
Beberapa hari berlalu, perlakuan Cristian pada Angel masih tetap sama. Masih saja bersikap ketus dan dingin meski gadis itu telah bersikap semanis mungkin untuk menarik simpati nya.
Seperti sore ini Angel tengah menyiram bunga bunga ditaman belakang rumah. Sementara Cristian yang memang libur bekerja kini sedang berenang dikolam renang yang tidak jauh dari taman bunga dimana Angel berada.
Sesekali Angel melirik Cristian yang sedang asik berenang dengan hanya memakai celana khusus renang nya dengan tubuh bagian atas polos tanpa baju.
'astaga dia seksi sekali' batin Angel dengan senyum sumringah nya
Tiba tiba terbesit sebuah ide dikepala nya. Dengan segera dia meletak kan alat penyiram nya dan langsung masuk kedalam rumah menuju dapur.
Beberapa menit terlewati Angel pun keluar dengan segelas jus jeruk ditangan nya.
Perlahan dia berjalan kearah pinggiran kolam dimana Cristian sedang duduk sambil meregangkan otot otot nya.
Ditepuk nya pelan bahu kekar pria itu hingga membuat Cristian sedikit terhenyak kaget. Ditatap nya wajah Angel yang kini tengah tersenyum manis dengan tatapan dingin dan malas namun dihati nya ada sebuah getaran yang belum mampu diartikan nya.
Angel menyerahkan segelas jus itu pada Cristian yang langsung mengambil dan langsung meneguk nya hingga habis, membuat Angel berbinar senang.
"pergi sana, jangan menggangguku" ketus nya yang langsung memalingkan wajah nya kearah kolam
Namun lagi lagi Angel dengan usaha nya malah duduk disebelah Cristian membuat pria itu berdecak kesal.
"hei kau tidak dengar ha, aku bilang pergi!!! " bentak nya didepan wajah Angel membuat gadis itu memejamkan mata nya sejenak kemudian menggelengkan kepala nya.
"sehari saja jangan mengusik ku, dasar bodoh!! , menyebalkan! " seru nya yang langsung bangkit berdiri untuk meninggalkan gadis itu.
Namun langkah kaki nya tertahan saat Angel menarik lengan nya dengan lembut dan juga ikut berdiri, lagi lagi hal itu membuat Cristian semakin kesal namun ada rasa menggelitik disudut hati nya.
"jangan sentuh aku!! " bentak nya sambil menghempaskan tangan Angel dengan kasar membuat gadis itu terhuyung kekanan dan
Byurr
Angel pun terjebur kedalam kolam renang itu membuat Cristian lagi lagi berdecak kesal
"astaga, merepot kan sekali!! " seru nya frustasi
Dia pun langsung menceburkan diri nya kedalam air untuk menolong Angel yang fikir nya tidak bisa berenang.
Melihat Cristian mendekat membuat Angel seketika mengalungkan lengan nya keleher pria itu dan langsung memeluk nya dengan senyum nya yang penuh arti dan terkesan menyeringai seram, sontak saja itu membuat Cristian terdiam dengan debaran jantung yang lagi lagi berdetak tak karuan, wajah putih nan tegas nya seketika merona.
"hei, apa yang kau lakukan bodoh! Lepaskan aku" bentak nya. namun Angel malah semakin menguatkan pelukan nya membuat pria itu menghembuskan nafas nya kasar berusaha untuk menetralkan detak jantung nya.
Dengan terpaksa Cristian pun langsung memegang pinggang Angel hingga tubuh mereka tidak ada kikisan jarak lagi, membuat kedua nya bisa saling mendengar detak jantung masing masing.
Dengan perlahan Cristian membawa tubuh Angel kepinggiran kolam.
Angel menatap wajah Cristian dengan senyum manis nya seolah mengucapkan terima kasih, namun Cristian hanya menunjukan wajah dingin nya dan langsung pergi meninggalkan gadis itu.
' menyebalkan, ada apa dengan jantung sialan ini' batin Cristian
' tampan sekali' batin Angel tersenyum senang sambil memegang dada nya yang juga berdegup kencang
...
__ADS_1
Malam ini Angel tengah duduk bersantai dibelakang rumah mewah Cristian didekat sofa panjang yang menghadap kearah kolam renang.
Lagi lagi bunga mawar selalu berada digenggaman nya.
"apa yang sedang anda lakukan disini nona? " sapa Gean yang tiba tiba sudah berada didekat gadis itu sambil membawa secangkir kopi hangat.
Dia pun langsung duduk disamping gadis itu.
Angel hanya menatap nya dengan senyum hangat, ada rasa rindu yang terbesit ditatapan mata indah nya, begitu juga dengan Gean.
"nona, entah mengapa setiap kali melihat anda saya merasakan sesuatu, rasa senang yang tak terhingga" jelas gean sembari menatap kearah langit yang bertabur bintang.
Sementara Angel masih tetap diam sambil terus memperhatikan wajah Gean
'masih sama seperti dulu. Ingin rasa nya aku memelukmu' batin Angel sendu
"ada sebuah rindu yang tidak bisa saya jabarkan, entah mengapa dekat dengan anda membuat saya mengingat seseorang, tapi saya pun tidak tahu dimana dan siapa" ungkap nya sedih
Mendengar itu mata Angel seketika berkaca kaca, dia pun mengusap lembut punggung Gean, membuat gean menatap nya lekat.
Sekelebat memori langsung hadir memenuhi kepala membuat Gean memegang kepala nya yang kembali merasakan sakit.
Angel pun menjadi panik, namun baru saja dia hendak memeluk Gean sebuah suara teriakan dalam rumah menghentikan niat nya.
"bisu!!! " teriak Cristian keras dengan penuh emosi, membuat Angel mau tidak mau langsung pergi meninggalkan Gean seorang diri.
Secepat mungkin dia berlari kearah dimana Cristian memanggil nya.
Beberapa saat kemudian diapun tiba diruang kerja milik Cristian. Dilihat nya ruangan itu sudah acak acakan, dengan kertas dan dokumen berserakan dilantai, terlihat wajah Cristian yang menatap nya penuh amarah membuat Angel menatap nya heran. Kesalahan apa lagi yang diperbuat nya, batin gadis itu
'dokumen yang mana' batin nya tak mengerti
Angel pun menatap Cristian sambil menggelengkan kepala nya pelan
Plak
Sebuah tamparan langsung mendarat dipipi mulus nya membuat Angel meringis memegang pipi nya yang kebas sambil berfikir apa maksud Cristian
"ada apa tuan? " tanya Gean yang tiba tiba masuk kedalam ruangan itu
"dokumen yang berisi berkas berkas bukti pengkhianatan Alexander hilang!" ucap nya ketus sambil masih menatap tajam wajah Angel
"bagaimana anda bisa menuduh Angel, anda sudah melihat cctv diruangan ini? " tanya Gean sambil berkeliling ruangan itu dan segera menuju laptop yang menghubungkan cctv diruangan itu
"karena aku sudah melihat nya, dan hanya dia yang terakhir kali masuk dan membereskan ruangan ini! " bentak nya lagi
Angel pun semakin berfikir keras, memang dia ada masuk dan membereskan ruang kerja Cristian, tapi tidak ada satupun barang yang dia ambil apa lagi dokumen yang memang tidak penting untuk nya.
Gean pun melihat rekaman itu dan memang benar hanya Angel yang masuk kedalam ruangan itu.
Kemudian dia pun menatap Angel dengan tatapan iba namun juga kesal.
"nona, dimana anda menyimpan dokumen itu? Untuk apa anda mengambilnya? " tanya Gean masih dengan nada lembut
__ADS_1
Angel pun menggelengkan kepala dengan kencang sembari menatap Gean dan juga Cristian bergantian
"panggilkan Maria sekarang! " perintah Cristian pada Gean
Dengan berat hati gean pun pergi meninggalkan Angel dan Cristian, entah apa yang akan dilakukan pria itu melihat amarah nya sudah sampai diubun ubun
Setelah Gean pergi, kembali Cristian melampiaskan amarah nya pada Angel yang hanya bisa pasrah
Plak plak
Darah segar langsung menetes disudut bibir gadis itu,
"kembalikan dokumen ku!!! " teriak nya untuk yang kesekian kali
Angel lagi lagi hanya menggelengkan kepala nya
Bukk
Tendangan pun langsung mendarat dikaki nya membuat gadis itu terduduk lemas menahan sakit
"kembali kan atau kau akan mati ditangan ku sialan! Aku sudah cukup berbaik hati padamu bisu!! " bentak nya sambil menarik kasar rambut Angel
"dimana kau menyimpan nya?? " teriak Cristian lagi namun hanya gelengan kepala yang diberikan oleh Angel membuat pria itu semakin emosi
Dihempas kan nya dengan kasar wajah Angel yang sudah babak belur, dia pun langsung membuka ikat pinggang nya yang berkepala besi dari pinggang nya.
Ctas
Sabetan tali pinggang pun mendarat ditubuh Angel
"katakan dimana!! " teriak nya, namun lagi lagi Angel hanya menggeleng
Cletas cletas
Berkali kali ikat pinggang itu mendarat ditubuh Angel namun gadis itu tak bergeming sedikitpun dan terus membiarkan Cristian yang semakin membabi buta memukul nya
Buk buk
Kali ini kepala ikat pinggang itu yang menjadi senjata nya dan mendarat mulus dipunggung gadis itu, seketika darah segar langsung membasahi baju nya, membuat Angel terduduk lemas menahan sakit. Dia pun langsung menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya agar tidak terkena pukulan ikat pinggang dari pria yang tengah kesetanan tersebut.
Dengan membabi buta dia memukuli tubuh Angel hingga darah bercecer dilantai, seketika ingatan nya teringat pada peristiwa beberapa tahun lalu dimana ayah nya yang juga menyiksa ibu nya dengan ikat pinggang hingga berdarah.
Sontak saja dia lansung menjatuh kan ikat pinggang itu kelantai, ditatap nya kedua tangan nya dan juga wajah Angel yang sudah memucat dengan punggung dan lengan yang sudah penuh dengan luka dan bercak darah
Cristian pun langsung terduduk dengan lemas tepat dihadapan Angel, membuat gadis itu menatap nya heran sambil meringis menahan sakit
"aaaaahhhh!!!!!! " Cristian berteriak histeris dan langsung menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya . Dia menangis tertahan melihat perilaku nya yang tidak ingin ia lakukan, rasa amarah menutup mata hati nya, meski dia tahu gadis itu adalah anak dari orang yang sudah menyebabkan ibu nya tewas, tapi ketika mengingat perlakuan nya tadi entah kenapa hati nya menjerit sakit, apalagi melihat wajah dan tubuh Angel yang sangat menyedihkan.
Bukk
Tangisan nya terhenti saat tubuh Angel jatuh pingsan dihadapan nya.
Seketika rasa amarah nya tadi menghilang melihat Angel sudah tak sadarkan diri
__ADS_1
"hei, bangunlah.. Maaf, maafkan aku!! " ucap Cristian lirih sambil menepuk pelan pipi gadis itu dengan air mata yang mengalir dipipi nya
'hati mu lembut, tapi emosi selalu mendominasi perasaanmu' batin Angel yang ternyata masih sadar, namun tetap memejamkan mata nya