Orang Ketiga Itu Mertuaku

Orang Ketiga Itu Mertuaku
bab 56


__ADS_3

Hari yang dijadwalkan dokter untuk operasi tidak lama lagi. Aku semakin bigung siapa yang akan mengurusku sementara mama mertua sejak hari itu tak lagi pernah datang kerumah. Memang kamipun tak pernah kesana karna bang adam pulang lama terus.


" Dek, adek sudah siapkan semua keperluan yang akan dibawa kerumah sakit nanti ?" tanya bang adam saat kami beranjak tidur.


" sudah bang tapi aku masih bigung siapa nanti yang menjagaku saat abang kerja. "


" Apa adek tidak punya tabungan ?"


" ada bang tapi tidak banyak paling cukup untuk makan 4 atau 5 hari saja. "


" Ya sudah nanti abang minta tolong yuna saja ya. Kan nanti bisa gantian sama adek. Giliran yuna melahirkan kan bisa adek jaga "


" Mudah mudahan yuna mau ya bang ?"


" Iya "


Hari ini jadwal operasiku tepat tanggal 16 juni 2023 malam. Sebelum berangkat kami pamit pada mama mertua.


" Ma maafkan lena selama ini yang sering membuat mama sakit hati. Doakan ya ma agar semuanya berjalan lancar"


" Hhmm "


Hanya itulah jawaban yang keluar dari mama mertua.


Jujur aku deg degan sekali karna ini operasi pertamaku seumur hidup, makan malam sebelum puasa, sengaja masuk malam biar bisa istirahat tidur dan paginya langsung operasi metode Eracs. Jam 05 pagi aku dimandikan bang adam jam 07 masuk ruang operasi yang sangat dingin, ingin rasanya aku menangis saat itu namun demi bertemu malaikat kecilku aku rela.


sekitar jam 08.54 operasi sudah selesai. Dan alhamdulillahnya semua berjalan lancar.

__ADS_1


sekitar jam 09 lewat aku sudah dipindahkan kekamar lagi.


" Dek "


" Bang mana dia ?"


" Anak kita masih di opservasi dek sabar ya, masih ada yang sakit ?"


" Apa dia baik baik saja ?"


" Semuanya baik dek. Dia laki laki sangat manis sepertimu "


Ucap bang adam memelukku.


Setelah 24 jam akhirnya aku bisa bertemu dengan malaikatku, benar yang dibilang bang adam dia sangat manis. Namun ada saja yang membuat sedih mama mertua sama sekali belum muncul. Bahkan saat bang adam pulang untuk mengubur ari arinya aku hanya sendirian di rumah sakit seperti tidak punya sanak saudara sama sekali.


" Sudah dek jangan difikirkan ya mungkin mama sibuk "


Aku hanya mengangguk tanpa mau bertanya lagi .


3 hari kami dirumah sakit namun sama sekali mama mertua tidak pernah datang begitu juga dengan adik iparku. Namun kakak kakak sepupu bang adam sudah datang silih berganti. Ini sedikit mengobati rasa sakit karna diabaikan mertua.


" Siapa namanya bang ?"


Aku bertanya pada bang adam saat sudah sampai dirumah.


" Siapa ya dek ?"

__ADS_1


" Bagaimana kalau Haiz,"


" Haiz ?"


" Muhammad Haiz Al Adam "


" Bagus dek "


Aku tersenyum melihat bang adam mengganti popok Haiz.


Assalamualaikum....


" Mana cucu Oma. Uluh uluh lucunya"


Mama mertua datang denga ragil dan langsung masuk kekamar ingin memegang faiz.


" Mama cuci tangan dulu lah kan baru dari luar ". Ucap bang adam


" Halah tangan mama bersih kok, sini sini biar mama gendong "


Mama mertua langsung mengambil faiz dari bang adam dan langsung menciuminya hingga lipstik mama menempeli diwajah faiz.


" bang tolong lapkan bekas lipstik mama yang diwajah faiz takutnya nanti jadi merah merah " ucapku pelan.


" Lipstik mama mahal loh len, begitu saja kamu sudah komentar. Bilang saja kalau anakmu ini tidak boleh digendong biar kami tau "


Astagfirullah...

__ADS_1


__ADS_2