Oh My Lady

Oh My Lady
Kenzo Dan Angel


__ADS_3

Siang ini rumah mewah Cristian dipenuhi oleh beberapa penjaga dan juga pelayan yang berlalu lalang mempersiapkan beberapa alat dan tempat yang akan dipakai oleh Angel dan Kenzo untuk bermain pedang.


Cristian hanya berdecak sinis memperhatikan kegaduhan dirumah mewah nya. Pasal nya sudah beberapa bulan ini rumah nya tenang dan damai tanpa ada senjata tajam ataupun sesuatu yang membuat nya resah. Namun hari ini, kelihatan nya mantan ratu mafia dan penguasa klan Ardego itu akan menunjukan taring nya kembali.


Cristian tak bisa melarang, karena seperti nya Angel benar benar tidak bisa dihentikan. Dan seperti nya anak anak nya sudah tahu jika ibu nya juga merindukan saat saat seperti ini.


Ya mau bagaimana lagi, darah sudah menjadi daging, dilupakan juga pasti akan ada bekas nya, begitu lah Angel, meski dia sudah berubah, namun keahlian dan bakat nya sesekali pasti muncul kembali.


Cristian berdiri bersandar ditiang bangunan belakang rumah mewah mereka dengan tangan yang bersidekap didada. Dia tengah memperhatikan Angel dan Kenzo yang terlihat saling berbincang dihalaman dengan masing masing pedang samurai panjang ditangan mereka.


Entah dari mana Jorge mendapatkan nya, tapi dia tak heran, pria berbadan besar itu selalu sigap jika menyangkut permintaan istri nya.


"apa kau cemburu kak?" tanya Clara tiba tiba yang baru datang dari dalam rumah dengan segelas jus ditangan nya. Cristian hanya melirik nya sekilas dan kembali menatap Angel, dia tersenyum tipis dan menggeleng.


"tidak" jawab nya singkat, Clara langsung tertawa kecil mendengar nya


"benar kah, tapi wajah mu tidak berkata demikian" goda Clara membuat Cristian mendengus


"cemburu sudah pasti, kau yang paling tahu bagaimana mereka dulu. tapi aku percaya pada mereka, mereka tidak akan kembali kemasa itu lagi" ungkap Cristian


Clara langsung mengangguk setuju


"aku bersyukur kau masih mau berteman dengan kakak ku, kau tahu, ku rasa hanya kau yang bisa berteman dengan nya" ucap Clara membuat Cristian langsung menoleh kearah nya dengan sebelah alis yang terangkat


"aku begitu merindukan kakak ku yang hangat, dan aku baru melihat nya lagi disini setelah beberapa tahun yang lalu" lirih Clara dengan tatapan sendu menatap pada Angel dan Kenzo yang tengah berbincang dengan sedikit tawa diwajah mereka


Cristian langsung menghela nafas dalam dalam


"apa dia masih belum bisa melupakan istriku?" tanya Cristian getir, namun Clara langsung menggeleng


"tidak kak, bukan begitu maksud ku. Kau pasti tahu konflik rumit yang terjadi antara mereka dengan orang tua kami dulu nya kan?" tanya Clara menatap Cristian yang langsung mengangguk


"dia terjebak dalam masalah besar yang membuat nya bukan hanya kehilangan orang yang dia cintai, tapi dia juga kehilangan kepercayaan dan rasa simpatik, apalagi masalah itu dibuat oleh orang tua kami sendiri. Kak Ken selalu menghabisi seluruh musuh musuh nya yang berani mengusik nya, tapi ini, yang mengusik dan menghancurkan nya malah orang yang paling dia percaya, orang tua kami sendiri, kau pasti tahu bagaimana sakit dan hancur nya dia kala itu" ungkap Clara sedih


Cristian tertegun mendengar cerita Clara, dia tahu pasti berat menjadi Kenzo. Meski dunia ada dalam genggaman nya, namun hidup nya pasti terasa begitu berat.


"pasti itu sangat berat untuk nya" gumam Cristian


"ya, karena itulah dia tidak lagi mempercayai siapapun kecuali kalian, hanya saat bersama kalian dia bisa tersenyum bahkan tertawa seperti itu" ungkap Clara yang masih menatap Angel dan Kenzo ditengah halaman


"aku tidak tahu harus senang atau merasa bersalah karena masalah itu, mungkin jika aku jadi dia aku tak akan sanggup" ucap Cristian


"aku tidak tahu kapan luka hati nya akan sembuh" kata Clara dengan mata yang berkaca kaca, sungguh dia sangat merindukan kakak nya yang hangat dan penuh perhatian


Cristian tersenyum dan langsung merangkul pundak Clara, membuat gadis itu menatap nya dengan sendu

__ADS_1


"suatu hari nanti dia pasti kembali menjadi kakak mu, aku yakin Tuhan pasti sudah mempersiapkan seorang wanita yang bisa mengobati luka hati nya" kata Cristian dengan senyum nya yang meneduhkan


Clara langsung tersenyum dan mengangguk


"ya, kau benar. ah aku selalu cengeng jika membahas tentang dia" ucap Clara tertawa pelan sembari mengusap sudut mata nya


Cristian tertawa dan mengusap pucuk kepala Clara dengan gemas, gadis berisik yang sudah seperti adik nya sendiri.


"sudah lah, ayo kita kesana, seperti nya mereka sudah ingin memulai" kata Cristian , Clara hanya mengangguk dan berjalan mengikuti langkah kaki Cristian


Angel dan Kenzo sudah mulai mengambil posisi masing masing dengan tatapan mata yang nampak benar benar serius


"aku tidak mengambil resiko jika kulit mu akan lecet rose" ucap Kenzo dengan seringai nya


"kau bisa mengobati nya Al, uang mu banyak" jawab Angel membuat Kenzo terkekeh pelan


Klang


suara dentingan pedang dimulai dengan cepat oleh Angel membuat Kenzo tersenyum. Mantan ratu mafia ini terlihat begitu gesit meski perut nya sudah nampak begitu besar


"lumayan, aku kira kau sudah lupa menggunakan nya" ejek Kenzo yang terus menangkis serangan Angel


"jangan meremehkan mantan ratu mafia ini king" jawab Angel masih dengan semangat nya, sesekali dia mengusap perut nya juga ikut bergerak


"anak ku ikut bergerak melawan uncle nya" jawab Angel dengan tawa kecil nya membuat Kenzo berhenti sejenak dan menatap perut Angel


"benar kah?" tanya nya penasaran


"ada apa baby?" tanya Cristian yang baru tiba didekat mereka


Dia terlihat khawatir saat Angel dan Kenzo berhenti bertarung dan fokus pada perut Angel


"tidak ada Cris, lihat anak kita begitu lincah, aku sampai kewalahan dengan gerakan nya" kata Angel sesekali meringis memegangi perut nya yang terlihat bergerak gerak, meski samar namun jelas terlihat dibalik baju kaus ketat nya


Cristian mendekat dan mengusap perut buncit Angel, bibir nya langsung tersenyum ketika merasakan pergerakan bayi mereka


"wah, anak Daddy kenapa begitu senang?" gumam Cristian


"dia bergerak?" tanya Kenzo yang juga penasaran dan ikut mendekat, begitu juga dengan Clara


"iya" jawab Cristian


"emm, apa aku boleh menyentuh nya?" tanya Kenzo ragu menatap Cristian dan Angel bergantian


Clara dan Angel langsung menatap Cristian yang tersenyum dan langsung mengangguk

__ADS_1


"tentu" jawab Cristian


Kenzo langsung tersenyum dan menjulurkan tangan nya pada perut Angel yang menatap nya penuh haru


Clara terdiam menatap kakak nya, sungguh dia tidak tahu harus berkata apa, tapi dia bersyukur jika Kenzo sudah terlihat lebih ikhlas sekarang


Kenzo meletakan tangan nya diperut Angel dengan ragu, namun dia tersentak saat merasakan ada yang bergerak gerak didalam sana


"wow, ini luar biasa" gumam nya menatap Cristian yang langsung tertawa bangga


"hei, ini uncle Ken boy, kalian baik baik saja didalam?" gumam Kenzo menatap perut Angel yang tersenyum lucu melihat tuan Amerika itu yang begitu spechles


"astaga dia bergerak lagi" gumam Kenzo menggelengkan kepala nya


"dia begitu aktif bukan, seperti nya dia sudah mengenal mu sebelum keluar dari perut mommy nya" ucap Cristian


Kenzo langsung berdiri tegak dan mengangguk dengan tawa kecil nya


"kau benar" jawab Kenzo


"yah asal dia tidak salah mengenali Daddy nya" goda Clara membuat Cristian berdecak kesal menatap nya


"bercanda kakak" ucap Clara lagi, sementara Kenzo dan Angel langsung tertawa melihat nya


"kau masih saja cemburu tuan Cris" ejek Kenzo


"tidak juga" ketus Cristian


"tenang saja, aku lebih suka menjadi uncle nya, aku akan mengajari nya memainkan pedang jika besar nanti" kata Kenzo membuat Cristian mendengus gerah


"kau buat sendiri, aku ingin anakku mewarisi bisnis ku nanti nya" sahut Cristian


"CK, sudah lah. kenapa kalian malah bertengkar. Ayo Al, kita mulai lagi" ajak Angel membuat Cristian menatap nya tak suka


"apa kau tidak lelah, aku takut pedang itu melukai mu baby" kata Cristian kesal


"Cris, kau sudah berjanji semalam untuk memperbolehkan ku bermain sampai puas. lagipula Kenzo lemah, dia tidak mengeluarkan kemampuan nya seperti biasa" keluh Angel menatap kesal Kenzo yang meringis menatap perut buncit nya


"Hei, jika kau tak sedang hamil aku akan menyerang mu sampai kau menyerah, tapi melihat perut mu yang seperti ini saja sudah membuat ku ngerih rose" jawab Kenzo membuat Angel mendengus kesal


Clara langsung tertawa mendengar nya


"sudah lah kak rose, yang terpenting acara mengidam mu terlaksanakan, aku sudah tak sabar ingin memasak bersama mu" ungkap Clara, dan kali ini Cristian langsung memijit pelipis nya. Dia langsung beranjak dan duduk dikursi yang berada tak jauh dari mereka, dekat dengan mereka bertiga benar benar menguras tenaga dan hati nya.


"baiklah, ayo lawan aku lagi" kata Angel mengalah namun tetap terlihat semangat. dan Kenzo dengan senang hati menuruti permintaan ibu hamil itu, senyum Angel adalah kebahagiaan nya, meski kebahagiaan Angel bukan lagi pada diri nya.

__ADS_1


__ADS_2