
Kenzo masih berdiri mematung memandang keluar gedung dari lantai atas ruangan itu. Pandangan nya terlihat tajam kedepan dengan tangan yang terkepal erat. Tidak pernah terbayangkan oleh nya perjalanan cinta nya terlalu sakit seperti ini.
Dia masih tidak menyangka bahwa orang yang merebut Queen rose dari nya adalah orang yang lumayan dekat dengan diri nya. Dan bodoh nya dia karena sudah bercerita panjang lebar dengan orang yang ternyata adalah rival nya sendiri.
Kenzo tersenyum sinis, sungguh ini seperti lelucon yang sangat sulit untuk dimengerti. Bagaimana mungkin orang itu adalah Cristian, seorang pria biasa yang hanya tahu tentang dunia bisnis, sungguh jauh dari ekspektasi nya, yang dia kira pria yang mampu merebut hati ratu mafia itu adalah seorang pria yang lebih hebat dari nya yang adalah seorang pemimpin Klan Ardego diwilayah Amerika serikat, namun nyata nya hanya seorang pengusaha dibidang properti.
Kenzo menghembuskan nafas nya dengan berat, sungguh hati nya sakit menerima kenyataan yang ada. Apa yang harus dia lakukan sekarang, ego nya berkata dia harus merebut kembali cinta nya, tapi nurani berkata bahwa dia tidak mungkin menghancurkan hubungan mereka karena yang dia tahu Cristian adalah pria baik meski tak sehebat dirinya.
Lamunan Kenzo pecah saat pintu dibuka oleh Edward.
"tuan, kita harus segera pergi" kata Edward
Kenzo hanya mengangguk dan berjalan keluar bersama Edward meninggalkan gedung yang sudah dia kacaukan sedikit acara nya hanya karena untuk berbicara dengan Queen rose.
..
Sementara ditempat lain beberapa saat sebelum nya..
Cristian bersama anak buah nya masih sibuk menyelusuri gedung itu untuk mencari keberadaan Angel.
Kini Cristian bersama Erick masuk kembali kedalam gedung tempat acara berlangsung.
Raut wajah Cristian sungguh tak dapat terbaca, antara cemas, khawatir dan emosi bercampur menjadi satu.
Dia berjalan dengan cepat namun baru tiba didepan lift dia melihat Angel keluar dari sana dengan mata yang terlihat sembab.
"baby" gumam Cristian dan langsung berlari memeluk Angel yang terlihat terkejut karena tiba tiba Cristian telah ada didepan nya.
"kau dari mana, kau baik baik saja bukan? Apa ada yang menyakiti mu?" tanya Cristian cemas, dia memeriksa seluruh tubuh Angel yang masih utuh dan tak terluka sedikitpun
Angel hanya menggeleng dan tersenyum tipis melihat Cristian yang begitu mengkhawatirkan diri nya.
Angel kemudian langsung menarik Cristian untuk pergi dari gedung itu, jangan sampai dia dan Kenzo bertemu lagi, jika tidak mungkin mereka akan membuat keributan kembali
Meski heran namun Cristian mengikuti langkah Angel yang terus menarik nya begitu pula dengan Erick.
"baby, ada apa, mengapa kau terburu buru. Apa ada sesuatu yang menakuti mu, atau ini ada hubungan nya dengan Kenzo?" tanya Cristian saat mereka telah tiba didepan gedung itu.
Angel masih terdiam, mungkin setelah dirumah nanti dia akan memberitahu segala nya, termasuk tentang kehamilan nya yang baru ia ketahui pagi tadi.
Ya, mungkin dengan ini Cristian akan berfikir sekali lagi untuk tidak meninggalkan nya jika tahu dia sedang mengandung anak nya.
Meski ada rasa sedih melihat wajah patah hati Kenzo, namun mungkin inilah yang terbaik, Cristian adalah takdir nya yang akan membantu nya lepas dari dunia hitam yang selama ini dijalani nya.
Angel tersenyum menatap wajah Cristian yang masih saja panik. Dia mengusap wajah tampan itu dan memeluk nya dengan hangat membuat Cristian terpaku sejenak namun tetap membalas pelukan istri nya.
"kita pulang" ajak Cristian lembut dan Angel pun hanya mengangguk.
__ADS_1
Cristian membukakan pintu mobil untuk Angel dan barulah dia yang masuk kemudian.
Dari jauh seseorang memperhatikan keintiman mereka dengan tatapan yang sulit diartikan.
..
Diperjalanan tidak ada seorang pun yang mengeluarkan suara. Angel bersandar dibahu Cristian yang juga merangkul pinggang nya dengan erat sembari sesekali mencium pucuk kepala nya.
Sebenar nya didalam hati Cristian, dia masih sangat penasaran dengan apa yang terjadi. Bagaimana mungkin Kenzo menganggap Angel sebagai Queen rose, dan kemana Angel menghilang tadi. Walaupun sebentar namun sudah cukup membuat nya dan orang orang cukup panik. Ditambah lagi saat bertemu wajah Angel terlihat sembab seperti habis menangis. Sebenar nya apa yang terjadi, apa ada yang tidak dia ketahui.
Cristian menghela nafas nya dengan pelan sembari mencium pucuk kepala Angel. Semoga apapun itu tidak akan membuat nya kecewa, karena sungguh demi apapun dia sudah jatuh cinta pada istri nya ini.
Tiba dirumah nanti dia akan menanyakan semua pada Angel, apa dia mengetahui sesuatu tentang Kenzo, atau mereka memang saling mengenal.
Brakk
Cristian, Angel dan juga Erick terkejut bukan kepalang saat mobil yang membawa mereka ditabrak dari belakang oleh mobil lain.
"ada apa?" tanya Cristian panik , dengan erat dia masih memeluk erat tubuh Angel yang hampir terhuyung kedepan karena tabrakan itu.
Brakk
Mobil mereka kembali ditabrak dari belakang, Erick langsung menginjak pedal gas dan melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi
"seperti nya kita diserang lagi tuan" ucap Erick yang masih fokus pada kemudi nya.
Sementara Angel terlihat mengotak ngatik sesuatu dibalik telinga nya yang ternyata adalah earphone kecil yang jika tidak diperhatikan tidak akan terlihat.
Citttttt
Cristian langsung menahan tubuh Angel dengan satu tangan nya dan tangan yang lain memegang tempat duduk Erick agar tubuh mereka tak terbentur kedepan karena tiba tiba saja Erick menghentikan mobil nya secara mendadak hingga ban berdecit dan mengeluarkan asap diaspal yang terlihat lembab.
Mereka bertiga melihat kearah depan dimana beberapa mobil menghadang jalan mereka. Dan puluhan orang turun dengan senjata ditangan mereka masing masing.
Dari sisi jalan juga muncul puluhan orang yang keluar dari kegelapan.
"astaga apalagi ini. Dimana anggota kita Erick" tanya Cristian mulai panik
"entah lah tuan, tidak ada yang tersambung satupun dengan mereka, bahkan tuan Gean juga tidak dapat dihubungi" jawab Erick sembari mengeluarkan senjata nya
Angel melihat kebelakang dimana puluhan orang juga keluar dari mobil dan ada juga yang muncul dari kegelapan disisi jalan.
Tiba tiba earphone ditelinga nya bergetar dan dia langsung memencet tombol yang menghubungkan nya dengan sang penghubung diseberang sana
"Queen, kita diserang oleh black hunter. Kami berada dibelakang kalian masih menghadapi pasukan mereka yang menghalangi jalan kami. Kami sudah mengerahkan seluruh pasukan, mereka juga telah berada didepan kalian, namun karena jumlah mereka yang banyak membuat kami sedikit kesulitan. Bertahanlah sebentar Queen, sedikit lagi kami tiba disana" ungkap Shania dari seberang sana.
Angel menghela nafas nya dengan kesal.
__ADS_1
Sial, mereka diserang, dan sekarang malah terkepung.
Cristian mengedarkan pandangan nya, seketika saja dia bergidik ngeri melihat puluhan orang yang mengepung mobil nya begitu pula dengan Erick.
"baby, apapun yang terjadi jangan jauh dari ku, dan tetaplah dimobil. Aku mencintaimu" ucap Cristian sembari mengecup singkat bibir Angel dan melepaskan pelukan nya.
Dia mengambil senjata lain dibawah tempat duduk nya begitu juga dengan Erick. Kini mereka telah siap dengan dua senjata ditangan masing masing.
Melihat musuh semakin mendekat seketika jantung Cristian berpacu dengan cepat, bahkan dia merasa nyali nya sudah hilang, dan dia sudah pasrah jika memang malam ini ajal nya akan tiba. Hanya satu yang dia pinta, semoga Angel selamat dan baik baik saja.
Cristian hendak membuka pintu saat melihat musuh sudah mendekati mobil mereka namun dihalangi oleh Angel. Angel menggeleng pelan tanda ia tak setuju jika Cristian turun dan menghadapi musuh yang jumlah nya sangat banyak.
"ada apa baby, aku harus turun, kita tak bisa berdiam saja disini, aku harus membantu Erick" kata Cristian menatap wajah Angel dengan lekat
Angel menggeleng dengan pelan kembali sembari memegang erat tangan Cristian
"biar saya saja tuan, tuan tetaplah dimobil" kata Erick pula, dan diapun langsung turun dari mobil
Tentu saja Cristian tak bisa membiarkan Erick berjuang sendiri
"tetaplah dimobil, aku tidak bisa membiarkan dia berjuang sendiri. Percayalah, apapun yang terjadi aku akan selalu mencintaimu" ucap Cristian meyakinkan Angel. Diapun mencium kembali dahi Angel dan langsung keluar membantu Erick yang terlihat tak berdaya karena menghadapi puluhan orang.
"hei, apa mau kalian!!!" teriak Cristian yang telah berada didepan mobil nya. Meski gemetaran namun dia berusaha untuk tetap tenang, apalagi ada Angel yang harus dilindungi nya.
Semua orang menatap kearah nya dan berhenti menyerang Erick.
Dari dalam sebuah mobil turun seorang pria muda dengan pistol ditangan nya. Cristian menatap pria itu dengan tajam.
"wah wah wah. Tuan muda Medrict turun langsung rupanya. Sebenar nya aku tidak ada urusan dengan mu. Aku hanya ingin wanita yang ada dimobil itu" ucap Aron menunjuk kemobil dimana Angel berada
"jangan harap kau bisa menyentuh istriku" balas Cristian tajam
"wow, ternyata dia istrimu. Tapi aku tidak perduli. Dia harus menyerahkan dirinya agar kami pergi, jika tidak maka aku akan menghabisi kalian semua" kata Aron membuat Cristian menggeram
"jangan bermimpi, meski aku mati aku tidak akan membiarkan nya pergi dengan kalian!" bentak Cristian. Angel yang ada didalam mobil masih terpaku dengan ucapan Cristian
"ckckck, bagaimana jika bertukar" tawar Aron dengan senyum sinis nya
"apa maksud mu!" geram Cristian,
Aron terlihat menjentikan jari nya keatas, membuat pintu mobil terbuka dan keluarlah beberapa orang dengan memapah tubuh seorang pria yang sangat dikenal oleh Cristian dan juga Angel
Aron langsung menodongkan pistol didahi pria itu
Mata Cristian dan juga Erick langsung terbelalak kaget melihat pria itu yang sudah tak berdaya
"tuan Gean" gumam Erick
__ADS_1
"apa yang kau lakukan padanya sialan!!" teriak Cristian lantang. Emosi nya langsung naik ketika melihat keadaan Gean yang menyedihkan dengan luka disekujur tubuh nya. Bahkan rasa takut nya sudah berganti dengan rasa cemas yang tidak terkira. Entah apa yang sudah terjadi dirumah nya.