Oh My Lady

Oh My Lady
Perdebatan Angel dan Cristian


__ADS_3

Siang ini Cristian, Angel, Shania dan juga Gean bersama Erick sedang berada di satu ruangan dimarkas kesehatan black rose. Kesehatan mereka sudah mulai pulih, karena dokter yang dipilih Angel merupakan dokter dokter pilihan dengan obat obatan yang terbaik pula.


Hampir dua Minggu mereka dirawat dimarkas kesehatan black rose.


Siang ini mereka tengah merundingkan kemana mereka akan pulang, sebab rumah utama Cristian masih dalam tahap perbaikan akibat ledakan yang disebabkan oleh Aron beberapa waktu lalu.


"Kita pulang kemansion ku saja Cris" kata Angel untuk yang kesekian kali nya


"Kita tinggal di apartemen saja, mansion mu terlalu jauh dari pusat kota. Bagaimana kami akan bekerja baby" balas Cristian pula


"tidak terlalu jauh, tidak sampai dua jam. Ayolah aku lebih nyaman tinggal dimansion, aku merindukan tempat itu" pinta Angel membuat Cristian menghela nafas nya dengan berat. Cristian menoleh kearah Gean


"Turuti saja dulu, nanti setelah rumah mu selesai dibangun kembali kita bisa kembali kesana. Biar aku saja yang tinggal di apartemen" kata Gean pula sembari melirik kearah Shania yang masih berdiri tegak dibelakang Angel


"tidak, kakak juga harus ikut, kalian tinggal bersamaku dimansion" kata Angel tegas, bukan tanpa alasan dia meminta Cristian dan Gean tinggal bersama nya dimansion, sebab dia tahu musuh nya masih banyak yang mengincar diri nya, apalagi Klan Hiyuga sudah melancarkan serangan balasan mereka, dan Angel yakin cepat atau lambat mereka akan mencelakai orang orang terdekat Angel.


"Baiklah, lagi pula aku masih trauma disana, aku menyayangkan nasib pak Chen dan pelayan yang lain, mereka terbunuh begitu saja" kata Cristian dengan wajah sedih, dia mengingat tentang pak Chen yang sudah setia bersama nya sejak dia mulai merintis usaha hingga sekarang, dan lelaki paruh baya itu malah tewas akibat kekejaman Aron yang menyerang rumah nya


"Tapi mayat pak Chen tidak ditemukan tuan, masih ada harapan dia lolos saat ledakan itu terjadi" ungkap Erick


"Ya semoga saja, dia terlihat babak belur saat aku dibawa oleh anak buah Aron, aku melihat nya berlari kebelakang rumah menghindari beberapa tembakan yang dilesatkan kearah nya" jawab Gean

__ADS_1


"Tenang lah, kita akan membalas kejahatan nya, kalian bebas melalukan apapun pada nya, juga pada paman dan bibi " kata Angel menatap Gean dan Cristian bergantian


"Mereka masih hidup?" Tanya Cristian dan Angel menganggukan kepala nya


"Aku kira mereka sudah tewas kalian bantai" kata Cristian lagi


"Mereka milik kalian, terserah mau kalian apakan" jawab Angel


Gean melirik Cristian yang mengernyitkan dahi nya


"Memang nya mau diapakan, biar saja mereka membusuk dipenjara" kata Cristian


"Setelah semua yang mereka lakukan kau masih bilang biar saja. Cris, penjara terlalu bagus untuk mereka" kata Angel dengan wajah kesal


"Lalu harus bagaimana, mencincang tubuh mereka, atau mengeluarkan jantung mereka, aku tidak sekejam itu baby" jawab Cristian lembut membuat Angel mendengus kesal


"Terserah, jika kalian tidak mau memberi mereka pelajaran , maka aku yang akan melakukan nya" kata Angel membuat Cristian menghela nafas kasar. Begini lah resiko punya istri mafia, fikir nya


"Hei, aku tidak ingin kau mengotori tangan mu ini dengan darah lagi, apa jadi nya anak kita nanti" kata Cristian


"Rossy, biarlah mereka membusuk dipenjara" timpal Gean pula

__ADS_1


"Tidak kak, aku tidak terima mereka mati dengan mudah, setelah apa yang mereka lakukan, orang tua kita, ibu Cristian, pak Chen dan banyak orang yang tidak bersalah tewas akibat perbuatan mereka. Jika kalian tidak mau melakukan nya tidak apa, biar aku dan orang ku yang akan melakukan nya" kata Angel dengan tatapan yang mulai menajam membuat ketiga pria diruangan itu seketika bergidik ngerih. Bahkan Cristian sudah menggeser posisi duduk nya sedikit menjauh begitu pula dengan Erick dan Gean yang langsung menelan Saliva mereka dengan wajah berubah tegang


Cristian terlihat menghela nafas nya sejenak sebelum berkata


"Aku bukan nya tidak ingin membalas dendam pada mereka, aku ingin bahkan sangat ingin, apalagi mengingat sakit nya kehilangan orang tua itu adalah kesakitan yang luar biasa, tapi aku ingat ada anak didalam rahim mu baby, tidak baik jika kau melakukan sesuatu hal yang mengerihkan, kau harus ingat ada anak kita disini" kata Cristian lembut dan mengusap perut Angel ragu ragu.


Perlahan tatapan tajam itu meredup, tangan Angel juga mengusap perut nya.


"Jangan lakukan itu ya" kata Cristian mencoba mengusap wajah Angel


"Baiklah, aku tidak akan melakukan nya dengan tanganku, tapi hukuman itu harus tetap ada, aku akan memerintahkan anak buahku yang melakukan nya" kata Angel dengan seringai nya membuat Cristian langsung lemas dan tangan nya langsung terlepas dari wajah cantik itu


"Hei, itu sama saja" kata Gean pula. Namun Angel tidak perduli. Dia bangkit dari duduk nya dan menatap Shania


"Ayo Shania, tangan ku sudah gatal" kata Angel langsung keluar ruangan itu diikuti Shania membuat ketiga pria itu saling berpandangan.


"Astaga, kenapa aku bisa punya istri seperti itu" kata Cristian lemas, namun tetap bangkit dari duduk nya dan menyusul Angel


"Ck, kenapa pula adikku bisa berubah menyeramkan seperti itu, kau tetap lah disini, aku akan menyusul mereka" kata Gean menatap Erick yang menganggukan kepala nya.


"Dan kenapa pula aku bisa berada diantara kalian. Lebih baik aku mencari Reina dari pada ikut memikirkan kedua tuan yang sedang kebingungan itu" gumam Erick pula

__ADS_1


...


jangan lupa tinggalin jejak ya guys 😊


__ADS_2