nya. Ruang itu juga dilapisi oleh dinding kaca tebal sehingga para pengunjung bisa sekalian menikmati pemandangan diluar dengan jelas meski pemandangan didalam restauran itu juga sudah lebih dari indah.
"apa kalian benar benar tidak ingin menginap dimansion ku saja?" tanya Kenzo saat mereka telah duduk dikursi mereka masing masing
"ya, kami kemari untuk berbulan madu, bukan untuk bertamu dan menumpang makan" jawab Cristian sembari tertawa kecil dan Kenzo langsung tersenyum tipis
"baiklah, aku tidak memaksa, aku juga sudah menyiapkan sesuatu untuk kalian sesuai janji ku" kata Kenzo membuat Angel dan Cristian saling pandang heran
Kenzo langsung melirik Edward yang selalu setia berada dibelakang nya ditemani oleh Jorge yang juga menjadi pengawal Angel dan Cristian.
Edward terlihat langsung mendekat dan mengeluarkan sebuah amplop cokelat kecil dari tas kecil yang selalu dibawa nya.
Dia menyerahkan itu kehadapan Cristian dan Angel
"apa ini?" tanya Cristian
"bukalah" jawab Kenzo sembari meminum teh hijau yang tersedia didepan nya.
Cristian membuka amplop cokelat itu dan mata nya langsung terbuka lebar beberapa saat, begitu pula dengan Angel
"apa ini tidak berlebihan Al?" tanya Angel menatap Kenzo yang tersenyum tipis dan menggeleng perlahan
"tidak, aku memang sudah menyiapkan nya jauh jauh hari, karena aku tahu kalian pasti datang kemari. Nikmatilah waktu kalian selama tiga hari kedepan dengan baik tanpa memikirkan apapun" jawab Kenzo, Clara masih terus diam memperhatikan interaksi orang orang dihadapan nya sembari memakan makanan pembuka nya.
Sebenarnya dia sedikit iba melihat kakak nya itu, karena dia tahu sudah beberapa bulan semenjak kejadian mengerihkan di Jepang itu terjadi, Kenzo sudah memutuskan untuk meninggalkan dan melupakan semua tentang Angel, namun yang terjadi malah sebaliknya, Clara melihat Kenzo terlihat semakin dingin pada siapapun karena sikap nya terbentuk demi menutupi luka hati nya. Dan baru ini dia melihat senyum kakak nya itu, dan itu terjadi pada orang yang telah membuat nya terluka.
"kau terlalu baik tuan Ken, seperti nya ini terlalu berlebihan" kata Cristian pula menatap tiket bulan madu ditangan nya, meski hanya tiga hari namun fasilitas yang ditawarkan didalam nya tidak main main. Berkeliling Newyork dan sekitar nya dengan seorang supir dan mobil mewah keluaran terbaru, hotel mewah berbintang sebagai tempat mereka menginap dan beberapa restauran rekomendasi yang akan menjadi tempat mereka mengisi perut. Dan yang membuat tak kalah takjub adalah Bulan madu diatas kapal pesiar milik Kenzo yang telah disiapkan nya dengan baik.
"itu bukan apa apa untuk ku tuan Cris" jawab Kenzo membuat Cristian mendengus dan Clara langsung terbahak
"sudah lah, terima saja, anggap saja itu sebagai hadiah pernikahan kalian" kali ini Clara yang menjawab nya sedangkan Kenzo langsung mengangguk kan kepala nya
"baiklah, seperti nya aku memang harus menikmati sedikit uang mu untuk ini." jawab Cristian dan Angel hanya menggeleng pelan
__ADS_1
"tapi maaf, aku tidak bisa menemani kalian untuk itu" ucap Kenzo
"tidak apa, kalau kau ikut itu bukan bulan madu nama nya, melainkan reuni Akbar" jawab Cristian membuat Kenzo terkekeh kecil sementara Angel langsung mencubit gemas lengan nya
"kau ini" dengus Angel,
"aku hanya bercanda baby" jawab Cristian sembari mengecup singkat bibir Angel yang langsung merona merah, dan semua itu masih terpantau dengan jelas Dimata Kenzo yang juga ikut tersenyum melihat keromantisan dua orang itu.
Ya walaupun hati nya harus lebih kokoh dari sebuah benteng sekarang.
Setelah pelayan mempersiapkan segala makanan yang ada dengan sedikit bergetar karena melihat tuan dan nona muda Amerika itu akhirnya mereka makan dengan lahap dan juga sembari berbincang bincang kecil.
Bercerita apa saja mulai dari bisnis, fashion, mode, tentang pernikahan Gean dan Shania, bahkan Cristian dan Clara masih sempat sempat nya menggoda Kenzo untuk segera mencari pasangan.
Edward dan Jorge setia duduk tidak jauh dari para tuan mereka sembari juga ikut menikmati makanan yang telah disiapkan untuk mereka.
Hingga akhir nya waktu tidak terasa cepat berlalu, kini mereka semua telah berada didepan lobi restauran itu, karena memang harus berpisah disana.
"terimakasih untuk jamuan mu tuan Ken" ucap Cristian pada Kenzo
"jangan sungkan, kita teman bukan" jawab Kenzo
"tentu saja, siapa yang tidak mau berteman dengan orang nomor satu disini" ucap Cristian tertawa membuat semua orang yang ada disana juga ikut tertawa
"haha, maka dari itu jangan ragu untuk kemari" kata Kenzo lagi
"terimakasih Al, jangan lupa datang di pernikahan kak Gean dan Shania nanti, kau juga Cla" kata Angel menatap Kenzo dan Clara bergantian
"aku pasti datang kak, dan aku pastikan aku akan datang sebelum hari nya" jawab Clara antusias
"kami pasti datang" jawab Kenzo pula menatap wajah Angel yang nampak lain namun berbinar lebih cerah
"baiklah kami permisi dulu" kata Cristian
Mereka pun saling berangkulan dan berpelukan melepas kepergian Cristian dan Angel. Sebenar nya Clara berat, dia masih ingin berlama lama dengan Cristian dan Angel, dia masih ingin merasakan memiliki kakak perempuan yang bisa diajak nya bercerita dan pergi kemanapun, namun dia juga tidak ingin mengganggu acara bulan madu Cristian dan Angel saat ini, meskipun kadang dia berfikir bulan madu ini seperti nya sudah tidak bisa disebut sebagai bulan madu mengingat mereka menikah sudah hampir setahun.
Sedangkan Kenzo juga tidak bisa diam disatu tempat untuk saat ini, ada pekerjaan yang harus diselesaikan nya membuat nya tidak bisa berlama lama menemani mantan kekasih nya itu.
....
Mobil yang membawa Cristian dan Angel kini telah tiba di The Mark Penthouse.
Sebuah hotel berbintang berkelas yang telah disiapkan oleh Kenzo untuk mereka.
Cristian menggenggam tangan Angel memasuki sebuah kamar yang berukuran sangat luas dan sudah dihias seperti kamar pengantin. Penuh dengan kelopak bunga mawar diatas tempat tidur mewah nya, juga banyak lilin aroma terapi yang berbentuk love yang menghiasi lantai nya.
__ADS_1
Cristian dan Angel saling pandang terkejut, bagaimana mungkin Kenzo bisa menyiapkan ini semua untuk mereka.
Kamar itu adalah kamar paling mahal dan paling mewah di hotel ini. Ukuran nya yang luas dengan ornamen futuristik yang unik dan sedap dipandang.
Mereka melangkah masuk kedalam dan mengedarkan pandangan nya disana, di dalam kamar juga telah disediakan hidangan mewah berupa sampanye langka dan pizza truffle dari Mark Restaurant yang memang sengaja disiapkan untuk mereka.
"ini benar benar gila, dia mempersiapkan semua ini hanya untuk kita" gumam Cristian sementara Angel hanya tersenyum lirih melihat semua ini, ingatan nya kembali pada beberapa tahun lalu saat dia masih menjadi kekasih Kenzo, dimana mereka berangan angan untuk menyewa hotel ini sebagai tempat mereka menikah dan menghabiskan waktu disini. Dan sekarang dia memang merasakan itu, merasakan menginap dihotel ini, namun dengan orang yang berbeda.
Suite ini memiliki 5 kamar tidur, dapur, atrium dengan atap kaca untuk bersantai, dan teras full furnished untuk menikmati pemandangan terbuka kota New York. Di salah satu sisi ruangan, juga ada perpustakaan dengan deretan buku yang tersusun rapi. Memasuki kamar mandi utama, tersedia sabun dengan pewangi terbaik dari La Bottega Italia yang akan merileksasikan tubuh setelah menjalankan kegiatan yang melelahkan.
Dan akhir nya berakhir disini lah mereka malam ini dan untuk tiga hari kedepan, menikmati semua fasilitas mewah yang diberikan Kenzo untuk mereka.
..
Ditempat lain
"kau sudah bisa merasakan mimpi mu untuk menikmati malam pengantin dihotel mewah itu seperti yang pernah menjadi impian mu dulu, dan aku telah mengabulkan nya sekarang, meskipun itu bukan denganku"
"berbahagialah Rose, meski kau bukan untuk ku, tapi kau masih selalu menjadi permata ku hingga saat ini" gumam Kenzo sembari mata nya membuka sebuah kotak cincin bermata berlian dan zamrud yang dipadu padan kan hingga membentuk sebuah ukiran unik dan manis
"seharus nya ini menjadi cincin yang melingkar dijari manis mu, tapi sejak kau pergi begitu saja meninggalkan ku dan bertemu dengan nya aku menjadi yakin jika takdir mu bukan padaku" gumam nya lagi
..
Tiga hari berlalu, hari ini adalah hari terakhir Cristian dan Angel berada dikota tersibuk didunia itu.
Saat ini mereka baru saja turun dari kapal pesiar yang membawa mereka berkeliling laut Longbeach setelah semalam juga bermalam dikapal pesiar ini.
Kini Cristian dan Angel tengah makan malam bersama dengan tema candle light dinner ditemani dengan alunan musik jazz yang membuat suansana bertambah nyaman.
Namun Cristian melirik heran kearah Angel, dia nampak tidak bersemangat dua hari ini, bahkan saat berada dikapal pesiar itu dia lebih banyak tidur dari pada menghabiskan waktu nya menikmati pemandangan yang ada.
"apa ada yang salah baby" tanya Cristian lembut
"tidak ada Cris" jawab Angel
"benarkah, tapi kenapa kau terlihat tidak bersemangat, kau juga masih makan sedikit dari tadi" ucap Cristian lagi
"entahlah, aku hanya kurang berselera, mungkin masuk angin dan kelelahan" jawab Angel yang memang entah kenapa merasa lesu beberapa hari ini
"baiklah, besok kita akan pulang, malam ini kau istirahat saja" kata Cristian sembari mengusap punggung tangan Angel yang mengangguk dan tersenyum
Mereka langsung menyudahi acara makan malam mereka dan segera keluar dari restauran itu. Cristian dengan setia menggenggam erat tangan Angel yang kini merapatkan tubuh nya pada Cristian.
"rose" panggil seseorang membuat Cristian dan Angel langsung menghentikan langkah mereka...
__ADS_1
Jorge yang berada tidak jauh dari sana langsung mengetatkan rahang nya dengan wajah datar dan dingin.