
Pov Adam.
Rasanya aku tidak percaya dengan semua ini, aku mengusir istriku secara tidak langsung. Bagaimana keadaan anakku yang umurnya saja belum genap satu bulan, dan juga jahitan lena belum kering sepenuhnya. Astaga apa yang ku lakukan..
Kuusap wajahku dengan kasar, seketika aku teringat ucapan lena, dia yang bilang kalau menyesal menikah denganku, apa hatinya sesakit itu ? Tapi yang aku lihat ini kesalahannya bukan kesalahan mama. Ya tuhan apa yang harus aku lakukan ? Kemana aku harus mencarinya, apa dia akan memaafkan aku kalau aku minta maaf ?,
Bagaimana dengan mama, apa yang membuat mama begitu membenci lena istriku, bahkan cucu pertamanya juga belum pernah digendong. Padahal setauku lena selama ini baik. Namun apa mungkin kalau dibelakangku dia berbeda. Ya tuhan apa yang harus kulakukan sekarang. Bagaimana ini, kemana aku harus mencari lena, apa iya dia pulang kampung ? Apa aku harus menyusulnya kesana ?. Tapi bagaimana caraku menyusul mereka sedangkan aku saja tidak punya uang, dan ya tuhan aku juga baru ingat bagaimana lena akan bertahan diluar sana sedangkan dia juga tidak punya uang. Ya tuhan aku salah benar benar salah. Aku harus mencari mereka secepatnya. tapi aku harus kerumah mama dulu karna aku juga sudah lapar. Ya tuhan bantu aku mencari jalan keluar atas masalahku.
" ma apa lauk masih ada ?"
tanyaku setelah sampai dirumah mama, kudapati mama dan yuna sedang menonton sedangkan faris pergi kerja seperti biasanya.
__ADS_1
" Untuk apa ?"
" Adam lapar ma, mau makan sedikit "
" Lauknya tinggal sedikit dan itu untuk aska " jawab mama enteng.
" apa tidak bisa untuk adam sedikit ma. Adam benar benar lapar dan adam tidak punya uang untuk ke warung. Setelah makan rencana adam akan pergi gojek "
" Makan saja bang, kalau aksa nanti difikirkan lagi. Abang makan saja " jawab yuna.
Selesai makan kugas motor kesayanganku, semoga hari ini dapat banyak pelanggan. Agar aku bisa beli pulsa untuk menelpon lena.
__ADS_1
mengingat lena seketika rasa bersalah menggerogoti perasaanku. Semoga saja dia masih mau memaafkan ku dan kami bisa rujuk kembali.
Hari sudah hampir gelap ini adalah penumpang terakhirku, alhamdulillah untuk hari ini lumayan juga pendapatanku.
Aku sudah berputar putar namun tak ada tanda tanda lena ada di daerah sini apa ia benar benar pulang kampung ya ? Atau lebih lebih baik kutelpon saja mama mertua ya tapi aku malu kalau sampai mama mertua marah marah bagaimana ? Ahh.... Pusing kepala ini salahku seandainya hari itu aku tidak menjatuhkan talaq padanya dia pasti tidak akan keluar dari rumah itu. padahal itu rumahnya tapi kenapa malah dia yang keluar. Betapa malunya aku sebagai laki laki.
""""""""""""""'
"Kenapa tadi mama bicara begitu pada bang adam, lain kali jangan mama buat begitu lagi, kesannya tidak bagus ma, sesekalinya bang adam makan kesini. Malah mama buat begitu, padahal bang adam sering memberikan mama uang "
" Sudahlah biarkan saja. Biar abangmu itu sadar kalau dia harus kerja keras untuk orang tuanya."
__ADS_1
" Tapi kasihan ma, "
" sudahlah kamu diam saja "