Oh My Lady

Oh My Lady
Berhasil


__ADS_3

Malam telah tiba, gemerisik hujan dan hembusan angin menemani suasana sepi dan dingin seorang gadis yang tengah duduk disebuah sofa untuk menunggu seseorang.


Ditemani secangkir kopi hangat dan setangkai mawar merah ditangan nya.


Pandangan nya tak lepas dari pintu lebar dihadapan nya yang kadang dialihkan juga kearah jam dinding besar nan mewah disamping nya.


Sudah hampir jam sembilan malam namun yang ditunggu belum juga menampakkan batang hidung nya.


'kenapa belum pulang juga' batin Angel yang masih setia menanti kepulangan Cristian


'astaga, tak pernah seumur hidup ku untuk menunggu. Apa begini rasa nya menjadi seorang istri yang menunggu suami nya pulang kerja?' batin Angel terkekeh kecil sembari merapatkan cardigan yang menutupi piama tipis nya.


Hingga tak berselang lama ada suara mobil yang baru saja tiba. Angel langsung berdiri dan membuka pintu , namun ia langsung mengernyit ketika hanya Gean yang tiba dan tak bersama dengan suami nya.


"kenapa kakak pulang sendiri, dimana Cristian?" tanya nya pelan sembari melirik kearah luar dan juga kedalam rumah


"ah, kau sudah merindukan nya hm. Dia masih diperusahaan, ada pekerjaan yang harus diselesaikan nya bersama Erick. Aku tak bersama nya hari ini karena mengurus perusahaan cabang kami. Mungkin dia lembur. Jadi kau tak perlu menunggu nya" ungkap Gean sembari merangkul bahu Angel dan membawa nya kedalam rumah


"hm, baiklah, kakak mandilah, biar aku siapkan kopi untuk mu" kata Angel kemudian dan Gean hanya mengangguk dan tersenyum


Beberapa menit kemudian Angel masuk kedalam kamar Gean dengan segelas kopi ditangan nya. Dia duduk disofa tak jauh dari ranjang Gean sembari menunggu pria itu selesai mandi.


Dan tak berselang lama Gean keluar dengan piama tidur nya dengan wajah yang lebih segar.


Dia langsung duduk disebelah Angel dan menyeruput kopi milik nya sementara Angel hanya terdiam memandangi kakak nya


"ah nikmat nya. Jika ada Cristian aku tak akan bisa menikmati kopi buatan mu ini" kata Gean terkekeh membuat Angel tersenyum


"cepatlah mencari pendamping hidup kak, agar ada yang mengurus mu," kata Angel membuat Gean menggeleng pelan


"biarlah seperti ini. Tak perlu mencari , nanti juga datang sendiri jika sudah waktu nya" jawab Gean santai


Mereka terdiam beberapa saat hingga Gean memulai pembicaraan nya lagi.


"Rossy, bolehkah aku bertanya sesuatu?" tanya Gean menatap lekat Angel yang hanya mengangguk


"kenapa kau tak pernah mengeluarkan suaramu ketika bersama Cristian?" tanya Gean hati hati sembari memperhatikan raut wajah Angel yang datar tanpa ekspresi , namun dia tahu bahwa ada yang disembunyikan oleh adik nya itu


"aku hanya ingin membuktikan seberapa besar cinta nya padaku meski ia tahu aku bisu kak" jawab Angel membuat Gean mengernyit


"benarkah hanya itu?" tanya Gean tak yakin


"ya" jawab Angel singkat


"tidakkah ada yang kau sembunyikan dari ku Rossy?" tanya Gean lagi membuat Angel menatap kakak nya dengan perasaan yang tak menentu


"kenapa kakak bertanya seperti itu?" tanya Angel kembali membuat Gean mendesah nafas berat


"kita memang sudah lama berpisah, bahkan aku tak tahu bagaimana masa remaja yang kau jalani, tapi yang ku tahu dulu rossy ku adalah seorang anak yang manis, ceria dan juga mempunyai tatapan lembut nan teduh, tapi entah mengapa kini aku tak dapat melihat semua itu meski kau sudah memberikan senyum termanis mu untuk kami." ungkap Gean membuat Angel terdiam mematung


"adakah luka dihatimu yang belum sembuh hingga kini?" tanya Gean


"luka ku karena kalian pergi, mungkin karena tak ada lagi yang membuat ku bahagia hingga aku melupakan jati diriku yang sebenar nya. Tapi percayalah kak, sekarang kau sudah kembali dan aku sudah memiliki Cristian. Kalian adalah obat dari luka ku itu" kata Angel berusaha tersenyum meski dihati nya sungguh merasakan sakit


Gean langsung menarik Angel kedalam pelukan nya. Memeluknya penuh rasa sayang dan rasa penyesalan karena tak bisa menjaga nya selama beberapa tahun lama nya.

__ADS_1


"maaf kan aku, maaf kan kakak mu ini yang tak bisa menemani hari hari terberat mu" jawab Gean dengan wajah memerah menahan air mata nya


"jangan begitu kak. Aku sudah bahagia sekarang. Biarlah masa itu menjadi kenangan untuk kita dan tak perlu diungkit lagi" kata Angel yang masih dalam pelukan Gean


Hingga tiba tiba pintu kamar terbuka membuat dua insan itu terhenyak dan langsung melepaskan pelukan mereka dan juga Gean yang mengusap air mata nya


"apa yang kalian lakukan?" tanya Cristian menatap lekat dua orang yang masih duduk mematung disofa


Dengan cepat Cristian berjalan menghampiri Angel yang sudah berdiri hendak menghampiri nya. Dan langsung saja pria itu menarik Angel kedalam pelukan posesif nya membuat Gean menarik nafas dalam dalam.


"jangan peluk istriku" ucap Cristian dengan wajah yang mencetut


"hei, dia adik ku" jawab Gean kesal melihat kecemburuan Cristian


"aku tak perduli. Hanya aku yang boleh memeluk nya" balas Cristian sembari mengecup cepat kening Angel membuat Gean lagi lagi berdecak kesal dan mengalihkan pandangan nya kearah minuman nya


"apa yang kau lakukan disini, kenapa tak berada dikamar. Aku mencari mu sedari tadi" kata Cristian membuat Angel tersenyum dan mengelus dada bidang pria itu.


Cristian kini menatap lekat ke arah Gean memandang wajah pria itu yang seperti habis menangis


"kau, kenapa mata mu itu. Apa kau sedang patah hati?" tanya Cristian dengan nada mengejek


"sialan kau, pergi kau sana" dengus Gean membuat Cristian terkekeh kecil dan langsung menarik Angel keluar kamar Gean meninggalkan pria itu sendiri


'dasar posesif' gumam Gean menggelengkan kepala nya


..


Setiba nya dikamar Cristian masih menempel pada Angel membuat gadis itu heran .


Angel yang masih berada dalam dekapan lelaki itupun menunjuk kearah kamar mandi mengingatkan Cristian untuk membersihkan diri nya.


"sebentar lagi baby" kata Cristian masih betah membenamkan wajah nya dileher Angel yang kini ia pangku duduk diatas sofa.


Angel menangkup wajah Cristian dengan kedua tangan nya, menatap lekat wajah tampan nan tegas milik pria itu.


Satu kecupan singkat mendarat didahi Cristian, namun ketika Cristian hendak mencium bibir nya, Angel langsung menahan bibir Cristian dengan tangan nya dan satu tangan yang lain menutup hidung nya membuat pria itu mendengus manja.


"oh ayolah, sekali saja, setelah itu aku mandi" pinta Cristian namun Angel menggeleng cepat membuat Cristian kembali mematut.


Melihat tingkah Cristian Angel tersenyum lebar hingga menampakan gigi putih nya membuat Cristian terpanah melihat cantik dan indah senyum wanita nya.


Cup


Satu kecupan singkat mendarat dibibir pria itu membuat nya terlepas dari rasa terpanah nya dan mengerjapkan mata nya dengan perlahan


"hei, kau curang!" seru Cristian sembari mencubit gemas hidung Angel


"baiklah, aku mandi . Tapi bolehkah aku meminta nya malam ini?" tanya Cristian ragu. Entah kenapa dia takut untuk kecewa lagi, bukan kecewa karena tak bisa mendapatkan hak nya, namun kecewa karena kenyataan nya Angel belum siap untuk menerima nya. Namun diluar dugaan Angel malah menganggukan kepala nya dengan wajah memerah membuat senyum Cristian merekah indah.


Cristian mengecup bibir Angel sekilas dan langsung beralih kekamar mandi meninggalkan Angel yang mematung sembari memegang dada nya yang bergemuruh.


..


Lima belas menit kemudian Cristian telah selesai membersihkan diri dan hanya keluar dengan menggunakan sehelai handuk yang menutupi bagian pinggang nya.

__ADS_1


Angel yang tengah duduk diujung ranjang sembari memegang piama milik Cristian langsung menelan saliva nya melihat bagaimana sempurna nya bentuk tubuh Cristian apalagi dengan tetesan air yang masih membasahi rambut hingga mengalir kedada nya.


Meski bukan yang pertama kali melihat tubuh Cristian namun untuk malam ini dia terlihat sangat berbeda membuat tubuh gadis itu terasa panas dingin.


Cristian berjalan mendekat kearah Angel membuat degupan jantung Angel semakin menjadi.


Melihat istri nya yang gugup Cristian semakin melebarkan senyuman nya.


Angel memberikan piama pada Cristian namun pria itu malah melemparkan nya keatas nakas disebelas tempat tidur mereka.


"aku lebih suka tak memakai baju baby" ucap Cristian dengan tangan yang mengusap lembut wajah mulus Angel


Cristian duduk disamping Angel sembari menatap lekat wajah cantik wanita nya.


Hembusan nafas Cristian terasa hangat menyapu wajah Angel ketika pria itu mendekatkan wajah nya.


Ciuman hangat nan lembut mendarat sempurna dibibir nya membuat Angel memejamkan mata menikmati sentuhan Cristian.


Perlahan ciuman lembut itu menjadi ciuman penuh damba hingga membuat wajah kedua nya memerah.


Setelah puas bermain diwajah istri nya , Cristian menikmati harum tubuh Angel dengan meresap aroma pada leher gadis itu membuat Angel menggeliatkan badan nya.


Tangan Cristian perlahan membuka piama tipis merah yang dikenakan Angel dengan lembut hingga menyisakan pakaian dalam nya yang membalut benda berharga milik istri nya.


Mata nya mulai merangkup habis seluruh tubuh istri nya. Namun dia tersentak ketika melihat sebuah bekas luka dibagian atas dada Angel. Cristian meraba bekas luka itu membuat Angel mematung menatap wajah Cristian.


"ini, ini bekas luka. Luka apa?" tanya Cristian menatap wajah Angel


Angel hanya tersenyum dan menggeleng. Dia pun segera menyambar bibir pria itu dengan cepat membuat Cristian terhenyak kaget. Namun langsung membalas ciuman Angel.


Tangan nya langsung menjelajah dan membelai seluruh tubuh Angel sembari menikmati nya dengan kecupan kecupan lembut diseluruh tubuh Angel hingga membuat gadis itu terbuai karena perlakuan lembut Cristian.


Namun sekali lagi, Cristian kembali terhenyak kaget ketika melihat sebuah tato bergambar bunga mawar hitam dipunggung Angel. Perlahan dia meraba tato yang seperti nya permanen itu.


"kau sungguh maniak mawar baby" ucap Cristian membuat Angel tersenyum canggung.


Tak memperdulikan lagi tentang tato, Cristian segera membaringkan tubuh Angel yang sudah polos bak bayi yang baru lahir, kulit putih bersih nya bersinar dibawah lampu tidur yang temaram.


Dengan degupan jantung dan hasrat yang sudah menggebu Cristian pun memulai aksi nya untuk menyatukan benda pusaka nya pada milik Angel yang sudah basah dan menuntut.


Angel meringis menahan sakit sembari mencengkram lengan kokoh Cristian yang juga merasakan sensasi sakit namun nikmat yang baru kali ini dirasakan nya.


Cristian memberikan ciuman nya pada bibir Angel agar wanita nya tak merasakan kesakitan lagi, hingga beberapa saat setelah Angel tenang dia pun melanjutkan kegiatan menyenangkan yang dari dulu selalu dinanti nya


Beberapa kali mereka melakukan itu hingga Angel terkulai lemas dengan peluh membasahi seluruh tubuh mereka.


Cup


Satu kecupan dibibir dan dahi angel


"terima kasih baby, I love you" ucap Cristian dan langsung berbaring disamping Angel dengan nafas yang masih terengah engah


Angel hanya tersenyum dan langsung memejamkan mata nya dalam dekapan hangat pria yang sudah memiliki semua yang dia punya.


..

__ADS_1


jangan lupa tinggalin jejak guys... like and vote serta coment untuk masukan nya ya😉


__ADS_2