Orang Ketiga Itu Mertuaku

Orang Ketiga Itu Mertuaku
Bab 49


__ADS_3

Sudah beberapa minggu semenjak pernikahan yuna kami tidak pernah kerumah mama mertua lagi, begitu juga dengan mama mertua tak pernah datang lagi kerumah. Hingga hari ini mama dan aku belum bertegur sapa. Aku berniat akan meminta maaf pada mama mertua walau aku merasa aku tidak salah namun sebagai anak aku harus mengalah.


Diusia kehamilan yang sudah memasuki bulan ke delapan aku berniat akan pergi belanja perlengkapan bayi. Biarlah aku akan mengajak mama mertua seperti permintaan bang adam kemarin.


" Jadi adek akan mengajak mama ?"


" Iya bang "


" Ya sudah ayo kerumah mama "


Kami menaiki motor butut bang adam menuju rumah mama mertua.


" assalamualaikum ".


" Walaikumsalam "


Aku dan bang adam langsung masuk kedalam rumah. Ternyata mama mertua, yuna dan ragil sedang menonton sedangkan faris aku yakin pasti pergi kerja.


" Faris mana ma ?" tanya bang adam.


" Kerja "


" aska kerja juga yun ?"


" tidak bang, semenjak kami menikah aska belum pernah bekerja walau hanya satu hari ".jawab yuna


" Loh jadi faris yang memberi kalian semua makan ?"


" Yah mau bagaimana lagi cuma dia yang punya kerjaan " Jawab mama mertua.


" Jadi sekarang aska kemana ?"


" pergi cari pekerjaan katanya "

__ADS_1


" Kamu juga cari pekerjaan ragil jangan hanya makan tidur saja setiap hari. Kamu tidak kasihan melihat faris "


Namun seperti biasa ragil hanya akan diam saja.


" mama bisa tidak temani lena blanja ?"


Sejenak mama mertua menatapku


" Ma lena minta maaf ya sudah buat mama sakit hati tempo hari " ucapku duduk didepan mama mertua.


" Maafkan lena ya ma, waktu itu lena benar benar pusing memikirkan cicilan yang belum dibayar. Mama mau kan memaafkan lena ?"


" Giliran ada maunya baru kamu datang minta maaf, kemarin kemarin kemana kamu ?"


Aku diam mendengar jawaban mama,


" Aku tidak bisa, tidak enak badan"


" Ya sudah kalau mama tidak enak badan lena pergi sendiri saja, ini ada sedikit untuk mama. Mama belilah keperluan mama "


" Hhmm "


Hanya itulah jawaban yang mama berikan.


" Ya sudah bang kita pulang saja ya. aku sendiri saja pergi belanjanya "


" Ya sudah. "


Aku dan bang adam langsung pulang, ternyata bang adam tidak tega juga membiarkan ku pergi sendiri. Diapun izin agar tidak masuk kerja dulu. Hari libur bang adam memang tidak tentu, akhir pekan pun masih sering kerja.


Kami mendatangi salah satu toko babyshoop di kota. Dan membeli beberapa saja karna uangnya pun belum cukup kalau harus membeli semua keperluan baby ku nanti.


Sampai rumah ternyata sudah ada mama mertua duduk didepan pintu.

__ADS_1


" Loh mama datang sama siapa ?" tanya bang adam.


" diantar ragil tadi, kalian lama sekali sih "


" Iya ma "


" Yuna ingin makan pepes buatan lena makanya mama kemari "


" Loh kenapa tidak telpon duluan ma, aturannya tadi sudah lena belikan ikannya sekalian "


" halahh beli di warung sajalah "


Keletakkan belanjaanku tadi di ruang tamu.


" untuk apa beli termos air panas segala, ini juga dodot untuk apa ?"


" untuk persiapan ma " jawabku pelan.


" Halah heboh sekalian kalian beli termos beli dodot apa kalian kelebihan uang ?"


Huhh kan mulai lagi mama mertua ini.


" itu perlu ma mana tau nanti saat baru melahirkan ASInya lena belum keluar jadi bisa diberikan susu formula dulu "


" Halahh orang jaman dulu tidak ada pakai susu formula semua ASI, mama saja dulu baru beberapa jam melahirkan ASInya sudah banjir kok, orang jaman sekarang gaya gaya an pakai susu formula, susu formula itu tidak sehat "


" Dulu dan sekarang kan beda ma "


" Apa sih bedanya, bedanya orang jaman dulu tidak banyak gaya tidak seperti orang jaman sekarang gayanya selangit "


" Sudahlah ma jangan dibahas lagi, mama kebapa kesini ?"


" Kamu keberatan mama kesini ?"

__ADS_1


Hahhhhhhh.....


__ADS_2