Oh My Lady

Oh My Lady
Aku Sudah Memilikinya


__ADS_3

Queen rose masih terdiam sembari menahan sesak dihati nya. Kenzo menatap nya dengan raut wajah penuh harap.


Cukup sudah dua tahun ini dia bagai kehilangan arah tujuan, kini dia sudah menemukan apa yang dia cari. Dan tidak akan dia lepaskan kembali.


Tapi apakah demikian?


"sayang, kenapa kau diam saja?" tanya Kenzo. Dia langsung memeluk erat tubuh Queen rose yang terlihat lemas dan tak berdaya.


Hati nya benar benar patah sekarang, bukan karena dia masih mencintai pria itu, bukan. Dia yakin dia mencintai Cristian suami nya, tapi hati nya juga merasakan sakit ketika melihat wajah pria yang dulu pernah singgah dihati nya. Sungguh dia tak sanggup melihat nya kembali terluka. Tapi apa yang harus dia lakukan sekarang.


Perlahan tangan Queen rose membalas pelukan Kenzo membuat pria itu semakin erat memeluk nya.


Lama mereka berpelukan dalam diam sembari melepas kerinduan yang tertahan didada masing masing. Queen rose akui dia tidak munafik, dia juga merindukan Kenzo.


Queen rose perlahan melepaskan pelukan nya, Kenzo menatap Queen rose penuh cinta, namun disaat dia hendak mencium nya, Queen rose terlihat menghindar membuat Kenzo mengernyitkan dahi nya


"apa kau tak merindukan ku?" tanya Kenzo lirih.


Queen rose mencoba tersenyum membuat Kenzo terpana dengan senyuman yang telah lama tak dilihat nya.


Perlahan tangan Queen rose membuka topeng diwajah Kenzo hingga menampakan wajah tampan nya. Wajah yang pernah membuat Queen rose melupakan Cristian.


"kau masih tampan seperti dulu" ucap nya sembari mengusap lembut wajah itu membuat senyum langsung mengembang diwajah tampan Kenzo.


"dan kau juga semakin terlihat cantik meski menyeramkan " balas Kenzo membuat Queen rose terkekeh pelan namun dengan air mata yang menetes dipipi nya


Kenzo kembali menghapus air mata itu.


"kenapa kau tak menjawab pertanyaan ku?" tanya Kenzo lagi menatap lekat wajah Queen rose yang telihat menghela nafas nya dengan berat


"apa ada sesuatu yang tidak aku ketahui sayang?" tanya nya lagi


Kini giliran Queen rose yang menatap wajah tampan itu


"Al, maafkan aku. Maaf" ucap nya sambil terisak. Sungguh demi apapun dia tak sanggup untuk mengucapkan nya


Kenzo semakin dibuat bingung oleh Queen rose. Tak pernah dia melihat wanita itu begitu rapuh, bahkan saat orang tua nya menghina nya pun dia masih tetap tegar. Tapi sekarang, ada apa?


"hei, ada apa hm? Katakan lah, jangan menyimpan beban sendiri. Aku sudah disini sekarang" kata Kenzo hendak memeluk kembali Queen rose tapi wanita itu menolak dengan halus


"aku sudah menikah" ucap nya cepat tanpa berani menatap wajah Kenzo yang terhenyak kaget. Serasa ada sebuah beban yang langsung menghantam dada pria itu


"kau, kau jangan bercanda sayang" balas nya cepat menatap wajah Queen rose yang sudah mengalir kembali air mata nya


"aku tidak bercanda Al , aku sudah menikah." jawab Queen rose lagi


Kenzo langsung tertawa terbahak bahak dan menggeleng pelan, namun air mata nya juga ikut membasahi wajah nya yang memerah

__ADS_1


"hahaha, kau bercanda kan sayang. Iyakan, kau menipuku kan?" tanya Kenzo dengan wajah yang sudah memerah menatap Angel dengan lekat


Angel menggelengkan kepala nya lemah. Dia mengeluarkan sebuah cincin permata dari saku jaket nya


Cincin yang pernah diberikan Cristian sebagai tanda hubungan mereka.


Dia memperlihatkan cincin itu pada Kenzo yang langsung terdiam mematung dengan air mata yang sudah mengalir membasahi wajah tampan nya.


Kenzo menggeleng pelan, antara percaya dan tidak. Dunia nya serasa hancur kembali sekarang. Baru beberapa saat yang lalu dia merasa bahagia yang tidak terkira karena telah berhasil menemukan pemilik hati nya yang hilang dua tahun terakhir ini. Tapi sekarang apa, kenapa takdir begitu kejam pada nya.


"tidak, tidak mungkin. Katakan padaku kau berbohong rose. Kau berbicara seperti ini karena kau hanya kecewa padaku ku bukan. " kata Kenzo menggenggam erat tangan Queen rose. Dapat Queen rose rasakan tangan Kenzo yang bergetar hebat menahan seluruh luapan emosi nya.


"maaf, tapi kita memang tidak ditakdirkan untuk bersama Al, kau harus bisa melupakan aku sekarang" balas Queen rose menatap lirih wajah Kenzo yang terlihat sangat terpukul


Kenzo menatap Queen rose dengan lekat dan tajam


"kau, kenapa kau tega rose, kenapa!!!" teriak Kenzo yang langsung berdiri dari duduk nya menghadap Queen rose yang masih tertunduk lesu


"kau tahu seberapa besar cinta ku bukan, kau tahu seberapa dalam nya perasaan ku untuk mu. Kau tahu itu. Tapi kenapa kau buat aku seperti ini rose" bentak nya lagi. Sementara Queen rose hanya mampu tertunduk dengan air mata berderai, dia membiarkan Kenzo untuk meluapkan semua emosi nya


"kau pergi disaat aku terbaring tak berdaya, kau pergi disaat aku membutuh kan mu, kau pergi tanpa kabar, dan sekarang kau bilang kau sudah menikah. Kenapa kau begitu kejam padaku rose!!" ungkap nya pedih. Kenzo langsung terduduk ditanah sembari berteriak kuat dengan air mata yang semakin deras.


Aaaarrrdgghhhhh


Teriak nya frustasi, telapak tangan nya dengan kuat meninju tanah tempat nya berpijak berkali kali membuat Queen rose tak kuasa menahan sesak dihati nya.


"apa kurang nya aku rose, apa" lirih nya pedih


Mereka berpelukan dengan erat dan menangis bersama dengan kuat. Kenzo dengan perasaan tak terima nya dan Queen rose dengan hati nya yang terasa pedih.


"Al, dengar aku" kata Queen rose menangkup wajah Kenzo yang terlihat frustasi


Dia mengusap air mata lelaki itu dengan lembut membuat Kenzo semakin hancur melihat wajah cantik Queen rose dari dekat


"aku memang kejam, aku memang jahat karena meninggalkan mu begitu saja. Tapi aku juga tidak bisa membuat hubungan mu dan orang tua mu hancur hanya karena aku. Saat kau terbaring dirumah sakit, ibu mu memintaku untuk menjauhi mu, bahkan dia sampai berlutut dikaki ku untuk memohon agar aku pergi jauh, aku bisa berbuat apa Al, kau tahu untuk membuat ku pergi ibu mu sampai menghancurkan klan ku dan kau hampir terbunuh waktu itu. Aku tidak bisa mengorbankan banyak nyawa melayang hanya karena keegoisan ku memilih untuk tetap bersama dengan mu."


"Kita berbeda Al, kita berbeda, kau harus mengerti itu" ungkap Queen rose sembari masih memeluk tubuh Kenzo yang masih berada dalam pelukan nya


Kenzo masih terdiam, tak tahu apa yang harus dilakukan nya sekarang. Hati nya benar benar hancur sekarang


Queen rose melepaskan pelukan nya dan kembali menatap pria itu


"tapi kenapa kau tak pernah memikirkan perasaan ku rose. Sakit, ini sungguh sakit rose" ucap Kenzo lirih


"kenapa kau tak memikirkan aku" ucap nya lagi


"kau fikir hanya kau saja yang terluka. Kau tahu, aku juga merasakan apa yang kau rasa Al. Meninggalkan seseorang yang aku sayang bukan hal yang mudah, apalagi aku tak tahu bagaimana keadaan mu saat itu. Aku juga hancur Al. Klan ku hancur, orang orang ku banyak yang tewas, kau tahu itu kan. Jika saja itu perbuatan orang lain aku bisa membalas nya, tapi ini perbuatan ibu mu, aku bisa apa Al" ungkap nya dengan suara meninggi.

__ADS_1


Dia ingat bagaimana kehancuran klan nya dua tahun yang lalu hanya karena untuk mencari restu orang tua Kenzo


"aku minta maaf rose. Tapi bisa kah kita kembali lagi. Aku sangat mencintai mu, sangat rose" ungkap Kenzo kembali memegang erat tangan Queen rose


"aku sudah menikah Al, aku sudah ada yang memiliki. Ku mohon lupakan aku" kata Queen rose. Kenzo menggeleng kuat


"sekarang tidak ada lagi yang akan menghalangi hubungan kita, aku pastikan itu. Jadi kumohon kembali lah padaku" pinta nya dengan wajah memelas membuat Queen rose semakin tak berdaya


"sekalipun ibu mu sudah merestui kita, tapi aku tak bisa kembali padamu. Aku sudah memiliki suami Al. Ku mohon mengertilah" ucap Queen rose


"apa kurang nya aku rose. Apa cinta yang diberikan suami mu lebih besar dari ku. Apa dia lebih hebat dari ku, katakan padaku rose, katakan agar aku bisa merebut mu kembali" kata Kenzo dengan tajam


"dia memang tidak hebat seperti mu, cinta nya juga tidak sebesar cintamu, tapi aku mencintai nya Al. Aku mencintai suami ku" ungkap Queen rose yakin


Kenzo langsung mematung mendengar perkataan Queen rose. Hati nya bagai ditusuk sembilu mendengar wanita yang dicintai nya mencintai orang lain, bahkan sudah menjadi suami nya .


Seketika air mata nya mengalir kembali. Dia tahu , dia tahu mata itu tak bisa berbohong, dia tahu mata itu tak seperti dulu yang memandang nya penuh cinta dan kekaguman. Dia tahu, semua sudah berubah, tapi kenapa secepat ini. Sungguh dia tidak terima.


Kenzo pun langsung berdiri dan menghapus air mata nya dengan kasar.


Sungguh hati nya sakit, sangat sakit. Harapan nya seketika hancur, impian nya seketika musnah. Tidak ada lagi yang diharapkan nya, tidak ada.


Kenzo mengeluarkan sebuah pistol dari pinggang nya dan mengarahkan nya pada Queen rose yang juga sudah berdiri dihadapan nya.


"kau tahu aku hanya mencintaimu, kau tahu itu. Tapi dengan mudah nya kau berpaling begitu cepat dan melupakan semua yang telah ku lakukan. Kau tahu kau adalah orang yang paling kejam rose" ungkap Kenzo dan nada bicara nya juga sudah dingin dan datar. Queen rose masih terdiam walau kini pelatuk pistol itu sudah terarah kedahi nya.


"apa kau sungguh mencintai nya?" tanya Kenzo dingin


Queen rose hanya mengangguk pelan dengan air mata yang terus menetes dipipi nya


"apa kau sudah melupakan aku selama dua tahun ini?" tanya Kenzo lagi


Kali ini Queen rose menggelengkan kepala nya. Bagaimana mungkin dia bisa melupakan orang yang sangat berjasa dalam hidup nya, orang yang sangat mencintai diri nya.Tidak akan mungkin dia lupakan meski kini dia telah menikah.


Kenzo kembali terdiam dan menatap wajah wanita yang sangat dicintai nya dengan lekat


"aku sungguh tak rela melihat kau dengan orang lain" ucap nya dengan tatapan membunuh ,


Queen rose masih saja terdiam, dia tahu Kenzo pasti kecewa. Tapi sekarang memang begitulah kenyataan nya


Dan dia pasrah jika memang dia harus mati ditangan pria itu. Mungkin itu yang terbaik dari pada menyakiti salah satu diantara mereka


Setitik air mata kembali jatuh menetes diwajah Kenzo membuat Queen rose semakin sakit melihat nya


Mereka tampak terdiam namun beberapa saat kemudian


Dor

__ADS_1


satu tembakan melesat kearah Queen rose ...


__ADS_2