Orang Ketiga Itu Mertuaku

Orang Ketiga Itu Mertuaku
bab 11


__ADS_3

Semakin hari aku makin tak berselera makan, bahkan untuk minum saja aku tak selera sampai suatu hari aku opname.


bidannya marah marah.


Kalau ibu sayañg pada anak ibu. ibu harus makan harus minum meski itu hanya sedikit, saya juga menyarankan ibu agar cek darah ke klinik labolatorium ya.


" Apa ada masalah bu bidan ?" tanya bang adam.


" tidak ada, tapi saya sarankan agar dicek dulu ya ".


" Baik."


Setelah diinfus tadi selera makanku mulai naik lagi. namun sayang itu hanya bertahan seminggu. namun kali ini meski aku tak selera makan kuusahakan makan buah. aku selalu menyuruh bang adam untuk stok buah dikulkas.


Malam ini bang adam lembur katanya, tadi dia chat agar jangan kutungu untuk makan malam.


Kucoba scrol scrol tiktok sebelum tidur tapi tiba tiba...


eh inikan aku yang diangkot pas pulang dari klinik prodia untuk cek hb kemarin kok ada di tiktok anak muda ini sih


Tadi diangkot ada kakak kakak yang naik dijalan sutomo lalu turun di prodia. meski dia pake masker tapi aku yakin kakak itu cantik. bulu matanya lebat dan lentik. alisnya tebal. tatapan matanya sayu. wanginya MasaAllah buat nyaman..


semoga bisa jumpa lagi.


sarangheo akak😍😍.


Astaga ada ada saja laki laki zaman sekarang. lalu kubaca komentar komentarnya malah membuatku cekikikan..


Asni@ Kawal sampe halal😀😀.


Rima@Semoga kakaknya punya tiktok dan melihat ini..

__ADS_1


dan masih banyak lagi komentarnya yang tak bisa kusebutkan satu satu..


iseng juga aku berkomentar.


lena@ Maaf dek sebaiknya jangan menunggu istri orang🤣🤣.


tentu saja komentarku membuat heboh. kubiarkan saja. kututup hp ku lalu menarik selimut bersiap tidur karna jam sudah menunjukkan pukul 21.45wib.


Namun saat mataku masih baru terpejam pintu kamar dibuka. rupanya bang adam sudah pulang.


" Belum tidur dek".


" Masih mau tidur bang"


" tidurlah duluan abang mau bersih bersih dulu."


" Gak makan bang ?"


Aku hanya mengangguk.


""""""""""


Pagi ini badanku lumayan segar juga tak ada mual,tak ada pusing juga. kubawa pakaian yang sudah dicuci tadi mau dijemur dibelakang rumah.


" Eh len kok jarang nampak ? kemana ?" tanya bulek Mel tetangga sebelah rumah.


" Gak papa bulek." jawabku senyum.


Bulek mel menghampiriku.


" Kerasan tinggal sama mertua len ?" bisiknya

__ADS_1


Aku hanya senyum tanpa menjawab apa apa.


" Pastilah iyakan mertuamu kan orangnya baik. dikomplek ini semua orang selalu memuji mertuamu. orangnya baik, rajin, suka bersedekah pokoknya baik lah".


sambung bulek mel.


" Iya bulek baik kok, aku masuk dulu ya bul " jawabku masuk lagi kedalam rumah.


" Len mama mau kepajak, semua bahan makanan sudah habis" kata mama mertua menghampiriku.


aku masuk kekamar lalu mengambil uang pecahan 50 dan 100rb.


" Ini mak ada 700 ribu mama beli bahan makanan yang agak bagus dan segar ya"


" Mana cukup segini untuk seminggu kalau mau yang bagus dan segar."


" ni tambahnya ".


kusodorkan lagi uang pecahan seratus ribu 3 lembar lagi. jadilah uang yang tadi 1jt. kesal juga aku lama lama sama mama mertua. padahal aku tau jelas sekarang semua lagi murah. cabe hanya 35rb sekilo, bawang 30, ayam 20rb. pokoknya mudah mudah an semua lagi murah sekarang. tapi tiap belanja selalu saja yang busuk busuk dibeli. cabe mana harga paling murah itu dibeli mama mertua,


bawang selalu beli yang halus halus katanya biar murah.


pernah suatu hari aku yang minta belanja kepajak tapi tak dibolehi


Gak ngerti kau itu apa saja mau dibeli.


Astaga... entahlah kadang kadang memang buat naik tensi kalau difikiri semua..


Uang jajan mama mertua bukan gak dikasi, bang adam selalu diberikan kalau untuk beli beli apa seleranya. namun diahir bulan selalu saja kurang.


Kulihat isi dompet tinggal beberapa lembar lagi. ini pasti kurang diahir bulan nanti.

__ADS_1


Tiba tiba aku teringat kemarin kan kak Nina menawari untuk jual online. apa kucoba saja yaa.


__ADS_2