
Pagi ini cuaca kota medan memang sedikit mendung terlihat akan turun hujan.
" Dek apa makanannya sudah siap ? Mama sudah menelpon barusan."
" Belum siap bang sebentar lagi, tadi kan haiz bangun jadinya terlambat masak "
" Adek kok lama sekali, aturannya tadi adek cepat bangun biar cepat selesai, ini sudah jam 07.00 abang masih harus kerja juga " ucapan bang adam dengan nada meninggi.
" Kalau abang mau cepat aturan tadi abang bangun cepat juga, jaga haiz biar semuanya cepat selesai, abang kan tau haiz itu sering bangun tengah malam jadinya aku kurang tidur makanya tadi terlambat bangun. "
" Sudahlah dek. Cepatlah."
" Kalau abang mau cepat buat saja sendiri. waktu aku dirumah sakit jangankan makanan, melihatku saja mereka tidak datang, kenapa sekarang abang memaksaku "
" Jadi adek tidak ikhlas ?"
" Bukan masalah ikhlas dan tidak ikhlas bang. Harusnya abang mengerti keadaan dan kondisiku yang tidak bisa asal sat set saja karna ada haiz yang sebentar bentar sudah menangis "
" Iya abang minta maaf, cepatlah jangan marah marah lagi, oia dek nanti siang adek bisa tidak kerumah sakit ?"
" Kenapa ?"
" Mama bilang dia mau istirahat tidur sebentar dirumah, mama tidak bisa tertidur dirumah sakit "
" Haiz bagaimana kan tidak bisa dibawa kesana ?"
" Nanti adek kerumah sakit bawa haiz. Lalu mama yang akan menjaganya selama adek dirumah sakit "
" Bukan adek tidak mau bang hanya saja selama ini mama tidak pernah menjaga haiz. lagian abang bilang mama mau istirahat, bagaimana mama akan istirahat kalau harus menjaga haiz lagi "
" Jadi bagaimana ?"
" Kan ada aksa "
__ADS_1
" Aksa tidak bisa menjaga yuna dek , "
" Kenapa ?"
" Abang juga tidak tau "
" Lagian ada desi kan istrinya ragil, bukankah selama ini mama selalu memuja menantu barunya itu "
" Desi juga tidak bisa dek "
" Adek juga tidak bisa bang, adek tidak tenang kalau mama yang menjaga. Takutnya istirahat mama terganggu "
" Tak apa dek hanya sebentar kok "
" Adek tidak bisa bang "
" Ya sudah kalau begitu "
Aku diam menggerutu dalam hati. Seenaknya saja bang adam menyuruh nyuruhku, jika begini rasa ikhlasku sudah hilang.
" Terima kasih dek abang berangkat dulu ya "
" Hhmmm"
Bang adam melajukan motornya dengan cepat menuju rumah sakit adam malik tempat yuna dirawat.
" kenapa lama sekali sih dam ?"
" iya ma maaf ya "
" Maaf maaf, istrimu itu memang lelet"
" Sudahlah mama makan saja dulu, Aksa kemana ?"
__ADS_1
" Pulang kerumah mama suruh mencuci pakaian anaknya yang kotor, apa lena mau datang kesini ?"
" Lena tidak bisa ma, takutnya haiz rewel mau minum "
" Halah itu alasan dia saja, bilang saja kalau tidak mau, payah memang istrimu ini kalau mama minta tolong "
" Apa dokternya sudah masuk ma ?"
" Belum, bagaimana dengan biayanya ya dam. ?
" Aksa bagaimana ?"
" Dia bilang tidak punya uang "
" Kan orang tuanya ada , apa tidak bisa minta tolong "
" dia bilang segan meminta pada orang tuanya "
" Astaga.. Jadi bagaimana ?"
" Mama pun bingung "
" Bagaimana kalau ragil "
" Mereka saja belum datang datang "
" Apa kalian tidak punya simpanan ?"
" Kami tidak punya ma "
" Mama tidak yakin istrimu itu tidak punya simpanan, pasti karna dia pelit "
" Bukan ma. Kami memang tidak punya uang sekarang"
__ADS_1
" Halahh alasan saja kalian ini. Kalian pikir mama mercaya ha ..?