Orang Ketiga Itu Mertuaku

Orang Ketiga Itu Mertuaku
bab 69


__ADS_3

Bismillahirahmanirrahim..


Kulangkahkan kakiku memasuki rumah yang sudah beberapa minggu ini kutinggalkan. Aku berjanji dalam hati tidak akan keluar dari rumah ini lagi kecuali dalam keadaaan tidak bernyawa. Aku akan mempertahankan apa yang sudah menjadi milikku.


" Assalamualaikum" ucap mama saat memasuki rumah. Mama yang menggendong haiz masuk kedalam rumah.


" Selamat datang dirumah kami nenek, bilang nak " bang adam berkata dan tersenyum.


" Ayo ma duduk "


" Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kita semua ya " ucap bang adam lagi


" Iya Aamiin.. Mama minta tolong lah sama kamu adam, jangan menyakiti perasaan lena lagi dengan sengaja. Mama menitipkan dia padamu. Mau kamu bawa tinggal dimana terserah kamu, baik itu tinggal di rumah mewah ya alahamdulillah tapi kalaupun tinggal di gubuk mama tidak masalah. Dan mau kamu kasih makan berapa kali sehari pun itu terserah kamu. Tapi tolong lindungi dia jangan biarkan keluargamu menyakiti perasaannya. Kalaupun dia salah nasehati dengan baik jangan langsung kamu talaq seperti kejadian lalu "


" Iya ma., adam janji "


" iya mama sudah tenang pulang kekampung kalau sudah begini "


" iya ma."


Kumasuki lagi kamar tidur yang sudah mulai berdebu. Apa bang adam tidak tidur disini sehingga seprei nya berdebu begini.


mulai kurapikan satu persatu dan berlanjut membersihkan seluruh rumah. Sementara mama asik main main dengan haiz. tiba tiba bang adam datang memelukku dari belakang.


" Abang " ucapku kaget


" Abang rindu dek sangat rindu "


" Nanti mama masuk loh kan jadi malu."

__ADS_1


" Mama didepan rumah dengan haiz"


" Nanti haiz menangis bang "


" sebentar saja biarkan begini dulu abang rindu "


Kubiarkan bang adam memelukku namun tidak lama mama datang.


" Len kamu sudah selesai beres beresnya ? Haiz haus "


" Iya ma "


Aku melepaskan diri dari pelukan bang adam lalu bergegas keluar.


" Sini nak, owalah anak mama haus ya. Cup.cup. "


" Mama gerah mau mandi dulu ya "


" Iya ma "


" Adam... Adam ".


Mama mertua datang. Apa bang adam memberitahu mama mertua kalau dia menjemput kami hari ini ?


" loh kamu "


Mama mertua terkejut melihatku. Berarti mama mertua tidak tau kalau aku dan bang adam telah rujuk


" Untuk apa kamu disini ? Kamu tidak punya malu ya mendatangi laki laki yang sudah menceraikanmu ?"

__ADS_1


Belum sempat aku menjawab namum bang adam sudah muncul saja.


" Mama kapan datang ?"


" Apa maksutnya ini adam ? Kenapa perempuan ini ada disini ?"


" Aku dan lena sudah rujuk ma "


" Apa ?"


Mama membeliak mendengar penuturan bang adam. Seterkejut itukah mama mertua


" Iya ma. Kami memutuskan untuk rujuk kembali "


" Apa kamu ini laki laki bodoh ? Tidak adakah perempuan lain lagi didunia ini selain dia. Kenapa harus rujuk lagi dengan dia ? Perempuan tidak berguna "


" Ma tolong jaga bicara mama, ada mama mer....


" Ada apa ini ?" tiba tiba mama keluar dari kamar mandi


" Mama " ucapku


" Ada apa ini besan ?"


Mama mertua terdiam. Entah heran atau terkejut akupun tidak tau


" Kenapa besan datang dengan marah marah ? Apa anak perempuanku membuat salah padamu ? Atau dia telah membuat mama mertuanya yang baik ini tersinggung ?"


" Apa maksutmu besan ?"

__ADS_1


" Tidak ada maksut apa apa sih. kan aku hanya bertanya apa yang membuat besan marah marah begitu "


" baiklah mumpung besan disini aku ingin bercerita tentang bagaimana tidak becusnya anakmu menjadi seorang istri "


__ADS_2