
Hari ini usia kandunganku genap 5 bulan. Anehnya sekarang aku malah sering ingin ini dan ingin itu. padahal semester pertama sudah lewat. Aku juga semakin was was, keguguran 2 kali membuatku takut dan trauma.
Setelah bang adam brangkat gojek. Akupun keluar rumah niat mau kepajak untuk blanja. Karna sedang ingin makan kepiting saos padang. Namun baru mau berjalan kedepan komplek tiba tiba ada telpon dari nomor tidak dikenal.
" Hallo "
" Hallo apa benar ini dengan keluarga bapak adam "
" Iya saya istrinya. Ini siapa ?"
" Kami dari kepolisian mau mengabarkan kalau pak adam merupakan salah satu korban kecelakaan beruntun di jalan ahmad yani tadi pagi dan sekarang jenazahnya sudah dijalan menuju Rumah duka "
" Apa pak ? jenazah ??"
" Iya buk. Pak adam telah meninggal di tempat saat kami evakuasi."
Ya Allah..
Meninggal..
Astagfirullah..
Ya Allah..
Nyata kah ini ????
__ADS_1
Badanku seketika luruh bagai tidak bertulang. Tak lagi memikirkan rasa malu aku terduduk dan menangis sejadi jadinya dijalan komplek perumahn kami.
" Ya Allah Lena, Kamu kenapa ?,
Kurasa mba dewi mendengar jeritan tangisanku lalu dia teriak minta tolong pada yang lain.
Aki diangkat ibu ibu komplek ke teras rumah ada sekitar 4 atau 5 orang.
" Mba tolong aku,, hikss,,, tolong aku mba,, hiks...."
" Iya len kita bakalan tolongin kamu. Kamu tenang dulu yaa. Bilang sama kita. kamu mau minta tolong apa ?" jawab mba dewi
" Bang adam kecelakaan sekarang dirumah mertuaku tolong pesankan aku grab kesana mba.. " ucapku sesenggukan.
" Baik baik. Kupesan sekarang yaa.dimana alamatnya ? kamu tenang dulu jangan begini. kamu lagi hamil len kamu harus tenang. Ingat bayimu ". Jawab mba dewi.
Sampai dirumah mama mertua. Segera kubayar ongkos grab tadi lalu ..tapi Kok rumahnya sunyi tidak ada tanda ada orang didalam.
Assaamualaikum ma.. Mama..
Pintu rumah ku ketuk namun.. Loh kok gak dikunci.
Aku berlahan masuk namun tak ada orang. Sampai diruang keluarga..
Dor....dor....dor..suara Balon meletus..
__ADS_1
Ya Allah jantungku yang dari tadi sudah marathon ditambah lagi suara balon meletus bukan satu tapi banyak. Jantungku bukan marathon lagi tapi seperti mau melompat keluar dari dalam perut.
Kulihat bang adam memegang kue Ulang tahun. Ada faris, yuna, ragil, dan mama mertua juga.
Happy bhirthday to you..
Happy bhirthday to you..
Happy bhirthday .......
Happy bhirthday .......
Happy bhirthday.... to you..
" Selamat Ulang Tahun Sayang, Semoga kamu dan baby kita selalu sehat panjang umur dan semoga Allah mempermudah semua urusan mu. Aamiin "
Sementara aku masih diam seperti patung. Tak bisa kugambarkan ketakutanku tadi pas mendengar bg adam kecelakaan. Namun tak bisa kupungkiri kalau aku juga terharu atas semua ini. Namun yang kusesalkan.. Kenapa kematian dibuat bahan candaan seperti ini.
Mengingat itu aku emosi. Teganya bang adam mempermainkan perasaanku. Padahal dia tau kalau aku rentan keguguran.
" Tiup lilinnya Dek.. " ucap bang adam tersenyum manis.
Kutiup lilinnya lalu kuambil alih cake yang ditangan bang adam lalu kulemparkan kelantai. Awalnya ingin kulemparkan ke wajah bang adam. Namun sayang wajah manisnya nanti kotor.
Brak...
__ADS_1
Plak....
Bersambung____