Oh My Lady

Oh My Lady
Rencana Aron


__ADS_3

Sudah beberapa hari berlalu, Cristian kini tengah berada diperusahaan nya. Sudah empat hari dia bekerja sendiri tanpa bantuan Gean karena pria yang merangkap sebagai asisten dan juga kakak ipar nya itu tengah membangun kembali perusahaan peninggalan orang tua nya yang hampir bangkrut akibat ulah paman dan bibi mereka.


"haiss, sudah cukup, malam ini aku akan menjemput mu kembali" gumam Cristian sembari merebahkan kepala nya disofa ruang kerja nya.


Setelah beberapa hari berfikir kini dia tahu arti perasaan yang sesungguh nya terhadap Angel , istri nya.


Beberapa hari ini dia gelisah, merasakan rindu yang selalu membuat nya tidak tenang. Dua bulan lebih dia menjalani hari hari nya bersama gadis itu meskipun tidak banyak kenangan manis mereka namun tetap saja Cristian merasakan kehilangan yang membuat hati nya kosong kembali.


Sudah cukup dia mempertahankan harga diri nya, malam ini dia akan pergi kekota dimana Angel menetap selama ini. Dia juga akan meminta Gean untuk kembali mengurus perusahaan mereka bersama.


..


Sementara ditempat lain...


Seorang wanita dan pria kini masih bergelung didalam selimut yang menutupi tubuh polos mereka meski hari sudah beranjak siang.


"honey, apa rencana mu selanjut nya ?" tanya sang pria yang tak lain adalah Aron yang kini tengah bersama dengan Cessy


"aku ingin membalas perbuatan sibisu sialan itu dan juga kakak nya. Aku ingin mengambil kembali apa yang mereka punya" ungkap Cessy dengan sorot mata dipenuhi kebencian


"apa kau tahu dimana dia tinggal sekarang?" tanya Aron pula


"tentu saja. Mereka pasti tinggal dirumah kecil orang tua mereka dulu" jawab Cessy yang langsung duduk dipinggiran ranjang nya dan diikuti oleh Aron


"tenang saja, aku pasti akan membantumu" ucap Aron membuat Cessy tersenyum senang


"oh terima kasih honey, tapi sebelum itu aku harus tahu dimana orang tua ku berada" ungkap Cessy


"aku sudah tahu" kata Aron santai membuat Cessy menatap tajam wajah pria itu


"dimana mereka,?" tanya Cessy langsung


"mereka disekap oleh anak buah CEO yang bernama Cristian" jawab Aron sembari memakai jubah mandi nya


"apa, bagaimana bisa, apa yang terjadi sebenar nya?" tanya Cessy dengan raut wajah tidak percaya

__ADS_1


"entah lah, yang aku tahu Cristian mengambil alih perusahaan orang tua Angel, dan kau tau baby, mereka ternyata menjalin hubungan satu sama lain" ungkap Aron dengan senyum penuh arti


"sialan!! Pantas saja dia begitu mudah mencampakan kami. Aku akan membalas mereka" ucap Cessy dengan wajah yang memerah menahan amarah nya


"kau tenang saja, aku akan membantumu, asal kau selalu memberitahuku dimana keberadaan gadis itu" jawab nya dengan senyum menyeringai


"tentu saja, tapi kenapa sedari dulu kau selalu ingin tau tentang gadis bisu itu???" tanya Cessy curiga


"aku mempunyai dendam dengan dia, dan aku ingin menghancurkan nya secara perlahan dengan cara menghabisi setiap orang yang ada didekat nya" jelas Aron dengan raut wajah yang sudah berubah kelam


"dendam, dendam apa ?" tanya Cessy semakin penasaran


"belum saat nya kau tahu, kau hanya perlu menuruti perkataan ku saja" jawab Aron dan langsung pergi kekamar mandi meninggalkan Cessy yang terdiam dengan pikiran nya


'selama aku kenal dia, dia selalu bilang dendam dengan gadis bisu itu, sebenar nya apa yang sudah dilakukan gadis itu ?' batin Cessy curiga


...


Ditempat Cristian...


Setelah seharian berkutat dengan segala dokumen dan berkas berkas nya dia pergi bersama dengan Erick, salah satu bodyguard setia nya yang juga merangkap sekretaris diperusahaan nya bersama dengan Caterine.


"kita langsung pergi atau pulang dulu tuan?" tanya Erick ketika mereka sudah berada didalam mobil


"langsung saja. Akan memakan waktu jika kita harus pulang dulu" jawab Cristian sembari memainkan ponsel nya


"baik tuan" jawab Erick


Perjalanan mereka memakan waktu hampir dua jam lebih. Dan selama diperjalanan tidak ada yang bersuara. Erick takut untuk memulai berbicara sedangkan Cristian bertarung dengan fikiran nya yang mulai gelisah tak menentu. Bahkan Erick melihat tuan nya yang terlihat gelisah dan sesekali menghembuskan nafas nya yang terlihat berat menahan gugup.


'astaga, kenapa jantung ku tidak tenang begini' gumam Cristian


Hingga lamunan mereka pecah setelah mendengar bunyi ponsel Erick.


Erick mengangkat nya dan tanpa suara kemudian dia mematikan kembali ponsel nya dengan raut wajah yang sudah berubah.

__ADS_1


"ada apa ?" tanya Cristian heran


"paman dan bibi tuan Gean berhasil kabur tuan" jawab nya takut takut


"apa, bagaimana bisa?" tanya Cristian terkejut


"seseorang telah membebaskan nya, bahkan markas kita juga telah hancur karena mereka meletakan bom disana" jelas Erick membuat Cristian memijit pelipis nya yang tiba tiba merasa pusing


"jadi apa yang harus kita lakukan sekarang tuan?. Kembali atau melanjutkan perjalanan" tanya Erick lagi


"kita teruskan, sebentar lagi tiba. Suruh orang mencari tahu siapa yang melakukan itu" jawab Cristian lesu. Markas dan orang orang nya jadi korban lagi, siapa yang berbuat begitu. Batin nya bertanya tanya hingga tak lama kemudian ponsel nya berbunyi dan tertera nama Gean disana


hm? - Cristian


markas kita? - Gean


aku tau. - Cristian


aku sudah memerintahkan orang untuk mencari tahu siapa yang membebaskan mereka dan juga merusak markas kita, kau jangan khawatir, biar aku yang mengurus nya, aku yakin ini ada hubungan nya dengan anak mereka - Gean


hmm, terserah - Cristian


hei, apa kau baik baik saja?- Gean


Dimana Angel ?- Cristian


Kau merindukan nya? - Gean


Kalau kau mau tahu keadaan nya kau temui dia, jika tidak jangan salahkan aku jika dia pergi darimu - Gean


Panggilan pun langsung diputus oleh Gean dari seberang sana membuat Cristian berdecak kesal


"ck, sialan" geram nya


"tambah kecepatan, lama sekali kau melajukan mobil nya" ucap Cristian sembari menendang tempat duduk Erick membuat pria itu terlonjak kaget

__ADS_1


"ba baik tuan" jawab nya dan langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi.


__ADS_2