
" Apa kakak yang pesan semua ini ?"
" Iya kenapa ?"
" Apa ini tidak berlebihan kak ? Kita hanya dua orang. Lagian ini pasti mahal. Uang kakak banyak ya sekarang ?" Ucapku senyum..
" Nikmati saja len "
Aku mengangguk dan langsung makan hidangan didepanku yang terlihat begitu menggugah selera.
" Memangnya kakak sekarang kerja dimana ?"
" Kakak open BO len "
Uhukkkk....
" Aduh kak maaf lena tidak sengaja."
" Tidak apa len "
Ya Allah jadi dia traktir aku makan dengan uang yang tidak halal. Astagfirullah..
" Aku sudah selesai kak "
" cepat sekali len, kenapa kamu makan sedikit sekali padahal kamu lagi hamil loh "
" itu sudah banyak kak "
" ohh"
" Kak, lena boleh tidak bertanya agak pribadi sih "
" Tanya saja len ?"
__ADS_1
" Apa kakak nyaman dengan pekerjaan kakak ?"
" Kalau dibilang nyaman sih nyaman nyaman saja len, cuman ya resikonya selalu dipandang rendah orang lain. Tapi kakak tidak mau ambil pusing. hanya ini pekerjaan yang mudah len tinggal me*******ng sudah dapat cuan ". Jawab kak li senyum.
Agak miring juga kurasa otak ini perempuan ada juga ya orang yang senang dengan pekerjaan haram.
" Apa kakak tidak takut ?"
" Takut penyakitan maksutmu ?"
" Iya kak "
" Rasa takut itu pasti ada len, hanya saja kita berusaha menjaga, kan bisa pakai pengaman."
" kakak dapat berapa perharinya ? Maaf ya kak kalau lena agak kepo "
" tak apa len. Kakak pasang tarif 200-250rb. Terkadang dalam satu hari ada tiga sampai lima orang. kadang juga dalam sehari itu kakak kosong tak ada pelanggan."
" Apa kakak tidak lelah ?"
Kak li tertawa melihatku.
" Lelah itu pasti len tapi ya mau bagaimana lagi namanya juga lerja len ".
Aku hanya mengangguk tak tau mau bicara apa lagi.
" Ya sudah kak, lena pamit pulang duluan ya. Terima kasih sudah traktir lena ya kak."
" Sama sama lena. Kamu hati hati "
Ya Allah..
berulang kali kuucapkan istigfar.
__ADS_1
sekelabat bayangan masa lalu muncul lagi waktu bang adam ingin mencoba hal yang seperti itu.
Begitu rendahkah harga diri perempuan hanya dihargai 200rb saja. Dunia ini semakin hari semakin ngeri. ya Allah Astagfirullah...
Sampai rumah ternyata sudah ada mama mertua dengan wajah masam menunggu di depan pintu.
" Loh ma sudah lama ?"
" Kamu dari mana saja sih. Suami kerja istri malah keluyuran "
" Masuk ma "
Mama mertua langsung masuk saat kubukakan pintu dan langsung ke dapur mengambil minum. Sebegitu lamanya kah mertuaku menunggu sampai kehausan.
" Mama sudah lama ?"
" Bahkan sangat lama, kamu dari mana saja sih ?"
" Lena tadi dari klinik ma "
" Kamu ke klinik sampai setengah hari, itu tidak masuk akal."
" Tadi jumpa dengan kak li juga dañ sekalian makan siang ?"
" Oh jadi kamu baru selesai makan makan enak ya. Mertuamu kelaparan kehausan menunggumu. Kamu malah hebring hebring dengan temanmu memang dasar menantu egois "
" Bukan begitu ma, tadi lena segan menolak ajakan kak li "
" Lagian untuk apa juga kamu berteman dengan janda seperti dia. Mau kamu diajari dia nanti selingkuh dan memasukkan laki laki lain kedalam rumah saat anakku bekerja, iya ? Atau memang kamu yang mau belajar padanya ?"
" Ya Allah ma, kok mama bicara begitu sih, kami tidak ada pembahasan arah kesana sama sekali ma. Ini memang murni petemuan kami tidak disengaja "
" Halah banyak alasan kamu "
__ADS_1