
Queen rose dan Kenzo bertemu tiga tahun yang lalu pada saat Queen rose sedang menjalankan misi untuk membunuh seorang bandar narkotika terbesar di Newyork. Yang memang pada saat itu black rose masih menetap sementara dikota Newyork untuk menjalan kan beberapa misi mereka.
Dimana bandar narkotika tersebut juga merupakan musuh dari Kenzo yang merupakan pelimilik agensi modeling terbesar di negara itu, dan juga pemilik Klan Aldrego yang berkuasa dinegara nya.
Saat itu Queen rose menyamar menjadi seorang tamu undangan disebuah pesta topeng yang mewah seorang konglomerat yang mengadakan pesta untuk perusahaan nya, dimana disana lah dia akan membunuh target nya.
Queen rose berjalan dengan anggun sembari mata tajam nya melirik kesemua sudut ruangan itu. Hingga dia berhasil menemukan target nya. Queen rose duduk disebuah kursi yang berada disudut ruangan dengan tetap fokus pada target nya. Tanpa tahu seorang pria gagah tengah memperhatikan gerak gerik nya.
Setelah dirasa waktu yang tepat dia memulai aksi nya dimana pria gagah tadi juga melakukan hal yang sama. Namun sayang nya target mereka telah mengetahui bahwa ada yang mengincar nya, hingga dia berhasil kabur dari pesta itu.
Queen rose dan pria gagah yang tak lain adalah Kenzo itu langsung keluar untuk mengejar target mereka. Hingga mereka saling berhadapan didepan halaman gedung.
"siapa kau, kenapa kau mengikuti ku?" tanya Queen rose dengan tajam
"aku hanya mengejar target ku nona. kau yang mengikuti ku sedari tadi" balas Kenzo
"target mu?" tanya Queen rose
"ya, seorang pria tua bandar narkotika yang telah mengusik ku, itu adalah target ku. dan kau juga mengejar orang itu bukan" ungkap Kenzo datar
"kau, bagaimana kau tahu" tanya Queen rose heran, padahal dia sudah menyamar sebaik mungkin
"sudahlah, bagaimana jika kita bekerja sama untuk menangkap nya" kata Kenzo membuat Queen rose berfikir, dia memang harus segera pergi karena ada misi lain nya yang harus segera dia kerjakan, dan tawaran Kenzo juga lumayan menguntungkan bagi nya
"baiklah" kata Queen rose kemudian
"Kenzo" kata Kenzo menjulurkan tangan nya
"aku tidak bertanya namamu, sebaiknya kita segera pergi" kata Queen rose yang langsung bergegas masuk kedalam mobil nya meninggalkan Kenzo yang tersenyum tertarik melihat reaksi wanita yang baru kali ini tidak tertarik pada nya.
Dari situlah mereka bertemu tanpa tahu jati diri masing masing. Mereka bekerja sama hingga dapat menangkap dan membunuh bandar narkotika incaran mereka.
Namun sial nya, setelah malam itu mereka tidak pernah lagi bertemu, bahkan Kenzo sudah mencari tahu dimana keberadaan gadis tangguh bertopeng yang dia yakini adalah seorang pembunuh bayaran yang telah mampu mencuri hati nya.
Hingga beberapa waktu kemudian takdir mempertemukan mereka kembali disebuah jalanan sepi dikota New york yang pada saat itu Queen rose sedang menjadi gadis manis biasa dengan penampilan sederhana nya, tanpa topeng dan senjata. Mobil yang dikendarai nya mengalami gangguan pada mesin nya hingga mengakibatkan mobil itu mogok.
__ADS_1
Queen rose langsung turun dan memeriksa mobil nya, namun tidak berselang lama gerombolan brandalan kota datang dan mengusik nya.
Dan pada saat itu juga Kenzo mengendarai mobil nya seorang diri melewati jalanan dimana Angel berada.
Awal nya dia tidak terlalu perduli namun karena dia lihat seorang wanita melawan beberapa orang diapun menghentikan laju mobil nya.
Dia memperhatikan wanita itu dengan teliti sebelum turun dari mobil nya. Wanita itu terlihat lihai dalam menghadapi beberapa orang berbadan besar, namun seketika dia mulai tersadar, gaya bertarung dan gerakan lincah wanita itu, dia ingat dan masih ingat, bahwa wanita itulah yang dia cari selama ini.
Melihat itu senyum langsung mengembang diwajah tampan nya. Dia langsung turun dan membantu wanita itu melawan para brandalan itu yang tak lain adalah para gangster yang suka merampok dan membuat ulah dikota itu. Tidak memakan waktu lama para gangster itu sudah tergeletak dijalanan akibat terjangan dua kepala mafia yang sesungguh nya.
"terimakasih tuan" ucap Queen rose menghampiri Kenzo. Mendengar suara itu Kenzo semakin yakin bahwa gadis itulah yang dia cari.
"sama sama. senang bertemu dengan mu lagi nona" kata Kenzo dengan senyum menawan nya
"kau" kata Queen rose yang langsung mengenal suara Kenzo, seorang pria yang pernah membantu nya menangkap target nya beberapa waktu lalu
"ah ternyata kau masih mengingatku ya" kata Kenzo berbinar
"bukan kah kau Kenzo Barrent A pemilik agensi model terbesar, lalu kenapa kau seperti pembunuh bayaran waktu itu?" tanya Queen rose heran
"kau King Aldrego???" kata Queen rose membelalakkan mata nya, hingga membuat Kenzo tertawa gemas melihat wajah Queen rose yang terlihat begitu terkejut
"ya benar, itu aku. kenapa kau terkejut, kau sendiri wanita cantik yang tenyata adalah seorang pembunuh bayaran juga, seharus nya aku yang terkejut" jawab Kenzo dan Queen rose masih terdiam menatap Kenzo
"aku pernah mendengar sebuah klan mafia yang ditakuti dan klan itu dipimpin oleh seorang wanita tangguh bernama Queen rose. apa itu kau?" tanya Kenzo langsung membuat Queen rose sedikit terhenyak kaget membuat Kenzo yakin jika wanita ini adalah pemimpin black rose
"ah, ternyata benar. sungguh beruntung aku bisa bertemu langsung dengan mu Queen rose" kata Kenzo
Dan sejak saat itu mereka sering bertemu, bukan secara kebetulan tetapi Kenzo yang selalu menemui Queen rose dimana pun dia berada, awal nya wanita itu merasa risih, namun lama kelamaan dia terbiasa dengan kehadiran Kenzo yang bisa mengisi kekosongan hati dan hidup nya sejak ditinggal orang tua dan kakak nya.
Kenzo selalu menemani nya dalam menjalankan misi misi nya, bahkan Kenzo juga selalu mendukung apapun yang dilakukan oleh Queen rose meski harus bertaruh nyawa sekalipun.
Seiring berjalan nya waktu perasaan Kenzo semakin dalam pada Queen rose, dan suatu ketika disebuah pantai dikota Newyork Kenzo mengungkapkan isi hati nya pada wanita itu.
"rose" panggil Kenzo pada Queen rose yang tengah menatap hamparan laut lepas didepan nya.
__ADS_1
"ya" jawab Queen rose tanpa menoleh kearah Kenzo yang berdiri disamping nya
"aku mencintaimu" kata Kenzo langsung membuat Queen rose menoleh kearah nya
Kenzo menggenggam tangan Queen rose dengan erat
"sejak pertama kali kita bertemu aku sudah jatuh hati padamu, dan selama ini pula aku meyakinkan hati ku, dan aku tahu sekarang aku telah benar benar jatuh cinta padamu rose" kata Kenzo dalam
"Al" ucap Queen rose pelan
"selama ini kita bersama apa tidak ada sedikit rasa yang kau rasakan padaku rose?" tanya Kenzo lagi
"maafkan aku, aku hanya menganggapmu sebagai teman terbaik ku Al" lirih Queen rose
"apa sudah ada orang lain yang mengisi hati mu?" tanya Kenzo serius namun juga ada rasa kecewa dihati nya
Queen rose hanya menganggukan kepala nya dengan pelan
"siapa dia, apa dia lebih hebat dariku hingga bisa memiliki hatimu?" tanya Kenzo menatap dalam wajah cantik Angel yang tanpa topeng jika saat berdua bersama nya
"dia cinta pertama ku, dia tidak sehebat dirimu Al, bahkan dia juga tidak tahu siapa aku?" ungkap Queen rose lirih dan menundukkan kepala nya membuat Kenzo menghela nafas kasar
"apa kau berniat untuk menggapai cinta nya Rose?" tanya Kenzo sendu
Queen rose menggelengkan kepala nya
"tidak, aku hanya ingin menyimpan cinta ini sendiri, aku tidak berniat untuk bersama nya" jawab Queen rose membuat Kenzo tersenyum senang
"jika begitu, izinkan aku yang masuk kedalam hatimu. akan aku buktikan jika cintaku lebih baik untuk mu rose" kata Kenzo mantap
"Al, tetap lah seperti ini. kau sudah lebih dari baik untuk ku" kata Queen rose lirih
"tidak, aku akan berjuang untuk bisa merebut hatimu dari nya. dan jangan cegah aku untuk itu" kata Kenzo dengan yakin
Dan dari situ, Kenzo selalu menunjukan perjuangan cinta nya demi mendapatkan hati ratu mafia itu.
__ADS_1
Setiap ada kesempatan dia selalu meluangkan waktu nya untuk menemani gadis itu menjalankan misi nya atau hanya untuk sekedar menghabiskan waktu bersama Queen rose hingga membuat Queen rose bisa melupakan rasa sakit akibat kehilangan orang orang yang dicintai nya.