
Suara Adzan subuh terdengar bersahut sahutan. kubangunkan bang adam agar shalat subuh kemesjid. karna memang disini mesjidnya dekat hanya beberapa meter saja.
" Samaan saja dek kita kemesjid "
" Ok "
Aku dan bang adam ahirnya sama sama kemesjid. udaranya begitu segar. ramai juga orang jalan kaki kemesjid. Alhamdulillah komplek ini muslim semua.
Hari ini aku ingin masak soto ayam dan pergedel kentang. pulang dari mesjid tadi sudah sekalian belanja di warung.
" Hhmm Wanginya "
" Awas bang jangan ganggu dulu biar cepat selesai ". ucapku kala bang adam datang dan langsung memelukku dari belakang. Wajahku memerah malu karna tak biasa dengan sikap manisnya sementara dia melihatku senyum senyum saja.
" Apasih bang senyum senyum trus ?"
" Gak papa. adek lucu, macam gak pernah dipeluk saja sampai salah tingkah segala." kata bang adam lanjut tertawa.
" Udah ih. sana abang mandi biar sarapan."
" Bontotkan saja dek. abang sarapan dikantor saja mau cepat abang ada rapat pagi ini ".
" Ok Suamiku ".
Bg adam masih senyum saja sampai kekamar mandi. Ya Allah Bahagia sekali rasanya. ternyata begini rasanya tinggal dirumah sendiri. Jauh lebih nyaman.
" Dek nanti siang sepertinya abang tak pulang makan siang ya. abang mau kelapangan sama bos. juga nanti malam abang agak lama pulang karna tanggal tua ngerti la adek kan"
" Ok nanti telpon aja bang".
Setelah bang adam pergi, aku bingung juga mau ngapain. masak iya tidur lagi sih.
Assalamualaikum kak...
" Loh dek, belum brangkat skolah ?"
Rupanya adik iparku yang paling kecil.
" Kak minta uang untuk bayar uang sekolah ".
Kutarik nafas pelan. lalu kekamar mengambil dompet
" Ini untuk bayar uang sekolah ini untuk jajanmu ya."
" Makasih kak"
Dia pergi setelah kuberikan uang pecahan seratus ribu untuk bayar sekolah dan lima puluh ribu untuk jajannya.
Aku sadar bang adam adalah pengganti ayah bagi adik adiknya.
__ADS_1
Tut...tut...
Suara hp ku
Halloooo.....
ternyata yang menelpon adalah adikku dari kampung..
" hallo kak len. gimana pindah rumahnya ? aman kah "
" Ya aman lah. Aman dan terkendali" jawabku tertawa
Cukup lama juga aku ngobrol dengan orang tua dan saudara ku dikampung. dulu waktu aku masih dirumah mama mertua untuk menelpon keluarga saja aku segan bicara. sekarang rasanya lebih leluasa mau cerita atau tertawa tak ada lagi yang di khawatirkan.
Tak terasa siang sudah berganti malam. Malam ini meski bang adam bilang pulang terlambat namun aku tetap menunggunya makan malam. jam sudah menunjukkan 21.22 wib belum ada tanda tanda dia pulang. walau perutku sudah lapar namun kutahan karna bang adam tak akan selera kalau makan sendirian.
tok..tok.. Assalamualaikum
Segera kubuka pintu terlihat wajah lelah suamiku serta pakaian yang lumayan jorok.
" Abang bersih bersih dulu yaa."
sembari menunggu bang adam bersih bersih kuturunkan nasi dan lauk yang kumasak tagi pagi namun sudah dipanaskan.
" Loh adek belum makan malam ?"
Pertanyaan aneh menurutku. karna bang adam tau kebiasaanku selalu menunggunya pulang baru makan sama sama. terkecuali dia chat suruh makan duluan. barulah aku makan duluan.
" Kok abang tidak bilang sih. kan abang tau kalau adek selalu nunggu abang pulang biar makan sama sama. adek tahankan lapar karna nunggu abang. tau gini tadi aku gak kelaparan."
Entah kenapa emosi mendengar bang adam bilang sudah makan dengan bos nya sementara aku nahan lapar demi bisa menemaninya makan.
Huhhh..
Aku diam saja melihat bang adam masuk kamar. tak adakah perasaannya duduk didekatku untuk sekedar menemaniku makan. ah entahlah...
Pagi hari seperti biasa saat bang adam mandi terdengar notifikasi chat masuk. segera kuambil hp nya karna takut penting lalu kubuka..
deg...
Ya Allah apa ini, ini chat dari perempuan. bang adam main me chat. Atagfirullahhalazim..
kubaca chatnya satu persatu. gemetar tanganku, dan kakiku seperti tidak bertulang.
Bang adam datang dan melihatku tanpa ekspresi.
" Siapa yang chat dek ?"
Kuberikan hp nya langsung tanpa mengembalikan layarnya.
__ADS_1
" Adek buka me chat ??"
Aku diam tak menjawab lalu keluar kamar. aku keruang tamu. sekuat mungkin aku menahan agar tak menangis namun tak bisa. air mataku keluar begitu saja.
dek...
ternyata bang adam sudah selesai berpakaian dan siap siap mau pergi kerja lalu dia menghampiriku.
" Dek jangan salah paham ya itu cuma main main abang saja. maafkan abang ya dek. jangan diam saja begini abang gak serius itu. itu hanya main main "
" Brapa kali abang Bo ??"
" Gak pernah dek sumpah abang tidak pernah Bo. gak pernah dek "
" Kenapa bang, kenapa abang main me chat. abang tau.. jika sekarang abang main perempuan maka anak perempuanmu nanti yang akan membayar karmanya. diluar abang senang senang lalu pulang membawa penyakit. Aku jijik bang sama laki laki yang suka Bo".
kuluapkan emosiku pada bang adam untung saja suaraku bisa kukendalikan dan juga tetanggaku tak ada yang kepo seperti dikampung dulu. lagian pintu depan masih tertutup rapi.
" Abang tidak pernah Bo dek. sumpah demi Allah"
" Bohong.."
" Ya Allah dek. sumpah dek abang gak pernah bo, dan gak akan pernah. gak ada sedikitpun niat abang untuk bo perempuan. abang hanya main main. itu cuma main main abang dek."
" Kalau tidak niat Bo kenapa aplikasinya di download hah.?, maksut abang apa. setidaknya pembahasan nya tidak jauh jauh dari s********n."
" Maafkan abang dek maaf."
Kulihat mata bang adam mulai merah. apa dia menangis ?. kurasakan perutku mulai kram juga. ya Allah..
" Dek tolong maafkan abang. abang janji gak akan mengulanginya lagi dan apalikasinya abang hapus sekarang juga. abang janji dek tolong jangan menangis lagi. nanti perut adek kram dan dedek bayinya sedih"
" Abang sadar kalau aku lagi hamil tapi kenapa malah main api.? apa abang suka mencium perempuan yang sudah dikeloni banyak laki laki. kalau memang abang belum puas main main abang jangan menikah dan punya anak. aku akan pulang kekampung. main main lah sampai abang puas".
" tidak dek. tolong jangan begini. maafkan abag dek tolong..."
Bang adam mengambil handphone nya dan menelpon tidak tau entah siapa. kulihat sudah jm 8 lewat.
" Dek maafkan abang. abang janji tidak akan mengulanginya lagi. tolong dek."
Kurasakan perutku kram dan kali ini rasanya sangat sakit. Kududukkan ke tempat tidur sambil menarik nafas pelan lalu dengan pelan juga kuusap perutku.
Astagfirullahal'azim.
berulang ulang kuucapkan istigfar agar hati ini tenang.
Dek..
" Tolong bang. aku mau istirahat jangan ganggu dulu."
__ADS_1
ucapku sembari merebahkan badan. kucoba menutup mata namun difikiranku selalu isi chat bang adam di aplikasi tadi yang berputar putar.